Alumni PII Dirikan Yayasan

  • Whatsapp
PEMBENTUKAN YAYASAN: (Kiri) H.Zainal Arifin Anggota Dewan Pembina, H.Muhammad Nurdin Anggota Dewan Pengawas, H.Ahmad Husein Ketua Dewan Pembina, H.Ilyas Tarigan Ketua Dewan Pengawas, M. Nur Habibi Wakil Bendahara Dewan Pengurus. (Kanan) H.Nurman Said Sekretaris Dewan Pengawas, H.Hasan Basri Ketua Dewan Pengurus, Ahmad Zaim Syah Sekretaris Dewan Pengurus, Syuaibah Saragih Anggota Dewan Pengawas, Manna Wa Salwa Bendahara Dewan Pengurus.

analisamedan.com – Yayasan Khittah Perjuangan 1947 resmi dibentuk, pembetukan yayasan tersebut dilaksanakan pada Rabu, (24/06) di Basnul Coffee, Jalan Ring Road Nomor 100 Tanjung Sari Medan Selayang.

Selaku salah seorang penggagas (inisiator).H. Ahmad Husein mengatakan, yayasan ini dibentuk dengan niat yang ikhlas, hati yang bersih dan tentunya mengharap Ridho dari Allah SWT.

Ahmad Husein yang diangkat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan mengucapkan terima kasih atas kehadiran sahabat-sahabat dan adik-adik alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) dan telah berkenan hadir memenuhi undangan rapat perdana pembetukan yayasan.

Dia berharap kepada peserta rapat kiranya memiliki komitmen yang sama untuk mengabdikan diri demi kemaslahatan Ummat Islam, tegas Ketua Dewan Penasehat IPHI Sumatera Utara.

Nama yayasan yang dibentuk adalah “Khittah Perjuangan 47”, tetap ada benang merahnya dengan PII. Selanjutnya untuk kelengkapan administrasinya akan segera diurus.

Hasan Basri ditunjuk sebagai Ketua Yayasan, Ahmad Zaim Syah Sekretaris dan Manna Wa Salwa Bendahara, akan melakukan konsolidasi internal karena tanpa tim yang solid yayasan tidak bisa berjalan dengan baik dan program kerja yayasan nantinya tidak muluk-muluk yang penting dapat dirasakan manfaatnya oleh Ummat Islam, dan menyentuh segala aspek lapisan masyarakat, kata Hasan.

Hasan Basri yang juga sebagai fasilitator akomodasi dan konsumsi menegaskan siap diberhentikan dari pengurus jika kami tidak amanah dan melanggar AD dan ART Yayasan. Tempat rapat dipilih Basnul Coffee sekaligus promosi menu Nasi Briani Arab dan nasi bukhari Arab serta berbagai menu kopi berkuliatas tinggi.

Salah satu kesepakatan rapat pembentukan yayasan adalah yayasan tersebut dibentuk secara pribadi sebagai alumni PII, namun tidak ada kaitan secara organisasi dengan Perhimpunan KB PII sebagai lembaga walau semua yang duduk di dewan pembina, pengurus dan pengawas persyaratannya adalah Alumni Kader PII.

Rapat juga dihadiri . H. Ilyas Tarigan yang disepakati dalam rapat sebagai Ketua Dewan Pengawas, Norman Said Sekretaris Dewan Pengawas (Pekan Baru), Muhammad Nurdin Anggota Dewan Pengawas (Langkat), Syuaibah Saragih Anggota Dewan Pengawas (Simalungun), Zulchairy H. Pasaribu , Zainal Arifin, M. Nasir Pohan diusulkan sebagai Anggota Dewan Pembina setelah nanti nya disetujui oleh ketua Dewan Pembina, Hadir juga M. Nur Habibi Wakil Bendahara

Selanjutnya dalam rapat persiapan pembentukan yayasan ini juga ditawarkan nama yayasan tersebut antara lain yayasan Khitah Perjuangan 1947 dan yayasan 4 Mei 1947. (rel/muhammad arifin)