<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        



        <title>Analisa Medan</title>
        
        <link>https://www.analisamedan.com/</link>
        <description>Analisa Medan - Berita terkini dari kota medan, sumatera utara dan sekitarnya, termasuk aceh.</description>
        <lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2026 02:33:37 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalan Lingkar Rimba Soping Rusak, Rapidin DPR RI: Segera Saya Sampaikan ke Gubernur Untuk Perbaikan</guid>
            <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:14:51 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalan Lingkar Rimba Soping Rusak, Rapidin DPR RI: Segera Saya Sampaikan ke Gubernur Untuk Perbaikan]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Rusaknya Jalan Lingkar Rimba Soping, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan yang tak kunjung diperbaiki selama 15 tahun mulai ditanggapi Anggota DPR RI Rapidin Simbolon.Hal tersebut disampaikan langsung Rapidin]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Rusaknya Jalan Lingkar Rimba Soping, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan yang tak kunjung diperbaiki selama 15 tahun mulai ditanggapi Anggota DPR RI Rapidin Simbolon.<br><br>Hal tersebut disampaikan langsung Rapidin yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara ini pada Kamis (07/08/2026) di Kantor DPC PDI P Kota Padangsidimpuan.<br><br>"Ia.. Terkait jalan itu.. sudah seharusnya segera diperbaiki sebab kondisinya sangat memperihatinkan. Apalagi daerah tersebut merupakan daerah pertanian. Ini akan saya sampaikan ke Gubernur dan Fraksi PDIP karena ini jalan provinsi mudah-mudahanlah secepatnya diperbaiki itu" Kata Rapidin Simbolon anggota DPRI Komisi XIII.<br><br>Menurutnya, keberadaan fraksi di DPRD Sumut menjadi jalur strategis untuk mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap aktivitas warga.<br><br>Ia menilai Jalan Lingkar Rimba Soping memiliki peran penting sebagai akses penghubung masyarakat menuju berbagai wilayah di sekitar Kota Padangsidimpuan sekaligus menjadi jalur menuju kawasan wisata.<br><br>Untuk diketahui, Jalan Lingkar Angkola Julu diperkirakan mencapai panjang sekitar 10 kilometer dan sudah lama dikeluhkan warga karena rusak parah serta berlubang selama bertahun-tahun.<br><br><b>Berita Sebelumnya, Harapan Warga</b><br><br>Salah seorang warga, Karmila (35), berharap kerusakan Jalan Lingkar Rimba Soping mendapat perhatian serius.<br><br>Dirinya mengatakan jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara.<br><br>Sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan tersebut, Karmila mengaku melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat setiap hari.<br><br>"Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya membutuhkan jalan yang layak, aman dan nyaman. Kami berharap ada tindakan nyata dan jangan sampai menunggu ada korban terlebih dahulu," katanya.<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_7946_Jalan-Lingkar-Rimba-Soping-Rusak--Rapidin-DPR-RI--Segera-Saya-Sampaikan-ke-Gubernur-Untuk-Perbaikan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/jalan-lingkar-rimba-soping-rusak-rapidin-dpr-ri-segera-saya-sampaikan-ke-gubernur-untuk-perbaikan/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelang Hari Kemerdekaan, PDI-P Salurkan Beasiswa Untuk Pelajar di Padangsidimpuan</guid>
            <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 12:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelang Hari Kemerdekaan, PDI-P Salurkan Beasiswa Untuk Pelajar di Padangsidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Rapidin Simbolon menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 67 siswa berprestasi dan keluarga kurang mampu di Kota Padangsidimpuan, Jum&amp039at (07/08/2026).Kegiatan penyerahan sec]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Rapidin Simbolon menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 67 siswa berprestasi dan keluarga kurang mampu di Kota Padangsidimpuan, Jum&#039;at (07/08/2026).<br><br>Kegiatan penyerahan secara simbolis ini di ikuti 67 siswa tingkat SD, SMP dan SMA beserta orang tua di Halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan.<br><br>Dalam sambutannya, Rapidin Simbolon Anggota DPR RI Dapil 2 Sumut yang juga Ketua DPD PDI P Sumut ini menjelaskan dihadapan siswa dan orang tua siswa tentang tujuan program tersebut. Serta menekankan pentingnya dialog langsung dengan masyarakat untuk memastikan program berjalan efektif. <br><br>"Program ini merupakan bantuan berupa perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik atau siswa berprestasi dan atau keluarga kurang mampu untuk membiayai pendidikan" Kata Rapidin Simbolon Anggota DPR RI Komisi XIII.<br><br>Ia juga mengungkapkan bahwa untuk daerah Sumut dua sudah menyerahkan bantuan sebanyak 2500 siswa.<br><br>"Kita semalam sudah ke Nias serta Labuhan Batu. Dan hari ini ke Pangsidimpuan serta Mandailing Natal sore ini. Jadi beasiswa ini harapannya digunakan untuk keperluan siswa seperti kebutuhan buku, seragam serta kebutuhan persoanal agar siswa lebih nyaman dan terpenuhi kebutuhan belajarnya ya bapak-ibu. Harapannya digunakan sebaik-baiknya   dan bantuan ini akan masuk Kerekening" Ungkapnya.<br><br>Sedangkan batuan PIP secara nasional dari 30 juta jumlah siswa baru 2 juta siswa yang bisa mendapatkan bantuan.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPC PDIP Kota Padangsidimpuan Taty Aryani Tambunan, Ketua PC PDIP Padangsidimpuan Utara Saripah Hanum Lubis, Asisten III Moch Ary Junaidi Dp Lubis, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Erwin, Camat Padangsidimpuan Selatan Saipul Awal Harahap, Lurah Kelurahan Ujung Padang serta Tokoh Masyarakat dan Ulama.<br><br>Pada kesempatan tersebut, Walikota Padangsidimpuan yang diwakili Asisten III Moch Ary Junaidi mengungkapkan terimakasih serta harapannya.<br><br>"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rapidin Simbolong hari ini bisa duduk berdampingan yang selama ini hanya dengar nama besar beliau. Terima kasih atas kepeduliannya kepada kami di Padangsidimpuan dengan memperjuangkan agar lebih banyak lagi siswa menerima bantuan di Kota Padangsidimpuan melalui DPR RI. Harapannya tahun depan Padangsidimpuan lebih banyak lagi" Tegasnya.<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_4179_Jelang-Hari-Kemerdekaan--PDI-P-Salurkan-Beasiswa-Untuk-Pelajar-di-Padangsidimpuan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/nasional/jelang-hari-kemerdekaan-pdip-salurkan-beasiswa-untuk-pelajar-di-padangsidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Vario Bonceng Empat di Sidimpuan Tabrak Pembatas Jembatan, Satu Tewas dan Tiga Terluka</guid>
            <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 11:30:49 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Vario Bonceng Empat di Sidimpuan Tabrak Pembatas Jembatan, Satu Tewas dan Tiga Terluka]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 02.10 WIB.Peristiwa tersebut melibatkan satu unit sepeda m]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 02.10 WIB.<br><br>Peristiwa tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BB 4030 FQ yang ditumpangi empat orang. <br><br>Akibat kecelakaan tersebut, seorang penumpang perempuan bernama Ferika Kristin Hura (21), warga Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, meninggal dunia. Sementara pengendara dan dua penumpang lainnya mengalami luka-luka.<br><br>Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky melalui Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.<br><br>&quot;Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario BB 4030 FQ di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Timbangan. Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka,&quot; ungkap Kasat Lantas.<br><br>Berdasarkan hasil penanganan awal di tempat kejadian perkara, sepeda motor tersebut dikendarai seorang pelajar berinisial AHS (16). Pengendara membawa tiga penumpang, yakni Aril Hanapi (21), Ferika Kristin Hura (21), serta seorang pelajar perempuan berinisial ANPL (17).<br><br>Aril Hanapi diketahui duduk di bagian depan pengendara. Sementara Ferika Kristin Hura duduk di belakang pengendara, sedangkan ANPL berada di posisi paling belakang.<br>Sebelum kecelakaan terjadi, sepeda motor tersebut melaju dari arah Sadabuan menuju pusat Kota Padangsidimpuan.<br><br>Setibanya di sekitar SD Swasta 1 Muhammadiyah, pengendara mengambil jalur sebelah kanan untuk mendahului sebuah mobil penumpang yang berada di depannya.<br><br>Setelah berhasil mendahului mobil tersebut, pengendara berusaha kembali ke jalur sebelah kiri. Namun, sepeda motor diduga kehilangan kendali akibat kondisi permukaan jalan yang licin.<br><br>&quot;Setelah mendahului mobil penumpang dan kembali ke jalur kiri, sepeda motor kehilangan kendali. <br><br>Kendaraan kemudian menabrak beton pembatas jembatan yang berada di sebelah kiri jalan hingga seluruh pengendara dan penumpangnya terpental,&quot; jelas AKP Jonni.<br><br>Kasat Lantas berharap kecelakaan tersebut menjadi pelajaran bersama agar seluruh masyarakat lebih disiplin, berhati-hati, dan bertanggung jawab saat menggunakan kendaraan di jalan raya.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_7480_Vario-Bonceng-Empat-di-Sidimpuan-Tabrak-Pembatas-Jembatan--Satu-Tewas-dan-Tiga-Terluka.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/vario-bonceng-empat-di-sidimpuan-tabrak-pembatas-jembatan-satu-tewas-dan-tiga-terluka/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sindikat Narkoba Internasional Dibongkar, Barang Bukti Dimusnahkan</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 22:46:58 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sindikat Narkoba Internasional Dibongkar, Barang Bukti Dimusnahkan]]></title>
            <description><![CDATA[Sindikat Narkoba Internasional Dibongkar, Barang Bukti Dimusnahkan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan jaringan internasional Indonesia–Malaysia dan jaringan nasional dalam rangka evaluasi 300 hari kinerja.</p><p>Barang bukti yang dimusnahkan meliputi sekitar 29 kilogram sabu, 9 kilogram ganja, serta 1.350 bungkus pod vaping liquid yang diduga mengandung zat berbahaya.</p><p>Pemusnahan barang bukti berlangsung di Mapolrestabes Medan, Kamis (6/8/2026), dipimpin Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak.</p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Medan, Kejaksaan Negeri Medan, Kodim 0201/Medan, BNNP Sumatera Utara, Bea Cukai Medan, serta pejabat utama Polrestabes Medan.</p><p>Dalam paparannya, Kapolrestabes menyampaikan bahwa pengungkapan selama 300 hari terakhir mencakup penindakan terhadap jaringan narkotika internasional Indonesia–Malaysia, jaringan nasional, penggerebekan barak dan loket narkoba, hingga penindakan di sejumlah tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.</p><p>Menurutnya, selama periode tersebut Polrestabes Medan berhasil mengungkap 1.187 kasus narkotika. Jumlah itu meningkat 85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 641 kasus, atau bertambah sebanyak 546 kasus.</p><p>Kapolrestabes menjelaskan, tren pengungkapan juga terus meningkat pada setiap periode 100 hari kerja. Pada 100 hari pertama diungkap 376 kasus, meningkat menjadi 380 kasus pada 100 hari kedua, dan kembali naik menjadi 431 kasus pada 100 hari ketiga.</p><p>Atas capaian tersebut, Jean Calvijn menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satresnarkoba Polrestabes Medan, mulai dari Kasat Resnarkoba, Wakasat, KBO, para Kanit hingga seluruh anggota yang terlibat dalam pengungkapan berbagai kasus narkotika.</p><p>Dari total 1.187 kasus yang diungkap, polisi menetapkan 1.434 tersangka. Selain barang bukti yang dimusnahkan, selama 300 hari kerja aparat juga menyita sekitar 260 kilogram sabu, 67 kilogram ganja, hampir 95 ribu butir ekstasi dan serbuk ekstasi, serta sekitar 22 ribu butir Happy Five.</p><p>Kapolrestabes mengungkapkan adanya peningkatan peredaran pod vaping liquid yang mengandung zat berbahaya. Selama periode tersebut, polisi mengamankan hampir 5.000 cartridge, bahan baku etomidate, sekitar 13 ribu perangkat (device), 215 saset happy water, serta 60 botol ketamin cair dan serbuk.</p><p>Ia menilai perkembangan modus peredaran narkotika melalui pod vaping liquid perlu menjadi perhatian serius karena menunjukkan tren peningkatan di wilayah hukum Polrestabes Medan.</p><p>Berdasarkan data pengungkapan, tiga wilayah dengan jumlah kasus tertinggi selama 300 hari kerja yakni Polsek Medan Tembung, Polsek Sunggal, dan Polsek Medan Kota.</p><p>Menurut Kapolrestabes, tingginya angka pengungkapan sekaligus menjadi indikator bahwa wilayah tersebut masih memiliki potensi kerawanan terhadap peredaran narkotika sehingga perlu langkah pencegahan dan penindakan yang berkelanjutan.</p><p>Kapolrestabes berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat terus diperkuat guna menekan peredaran narkotika di Kota Medan dan melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba. <br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_9948_Sindikat-Narkoba-Internasional-Dibongkar--Barang-Bukti-Dimusnahkan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/sindikat-narkoba-internasional-dibongkar-barang-bukti-dimusnahkan/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tersangka Pembunuh Bocah di Tapsel, Ternyata Tetangga Dan Sempat Ikut Mengevakuasi Korban Dari Dalam Sumur</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 13:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tersangka Pembunuh Bocah di Tapsel, Ternyata Tetangga Dan Sempat Ikut Mengevakuasi Korban Dari Dalam Sumur]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com MH (35) tersangka pelaku kekerasan hingga menyebabkan nyawa melayang dan memasukkan jenazah korban kedalam sumur di Desa di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan akhirnya diamankan petugas, Kamis (06/08/2026).MH m]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -MH (35) tersangka <a href="https://www.analisamedan.com/tag/pelaku/" target="_blank">pelaku</a> kekerasan hingga menyebabkan nyawa melayang dan memasukkan jenazah korban berusia 7 tahun kedalam sumur di Desa di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan akhirnya diamankan petugas, Kamis (06/08/2026).<br><br>MH merupakan tetangga korban diamankan Tim Jatanras Satreskrim Polres Tapanuli Selatan pada Senin, (03/08) sekitar pukul 14.00 WIB, di Desa Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan.<br><br>Saat dikonfirmasi media ini, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso melalui Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan IPTU B.D. Sitorus, membenarkan bahwa pria yang diduga terlibat dalam kematian korban telah berhasil ditangkap.<br><br>"Bersabar ya, Bang. Betul, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/pelaku/" target="_blank">pelaku</a> sudah berhasil kita tangkap. Namun, untuk keterangan lebih jelas dan lengkap, nanti akan kami kabari," ujar IPTU B.D. Sitorus.<br><br><br><b>Kronologi</b><br><br>Informasi di peroleh dari masyarakat   bahwa  korban diduga dibawa ke sebuah pondok dan sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam sumur.<br><br>Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami kekerasan seksual. Pelaku kemudian diduga menghabisi nyawa korban untuk menutupi perbuatannya.<br><br>Setelah korban meninggal dunia, tubuh anak tersebut diduga dipindahkan dari pondok dan dimasukkan ke dalam sebuah sumur milik warga.<br><br>Penemuan tubuh korban di dalam sumur sempat menggegerkan masyarakat Desa Huta Holbung. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berdatangan ke lokasi dan berusaha melakukan proses evakuasi.<br><br>Awalnya, kematian korban sempat menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. <br><br>Namun, setelah polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi, muncul dugaan kuat bahwa korban tidak meninggal akibat terjatuh secara tidak sengaja ke dalam sumur.<br><br><br><b>Terduga Pelaku Disebut Ikut Mengevakuasi Korban</b><br><br>Salah satu fakta yang mengejutkan dalam kasus tersebut adalah tindakan terduga <a href="https://www.analisamedan.com/tag/pelaku/" target="_blank">pelaku</a> setelah tubuh korban ditemukan.<br><br>MH disebut sempat berada di sekitar lokasi penemuan. Ia bahkan diduga ikut masuk ke dalam sumur dan membantu warga mengevakuasi tubuh korban.<br><br>Tindakan tersebut diduga dilakukan untuk menghilangkan kecurigaan masyarakat dan menciptakan kesan seolah-olah dirinya tidak mengetahui penyebab korban berada di dalam sumur.. <br><br>Namun, setelah petugas melakukan penyelidikan dan mencocokkan sejumlah keterangan, muncul dugaan bahwa MH memiliki keterkaitan dengan kematian korban.<br><br>Petugas kemudian mendalami aktivitas korban sebelum dinyatakan hilang, orang yang terakhir kali terlihat bersama korban, serta pergerakan MH sebelum dan setelah kejadian.<br><br>Dari rangkaian penyelidikan tersebut, polisi akhirnya mengamankan MH untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p><p><br><b>Diduga Mengalami Kekerasan Seksual Sebelum Dibunuh</b><br><br>Berdasarkan informasi sementara, anak perempuan berusia enam tahun tersebut diduga terlebih dahulu mengalami kekerasan seksual sebelum dibunuh.<br>Tubuh korban kemudian diduga dimasukkan ke dalam sumur untuk menyembunyikan peristiwa tersebut sekaligus menghilangkan jejak.<br><br>Penyidik masih mendalami bagaimana korban dibawa menuju pondok, waktu kejadian, penyebab pasti kematian, serta cara <a href="https://www.analisamedan.com/tag/pelaku/" target="_blank">pelaku</a> memindahkan tubuh korban menuju sumur.<br><br>Hasil pemeriksaan medis dan temuan di lokasi kejadian menjadi bagian penting untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang dialami korban.<br><br>Petugas juga mencocokkan keterangan terduga <a href="https://www.analisamedan.com/tag/pelaku/" target="_blank">pelaku</a> dengan keterangan para saksi dan barang bukti yang telah diamankan.<br><br>Meski pihak kepolisian telah membenarkan adanya penangkapan, dugaan kekerasan seksual dan rangkaian pembunuhan tersebut masih menunggu penjelasan resmi secara lengkap dari penyidik.<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_5799_Tersangka-Pembunuh-Bocah-di-Tapsel--Ternyata-Tetangga-Dan-Sempat-Ikut-Mengevakuasi-Korban-Dari-Dalam-Sumur.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/nasional/tersangka-pembunuh-bocah-di-tapsel-ternyata-tetangga-dan-sempat-ikut-mengevakuasi-korban-dari-dalam-sumur/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Deli Serdang Resmikan Alun -Alun Percut Sei Tuan</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Deli Serdang Resmikan Alun -Alun Percut Sei Tuan]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan mengapresiasi dukungan PT Musim Mas dalam menghadirkan fasilitas publik bagi masyarakat Percut Sei Tuan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan mengapresiasi dukungan PT Musim Mas dalam menghadirkan fasilitas publik bagi masyarakat Percut Sei Tuan. </p><p>Ruang publik berupa alun – alun itu, berada di Desa Saentis yang diharapkan menjadi tempat masyarakat berolahraga, berinteraksi, sekaligus bersilaturahmi untuk mengembangkan kegiatan sosial kemasyarakatan dan perekonomian.</p><p>"PT Musim Mas memberikan hadiah yang luar biasa, satu alun-alun yang menurut saya sangat baik. Saya harap alun-alun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kecamatan dan ikon baru di Percut Sei Tuan," ujarnya didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS saat meresmikan Alun-Alun Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (4/8/2026).</p><p>Bupati <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> mengungkapkan alun – alun tersebut sebagai penguatan fasilitas publik di Percut Sei Tuan, dan ini akan terus didorong. Tahun depan, Pemkab <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> menyiapkan pembangunan Puskesmas baru di wilayah ini.</p><p>Selain itu, lanjutnya, Pemkab <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> juga tengah berupaya mendorong pembangunan SMA Negeri di <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Percut-Sei-Tuan/" target="_blank">Percut Sei Tuan</a> melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.</p><p>"Saya ingin Percut bisa menjadi kecamatan yang luar biasa, betul-betul menjadi ikon <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> dan menjadi tempat kebanggaan kita semua," tegasnya.</p><p>Selain sarana permainan ramah anak, alun alun juga dilengkapi sarana olahraga yang dapat digunakan masyarakat dari berbagai desa di sekitarnya. Berbagai aktifitas positif juga didorong untuk lahir dan berkembang serta bermanfaat bagi masyarakat.</p><p>Direktur Utama PT Musim Mas, Gunawan Siregar, mengatakan pembangunan alun-alun tidak hanya ditujukan sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan sarana olahraga bagi keluarga.</p><p>"Alun-alun ini kami serahkan kepada Pemerintah Daerah untuk digunakan. Mudah-mudahan bangunan ini membawa berkah dan menambah semangat masyarakat untuk berinteraksi," ujarnya.</p><p>Gunawan juga mendorong agar keberadaan alun-alun dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan UMKM. Dengan pembinaan dan penataan yang baik, aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut dinilai dapat berkembang.</p><p>Selain alun-alun, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan kepada 25 kaum duafa dan anak yatim, serta 170 perlengkapan belajar bagi anak-anak kawasan pesisir melalui program Pemula Serta siswa PKBM Laskar Pelangi.</p><p>Penyerahan pembangunan alun-alun yang berasal dari dana CSR ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima, serta pengguntingan pita oleh  Ketua TP PKK Jelita Asri Ludin Tambunan bersama Staf Ahli I TP PKK Asniar Lom Lom Suwondo yang turut disaksikan unsur Forkopimda, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Camat Percut Sei Tuan, M. Kennedy SIP., S.IP, dan sejumlah pihak terkait.<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_5520_Bupati-Deli-Serdang-Resmikan-Alun--Alun-Percut-Sei-Tuan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/bupati-deli-serdang-resmikan-alun-alun-percut-sei-tuan/</link>
            <author><![CDATA[taufik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bocah 7 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas Didalam Sumur Warga</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 12:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bocah 7 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas Didalam Sumur Warga]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Seorang anak perempuan berusia 7 tahun ditemukan audah tak bernyawa di dalam sumur milik warga Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (05/08/2026).Kejadian memilukan ini terjadi pada Minggu (02/08) siang. Kor]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Seorang anak perempuan berusia 7 tahun ditemukan audah tak bernyawa di dalam sumur milik warga Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (05/08/2026).<br><br>Kejadian memilukan ini terjadi pada Minggu (02/08) siang. <br><br>Korban yang duduk dibangku kelas 1 sekolah dasar merupakan anak kedua dari tiga bersaudara buah hati pasangan RN dan NH.<br><br>Mengetahui kabar penemuan tersebut, warga Desa Huta Holbung pun langsung berupaya mengevakuasi tubuh korban dari dalam sumur.<br><br>Yang selanjutnya pihak keluarga membawa jenazah ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis.<br><br>Keluarga menilai terdapat sejumlah hal yang perlu diperiksa lebih lanjut agar tidak menimbulkan pertanyaan maupun dugaan yang berkembang tanpa dasar.<br><br>Pada Senin (03/08)dini hari, pihak keluarga kemudian mendatangi Polsek Batang Angkola untuk menyampaikan laporan mengenai peristiwa tersebut.<br><br>Personel kepolisian selanjutnya mendatangi RSUD Pintu Padang. Dari pengecekan yang dilakukan, diketahui jenazah korban telah berada di rumah sakit setelah sebelumnya diantar oleh masyarakat.<br><br>Untuk kepentingan pemeriksaan lebih mendalam, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sipirok guna menjalani proses autopsi.<br><br>Dan berdasarkan hasil pemeriksaan luar dan dalam, ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, pemeriksaan medis menyebutkan bahwa kematian korban berkaitan dengan kondisi gagal napas akibat masuknya cairan ke saluran pernapasan.<br><br>Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel IPTU B.D. Sitorus, mengatakan pihak kepolisian belum mengambil kesimpulan akhir mengenai rangkaian peristiwa maupun pihak yang bertanggung jawab.<br><br>Menurutnya, penyidik masih membutuhkan proses pendalaman untuk memastikan apakah kematian korban berkaitan dengan kecelakaan atau terdapat dugaan tindak pidana.<br><br>"Seluruh keterangan dan temuan yang diperoleh masih kami dalami. Penanganan perkara dilakukan secara profesional dan berdasarkan alat bukti, bukan berdasarkan dugaan atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," kata IPTU B.D. Sitorus, kepada media.<br><br>Kasus tersebut menjadi perhatian karena melibatkan korban yang masih berusia anak-anak. Oleh sebab itu, setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus tetap mengedepankan kehati-hatian, asas praduga tak bersalah, serta kepentingan terbaik bagi anak dan keluarga korban.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_3689_Bocah-7-Tahun-di-Tapsel-Ditemukan-Tewas-Didalam-Sumur-Warga.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/bocah-7-tahun-di-tapsel-ditemukan-tewas-didalam-sumur-warga/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">300 Hari Kepemimpinan Jean Calvijn, Polrestabes Medan Klaim Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 06:05:46 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[300 Hari Kepemimpinan Jean Calvijn, Polrestabes Medan Klaim Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen]]></title>
            <description><![CDATA[300 Hari Kepemimpinan Jean Calvijn, Polrestabes Medan Klaim Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Polrestabes Medan memaparkan capaian penegakan hukum selama 300 hari masa kepemimpinan Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., sekaligus hasil pelaksanaan<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Operasi-Pekat-Toba/" target="_blank"> Operasi Pekat Toba</a> 2026 dalam konferensi pers yang digelar di Aula Satreskrim Lantai II Polrestabes Medan, Selasa (4/8/2026) malam.</p><p>Dalam keterangannya, Kapolrestabes Medan menyampaikan bahwa hingga 4 Agustus 2026, jajaran Polrestabes Medan telah menjalankan tugas selama 300 hari sejak dirinya mulai menjabat pada 9 Oktober 2025.</p><p>Ia menyebutkan, selama periode tersebut jumlah kejahatan jalanan yang tercatat mengalami penurunan. Berdasarkan data yang dipaparkan, terdapat penurunan sebanyak 729 kasus atau sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.</p><p>Selain penanganan kejahatan jalanan, Polrestabes Medan juga melaksanakan<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Operasi-Pekat-Toba/" target="_blank"> Operasi Pekat Toba</a> 2026 yang menyasar sejumlah bentuk penyakit masyarakat, antara lain premanisme, perjudian, peredaran minuman keras, prostitusi, dan pornografi.</p><p>Kapolrestabes Medan mengatakan, upaya pemberantasan tindak pidana narkotika juga menunjukkan peningkatan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bagian dari langkah kepolisian dalam memperkuat penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Medan.</p><p>Dalam pemaparannya, ia juga menyinggung pengungkapan kasus pencurian besi atau yang dikenal dengan istilah "rayap besi" dan "rayap kayu", serta penindakan terhadap kelompok geng motor. Sebanyak 119 kasus berhasil diungkap dengan total 188 orang ditetapkan sebagai tersangka.</p><p>Selama kurun waktu 300 hari tersebut, Polrestabes Medan juga melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap 57 tersangka yang, menurut kepolisian, melakukan perlawanan dan dinilai membahayakan petugas maupun masyarakat saat proses penindakan.</p><p>Pada kesempatan itu, Kapolrestabes turut memaparkan dua kasus yang menjadi perhatian dalam<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Operasi-Pekat-Toba/" target="_blank"> Operasi Pekat Toba</a> 2026. Kasus pertama ialah dugaan tindak pidana pornografi dengan modus penjualan konten video asusila melalui aplikasi MiChat.</p><p>Polisi menetapkan seorang tersangka berinisial BI alias Z dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai, telepon genggam, serta beberapa barang lainnya.</p><p>Kasus kedua berkaitan dengan dugaan praktik prostitusi yang diungkap di sebuah tempat usaha pijat di kawasan Jalan Pelita, Kecamatan Medan Barat. Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan seorang tersangka berinisial RM dan menyita uang tunai, buku tamu, serta kartu identitas sebagai barang bukti.</p><p>Kapolrestabes Medan menginstruksikan seluruh jajaran Polsek dan Satreskrim untuk melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi maupun bentuk penyakit masyarakat lainnya guna mencegah terulangnya kasus serupa.<br><br>Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Rizky Lubis, Kabag Ops AKBP Dhana Noer Kurniawan, Kasi Humas AKP Nover Parlindungan Gultom, Kasi Propam Kompol Raymond Godfried Malatua Hutagalung, serta sejumlah pejabat utama dan Kapolsek di jajaran Polrestabes Medan.<br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_1354_300-Hari-Kepemimpinan-Jean-Calvijn--Polrestabes-Medan-Klaim-Kejahatan-Jalanan-Turun-15-Persen.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/300-hari-kepemimpinan-jean-calvijn-polrestabes-medan-klaim-kejahatan-jalanan-turun-15-persen/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dugaan Pencemaran Nama Baik Terhadap Penetua Gereja Oleh Oknum Dokter Diharapkan Naik Hingga Tahap Tersangka.</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 04:59:43 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dugaan Pencemaran Nama Baik Terhadap Penetua Gereja Oleh Oknum Dokter Diharapkan Naik Hingga Tahap Tersangka.]]></title>
            <description><![CDATA[Satuan Reskrim Polsek Sunggal diharapkan segera menaikkan proses penanganan perkara dari lidik ke sidik bahkan ke tahap penetapan tersangka atas laporan dugaan perkara tindak pidana &quotPencemaran Nama Baik&quot sebagaimana diatur dalam Pasal 434 UU RI N]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reskrim Polsek Sunggal diharapkan segera menaikkan proses penanganan perkara dari lidik ke sidik bahkan ke tahap penetapan tersangka atas laporan dugaan perkara tindak pidana "Pencemaran Nama Baik" sebagaimana diatur dalam Pasal 434 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dengan terlapor "JLP" yang berprofesi sebagai <a href="https://www.analisamedan.com/tag/dokter/" target="_blank">dokter</a> dan pimpinan di salah satu rumah sakit swasta di Kota Medan. <br><br>Korban, Hotben Purba didampingi kuasa hukumnya, Franzul M Sianturi S.E, S.H, Abiden Simamora S.H kepada wartawan, Selasa 4 Agustus 2026 menyampaikan, semua bukti dan dokumen atas dugaan pencemaran nama baik yang dialaminya sudah diserahkan berikut saksi-saksi sudah diperiksa di Polsek Sunggal.<br><br>"Jauh sebelum saya melaporkannya ke pihak kepolisian, sebagai sesama penetua di gereja, saya sudah melakukan upaya penyelesaian secara kekeluargaan, namun nyatanya, terlapor itu kurang merespon, bahkan hari ini saya sebagai korban bersama kuasa hukum sudah diundang oleh kepolisian untuk bermediasi dan mencari solusi di Polsek Sunggal akan tetapi dia tidak datang dan tidak menghargai upaya dari kepolisian, maka saya berharap proses ini tetap dilanjutkan," kata Hotben.<br><br>Lebih lanjut, kuasa hukumnya  Franzul M Sianturi S.E, S.H, menerangkan, benar kliennya atau korban merupakan penetua di Gereja GKPS dan sudah  mendedikasikan diri, jiwa dan waktunya dengan sepenuh hati untuk pelayanan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/gereja/" target="_blank">gereja</a> di Gereja GKPS. <br><br>"Klien kami merupakan penetua <a href="https://www.analisamedan.com/tag/gereja/" target="_blank">gereja</a> bersama dengan terlapor ini yang berprofesi sebagai dokter, dan sebelum masuk ke ranah hukum, kami sudah melayangkan somasi hingga tiga kali serta meminta diselesaikan secara damai, akan tetapi permintaan klien kami tidak pernah direspon oleh terlapor," kata Franzul.<br><br>Franzul menyampaikan, fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh terlapor dr. John Lihar Purba, M. Kes terjadi saat dalam pembentukan sektor di lingkungan gereja, dimana terlapor selalu menghambat pembentukannya, padahal sebahagian besar anggota sektor sudah bersepakat membuat sektor baru.<br><br>Untuk mendukung pembentukan sektor baru tersebut, korban Hotben Purba juga telah mengajukan kepada pimpinan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/gereja/" target="_blank">gereja</a> dan melampirkan surat  pernyataan dan Berita Acara yang menegaskan sepakat dan setuju untuk pindah atau mekar dari sektor 5 (lima) dengan jumlah 12 kepala keluarga yang bersepakat dengan komposisi jumlah 3 orang sintua, syamas 1 orang dan calon sintua 1 orang.<br><br>Surat itu juga ditandatangani dan diserahkan kepada Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PMHJ) untuk selanjutnya dibawa dalam rapat majelis Gereja GKPS dengan tujuan pembukaan sektor baru diharapkan jemaat jauh lebih mandiri dan bisa beribadah dengan nyaman tanpa adanya intimidasi.<br><br>"Klien kami pada prinsipnya tidak mengingikan adanya kisruh dan percekcokan yang berujung anarkis, sehingga pembentukan sektor adalah solusi untuk menghidari kegaduhan, atau perpecahan belahan yang menganggu ketenteraman warga jemaat. Namun, yang disayangkan terlapor malah menyerang klien kami dengan mencemarkan nama baiknya lewat fitnah terhadap klien kami didepan umum terutama di tempat ibadah dan saat diadakan rapat yang dilihat puluhan orang dengan tuduhan menuduh klien kami membuat tanda tangan palsu, padahal semua jemaat bertanda tangan telah setuju untuk pembentukan sektor dan suratnya sudah diverifikasi oleh majelis gereja," tambahnya.<br><br>Tidak berhenti disitu, terlapor dr. John Lihar Purba, M. Kes juga mengancam korban serta beberapa jemaat yang hadir dalam rapat untuk dilaporkan secara hukum karena dituduh memalsukan tanda tangan dalam pengajuan pembukaan sektor, dan pernyataan terlapor dr. John Lihar Purba, M. Kes ini jelas sangat menggangu psikologi para jemaat dan membuat korban dan beberapa jemaat menjadi sangat trauma dan syok atas perlakuan dari terlapor dr. John Lihar Purba, M. Kes.<br><br>Sementara itu, informasi dari pihak kepolisian Polsek Sunggal akan segera memanggil terlapor setelah sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan di unit Reskrim Polsek Sunggal.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_8351_Dugaan-Pencemaran-Nama-Baik-Terhadap-Penetua-Gereja-Oleh-Oknum-Dokter-Diharapkan-Naik-Hingga-Tahap-Tersangka-.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/dugaan-pencemaran-nama-baik-terhadap-penetua-gereja-oleh-oknum-dokter-diharapkan-naik-hingga-tahap-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[frans]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Swadaya Aspal Jalan Lingkar Rimba Soping</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 17:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Swadaya Aspal Jalan Lingkar Rimba Soping]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Kesabaran masyarakat menghadapi kerusakan Jalan Lingkar Rimba Soping, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, mulai mencapai batas. Warga menyebut jalan tersebut telah rusak selama puluhan tahun dan berbagai ke]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Kesabaran masyarakat menghadapi kerusakan Jalan Lingkar Rimba Soping, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, mulai mencapai batas. Warga menyebut jalan tersebut telah rusak selama puluhan tahun dan berbagai keluhan yang disampaikan belum mendapat respons serta penanganan nyata dari pemerintah.<br><br>Tidak ingin terus menunggu janji perbaikan yang belum terealisasi, sejumlah warga akhirnya mengambil inisiatif melakukan pengaspalan hotmix secara swadaya pada titik-titik jalan yang berlubang dan dinilai membahayakan pengguna kendaraan Senin (3/8/2026) <br><br>Kegiatan perbaikan jalan tersebut turut digerakkan oleh tokoh masyarakat setempat  Iswandy Arisandi dan mendapat dukungan donatur H. Hasan Amin Nasution, pengusaha Rahmat Swalayan dan Five n Co.<br><br><b>Material aspal hotmix dihamparkan pada sejumlah lubang di badan jalan. </b><br><br>Warga bersama pekerja kemudian meratakan material tersebut agar permukaan jalan lebih aman dan nyaman dilalui.<br><br>Aksi swadaya itu mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Namun, warga menegaskan bahwa kegiatan tersebut hanya merupakan penanganan sementara karena kemampuan masyarakat dan donatur sangat terbatas.<br><br>Masyarakat tetap berharap pemerintah hadir melakukan perbaikan menyeluruh dan permanen terhadap Jalan Lingkar Rimba Soping.<br><br>Menurut keterangan warga, kerusakan Jalan Lingkar Rimba Soping bukan hanya berlangsung dalam beberapa tahun terakhir, tetapi telah terjadi selama puluhan tahun.<br><br>Warga menyebut jalan tersebut terakhir kali mendapatkan perbaikan pada masa kepemimpinan Wali Kota Padangsidimpuan Zulkarnaen Nasution.<br><br>Setelah itu, masyarakat menilai belum ada lagi perbaikan menyeluruh yang benar-benar mampu mengatasi kondisi jalan.<br><br>Seiring berjalannya waktu, permukaan aspal semakin rusak. Lubang terlihat di sejumlah titik sehingga pengendara harus memperlambat laju kendaraan dan mencari bagian jalan yang masih memungkinkan untuk dilewati.<br><br>Kondisi tersebut sangat dirasakan oleh pengendara sepeda motor. Mereka harus berhati-hati agar tidak kehilangan keseimbangan ketika melewati lubang maupun permukaan jalan yang bergelombang.<br><br>Risiko kecelakaan dinilai semakin tinggi ketika hujan turun. Lubang yang dipenuhi genangan air sulit terlihat sehingga dapat mengejutkan pengendara, khususnya mereka yang baru pertama kali melintasi jalan tersebut.<br><br>Pada malam hari, kondisi jalan dinilai semakin membahayakan karena jarak pandang terbatas. Warga khawatir kerusakan itu dapat menyebabkan kecelakaan apabila tidak segera mendapat penanganan.<br><br>Selain mengancam keselamatan, jalan berlubang juga berpotensi menyebabkan kerusakan kendaraan, seperti ban pecah, pelek bengkok dan gangguan pada bagian suspensi.<br><br><br><b>Warga Mengaku Berulang Kali Mendapat Janji</b><br><br>Masyarakat mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan mengenai kerusakan Jalan Lingkar Rimba Soping. Warga juga menyebut pernah mendengar janji serta rencana perbaikan dari pemerintah, tetapi belum melihat realisasi yang mereka harapkan.<br><br>Kondisi itulah yang menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Warga menilai jalan tersebut merupakan akses penting yang digunakan setiap hari untuk bekerja, berdagang, mengantar anak ke sekolah, mengangkut hasil pertanian serta memenuhi berbagai kebutuhan lainnya.<br>Karena tidak ingin terus menunggu tanpa kepastian, warga memilih melakukan perbaikan menggunakan kemampuan yang ada.<br><br>Pengaspalan hotmix secara swadaya dilakukan pada titik-titik yang paling berlubang dan dinilai rawan menyebabkan kecelakaan. Warga berharap perbaikan tersebut dapat mengurangi risiko bagi pengguna jalan.<br><br>Masyarakat menegaskan bahwa aksi swadaya itu bukan dimaksudkan untuk mengambil alih tanggung jawab pemerintah.<br><br>Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah darurat karena jalan masih terus digunakan masyarakat meskipun kondisinya mengalami kerusakan.<br><br>Iswandy Arisandi menjadi salah satu tokoh masyarakat  yang ikut menggerakkan kepedulian masyarakat untuk memperbaiki jalan berlubang tersebut.<br><br>Bersama warga, ia berupaya mencari solusi agar kerusakan pada beberapa titik dapat segera ditangani tanpa harus terus menunggu kepastian dari pemerintah.<br>Warga turun langsung membantu proses pengerjaan. <br><br>Sebagian membersihkan bagian jalan yang akan diperbaiki, sementara pekerja lainnya menghamparkan dan meratakan material aspal hotmix.<br><br>Penggunaan hotmix dipilih agar hasil perbaikan lebih baik dibandingkan sekadar menimbun lubang dengan tanah, batu atau kerikil.<br><br>Setelah material dihamparkan, permukaan jalan diratakan agar dapat kembali dilalui kendaraan dengan lebih aman.<br>Kendati demikian, masyarakat menyadari pengaspalan secara swadaya hanya dapat menjangkau sebagian kecil dari keseluruhan ruas jalan yang mengalami kerusakan.<br><br>Karena itu, mereka tetap meminta pemerintah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh, termasuk memperhatikan kondisi badan jalan dan saluran drainase.<br><br>H. Hasan Amin Nasution Bantu Material Hotmix Pelaksanaan pengaspalan swadaya tersebut mendapat dukungan dari H. Hasan Amin Nasution, pengusaha Rahmat Swalayan dan Five n Co.<br><br>Bantuan dari donatur digunakan untuk mendukung pengadaan material hotmix dan pengerjaan pada sejumlah titik jalan yang berlubang.<br><br>Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian tersebut karena bantuan yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh warga dan pengguna jalan.<br>Kepedulian pelaku usaha itu juga dinilai menjadi contoh bahwa masyarakat dapat saling membantu ketika menghadapi persoalan yang belum mendapat penanganan maksimal.<br><br>Namun, warga menegaskan bantuan pribadi tidak dapat menggantikan peran pemerintah dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur publik.<br><br>Masyarakat berharap kegiatan tersebut menjadi teguran sekaligus dorongan bagi pemerintah agar segera memberikan perhatian serius terhadap Jalan Lingkar Rimba Soping.<br><br><br><b>Karmila Harapkan Perhatian Gubernur Sumut dan Presiden</b><br><br>Salah seorang warga setempat, Karmila (35), seorang ibu rumah tangga, berharap kerusakan Jalan Lingkar Rimba Soping mendapat perhatian serius dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto.<br><br>Menurut Karmila, masyarakat telah terlalu lama menunggu perbaikan. Ia meminta pemerintah tidak lagi hanya menyampaikan janji, tetapi menunjukkan tindakan nyata melalui pelaksanaan pembangunan jalan yang menyeluruh dan berkualitas.<br><br>&quot;Kami berharap Bapak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bapak Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan kami. Jalan ini sudah puluhan tahun rusak dan masyarakat sangat membutuhkan perbaikan,&quot; ujar Karmila.<br><br>Karmila mengatakan jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara.<br><br>Sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan tersebut, Karmila mengaku melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat setiap hari.<br><br>Warga harus berhati-hati saat melintasi jalan, terlebih ketika membawa anak-anak, mengangkut barang atau bepergian pada malam hari.<br><br>&quot;Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya membutuhkan jalan yang layak, aman dan nyaman. Kami berharap ada tindakan nyata dan jangan sampai menunggu ada korban terlebih dahulu,&quot; katanya.<br><br>Karmila juga mengapresiasi Iswandy Arisandi, H. Hasan Amin Nasution serta seluruh warga yang ikut bergotong royong melakukan pengaspalan hotmix.<br>Namun, menurutnya, perbaikan swadaya hanya mampu menutup beberapa titik jalan berlubang. Pemerintah tetap dibutuhkan untuk melaksanakan pembangunan permanen pada seluruh ruas yang mengalami kerusakan.<br><br>Kepala Desa Rimba Soping, Mangarahon Siregar, mengapresiasi kepedulian warga dan donatur yang telah membantu memperbaiki titik-titik jalan berlubang menggunakan aspal hotmix.<br><br>Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.<br><br>Mangarahon turut mengapresiasi peran Iswandy Arisandi serta dukungan H. Hasan Amin Nasution yang memungkinkan perbaikan swadaya tersebut dilaksanakan.<br>Ia menilai kepedulian warga sangat bermanfaat karena Jalan Lingkar Rimba Soping setiap hari digunakan masyarakat dari berbagai wilayah.<br><br>Meski demikian, Kepala Desa Rimba Soping dan masyarakat tetap berharap pemerintah segera melakukan penanganan lebih luas.<br>Perbaikan swadaya hanya menyentuh beberapa titik, sedangkan bagian jalan lainnya masih membutuhkan pembangunan secara menyeluruh dan permanen.<br><br><br><b>Kerusakan Jalan Dinilai Memukul Sektor Pariwisata</b><br><br>Kerusakan Jalan Lingkar Rimba Soping tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga dinilai turut memengaruhi perkembangan sektor pariwisata di kawasan sekitarnya.<br><br>Jalan tersebut disebut menjadi salah satu akses menuju objek wisata alam di Sibio-bio, Kabupaten Tapanuli Selatan, taman rekreasi dan waterpark di kawasan Poken Jior, serta sejumlah lokasi wisata lainnya.<br>Menurut masyarakat, beberapa kawasan wisata tersebut kini seperti mati suri. Akses jalan yang rusak dinilai membuat pengunjung merasa tidak nyaman dan khawatir kendaraannya mengalami kerusakan.<br><br>Calon wisatawan yang hendak mengunjungi tempat rekreasi harus menghadapi permukaan jalan berlubang, bergelombang dan rawan kecelakaan.<br><br>Kondisi itu dinilai dapat membuat pengunjung mengurungkan perjalanan atau memilih tempat wisata lain yang memiliki akses lebih baik.<br><br>Apabila Jalan Lingkar Rimba Soping diperbaiki secara menyeluruh, masyarakat meyakini kunjungan wisatawan dapat kembali meningkat.<br><br>Perbaikan jalan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, terutama pedagang, pelaku usaha kecil, pengelola lokasi wisata dan penyedia jasa transportasi.<br><br>Karmila mengatakan kondisi jalan yang baik tidak hanya membantu mobilitas warga, tetapi juga dapat menghidupkan kembali sejumlah potensi wisata.<br><br>&quot;Kalau jalannya diperbaiki, tempat-tempat wisata bisa kembali ramai. Pedagang dan masyarakat juga akan merasakan manfaatnya. Sekarang sejumlah lokasi wisata seperti mati suri karena akses jalan tidak mendukung,&quot; tuturnya.<br><br><b>Tiga Ruas Jalan Provinsi di Padangsidimpuan</b><br><br>Persoalan kerusakan Jalan Lingkar Rimba Soping juga memunculkan permintaan agar pemerintah memberikan penjelasan terbuka mengenai status jalan dan pihak yang bertanggung jawab atas penanganannya.<br><br>Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/673/KPTS/2018, disebutkan terdapat tiga ruas jalan berstatus jalan provinsi di wilayah Kota Padangsidimpuan dengan total panjang sekitar 32,3 kilometer.<br><br>Ketiga ruas jalan tersebut meliputi:<br>Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution atau By Pass Lintas Timur, sepanjang 10,5 kilometer.<br><br>Jalan Padangsidimpuan–Hutaimbaru–Batunadua, sepanjang 13,3 kilometer.<br>Jalan Hutaimbaru–Kelurahan Hanopan atau By Pass Lintas Barat, sepanjang 8,4 kilometer.<br><br>Data tersebut turut menjadi perhatian masyarakat dalam mempertanyakan status Jalan Lingkar Rimba Soping dan instansi yang memiliki kewenangan melakukan perbaikan.<br><br>Warga meminta Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan koordinasi agar persoalan jalan tidak terus berlarut-larut.<br>Menurut masyarakat, perbedaan kewenangan administratif tidak boleh menyebabkan keselamatan pengguna jalan terabaikan.<br><br>Pemerintah kota dan pemerintah provinsi diharapkan melakukan peninjauan bersama serta menyampaikan secara terbuka rencana penanganan jalan tersebut.<br><br>Pemerintah Diminta Menjelaskan Status dan Jadwal PerbaikanMasyarakat meminta pemerintah memberikan kejelasan mengenai status Jalan Lingkar Rimba Soping, instansi yang bertanggung jawab, sumber anggaran dan jadwal pelaksanaan perbaikannya.<br><br>Kejelasan tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak terus menunggu tanpa kepastian atau menghadapi kondisi saling lempar tanggung jawab antarinstansi.<br>Warga berharap pemerintah segera melakukan survei lapangan untuk mengetahui panjang ruas yang rusak, tingkat kerusakan, kondisi drainase serta kebutuhan anggaran.<br><br>Penanganan juga diminta tidak hanya sebatas menutup lubang. Masyarakat menginginkan perbaikan menyeluruh agar jalan dapat bertahan dalam jangka panjang.<br><br>Selain badan jalan, saluran drainase harus mendapat perhatian. Aliran air yang tidak lancar dapat menimbulkan genangan dan mempercepat kerusakan lapisan aspal.<br>Tanpa drainase yang baik, jalan yang telah diperbaiki dikhawatirkan kembali rusak ketika musim hujan.<br><br>Jangan Menunggu Terjadi Kecelakaan<br>Warga berharap pemerintah tidak menunggu terjadinya kecelakaan atau munculnya korban sebelum mengambil tindakan.<br><br>Sementara  mikrat dalimunthe (27) mengatakan bahwa kondisi  jalan rusak di Rimba soping   sedah  berlangsung lama  dan cukup menjadi alasan bagi pemerintah untuk segera melakukan perbaikan.<br><br>Jalan yang layak merupakan kebutuhan penting karena berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, pertanian, perdagangan, pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, ujarnya <br><br>Aksi pengaspalan hotmix secara swadaya menjadi bukti bahwa warga sangat membutuhkan penanganan segera.<br>Warga telah mengeluarkan tenaga dan mendapat dukungan donatur untuk mengurangi bahaya pada beberapa titik jalan.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_9091_Tak-Kunjung-Diperbaiki--Warga-Swadaya-Aspal-Jalan-Lingkar-Rimba-Soping.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/tak-kunjung-diperbaiki-warga-swadaya-aspal-jalan-lingkar-rimba-soping/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kakanwil Kemenag Sumut Kukuhkan Agen Perubahan, Bawa Misi Transformasi</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 08:22:25 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kakanwil Kemenag Sumut Kukuhkan Agen Perubahan, Bawa Misi Transformasi]]></title>
            <description><![CDATA[Kakanwil Kemenag Sumut Kukuhkan Agen Perubahan, Bawa Misi Transformasi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi secara resmi mengukuhkan lima Agen Perubahan Kanwil Kemenag Sumut Periode 2026–2027, ditandai dengan pemasangan selempang secara simbolis di Lapangan Utama Kanwil Kemenag Sumut, Senin (3/8/2026).</p><p>Dalam amanatnya, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kakanwil-Kemenag-Sumut/" target="_blank">Kakanwil Kemenag Sumut</a> menegaskan pentingnya peran strategis Agen Perubahan dalam menggerakkan roda transformasi di lingkungan instansi. Agen perubahan dituntut tidak hanya membawa gagasan di atas kertas, tetapi juga merealisasikannya dalam tindakan nyata.</p><p>"Agen perubahan adalah mereka yang membawa perubahan sesuai dengan rencana aksi yang telah dibuat. Semoga ikhtiar ini menjadi ladang ibadah sekaligus pemantik semangat dalam menghadirkan transformasi pelayanan yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Ahmad Qosbi.</p><p>Adapun kelima ASN yang ditetapkan sebagai Agen Perubahan Kanwil Kemenag Sumut Periode 2026–2027 tersebut adalah: Edy Suprapto, Khairani Ulfa Kudadiri, Matha Riswan, Shananda Soni dan Agung Purnomo Sidik.</p><p>Dia juga menyampaikan, menjelang peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia, kepada seluruh jajaran ASN untuk menguatkan kesadaran kolektif sebagai abdi negara.</p><p>"Memasuki usia kemerdekaan yang ke-81 tahun, otak, hati, jiwa, dan kesadaran kita harus menyatu; bagaimana memberikan yang terbaik untuk mengisi kemerdekaan melalui pelayanan prima. Kita harus terus bertransformasi menjadi lebih baik. PNS adalah pelayan masyarakat, jadi tidak ada alasan untuk tidak melayani," tegasnya.</p><p>Selain memacu kualitas pelayanan, Ahmad Qosbi menekankan komitmen mutlak Kanwil Kemenag Sumut dalam menggalakkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).</p><p>Secara khusus, Qosbi menggarisbawahi bahwa seluruh pengurusan admistrasi dan kepegawaian di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut kini berprinsip Rp. 0 (nol rupiah) atau bebas dari pungutan liar.</p><p>"Kami berkomitmen penuh bahwa urusan kepegawaian di Kanwil ini sudah Rp0. Apabila ada oknum yang nekat menjual atau memungut biaya atas layanan di Kanwil, akan kami tindak tegas tanpa kompromi," pungkas Kakanwil.</p><p>Pengukuhan ini diharapkan menjadi angin segar bagi percepatan reformasi birokrasi di lingkungan Kemenag Sumatera Utara, sekaligus memicu semangat seluruh ASN untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani. <b>(suhery)</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_8753_Kakanwil-Kemenag-Sumut-Kukuhkan-Agen-Perubahan--Bawa-Misi-Transformasi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/kakanwil-kemenag-sumut-kukuhkan-agen-perubahan-bawa-misi-transformasi/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Ketangguhan Bencana, PFI Gelar Pameran Foto "Prahara Pulau Emas" di Banda Aceh</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 06:43:31 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Ketangguhan Bencana, PFI Gelar Pameran Foto "Prahara Pulau Emas" di Banda Aceh]]></title>
            <description><![CDATA[Peringati Ketangguhan Bencana, PFI Gelar Pameran Foto &quotPrahara Pulau Emas&quot di Banda Aceh]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar &#039;Roadshow&#039; Pameran dan Peluncuran Buku Foto Jurnalistik "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Senin (3/8).</p><p>Pameran yang berlangsung dari 3–8 Agustus ini menampilkan 68 karya foto dari 38 pewarta foto dari berbagai daerah di Indonesia yang merekam berbagai peristiwa <a href="https://www.analisamedan.com/tag/bencana/" target="_blank">bencana</a> di Pulau Sumatra. Pembukaan pameran dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa&#039;aduddin Djamal.</p><p><a href="https://www.analisamedan.com/tag/Banda-Aceh/" target="_blank">Banda Aceh</a> menjadi kota kedua dalam rangkaian roadshow setelah sebelumnya digelar di Padang, Sumatera Barat, dan selanjutnya akan ditutup di Medan, Sumatera Utara.</p><p>Dalam sambutannya, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa&#039;aduddin Djamal, mengapresiasi penyelenggaraan pameran yang dinilai memiliki nilai edukasi sekaligus menjadi pengingat pentingnya membangun budaya sadar bencana.</p><p>"Pameran ini bukan sekadar menampilkan gambar, melainkan rekaman sejarah. Ketika masyarakat tidak merawat bumi, dampaknya jauh lebih besar. Pembelajaran ini penting agar pemerintah mempersiapkan diri menjadi daerah yang tangguh bencana. Pemerintah membutuhkan pewarta foto untuk merekam kondisi nyata di lapangan," ujar Illiza.</p><p>Menurutnya, karya fotografi jurnalistik memiliki kekuatan membangun kesadaran publik sekaligus menggerakkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.</p><p>Sementara itu, Ketua Umum <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PFI/" target="_blank">PFI</a> Pusat, Dwi Pambudo, mengatakan bahwa pameran dan buku foto Prahara Pulau Emasmerupakan monumen ingatan kolektif atas berbagai <a href="https://www.analisamedan.com/tag/bencana/" target="_blank">bencana</a> yang terjadi di Pulau Sumatra. <hr /></p><p>"Kamera pewarta foto bukan sekadar alat bekerja, melainkan saksi visual atas runtuhnya ruang hidup sekaligus penuntun kemanusiaan. Kami menghadirkan karya ini secara beretika untuk memuliakan ketangguhan manusia dalam melewati masa-masa sulit, bukan untuk mengeksploitasi penderitaan," kata Dwi.</p><p>Dwi juga berharap karya-karya yang dipamerkan mampu memperkuat edukasi mitigasi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/bencana/" target="_blank">bencana</a> sekaligus menjadi penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.</p><p>Sementara itu, Ketua <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PFI/" target="_blank">PFI</a> Aceh, M. Anshar, menyampaikan bahwa penyelenggaraan pameran di Aceh merupakan hasil kolaborasi antara <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PFI/" target="_blank">PFI</a> Pusat, Yayasan Riset Visual MataWaktu, pemerintah daerah, BUMD, serta sektor swasta.</p><p>Menurutnya, fotografi jurnalistik tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi sejarah, tetapi juga mampu mendorong lahirnya aksi nyata bagi masyarakat.</p><p>"Foto jurnalistik tidak hanya merekam peristiwa, tetapi juga mampu menggerakkan kepedulian. Melalui dukungan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PFI/" target="_blank">PFI</a> Pusat, kami memperoleh amanah membangun sumur bor air bersih di Kabupaten Pidie Jaya. Ini menjadi bukti bahwa karya foto dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Anshar.</p><p>Selain pameran dan peluncuran buku, rangkaian kegiatan juga diisi dengan diskusi fotografi jurnalistik yang menghadirkan Oscar Motuloh dan Danu Kusworo sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti mahasiswa dan komunitas fotografi dari berbagai daerah di Aceh sebagai upaya melahirkan generasi pewarta foto yang profesional, menjunjung tinggi etika jurnalistik, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.</p><p>Pada kesempatan tersebut, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PFI/" target="_blank">PFI</a> Pusat juga menyerahkan secara simbolis bantuan kepada <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PFI/" target="_blank">PFI</a> Aceh untuk pembangunan sumur bor air bersih di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.</p><p>Rangkaian pembukaan turut diakhiri dengan penyerahan cendera mata kepada para mitra strategis sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap penyelenggaraan Roadshow Pameran Foto Prahara Pulau Emas.</p><p>Cendera mata diserahkan kepada PLN Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, PT Bank Aceh Syariah, PT Solusi Bangun Andalas, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Museum Tsunami Aceh, dan Danlanud Sultan Iskandar Muda yang selama ini berkolaborasi bersama <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PFI/" target="_blank">PFI</a> Aceh dalam menyukseskan penyelenggaraan pameran di Banda Aceh.</p><p>Roadshow Pameran Foto "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh dibuka untuk umum mulai 3 hingga 8 Agustus 2026, sebagai ruang edukasi, refleksi, dan penguatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/bencana/" target="_blank">bencana</a> melalui karya fotografi jurnalistik. <b>(rel/ferdy)</b><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_3270_Peringati-Ketangguhan-Bencana--PFI-Gelar-Pameran-Foto--quot-Prahara-Pulau-Emas-quot--di-Banda-Aceh.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/peringati-ketangguhan-bencana-pfi-gelar-pameran-foto-quotprahara-pulau-emasquot-di-banda-aceh/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pasca Insiden di Perbaungan, KAI Divre I Sumut Perkuat Upaya Keselamatan di Perlintasan Sebidang</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 06:24:40 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pasca Insiden di Perbaungan, KAI Divre I Sumut Perkuat Upaya Keselamatan di Perlintasan Sebidang]]></title>
            <description><![CDATA[Pasca Insiden di Perbaungan, KAI Divre I Sumut Perkuat Upaya Keselamatan di Perlintasan Sebidang]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PT-Kereta-Api-Indonesia/" target="_blank">PT Kereta Api Indonesia</a> (Persero) <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Divisi-Regional-I-Sumatera-Utara/" target="_blank">Divisi Regional I Sumatera Utara</a> terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang pasca insiden antara KA U98 Putri Deli relasi Tanjung Balai–Medan dengan truk pengangkut pasir di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.</p><p>Berbagai langkah dilakukan melalui penertiban perlintasan tidak resmi, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.</p><p>Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindakan konkret KAI untuk menekan risiko kecelakaan dan memastikan operasional perjalanan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> berjalan aman dan lancar pascainsiden.</p><p>"Keselamatan di perlintasan sebidang menjadi perhatian utama kami. Penertiban perlintasan tidak terjaga dan liar ini merupakan upaya penegakan aturan serta perlindungan terhadap perjalanan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> maupun masyarakat pengguna jalan," ujar Anwar.</p><p>Anwar menyampaikan, KAI akan terus melakukan evaluasi bersama dengan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang sesuai dengan kewenangannya. Evaluasi dan penertiban difokuskan pada titik-titik rawan yang tidak memiliki izin resmi, tidak dilengkapi pintu perlintasan, serta tidak dijaga petugas.</p><p>Untuk perlintasan dengan lebar jalan kurang dari dua meter, KAI Divre I Sumut secara proaktif melakukan penutupan permanen. Sementara itu, pada perlintasan dengan lebar dua meter atau lebih, KAI berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan kepolisian untuk upaya peningkatan keselamatannya.</p><p>Berdasarkan data KAI Divre I Sumatera Utara, sepanjang Semester I 2026 tercatat 16 kejadian di perlintasan sebidang yang melibatkan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> dengan pengguna kendaraan. Guna menekan angka tersebut, hingga awal Agustus 2026 KAI bersama stakeholder terkait telah menertibkan 108 perlintasan sebidang liar di Sumut, yang terdiri atas 82 penutupan dan 26 penyempitan akses.</p><p>Selain penertiban fisik, KAI juga memasifkan sosialisasi keselamatan. Hingga awal Agustus 2026, telah dilaksanakan 82 kegiatan sosialisasi di perlintasan sebidang serta 24 kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah dan warga sekitar jalur.</p><p>&quot;Terkait insiden di Perbaungan yang melibatkan KA Putri Deli dengan truk pengangkut pasir, KAI Divre I Sumatera Utara akan memproses kejadian tersebut ke jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku,&quot; terang Anwar.</p><p>Masyarakat pengguna jalan kembali diingatkan untuk senantiasa mematuhi aturan yang berlaku saat akan melewati perlintasan sebidang, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.</p><p>"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu disiplin lalu lintas, berhenti sejenak, melihat kanan-kiri, dan mengutamakan perjalanan kereta api. KAI terus berkomitmen mengevaluasi serta berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud secara berkelanjutan," pungkas Anwar.<b> (imar)</b><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_5566_Pasca-Insiden-di-Perbaungan--KAI-Divre-I-Sumut-Perkuat-Upaya-Keselamatan-di-Perlintasan-Sebidang.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/pasca-insiden-di-perbaungan-kai-divre-i-sumut-perkuat-upaya-keselamatan-di-perlintasan-sebidang/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wilayah Percut Sei Tuan Bakal Dimekarkan, Ini kata Camat Percut Sei Tuan</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 17:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wilayah Percut Sei Tuan Bakal Dimekarkan, Ini kata Camat Percut Sei Tuan]]></title>
            <description><![CDATA[Wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang bakal dimekarkan menjadi dua kecamatan yakni Kecamatan Percut Deli dan Kecamatan Percut Sei Tuan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Wilayah Kecamatan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Percut-Sei-Tuan/" target="_blank">Percut Sei Tuan</a> Kabupaten Deli Serdang bakal dimekarkan menjadi dua kecamatan yakni Kecamatan Percut Deli dan Kecamatan Percut Sei Tuan.</p><p><a href="https://www.analisamedan.com/tag/Pemekaran/" target="_blank">Pemekaran</a> tersebut sebagai langkah strategis untuk mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.</p><p>Cakupan Wilayah Kecamatan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Percut-Sei-Tuan/" target="_blank">Percut Sei Tuan</a> yang saat ini sangat luas itu, terdiri atas 18 desa dan dua kelurahan. Dua kelurahan tersebut berada di Perumnas Medan 2 Mandala.</p><p>Bakal dimekarkannya wilayah kecamatan tersebut terungkap dalam perbincangan santai penuh keakraban dengan Camat Percut Sei Tuan, Muhammad Kennedy, S. IP., M.Si, Senin (03/08/2026) di ruang kerjanya.</p><p>Menurut Kennedy, pemekaran kecamatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata wilayah agar pelayanan publik dan pembangunan dapat berjalan lebih optimal.</p><p>"<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Pemekaran/" target="_blank">Pemekaran</a> ini dalam rangka mendorong pertumbuhan wilayah dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik lagi. Apalagi saat ini Bapak Bupati Deliserdang Dr. Asri Ludin Tambunan sangat konsen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Kennedy.</p><p>Ia mengatakan, dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar, diperlukan pengelolaan yang lebih efektif agar program pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih cepat dan merata.</p><p>Rencana pemekaran Kecamatan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Percut-Sei-Tuan/" target="_blank">Percut Sei Tuan</a> kini menjadi salah satu agenda strategis dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut. Dengan pembagian wilayah baru, pemerintah berharap pelayanan publik semakin dekat dan kebutuhan masyarakat dapat lebih cepat ditangani.</p><p><b>Lingkungan</b></p><p>Selain membahas rencana pemekaran, Kennedy juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah yang masih menjadi perhatian di sejumlah titik perbatasan wilayah.</p><p>Dua kawasan yang menjadi prioritas penanganan yakni Jalan Pasar V Beringin dan Jalan Datu Kabo Pasar III Tembung. Kedua lokasi tersebut selama ini menjadi perhatian karena masih ditemukan persoalan penumpukan sampah.</p><p>Kennedy menegaskan pihak kecamatan terus melakukan koordinasi agar persoalan tersebut dapat segera dituntaskan. Pengawasan di tingkat desa juga diperkuat untuk mencegah munculnya titik pembuangan sampah liar.</p><p>"Kami sudah meminta Kades Tembung untuk melakukan pengawasan lebih terhadap wilayah yang menjadi tanggung jawabnya," katanya.</p><p>Dia juga menegaskan, penyelesaian persoalan sampah tidak hanya membutuhkan peran pemerintah, tetapi juga perlu kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_3537_Wilayah-Percut-Sei-Tuan-Bakal-Dimekarkan--Ini-kata-Camat-Percut-Sei-Tuan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/wilayah-percut-sei-tuan-bakal-dimekarkan-ini-kata-camat-percut-sei-tuan/</link>
            <author><![CDATA[taufik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Proyek Rp.1,7 Miliar Jalan Silandit Sidimpuan Segera Main. Hanya 1 Dari 10 Perusahaan Yang Masukkan Penawaran</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 15:38:17 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Proyek Rp.1,7 Miliar Jalan Silandit Sidimpuan Segera Main. Hanya 1 Dari 10 Perusahaan Yang Masukkan Penawaran]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Jalan BM Muda atau Jalan Silandit  Kecamatan Padangsidimpun Selatan, Kota Padangsidimpuan saat ini dalam tahap lelang/tender perusahaan pengerjaan konstruksi terdiri dari 10 perusahaan yang mendaftar, Senin (03/08/2026).Diketahui ja]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Jalan BM Muda atau Jalan Silandit  Kecamatan Padangsidimpun Selatan, Kota Padangsidimpuan saat ini dalam tahap lelang/tender perusahaan pengerjaan konstruksi terdiri dari 10 perusahaan yang mendaftar, Senin (03/08/2026).<br><br>Diketahui jalan yang sudah lama rusak parah ini dikeluhkan masyarakat karena kondisi yang semakin memperihatinkan.<br><br>Dari laman https://spse.inaproc.id/padangsidimpuankota/lelang/10149993000/peserta paket proyek rehabilitasi ini tercantum ada 10 perusahaan yang mendaftar pada lelang terbuka dengan nilai Rp. 1.783.099.559, bersumber dari DBH Tahun 2026.<br><br>Namun pada jadwal batas akhir upload penawaran 03 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB (hari ini) terlihat hanya 1 perusahaan yang mengupload yaitu CV 3G Stak Rp.1.747.570.000, atau dengan hanya selisih Rp.35 Juta dari nilai pagu paket.<br><br>Selanjutnya pengerjaan proyek dengan 120 hari kerja ini akan penanda tanganan kontrak pada 19 Agustus 2026 sesuai jadwal.<br><br>Saat dikonfirmasi, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Siti Humairoh Hasibuan terkait dokumen/berkas penawaran tersebut dan apakah hanya satu perusahaan belum memberikan jawaban.<br><br>Sedangkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek ini langsung dipegang oleh Kadis PUTR Padangsidimpuan Choirul Amri.<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_181_Proyek-Rp-1-7-Miliar-Jalan-Silandit-Sidimpuan-Segera-Main--Hanya-1-Dari-10-Perusahaan-Yang-Masukkan-Penawaran.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/proyek-rp17-miliar-jalan-silandit-sidimpuan-segera-main-hanya-1-dari-10-perusahaan-yang-masukkan-penawaran/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Pod Getar Helen&#039;s</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 20:44:34 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Pod Getar Helen&#039;s]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Pod Getar Helen&039s]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polrestabes-Medan/" target="_blank"> Polrestabes Medan</a> mengungkap dugaan peredaran narkotika yang dikemas dalam bentuk cartridge vape atau dikenal sebagai pod getar saat menggelar razia di Tempat Hiburan Malam (THM) Helen&#039;s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (2/8/2026) dini hari.</p><p>Operasi yang berlangsung sejak Sabtu (1/8/2026) malam hingga Minggu pagi tersebut melibatkan personel gabungan dari Polrestabes Medan, TNI, dan Bea Cukai.</p><p>Kegiatan dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi masyarakat terkait dugaan peredaran vape yang mengandung narkotika di lokasi hiburan malam tersebut.</p><p>Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial FA (24). Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tiga cartridge vape bermerk EL CHAPO yang diduga mengandung narkotika. Barang bukti tersebut disimpan di dalam kotak kartu UNO.</p><p>Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, FA mengakui barang tersebut merupakan miliknya dan rencananya akan dijual dengan harga sekitar Rp2.150.000 per bungkus. Kepada penyidik, FA juga mengaku memperoleh vape narkoba tersebut dari seorang pria berinisial DDA yang kini masih dalam pengejaran.</p><p>Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat.</p><p>"Kasus ini masih terus kami kembangkan, terutama untuk mengungkap dan menangkap pemasok vape narkoba kepada tersangka. Tim saat ini masih bekerja melakukan pengejaran," ujarnya.</p><p>Selain mengamankan tersangka dan barang bukti, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 250 pengunjung yang berada di dalam tempat hiburan malam tersebut.</p><p>Dari hasil tes urine, polisi menemukan tiga pengunjung, terdiri atas dua laki-laki dan satu perempuan, yang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Ketiganya selanjutnya diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p><p>Polisi menyatakan hasil pemeriksaan terhadap para pengunjung tersebut juga akan menjadi bagian dari pengembangan penyidikan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika di lokasi tersebut.</p><p>Untuk kepentingan penyidikan, petugas memasang garis polisi dan melakukan penyegelan terhadap<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-THM/" target="_blank"> THM</a> Helen&#039;s Night Mart. Hingga kini, Satresnarkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polrestabes-Medan/" target="_blank"> Polrestabes Medan</a> masih memburu pemasok yang diduga menjadi sumber peredaran pod getar tersebut.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_4793_Polrestabes-Medan-Bongkar-Jaringan-Pod-Getar-Helen--039-s.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/polrestabes-medan-bongkar-jaringan-pod-getar-helen039s/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Stasiun Perlanaan: Topang Mobilitas Warga Simalungun Bagian Timur dan Mendorong Roda Ekonomi</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 18:17:48 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Stasiun Perlanaan: Topang Mobilitas Warga Simalungun Bagian Timur dan Mendorong Roda Ekonomi]]></title>
            <description><![CDATA[Stasiun Perlanaan Topang Mobilitas Warga Simalungun Bagian Timur dan Mendorong Roda Ekonomi Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -<a href="https://www.analisamedan.com/tag/PT-Kereta-Api-Indonesia/" target="_blank">PT Kereta Api Indonesia</a> (Persero) <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Divisi-Regional-I-Sumatera-Utara/" target="_blank">Divisi Regional I Sumatera Utara</a> mencatat sebanyak 55.077 pelanggan menggunakan layanan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> di Stasiun Perlanaan pada Semester I 2026 atau tumbuh 9 persen, bersamaan dengan makin kuatnya peran stasiun tersebut sebagai simpul strategis angkutan logistik di Sumatera Utara.</p><p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan Stasiun Perlanaan memiliki peran yang sangat strategis karena tidak hanya melayani mobilitas masyarakat melalui dua relasi utama, tetapi juga menjadi simpul penting pengatur mobilitas angkutan barang di wilayah Divre I Sumut.</p><p>"Stasiun Perlanaan berada di posisi vital yang menghubungkan angkutan penumpang dan logistik industri. Melalui KA Putri Deli dan KA Sribilah Utama, masyarakat mendapat kemudahan mobilitas, sementara di sisi angkutan barang, stasiun ini menjadi simpul penggerak distribusi komoditas utama daerah," ujar Anwar.</p><p>Stasiun yang berlokasi di Desa Perlanaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun ini terhubung langsung dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Dari stasiun simpul ini, KA Petikemas mengangkut komoditas industri dari KEK Sei Mangkei menuju dua pelabuhan utama di Sumatera Utara, yakni Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung.</p><p>Selain petikemas, Stasiun Perlanaan memegang posisi penting dalam rantai pasok minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO). Stasiun ini terhubung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Gunung Bayu sebagai lokasi muat CPO sebelum diangkut menuju pelabuhan. Sebaliknya, stasiun ini juga melayani pengangkutan CPO dari PKS lain menuju KEK Sei Mangkei sebagai bahan baku produksi bagi para tenant di kawasan tersebut.</p><p>"Melalui layanan komoditas petikemas dan CPO ini, Stasiun Perlanaan secara nyata menghubungkan potensi industri daerah di Simalungun langsung ke pasar global dan pelabuhan internasional," jelas Anwar. <hr /></p><p>Di sektor angkutan penumpang, tren pertumbuhan terus menunjukkan kinerja positif pada Semester I dalam tiga tahun terakhir. Pada 2024 stasiun ini melayani 42.665 pelanggan, tumbuh 19 persen pada 2025 dengan 50.645 pelanggan, dan pada Semester I 2026 kembali tumbuh 9 persen dengan melayani 55.077 pelanggan.</p><p>"Layanan angkutan penumpang di stasiun ini memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat sekitar dan pekerja KEK Sei Mangkei, baik untuk urusan pekerjaan maupun pribadi, dengan konektivitas yang lebih mudah menuju Kota Medan dan Bandara Internasional Kualanamu, sehingga turut mendukung aktivitas ekonomi kawasan," lanjut Anwar.</p><p>Kehadiran dua layanan utama, yakni KA Putri Deli (relasi Medan–Tanjungbalai PP) dan KA Sribilah Utama (relasi Medan–Rantauprapat PP), memberikan kemudahan aksesibilitas bagi masyarakat Simalungun bagian timur untuk menjangkau pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.</p><p>"KAI Divre I Sumut akan terus meningkatkan pelayanan di Stasiun Perlanaan agar perannya sebagai simpul mobilitas masyarakat dan pusat distribusi logistik semakin optimal. Melalui layanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu, kami berharap stasiun ini dapat terus mendukung konektivitas masyarakat, memperkuat daya saing industri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara," tutup Anwar.<b> (imar)</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_1535_Stasiun-Perlanaan--Topang-Mobilitas-Warga-Simalungun-Bagian-Timur-dan-Mendorong-Roda-Ekonomi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/stasiun-perlanaan-topang-mobilitas-warga-simalungun-bagian-timur-dan-mendorong-roda-ekonomi/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KAI Divre I Sumut Siagakan Pos Kesehatan di Empat Stasiun Utama, Hadirkan Perjalanan Kereta Api yang Aman dan Nyaman</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KAI Divre I Sumut Siagakan Pos Kesehatan di Empat Stasiun Utama, Hadirkan Perjalanan Kereta Api yang Aman dan Nyaman]]></title>
            <description><![CDATA[KAI Divre I Sumut Siagakan Pos Kesehatan di Empat Stasiun Utama, Hadirkan Perjalanan Kereta Api yang Aman dan Nyaman]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PT-Kereta-Api-Indonesia/" target="_blank">PT Kereta Api Indonesia</a> (Persero) <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Divisi-Regional-I-Sumatera-Utara/" target="_blank">Divisi Regional I Sumatera Utara</a> menyiagakan empat Pos Kesehatan (Poskes) yang tersebar di stasiun-stasiun strategis guna memastikan keselamatan, kesehatan, serta kenyamanan seluruh penumpang selama perjalanan. Fasilitas Pos Kesehatan tersebut beroperasi di Stasiun Medan, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Kisaran, dan Stasiun Rantauprapat.</p><p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa keberadaan fasilitas Poskes ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan prima dan perlindungan kesehatan bagi para pengguna jasa moda transportasi kereta api.</p><p>"Dari total 1,39 juta penumpang kereta api di Sumatera Utara pada Semester I tahun 2026, tercatat hanya 29 pelanggan yang berkunjung ke Poskes stasiun untuk memeriksakan kesehatannya. Angka yang sangat minim ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api berada dalam kondisi sehat dan fit saat bepergian," ujar Anwar.</p><p>Anwar menjelaskan, dari 29 pelanggan yang melakukan pemeriksaan di Poskes stasiun, keluhan kesehatan yang dialami tergolong ringan, yaitu didominasi oleh dispepsia (gangguan pencernaan) dan gejala flu. Setiap Poskes di stasiun telah dilengkapi dengan tenaga medis profesional yang bersiaga 24 jam serta tersedia obat-obatan ringan.</p><p>"Apabila dalam pemeriksaan ditemukan pelanggan yang mengalami penurunan kondisi kesehatan secara drastis atau membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas medis akan langsung merujuk pelanggan tersebut ke rumah sakit terdekat yang telah bekerja sama dengan KAI," jelas Anwar.</p><p>Selain layanan umum, bagi ibu hamil yang akan naik kereta api dan tidak membawa surat keterangan dokter atau berada di luar usia kandungan normal yang direkomendasikan untuk naik kereta api, yakni 14 hingga 28 minggu, dapat langsung memanfaatkan Poskes di stasiun untuk menjalani pemeriksaan medis secara gratis tanpa dipungut biaya. <hr /></p><p>Fungsi Pos Kesehatan stasiun tidak hanya terbatas pada pelayanan penumpang semata, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga keandalan operasional perjalanan kereta api. Poskes difungsikan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin (fit to work) bagi para kru kereta api sebelum menjalankan tugas.</p><p>Di samping empat lokasi pos kesehatan di stasiun penumpang di atas, KAI Divre I Sumut juga menyiagakan pos pemeriksaan kesehatan di Stasiun Belawan khusus untuk pemeriksaan kesehatan petugas operasional. Terhitung sejak Januari hingga 29 Juli 2026, KAI Divre I Sumut telah melayani sebanyak 50.088 pemeriksaan kesehatan bagi para petugas kereta api.</p><p>"Kehadiran Pos Kesehatan di stasiun merupakan wujud kepedulian dan komitmen KAI dalam menghadirkan ekosistem perjalanan yang tidak hanya tepat waktu, tetapi juga aman, higienis, dan mengutamakan keselamatan pelanggan. KAI Divre I Sumatera Utara mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat bepergian, dan petugas medis kami siap melayani dengan sepenuh hati demi perjalanan kereta api yang menyenangkan," tutup Anwar.<b> (imar)</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_3102_KAI-Divre-I-Sumut-Siagakan-Pos-Kesehatan-di-Empat-Stasiun-Utama--Hadirkan-Perjalanan-Kereta-Api-yang-Aman-dan-Nyaman.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/kai-divre-i-sumut-siagakan-pos-kesehatan-di-empat-stasiun-utama-hadirkan-perjalanan-kereta-api-yang-aman-dan-nyaman/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MUI Sumut Gelar Silaturahmi Bersama Ormas Islam Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 17:55:41 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MUI Sumut Gelar Silaturahmi Bersama Ormas Islam Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[MUI SU Gelar Silaturahmi Bersama Ormas Islam Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Dalam rangka peringatan Milad ke-51 MUI, Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar Silaturahim Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Sumatera Utara yang dilaksanakan di Aula MUISU Jalan Majelis Ulama Nomor 1, Medan, Sabtu (1/08/2026).</p><p>Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak dalam kesempatan itu menegaskan eksistensi MUI sebagai tenda besar umat Islam memiliki dua peran strategis yang harus dijalankan secara seimbang, yakni sebagai mitra pemerintah dan sebagai pelayan umat.</p><p>&quot;Kita memiliki dua peran, yaitu membantu pemerintah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat serta umat. Kedua peran ini harus berjalan beriringan demi menghadirkan kemaslahatan bersama,&quot; ujarnya.</p><p>Menurut Maratua, sesungguhnya keberagaman organisasi Islam di Sumatera Utara merupakan potensi besar yang harus dikelola melalui semangat persatuan, saling menghormati, dan kolaborasi dalam berbagai bidang pengabdian kepada masyarakat.</p><p>Karena itu dia berharap kepada seluruh organisasi Islam dapat terus mengedepankan persatuan dan kebersamaan, baik dalam ucapan maupun tindakan, sehingga mampu menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan umat dan mendukung pembangunan daerah. <hr /></p><p>Melalui kegiatan ini, MUI Sumatera Utara mengajak seluruh organisasi Islam untuk terus mempererat silaturahim, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat. Semangat Milad ke-51 MUI diharapkan menjadi momentum memperkokoh persatuan dan mempertegas peran MUI sebagai Khadimul Ummah, Himayatul Ummah, dan Shadiiqul Hukumah dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan beradab.</p><p>Sementara Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, M.A.P., menegaskan bahwa persatuan dan penguatan silaturahmi antarorganisasi kemasyarakatan (ormas) Islam merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kebangkitan umat Islam di Indonesia.</p><p>Selain itu Prof Agussani menekankan pentingnya persatuan, Prof. Agussani juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi umat sebagai salah satu pilar kebangkitan Islam. Ia menilai bahwa masjid, pesantren, koperasi syariah, lembaga zakat, wakaf produktif, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu menjadi bagian dari ekosistem ekonomi Islam yang saling mendukung.</p><p>Pada kegiatan itu juga dilaksanakan orasi ilmiah disampaikan Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara sekaligus anggota DPD RI, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., S.H., M.S.P., M.H., C.I.R.B.C., C.W.C menyampaikan makalah ilmiah berjudul&quot;Merajut Ukhuwah, Merawat Peradaban: Urgensi Kolaborasi dan Sinergitas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Ormas-Islam/" target="_blank">Ormas Islam</a> terhadap Harakah Islam Masa Kini dan Masa Datang dalam Perspektif Al Jam&#039;iyatul Washliyah.</p><p>Orasi ilmiah selanjutnya   disampaikan Ketua Syarikat Islam Sumut yang juga Anggota DPRD SU Fraksi PAN, H Hendra Cipta yang menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen umat Islam di daerah ini dan masyarakat terhadap peran dan keberadaan MUI dalam mengemban amanah besar dalam membimbing umat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah.</p><p>Orasi juga disampaikan Wakil Rektor IV UIN SU, Prof Muzakir menyampaikan materi bertajuk&quot;Urgensi Kolaborasi dan Sinergitas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Ormas-Islam/" target="_blank">Ormas Islam</a> terhadap Harakah Islam Menurut Nahdlatul Ulama. <hr /></p><p>Setelah orasi serta diskusi ilmiah, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Koperasi Produsen Syariah Amanah Ulama (KPSAU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui sistem ekonomi berbasis syariah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. <b>(suhayri)</b><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_1186_MUI-Sumut-Gelar-Silaturahmi-Bersama-Ormas-Islam-Sumatera-Utara.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/mui-sumut-gelar-silaturahmi-bersama-ormas-islam-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Lingkungan 3 TSM III Medan Denai Gotong Royong Sambut HUT RI</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 12:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Lingkungan 3 TSM III Medan Denai Gotong Royong Sambut HUT RI]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com  Warga Lingkungan 3 Kelurahan Tegalsari Mandala (TSM) III Kecamatan Medan Denai menggelar gotong royong, Minggu (2/8).Gotong royong membersihkan parit di sekitar kawasan Jalan Rawa I sekaligus memasang umbul  umbul memeriahkan HUT ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Warga Lingkungan 3 Kelurahan Tegalsari Mandala (TSM) III Kecamatan Medan Denai menggelar gotong royong, Minggu (2/8).<br><br><a href="https://www.analisamedan.com/tag/Gotong-royong/" target="_blank">Gotong royong</a> membersihkan parit di sekitar kawasan Jalan Rawa I sekaligus memasang umbul - umbul memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.<br><br>"Semangat <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Gotong-royong/" target="_blank">Gotong royong</a> tetap kita budayakan dalam upayakan mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih, sejalan dengan program Lurah TSM III Ian Adian Tarigan S.Sos MIKom. Dan untuk pelaksanaan kali ini juga kita rangkai untuk menyambut HUT ke-81 RI," ujar Kepling III Ummylurita Panggabean di sela - sela kegiatan.<br><br>Kepling yang akrab dipanggil Rita mengaku bersyukur, respon warganya mengikuti <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Gotong-royong/" target="_blank">Gotong royong</a> cukup tinggi. Ini dibuktikan dari keikutsertaan dan partisipasi warga. Selain langsung terjun mengorek parit dan membersihkan lingkungan sekitar, juga berpartisipasi menyediakan minuman dan makanan ringan untuk peserta Gotroy.<br><br>"Terimakasih untuk semua warga terkhusus para orang tua di Lingkungan III seperti H Bustami, Bahar GL Pilly,  Syahrial, Mancun, Ali Jaman, dan penggerak generasi muda Ismadi dan Vina," ujar Rita.<br><br>"Kalau bisa bermohon kami mengharapkan Pemko Medan dapat merevitalasi keberadaan parit di Jalan Rawa I agar aliran airnya lebih lancar," ujar Rita seraya menyebutkan saluran parit di kawasan tersebut dibangun 2012.<br><br>H Bustami dan Bahar GL Pilly menambahkan, kebersihan di kawasan Jalan Rawa I sesungguhnya  cukup baik. Hanya saja mereka sering menerima kiriman sampah liar dari masyarakat luar. "Kita sering kesal, tiba - tiba sampah berserak di jalan yang diduga dibuang oleh masyarakat luar," ujar Bahar.<br><br>Selain itu tumpang tindihnya kabel juga merusak pemandangan di kawasan Jalan Rawa I. "Kalau kabel listrik dan telepon ya wajarlah,tapi ini banyak sekali kabel tumpang tindih," ujarnya.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_6433_Warga-Lingkungan-3-TSM-III-Medan-Denai-Gotong-Royong-Sambut-HUT-RI.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/warga-lingkungan-3-tsm-iii-medan-denai-gotong-royong-sambut-hut-ri/</link>
            <author><![CDATA[hadi]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>