<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        



        <title>Analisa Medan</title>
        
        <link>https://www.analisamedan.com/</link>
        <description>Analisa Medan - Berita terkini dari kota medan, sumatera utara dan sekitarnya, termasuk aceh.</description>
        <lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2026 10:51:58 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dosen Fakultas Vokasi USU Tingkatkan Kompetensi Siswa SMK Negeri 7 Medan Melalui Program Pengabdian Masyarakat</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 10:10:49 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dosen Fakultas Vokasi USU Tingkatkan Kompetensi Siswa SMK Negeri 7 Medan Melalui Program Pengabdian Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan pada 7 April 2026 di SMK N]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan pada 7 April 2026 di SMK Negeri 7 Medan, Jalan STM Medan. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi D-III Kesekretariatan USU dengan mengusung tiga tema utama yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.</p><p>Program pengabdian tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di era transformasi digital dan persaingan kerja yang semakin kompetitif. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pengembangan karakter profesional, etika kerja, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi perkantoran.</p><p><b>Penguatan Soft Skills dan Etika Profesi Sekretaris</b></p><p>Tema pertama bertajuk &quot;Penguatan Soft Skills dan Etika Profesi Sekretaris bagi Siswa SMK 7 Medan&quot; diketuai oleh Naomi Karina Hutagalung, S.IP., M.I.Pol, dengan anggota Dr. Fivi Rahmatus Sofiyah, S.E., M.Si dan Rahdini Rizki Saragih, S.E., M.Si.</p><p>Dalam sesi ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya soft skills sebagai modal utama memasuki dunia kerja. Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, kepemimpinan, serta kemampuan memecahkan masalah menjadi fokus utama pembahasan. Selain itu, siswa juga dibekali wawasan mengenai etika profesi sekretaris, termasuk integritas, disiplin, menjaga kerahasiaan informasi, dan profesionalisme dalam berinteraksi dengan berbagai pihak.</p><p>Menurut tim pengabdian, seorang sekretaris modern tidak hanya dituntut menguasai pekerjaan administrasi, tetapi juga harus memiliki karakter dan sikap profesional yang mampu mendukung produktivitas organisasi.</p><p><b>Pelatihan Sistem Kearsipan Elektronik</b></p><p>Tema kedua, &quot;Pelatihan Sistem Kearsipan Elektronik dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa SMK Program Keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) SMK Negeri 7 Medan&quot;, dipimpin oleh Rahdini Rizki Saragih, S.E., M.Si, dengan anggota Dr. Fivi Rahmatus Sofiyah, S.E., M.Si dan Naomi Karina Hutagalung, S.IP., M.I.Pol.</p><p>Melalui pelatihan ini, siswa diperkenalkan pada konsep dan praktik pengelolaan arsip berbasis digital yang kini menjadi kebutuhan utama di berbagai instansi dan perusahaan. Sistem kearsipan elektronik dinilai mampu meningkatkan efisiensi, keamanan, serta kemudahan akses terhadap dokumen.</p><p>Program ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin mengedepankan teknologi digital. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk memahami proses pengarsipan modern yang sesuai dengan standar perkantoran masa kini.</p><p><b>Pembekalan Kompetensi Sekretaris Profesional Menuju Dunia Kerja</b></p><p>Sementara itu, tema ketiga bertajuk &quot;Pembekalan Kompetensi Sekretaris Profesional Menuju Dunia Kerja pada SMK Negeri 7 Medan&quot; diketuai oleh Dr. Fivi Rahmatus Sofiyah, S.E., M.Si, dengan anggota Ami Dilham, S.E., M.Si dan Rahdini Rizki Saragih, S.E., M.Si.<br>Materi yang disampaikan berfokus pada kesiapan siswa menghadapi dunia kerja modern. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan saat ini, mulai dari keterampilan administrasi, penguasaan teknologi perkantoran, komunikasi bisnis, hingga pengembangan sikap profesional di lingkungan kerja.</p><p>Program ini diharapkan mampu membantu siswa memahami tuntutan industri sehingga mereka memiliki bekal yang lebih kuat untuk bersaing setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah kejuruan.</p><p><b>Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa untuk Pendidikan Vokasi yang Lebih Berkualitas</b></p><p>Keunikan kegiatan pengabdian ini terletak pada keterlibatan aktif mahasiswa Program Studi D-III Kesekretariatan USU. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mereka dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah.</p><p>Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan pihak sekolah mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan dunia pendidikan dan kebutuhan industri.</p><p>Melalui pelaksanaan ketiga program tersebut, Fakultas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Vokasi-USU/" target="_blank">Vokasi USU</a> berharap siswa <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SMK-Negeri-7-Medan/" target="_blank">SMK Negeri 7 Medan</a> dapat meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kesiapan mereka memasuki dunia kerja yang semakin dinamis dan berbasis teknologi. Pengabdian kepada masyarakat ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran pendidikan vokasi sebagai penghasil tenaga kerja terampil, adaptif, dan berdaya saing tinggi.<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_9294_Dosen-Fakultas-Vokasi-USU-Tingkatkan-Kompetensi-Siswa-SMK-Negeri-7-Medan-Melalui-Program-Pengabdian-Masyarakat.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/pendidikan/dosen-fakultas-vokasi-usu-tingkatkan-kompetensi-siswa-smk-negeri-7-medan-melalui-program-pengabdian-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[fahrin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menilik Peran Stasiun Dolok Merangir, Hub Logistik Unik dan Urat Nadi Mobilitas Simalungun Utara</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:29:05 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menilik Peran Stasiun Dolok Merangir, Hub Logistik Unik dan Urat Nadi Mobilitas Simalungun Utara]]></title>
            <description><![CDATA[Menilik Peran Stasiun Dolok Merangir, Hub Logistik Unik dan Urat Nadi Mobilitas Simalungun Utara]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Stasiun Dolok Merangir memperkokoh posisinya sebagai infrastruktur vital di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, baik sebagai penggerak mobilitas masyarakat maupun pos transit logistik strategis. Beroperasi sejak tahun 1916 oleh Deli Spoorweg Maatschappij (DSM), <a href="https://www.analisamedan.com/tag/stasiun/" target="_blank">stasiun</a> ini kini menjadi urat nadi perekonomian di wilayah Simalungun bagian utara.</p><p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat pertumbuhan volume penumpang yang signifikan. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Stasiun Dolok Merangir melayani 5.300 pelanggan, tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang melayani 4.405 pelanggan.</p><p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut dipicu oleh tingginya kebutuhan masyarakat akan moda transportasi yang aman, bebas macet, dan tepat waktu.</p><p>"Keberadaan Stasiun Dolok Merangir yang setiap harinya disinggahi dua perjalanan KA Siantar Ekspres, baik tujuan Siantar maupun ke Medan, sangat memudahkan masyarakat Simalungun bagian utara untuk melakukan mobilitas dan menuju ke beberapa daerah lain di Sumatera Utara," ujar Anwar.</p><p>Selain penumpang, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/stasiun/" target="_blank">stasiun</a> ini memiliki keunikan fungsi sebagai pos transit wajib bagi kereta api pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dari Stasiun Labuhan menuju Stasiun Siantar. Karena tantangan geografis berupa jalur menanjak dengan kemiringan hingga 20 permil, rangkaian gerbong tangki BBM wajib diurai demi keselamatan.</p><p>Anwar mencontohkan, jika lokomotif menarik 20 gerbong BBM dari Stasiun Labuhan, maka setibanya di Stasiun Dolok Merangir rangkaian tersebut harus dibagi menjadi tiga bagian. Lokomotif dibatasi membawa maksimal 7 gerbong dalam sekali jalan ke Stasiun Siantar, lalu bergerak mundur kembali ke Stasiun Dolok Merangir untuk melangsir sisa gerbong secara bertahap.</p><p>Melalui kombinasi peran sebagai pendorong aksesibilitas warga dan pengawal distribusi logistik energi, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus merawat serta meningkatkan fasilitas pelayanan di Stasiun Dolok Merangir.</p><p>"Stasiun Dolok Merangir adalah bukti nyata bagaimana nilai sejarah dan kebutuhan modern dapat berjalan beriringan. KAI memastikan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/stasiun/" target="_blank">stasiun</a> ini terus adaptif dan optimal dalam menggerakkan roda perekonomian serta menjamin keselamatan, baik bagi mobilitas masyarakat Simalungun maupun kelancaran distribusi logistik nasional di Sumatera Utara," tutup Anwar.<b> (imar)</b><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_1510_Menilik-Peran-Stasiun-Dolok-Merangir--Hub-Logistik-Unik-dan-Urat-Nadi-Mobilitas-Simalungun-Utara.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/menilik-peran-stasiun-dolok-merangir-hub-logistik-unik-dan-urat-nadi-mobilitas-simalungun-utara/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KA Putri Deli Angkut 541 Ribu Penumpang Hingga Mei 2026, Kuasai 47 Persen Pasar Kereta Api di Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:24:20 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KA Putri Deli Angkut 541 Ribu Penumpang Hingga Mei 2026, Kuasai 47 Persen Pasar Kereta Api di Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[KA Putri Deli Angkut 541 Ribu Penumpang Hingga Mei 2026, Kuasai 47 Persen Pasar Kereta Api di Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Efisiensi, ketepatan waktu, dan tarif yang ramah kantong terus menjadikan transportasi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> sebagai pilihan utama masyarakat Sumatera Utara. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat, Kereta Api (KA) Putri Deli mengalami pertumbuhan volume <a href="https://www.analisamedan.com/tag/penumpang/" target="_blank">penumpang</a> sepanjang lima bulan pertama tahun ini.</p><p>Selama periode Januari hingga Mei 2026, KA Putri Deli relasi Medan - Tanjungbalai (PP) tercatat telah melayani sebanyak 541.106 pelanggan. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 2 persen atau bertambah 12.801 pelanggan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu, yang melayani 528.305 pelanggan.</p><p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa KA Putri Deli saat ini memegang predikat sebagai layanan KA antarkota yang paling diburu oleh masyarakat.</p><p>"KA Putri Deli merupakan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> yang paling diminati oleh para pelanggan. Tingkat keterisian hariannya rata-rata mencapai 100 persen, baik saat hari kerja terlebih lagi pada saat akhir pekan maupun periode libur panjang," ujar Anwar.</p><p>Tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat terhadap KA Putri Deli terlihat dari kontribusinya yang luar biasa terhadap total volume <a href="https://www.analisamedan.com/tag/penumpang/" target="_blank">penumpang</a> di wilayah Sumatera Utara.</p><p>Dari keseluruhan pelanggan yang menggunakan moda transportasi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> di Divre I Sumut selama Januari - Mei 2026 yang mencapai 1.145.548 pelanggan, sebesar 47 persen di antaranya disumbang langsung oleh pengguna KA Putri Deli. Data ini menjadi bukti betapa vitalnya peran <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> ini dalam menghubungkan pusat ekonomi di Kota Medan menuju kawasan pesisir timur. <hr /></p><p>Faktor utama yang memicu tingginya animo masyarakat tidak lain adalah aspek keterjangkauan tarif. Berstatus sebagai Kereta Api Public Service Obligasi (PSO) yang disubsidi oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, tiket KA Putri Deli dibanderol dengan harga yang sangat ekonomis, yakni Rp27.000 untuk jarak terjauh.</p><p>"Dengan 3 kali jadwal keberangkatan dari Stasiun Medan dan 3 keberangkatan dari Stasiun Tanjungbalai setiap harinya, kami menghadirkan banyak pilihan waktu perjalanan yang fleksibel bagi pelanggan. Di samping itu, rute perjalanan ini sangat strategis karena membelah sekaligus menghubungkan berbagai kota dan kabupaten di sepanjang pesisir timur Sumatera Utara," tambah Anwar.</p><p>Mengingat okupansi yang selalu menyentuh angka 100 persen, KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka secara matang. Tiket KA Putri Deli dapat dipesan sejak H-45 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, serta berbagai kanal penjualan mitra resmi KAI lainnya.</p><p>"Kehadiran KA Putri Deli tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi yang mengantarkan mobilitas para pelanggan antarwilayah di Sumatera Utara. Lebih dari itu, operasional kereta ini secara nyata menggerakkan roda ekonomi warga lokal melalui terciptanya kebutuhan angkutan lanjutan, hidupnya pelaku UMKM, hingga warung-warung di sekitar stasiun, sehingga mampu menghadirkan nilai tambah ekonomi yang inklusif bagi setiap daerah yang disinggahinya," pungkas Anwar.<b> (imar)</b></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_9021_KA-Putri-Deli-Angkut-541-Ribu-Penumpang-Hingga-Mei-2026--Kuasai-47-Persen-Pasar-Kereta-Api-di-Sumatera-Utara.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/ka-putri-deli-angkut-541-ribu-penumpang-hingga-mei-2026-kuasai-47-persen-pasar-kereta-api-di-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fraksi Golkar Pertanyakan Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kota Medan 2025</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:18:54 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fraksi Golkar Pertanyakan Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kota Medan 2025]]></title>
            <description><![CDATA[Fraksi Golkar Pertanyakan Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kota Medan 2025]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan mempertanyakan belum tercapainya target pendapatan dan belanja daerah dalam APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025.</p><p> Sorotan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan yang membahas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD 2025, Senin (15/6/2026).</p><p>Pandangan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Golkar/" target="_blank">Fraksi Golkar</a> disampaikan oleh Reza Fahlevi Lubis. Dalam kesempatan itu, Golkar mengapresiasi Pemerintah Kota Medan yang telah menyampaikan nota penjelasan terhadap Ranperda LPj APBD 2025.</p><p>Berdasarkan penjelasan kepala daerah pada rapat sebelumnya, realisasi pendapatan daerah Kota Medan tahun 2025 mencapai Rp6,3 triliun atau 90,79 persen dari target yang ditetapkan.</p><p>Atas capaian tersebut, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Golkar/" target="_blank">Fraksi Golkar</a> meminta penjelasan mengenai faktor-faktor yang menyebabkan pendapatan daerah belum mencapai target.</p><p>"Kami meminta penjelasan apa saja faktor yang menyebabkan pendapatan daerah Kota Medan belum dapat mencapai target 100 persen sebagaimana yang telah ditetapkan," kata Reza.</p><p>Selain itu, Golkar juga menyoroti realisasi belanja daerah yang tercatat sebesar Rp5,8 triliun atau 82,56 persen dari target anggaran tahun 2025.</p><p>Menurut Reza, rendahnya serapan belanja perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.</p><p>"Kami juga meminta tanggapan mengapa realisasi belanja daerah hanya mencapai 82,56 persen dari target yang telah ditetapkan dan apa saja kendala yang menyebabkan tidak optimalnya penyerapan anggaran tersebut," ujarnya.</p><p>Golkar menilai evaluasi terhadap pendapatan dan belanja daerah penting dilakukan untuk memperkuat efektivitas pengelolaan APBD pada tahun-tahun berikutnya.</p><p>Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen dan dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap serta anggota DPRD Kota Medan.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_5238_Fraksi-Golkar-Pertanyakan-Realisasi-Pendapatan-dan-Belanja-APBD-Kota-Medan-2025.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/politik/fraksi-golkar-pertanyakan-realisasi-pendapatan-dan-belanja-apbd-kota-medan-2025/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fraksi PSI DPRD Medan Minta Pemko Hitung Beban APBD dari Operasional BRT Mebidang</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:15:28 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fraksi PSI DPRD Medan Minta Pemko Hitung Beban APBD dari Operasional BRT Mebidang]]></title>
            <description><![CDATA[Fraksi PSI DPRD Medan Minta Pemko Hitung Beban APBD dari Operasional BRT Mebidang]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota Medan menghitung secara cermat dampak operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang terhadap APBD.</p><p>Proyek strategis nasional senilai Rp1,9 triliun itu dinilai berpotensi menimbulkan beban keuangan daerah yang besar jika tidak disertai skema pembiayaan yang jelas.</p><p>Permintaan tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PSI, Renvil Pandapotan Napitupulu, saat menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda Kota Medan tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (15/6/2026).</p><p>Menurut Renvil, DPRD tidak dilibatkan secara optimal dalam proses perencanaan maupun penganggaran proyek BRT Mebidang yang direncanakan mengoperasikan sekitar 280 bus listrik di kawasan Medan, Binjai, dan Deliserdang.</p><p>"Kami meminta <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> menghitung secara cermat dampak operasional BRT terhadap <a href="https://www.analisamedan.com/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Kota Medan. Jangan sampai proyek strategis ini justru menjadi beban keuangan daerah yang semakin besar di kemudian hari," katanya.</p><p>PSI memperkirakan kebutuhan biaya operasional BRT akan meningkat signifikan seiring bertambahnya jumlah armada. Karena itu, fraksi tersebut meminta pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut menanggung beban operasional agar tidak seluruhnya dibebankan kepada <a href="https://www.analisamedan.com/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Kota Medan.</p><p>Selain menyoroti proyek BRT, PSI juga mencermati kinerja pendapatan daerah pada tahun anggaran 2025. Dari target pendapatan sebesar Rp6,9 triliun, realisasi yang berhasil dicapai hingga akhir tahun tercatat Rp6,3 triliun atau sekitar 90,8 persen.</p><p>Partai berlambang mawar itu menilai capaian tersebut menunjukkan masih adanya ruang untuk meningkatkan penerimaan daerah, terutama dari sektor pajak. Untuk itu, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> didorong memanfaatkan sistem digital, integrasi data antarinstansi, pemantauan transaksi usaha secara real time, serta analisis data untuk mengoptimalkan potensi pajak daerah.</p><p>Di sektor retribusi, PSI menyoroti adanya penurunan penerimaan sebesar Rp32,8 miliar. Sementara itu, realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan hanya mencapai Rp16,8 miliar atau 85,5 persen dari target Rp19,7 miliar.</p><p>Sebaliknya, fraksi tersebut mengapresiasi capaian penerimaan dari pos lain-lain PAD yang sah yang terealisasi sebesar Rp186 miliar atau 105,5 persen dari target Rp177 miliar. Angka tersebut juga meningkat dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp129,5 miliar.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_1491_Fraksi-PSI-DPRD-Medan-Minta-Pemko-Hitung-Beban-APBD-dari-Operasional-BRT-Mebidang.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/politik/fraksi-psi-dprd-medan-minta-pemko-hitung-beban-apbd-dari-operasional-brt-mebidang/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">NasDem Dorong Pemkot Medan Optimalkan PAD dan Tutup Kebocoran Anggaran</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:09:55 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[NasDem Dorong Pemkot Medan Optimalkan PAD dan Tutup Kebocoran Anggaran]]></title>
            <description><![CDATA[NasDem Dorong Pemkot Medan Optimalkan PAD dan Tutup Kebocoran Anggaran]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Fraksi Partai <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NasDem/" target="_blank">NasDem</a> DPRD Kota Medan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah serta meningkatkan efisiensi pengelolaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/anggaran/" target="_blank">anggaran</a> guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.</p><p>Pandangan tersebut disampaikan juru bicara Fraksi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NasDem/" target="_blank">NasDem</a> Dr. Faisal Arbi,dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan tentang pemandangan umum fraksi-fraksi atas penjelasan kepala daerah terhadap Ranperda Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (15/6/2026).</p><p>Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen dan dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap serta unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan.</p><p>Menurut Fraksi NasDem, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan yang telah dijalankan selama tahun <a href="https://www.analisamedan.com/tag/anggaran/" target="_blank">anggaran</a> 2025.</p><p>Fraksi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NasDem/" target="_blank">NasDem</a> menilai pembangunan Kota Medan harus terus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan program prioritas yang berkelanjutan, terutama pada sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.</p><p>"Prioritas pembangunan kota yang ditetapkan diharapkan mampu secara bertahap dan berkesinambungan mengatasi persoalan dasar pembangunan, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan," kata Faisal Arbi saat membacakan pandangan fraksi.</p><p>Selain itu, Fraksi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NasDem/" target="_blank">NasDem</a> berharap setelah Ranperda tersebut disahkan, Pemkot Medan dapat lebih maksimal menggali sumber-sumber pendapatan daerah, baik yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, maupun sumber pendapatan sah lainnya.</p><p>Fraksi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NasDem/" target="_blank">NasDem</a> juga menilai kebutuhan pembiayaan pembangunan Kota Medan akan terus meningkat seiring jumlah penduduk yang telah melampaui dua juta jiwa. Karena itu, peningkatan pendapatan daerah harus dibarengi dengan upaya efisiensi belanja dan pengawasan penggunaan anggaran.</p><p>Menutup pandangannya, Fraksi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NasDem/" target="_blank">NasDem</a> menyatakan dukungan terhadap upaya pembangunan Kota Medan yang lebih maju dan berharap pengelolaan keuangan daerah dapat semakin efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_7829_NasDem-Dorong-Pemkot-Medan-Optimalkan-PAD-dan-Tutup-Kebocoran-Anggaran.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/politik/nasdem-dorong-pemkot-medan-optimalkan-pad-dan-tutup-kebocoran-anggaran/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fraksi Demokrat DPRD Medan Soroti Rendahnya Serapan Anggaran</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:02:33 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fraksi Demokrat DPRD Medan Soroti Rendahnya Serapan Anggaran]]></title>
            <description><![CDATA[Fraksi Demokrat DPRD Medan Soroti Rendahnya Serapan Anggaran ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan menyoroti sejumlah catatan dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2025. Dalam pandangan umum terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> mengapresiasi sejumlah capaian Pemko Medan, namun meminta penjelasan terkait masih adanya program y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> realisasinya rendah bahkan tidak terealisasi.</p><p>Pandangan umum <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (15/6/2026), y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> dibacakan oleh Anggota <a href="https://www.analisamedan.com/tag/DPRD-Medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> dari Fraksi Demokrat, Dr. H. Muslim, M.S.P.</p><p><a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Medan, khususnya terkait penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Selain itu, fraksi juga mengapresiasi pelayanan administrasi kependudukan seperti pengurusan e-KTP y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> sudah dapat dilakukan di masing-masing kecamatan.</p><p>Namun, setelah mencermati laporan keuangan dan pelaksanaan APBD 2025, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> meminta Pemko Medan memberikan penjelasan terkait sejumlah program y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> belum berjalan maksimal.</p><p>Dari sisi pendapatan, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> mencatat realisasi pendapatan Pemko Medan tahun 2025 mencapai Rp6,324 triliun lebih atau sekitar 90,80 persen dari target Rp6,965 triliun lebih. Kenaikan pendapatan tersebut dipengaruhi oleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan pendapatan lainnya y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> sah.</p><p>Meski demikian, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> mempertanyakan kontribusi sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan daerah, seperti PUD Rumah Potong Hewan, PUD Pembangunan Kota Medan, dan PUD Pasar Kota Medan.</p><p>Pada sektor belanja, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> menyoroti realisasi belanja Pemko Medan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp5,837 triliun lebih atau mengalami penurunan sekitar 6,73 persen dibanding tahun sebelumnya. Fraksi menilai masih terdapat sejumlah perangkat daerah y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> belum mampu merealisasikan program secara maksimal sehingga berdampak pada munculnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sekitar Rp592 miliar lebih. </p><p>Salah satu sorotan diberikan terhadap sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pelayanan masyarakat. <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> menyebut masih ada beberapa kegiatan dengan serapan rendah bahkan nol persen, sehingga meminta penjelasan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. </p><p>Di bid<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> kesehatan misalnya, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> menyoroti sejumlah program pelayanan kesehatan y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> disebut tidak terealisasi, seperti pelayanan kesehatan bagi or<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> dengan gangguan jiwa berat, pelayanan terhadap or<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> terduga tuberkulosis, pelayanan bagi masyarakat berisiko HIV, hingga beberapa kegiatan surveilans kesehatan dan layanan imunisasi. </p><p>Sementara disektor infrastruktur, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> mempertanyakan rendahnya realisasi sejumlah program Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, termasuk pengelolaan sumber daya air dan pengembangan sistem drainase.</p><p>Selain itu, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Demokrat/" target="_blank">Fraksi Demokrat</a> juga meminta perhatian Pemko Medan terhadap pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Medan. Mereka meminta pemerintah melakukan penanaman kembali pohon setelah adanya pengorbanan sekitar 2.886 pohon y<a href="https://www.analisamedan.com/tag/ang/" target="_blank">ang</a> disebut telah berusia puluhan tahun akibat proyek tersebut. <br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_5341_Fraksi-Demokrat-DPRD-Medan-Soroti-Rendahnya-Serapan-Anggaran.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/politik/fraksi-demokrat-dprd-medan-soroti-rendahnya-serapan-anggaran/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PAN - Perindo DPRD Medan Soroti Kemandirian Fiskal dan Serapan Anggaran dalam LPj APBD 2025</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 06:46:15 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PAN - Perindo DPRD Medan Soroti Kemandirian Fiskal dan Serapan Anggaran dalam LPj APBD 2025]]></title>
            <description><![CDATA[PAN  Perindo Soroti Kemandirian Fiskal dan Serapan Anggaran dalam LPj APBD 2025]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Fraksi PAN-<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Perindo/" target="_blank">Perindo</a> DPRD Kota Medan menyoroti tingkat kemandirian fiskal daerah yang dinilai masih rendah dalam pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.</p><p>Pandangan tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PAN-Perindo, H.T. Bahrumsyah, dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (15/6/2026).</p><p>Dalam rapat itu, Bahrumsyah mengungkapkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan tahun 2025 mencapai Rp3,09 triliun atau sekitar 80 persen dari target Rp3,7 triliun. Sementara total pendapatan daerah tercatat sebesar Rp6,3 triliun.</p><p>Menurutnya, kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah yang berada di kisaran 48,4 persen menunjukkan Kota Medan masih perlu meningkatkan kemampuan membiayai pembangunan dari sumber pendapatan sendiri.</p><p>&quot;Dengan kontribusi PAD yang baru mencapai sekitar 48,4 persen terhadap total pendapatan daerah, tingkat kemandirian fiskal Kota Medan masih perlu ditingkatkan. Potensi pendapatan yang ada harus dioptimalkan agar ketergantungan terhadap dana transfer dapat berkurang,&quot; kata Bahrumsyah.</p><p>Fraksi PAN-<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Perindo/" target="_blank">Perindo</a> juga menyoroti realisasi pajak daerah sebesar Rp2,7 triliun atau 82,26 persen dari target Rp3,3 triliun. Fraksi menilai penguatan sistem pengawasan dan digitalisasi pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penerimaan.</p><p>Selain pajak daerah, fraksi tersebut mencatat realisasi retribusi persampahan sebesar Rp29,3 miliar atau 83,66 persen dari target, serta retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum sebesar Rp22 miliar atau 88 persen dari target Rp25 miliar.</p><p>&quot;Retribusi persampahan dan parkir masih memiliki ruang untuk ditingkatkan melalui pembaruan basis data, penguatan pengawasan lapangan, dan penerapan sistem pembayaran non-tunai,&quot; ujarnya.</p><p>Di sektor pengelolaan aset, Fraksi PAN-<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Perindo/" target="_blank">Perindo</a> menilai pendapatan dari pemanfaatan aset daerah yang mencapai sekitar Rp18 miliar belum sebanding dengan nilai aset tetap Pemerintah Kota Medan yang tercatat sekitar Rp35 triliun per Desember 2025.</p><p>Fraksi gabungan ini juga menyoroti kontribusi badan usaha milik daerah (BUMD) terhadap PAD yang dinilai belum optimal. Menurut Bahrumsyah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan masih didominasi oleh dividen Bank Sumut.</p><p>Pada sisi belanja, Fraksi PAN-<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Perindo/" target="_blank">Perindo</a> mencatat realisasi belanja daerah tahun 2025 sebesar Rp5,8 triliun atau sekitar 82 persen dari total anggaran Rp7,07 triliun. Tingkat serapan tersebut dinilai perlu menjadi perhatian karena berkaitan dengan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.</p><p>Fraksi ini turut meminta penjelasan terkait alokasi belanja pegawai sebesar Rp2,3 triliun serta rendahnya realisasi anggaran pengadaan tanah untuk kepentingan umum, termasuk ruang terbuka hijau (RTH). Selain itu, PAN-<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Perindo/" target="_blank">Perindo</a> mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar Rp592 miliar.</p><p>&quot;Besarnya SILPA menunjukkan masih terdapat program dan anggaran yang belum terlaksana secara optimal. Ke depan, perencanaan dan pelaksanaan anggaran perlu ditingkatkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara maksimal,&quot; kata Bahrumsyah.</p><p>Menanggapi berbagai catatan fraksi tersebut, Pemerintah Kota Medan belum menyampaikan jawaban dalam rapat paripurna tersebut. Sesuai mekanisme pembahasan Ranperda <a href="https://www.analisamedan.com/tag/LPj-APBD/" target="_blank">LPj APBD</a> 2025, pemerintah daerah dijadwalkan memberikan tanggapan resmi pada agenda paripurna berikutnya sebelum pembahasan dilanjutkan hingga tahap pengambilan keputusan.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_258_PAN---Perindo-DPRD-Medan-Soroti-Kemandirian-Fiskal-dan-Serapan-Anggaran-dalam-LPj-APBD-2025.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/politik/pan-perindo-dprd-medan-soroti-kemandirian-fiskal-dan-serapan-anggaran-dalam-lpj-apbd-2025/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Tutup Akses ke TPA Sidimpuan. Ini Alasan Kenapa belum di Pindahkan ke TPA Batang Bahal</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 20:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Tutup Akses ke TPA Sidimpuan. Ini Alasan Kenapa belum di Pindahkan ke TPA Batang Bahal]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Masyarakat dari sejumlah desa menggelar aksi spontanitas di Simpang Batu Bola, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Selasa (16/6/2026).Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap belum tuntasnya persoalan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Masyarakat dari sejumlah desa menggelar aksi spontanitas di Simpang Batu Bola, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Selasa (16/6/2026).<br><br>Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap belum tuntasnya persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Bola dan kerusakan jaringan irigasi yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.<br><br>Kekecewaan warga ini wajar saja, sebab Aliran Irigasi yang mengaliri 7 Desa ini persis berada di lereng tumpukan sampah TPA Batu Bola dan tahun lalu irigasi ditutup longsor dari TPA.<br><br>Protes warga dilakukan dengan menutupan akses jalan menuju TPA Batu Bola menggunakan ban bekas dan pelepah kelapa. Akibatnya, sejumlah truk pengangkut sampah tidak dapat memasuki area TPA.<br><br><b>Berikut Alasan Kenapa TPA Belum DIpindahkan Ke Lahan Pemko</b><br><br>Untuk diketahui, Lahan TPA Batu Bola adalah lahan pribadi bukan milik Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang hingga saaat ini statusnya masih bersifat sewa. Sesuai data RUP/LPSE Padangsidimpuan tercantum anggaran sebesar Rp.240 Juta/tahun pada tahun 2025.<br><br>Sedangkan Lahan untuk Tempat Penampungan Akhir (TPA) TPA milik pemerintah di Desa Batang Bahal, Kec. Padangsidimpuan Tenggara seluas 6,5 hektare lahan untuk Tempat Penampungan Akhir (TPA) yang dibeli pada tahun 2021 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp.870.103.350,-. Dizaman Walikota lama.<br><br>Sedangkan alasan pembelian lahan itu dilakukan karena daya tampung sampah TPA Batu Bola di Desa Simatohir sudah tidak layak lagi dari segi ukuran serta lokasi tersebut dekat dengan pemukiman warga.<br><br>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ir Armin Siregar saat dikonfirmasi alasan belum difungsikannya TPA Batang Bahal dikarena dalam tahap persiapan.<br><br>"TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Dimana TPST adalah fasilitas tempat sampah dikumpulkan, dipilah, dan diolah kembali agar bernilai guna sebelum dibuang ke TPA. Jadi infrastruktur itu masih tetap dalam pematangan pembangunan" Kata Kadis Lingkungan Hidup.<br><br>Dikarenakan belum rampungnya infrastruktur seperti pemilhan sampah maka belum bisa dioperasikan.<br><br>"Itu sudah datang survei Kementerian Lingkungan Hidup. Dan belum bisa dibuang di Batang Bahal. Sebab akan menimbulkan permasalahan sampah yang baru" katanya.<br><br>Sedangkan solusi  sementara terkait TPA Batu Bola, sebelum difungsikannya TPST Batang Bahal yakni Pemerintah Daerah melalaui Dinas Lingkungan Hidup akan mengupayakan pembangunan konstruksi penahan longsor.<br><br>"Kita buat desain kontruksi bangunan pencegahan dan penahan longsor" Tegasnya.<br><br><br><b>Berita Sebelumnya<br><br>Warga 7 Desa Terdampak TPA Batu Bola Gelar Aksi, Tuntut Kepastian Perbaikan Irigasi dan Penanganan Sampah<br></b><br>Masyarakat dari tujuh desa terdampak menggelar aksi spontanitas di Simpang Batu Bola, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Selasa (16/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap belum tuntasnya persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Bola dan kerusakan jaringan irigasi yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.<br><br>Sejak pukul 08.00 WIB, massa aksi mulai berkumpul dan melakukan penutupan akses jalan menuju TPA Batu Bola menggunakan ban bekas dan pelepah kelapa. Akibatnya, sejumlah truk pengangkut sampah tidak dapat memasuki area TPA.<br><br>Koordinator aksi, Fikri Haikal Harahap, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas ketidakhadiran sejumlah pejabat pada aksi sebelumnya, termasuk Wali Kota Padangsidimpuan, Wakil Wali Kota, serta pihak Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Utara.<br><br>Menurutnya, masyarakat telah merasakan dampak berbagai persoalan pembangunan dan infrastruktur yang belum terselesaikan selama hampir empat tahun terakhir.<br><br>"Kami berharap pemerintah hadir secara langsung untuk memberikan penjelasan, solusi, dan kepastian terkait berbagai permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat," ujar Fikri di hadapan peserta aksi.<br><br>Aksi tersebut turut dihadiri Asisten II Pemerintah Kota Padangsidimpuan Rahuddin Harahap, Kadis PU Kota Padangsidimpuan Amri, Kapolsek Batunadua AKP Sulaiman Rangkuti, Camat Batunadua Muhammad Fadlan Batubara, serta sejumlah pejabat dan personel pengamanan lainnya.<br><br>Dalam audiensi dengan masyarakat, Asisten II Pemerintah Kota Padangsidimpuan Rahuddin Harahap menjelaskan bahwa pemerintah telah dua kali melakukan upaya penanganan terhadap TPA Batu Bola. Namun, hasil yang diperoleh belum maksimal karena keterbatasan anggaran yang tersedia saat itu.<br><br>Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padangsidimpuan memahami berbagai dampak yang dirasakan masyarakat akibat keberadaan TPA Batu Bola.<br><br>Menurut Rahuddin, pada Tahun Anggaran 2026 telah dialokasikan anggaran untuk pembangunan dan penanganan TPA Batu Bola. Namun saat ini proses pelaksanaannya masih berada pada tahap tender sehingga belum dapat dipastikan waktu dimulainya pekerjaan.<br><br>Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Padangsidimpuan berjanji akan menggelar audiensi lanjutan setelah Wali Kota kembali dari luar daerah guna membahas langkah-langkah penanganan TPA Batu Bola dan persoalan irigasi yang menjadi keluhan masyarakat.<br><br>Meski demikian, hingga kegiatan berakhir, masyarakat masih melakukan penutupan akses jalan menuju TPA Batu Bola sebagai bentuk tekanan agar tuntutan mereka segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.<br><br>Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan TPA Batu Bola serta mempercepat perbaikan jaringan irigasi yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.<br><br><br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_8339_Warga-Tutup-Akses-ke-TPA-Sidimpuan--Ini-Alasan-Kenapa-belum-di-Pindahkan-ke-TPA-Batang-Bahal.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/nasional/warga-tutup-akses-ke-tpa-sidimpuan-ini-alasan-kenapa-belum-di-pindahkan-ke-tpa-batang-bahal/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Terduga Bandar Narkoba, Ribuan Ekstasi dan Vape Narkotika Disita</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 19:08:50 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Terduga Bandar Narkoba, Ribuan Ekstasi dan Vape Narkotika Disita]]></title>
            <description><![CDATA[Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Terduga Bandar Narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika dengan menangkap seorang pria berinisial DH (48) di kawasan Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, pada akhir Mei 2026.</p><p>Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 10.447 butir pil ekstasi, 828 unit vape yang diduga mengandung narkotika, serta uang tunai sebesar Rp246 juta yang diduga berasal dari hasil transaksi narkoba.</p><p>Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan tersangka merupakan residivis kasus narkoba yang telah beberapa kali menjalani hukuman penjara. Dalam menjalankan aktivitasnya, tersangka disebut kerap berpindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari pantauan aparat penegak hukum.</p><p>"Dalam satu bulan saja, pelaku empat kali berpindah tempat tinggal. Yang bersangkutan selalu mengontrak rumah di kawasan pemukiman padat penduduk," ujar Rafli kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).</p><p>Menurut Rafli, saat dilakukan penangkapan, tersangka berupaya bersembunyi di balik sebuah mobil yang terparkir di dalam rumah.</p><p>Tersangka juga sempat tidak kooperatif terkait lokasi penyimpanan barang bukti. Namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan narkotika yang disimpan di dalam kardus dan koper di salah satu ruangan rumah tersebut.</p><p>Polisi menduga barang haram tersebut berasal dari jaringan peredaran narkotika internasional. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.</p><p>"Narkotika tersebut diduga dipasok dari Malaysia dan kami masih melakukan pengejaran terhadap jaringan lainnya. Kami tidak akan berhenti pada pelaku yang telah ditangkap karena diduga kuat yang bersangkutan berperan sebagai bandar," kata Rafli.</p><p>Selain barang bukti narkotika dan uang tunai, petugas turut menyita tiga unit mobil mewah serta beberapa sepeda motor yang diduga diperoleh dari hasil tindak pidana narkotika.</p><p>Polrestabes Medan juga tengah mendalami kemungkinan penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap tersangka. Penyidik akan melakukan penelusuran aset guna mengungkap dugaan aliran dana hasil kejahatan narkotika.</p><p>"Kami tidak hanya fokus pada pengungkapan tindak pidana narkotika, tetapi juga menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan. Upaya tracing asset akan terus dilakukan sebagai bagian dari pemberantasan jaringan narkoba," tegas Rafli.</p><p>Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.<br><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_7014_Satresnarkoba-Polrestabes-Medan-Tangkap-Terduga-Bandar-Narkoba--Ribuan-Ekstasi-dan-Vape-Narkotika-Disita.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/satresnarkoba-polrestabes-medan-tangkap-terduga-bandar-narkoba-ribuan-ekstasi-dan-vape-narkotika-disita/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sambut Jamaah Haji, Wako Harry Pahlevi: Selamat Datang, Selamat Berkumpul Bersama Keluarga</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 00:03:46 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sambut Jamaah Haji, Wako Harry Pahlevi: Selamat Datang, Selamat Berkumpul Bersama Keluarga]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com H. Harry Pahlevi Harahap menyambut kepulangan 351 jemaah haji Tahun 2026 Kloter 12 setelah selesai melaksanakan rukun Islam kelima di Pendopo Kantor Walikota Padangsidimpuan dengan suka cita, Senin (15/06/2026) Pukul 22.45 WIB.Dalam]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -H. Harry Pahlevi Harahap menyambut kepulangan 351 jemaah haji Tahun 2026 Kloter 12 setelah selesai melaksanakan rukun Islam kelima di Pendopo Kantor Walikota Padangsidimpuan dengan suka cita, Senin (15/06/2026) Pukul 22.45 WIB.<br><br>Dalam sambutannya, Wakil Walikota dan masyarakat Padangsidimpuan menyampaikan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.<br><br>"Selamat datang dan pulang kembali ke kampung halaman. Keluarga dirumah sudah sangat rindu ingin bertemu. Kami doakan seluruh jemaah haji menjadi haji yang mabrur yang berdampak pada Kota Padangsidimpuan" katanya.<br><br>Tak lupa juga Wakil Walikota mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 termasuk petugas haji.<br><br>"Pada keluarga dan petugas  saya ucapkan terima kasih telah bekerja dengan baik memberikan pelayanan yang terbaik untuk jemaah haji dari keberangkatan hingga kepulangan. Mudah-mudahan ini ladang amal bagi kita semua," katanya. <br><br>Wakil Walikota berharap seluruh amal ibadah para jemaah diterima Allah SWT serta memperoleh predikat haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh. <br>Berdasarkan data, sebanyak 2 jemaah asal Padangsidimpuan Utara tergabung dalam kloter 11, terdiri dari 1 laki-laki dan 1 perempuan, yang dijadwalkan berangkat pada 2 Mei 2026.<br><br>Selanjutnya, kloter 12 menjadi rombongan terbesar dengan total 343 jemaah, terdiri dari 147 laki-laki dan 196 perempuan. Kloter ini dijadwalkan berangkat pada 3 Mei 2026.<br><br>Sementara itu, 2 jemaah lainnya dari Padangsidimpuan Tenggara masuk dalam kloter 17, masing-masing 1 laki-laki dan 1 perempuan, yang akan diberangkatkan pada 9 Mei 2026.<br><br>Dari sisi usia, jemaah tertua tercatat berusia 83 tahun atas nama Aisyah Nasution, berasal dari Padangsidimpuan Utara. Sedangkan jemaah termuda adalah Dairyl April Levi Zaki, berusia 18 tahun, juga berasal dari Padangsidimpuan Utara.<br><br>Adapun rincian jumlah calon jemaah haji berdasarkan Kecamatan di Kota Padangsidimpuan yakni Kecamatan Padangsidimpuan Utara sebanyak 165 orang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan 89 orang, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua 32 orang.<br><br>Untuk Kecamatan, Padangsidimpuan Tenggara 36 orang, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru 21 orang dan Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu sebanyak 4 orang.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_6787_Sambut-Jamaah-Haji--Wako-Harry-Pahlevi--Selamat-Datang--Selamat-Berkumpul-Bersama-Keluarga.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/sambut-jamaah-haji-wako-harry-pahlevi-selamat-datang-selamat-berkumpul-bersama-keluarga/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sepak Terjang Borkat S.Sos Menjadi Ketua Partai. Dari Hanya 2 Kursi Hingga Merebut Pimpinan DPRD 2 Periode Kini Naik Jadi Wakil Ketua DPW PAN</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 21:12:47 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sepak Terjang Borkat S.Sos Menjadi Ketua Partai. Dari Hanya 2 Kursi Hingga Merebut Pimpinan DPRD 2 Periode Kini Naik Jadi Wakil Ketua DPW PAN]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Nama politikus H. Borkat S.Sos MM dikenal sebagai ketua partai yang visioner, strategis, dan efektif dalam meramu kebijakan, yang berujung pada meningkatnya perolehan kursi DPRD. Terbukti dari 2 Kursi DPRD menjadi 5 kursi dan meraih]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Nama politikus H. Borkat S.Sos MM dikenal sebagai ketua partai yang visioner, strategis, dan efektif dalam meramu kebijakan, yang berujung pada meningkatnya perolehan kursi DPRD. Terbukti dari 2 Kursi DPRD menjadi 5 kursi dan meraih Pimpinan DPRD Tapanuli Selatan 2 Periode, Senin (15/06/2026).<br><br>Seperti diketahui, pada awalnya PAN di DPRD Tapsel meraih 2 kursi. Kemudian saat ketua DPD diamanahkan kepada Borkat pada 2014 naik menjadi 3 kursi. Selanjutnya pada 2019 meningkat menjadi 5 kursi dan meraih kursi pimpinan dewan.<br><br>Dan pada Pemilu 2024 Kepemimpinannya kembali meraih dan mampu mempertahankan 5 Kursi di DPRD Taspel.<br><br><b>Karir Politik</b><br><br>Borkat S.Sos, kelahiran 4 Oktober 1970. Menyelesaikan S1 di UMTS pada 1995 ini sudah aktif di awal berdirinya PAN pada 1998 dan termasuk sebagai inisiator dan deklarator berdirinya PAN di Tapanuli Selatan. <br><br>Periode pertama 1999-2000 duduk sebagai Wakil Sekretaris DPD PAN Tapsel. Periode 2000-2005 sebagai Ketua Bidang Pemilu DPD PAN Tapsel. Periode 2005-2010 sebagai Sekretaris DPD PAN Tapsel.<br><br>Sepanjang karirnya di dunia politik, Suami Hj Marito Yani Batubara ini tercatat menjabat 5 periode menjadi wakil rakyat (legislartor) yakni:<br><br>Anggota DPRD Tapsel periode 2002-2004, <br>Ketua Fraksi DPRD Tapsel pada Periode 2004-2009<br>Ketua Fraksi DPRD Tapsel periode 2009-2014<br>Wakil Ketua DPRD Tapsel periode 2019-2024<br>Wakil Ketua DPRD Tapsel periode 2024-2029<br><br><b>Pendidikan</b> <br><br>Mengecap pendidikan tingkat menengah di SMA Negeri 4 Padangsidimpuan pada tahun 1983 dan lulus pada tahun 1986<br><br>Selanjutnya melanjutkan ke jenjang perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) pada tahun 1989 dan lulus pada Fakultas Sosial Politik (Sospol) S1 Tahun 1995.<br><br>Serta melanjutkan ke Program S2 Ilmu Pemerintahan Fisip UISU Prodi Manajemen, Konsentrasi Manajemen SDM diselesaikan 2012.<br><br><b>Berita Sebelumnya<br><br>Sukses Pimpin PAN Tapsel, H. Borkat S.Sos Dipromosikan Jadi Wakil Ketua DPW PAN Sumut</b><br><br>Dinilai sukses selama memimpin DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tapanuli Selatan, H Borkat SSos MM pun dipromosikan atau naik kelas menjadi Wakil Ketua DPW PAN Sumatera Utara.<br><br>"Terima kasih pak Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Ketua DPW Syah Afandin (Bang Ondim) yang telah memberikan kepercayaan kepada saya menjadi wakil ketua DPW PAN Sumatera Utara," kata Borkat di sela acara pelantikan DPW dan DPD PAN se-Sumut di IKM Hall, Minggu (14/6/2022).<br><br>Sesuai dengan statusnya saat ini, yang telah resmi menjadi wakil ketua DPW sekaligus Ketua Badan Penguatan Dapil Sumut VII meliputi lima kabupaten/ kota (Tapsel, Paluta, Palas, Madina, dan Padangsidimpuan), Borkat SSos yang akrab disapa Bang Boss menyatakan kesiapannya berbuat yang terbaik, jika dipercaya menjadi calon anggota legislatif untuk provinsi (DPRD Sumut) daerah pemilihan Sumut VII.<br><br>Borkat juga mendukung sekaligus bertekad untuk ikut berperan optimal menyukseskan pencapaian target yang dicanangkan Ketua DPW Syah Afandin, yaitu raihan 12 kursi di DPRD Sumatera Utara atau menduduki salah satu kursi pimpinan dewan.<br><br>"Target yang dicanangkan bang Ondim ini cukup rasional. Apalagi setelah menyaksikan penyelenggaraan pelantikan DPW dan DPD PAN se-Sumut kemarin yang berlangsung spektakuler. Kita yakin PAN Sumut akan terus semakin solid," kata Borkat.<br><br>Seperti diketahui, pada awalnya PAN di DPRD Tapsel meraih 2 kursi. Kemudian saat ketua DPD diamanahkan kepada Borkat pada 2014 naik menjadi 3 kursi.Selanjutnya pada 2019 meningkat menjadi 5 kursi dan meraih kursi pimpinan dewan.Periode ketiga jabatan Borkat sebagai ketua DPDpada Pileg 2024, alhamdulillah mampu mempertahankan 5 kursi dan posisi sebagai pimpinan DPRD Tapanuli Selatan.<br><br>"Selain itu, raihan suara juga mengalami peningkatan dari 15 ribu menjadi 17 ribu," ungkap Borkat.Sedangkan kiprah Borkat sendiri di Partai Amanat Nasional sudah dimulai sejak partai reformasi tersebut dideklarasikan. Mantan aktivis HMI ini sudah ikut terlibat sejak pembentukan komite-komite (cikal bakal PAN) di Tapanuli Selatan.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_9782_Sepak-Terjang-Borkat-S-Sos-Menjadi-Ketua-Partai--Dari-Hanya-2-Kursi-Hingga-Merebut-Pimpinan-DPRD-2-Periode-Kini-Naik-Jadi-Wakil-Ketua-DPW-PAN.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/sepak-terjang-borkat-ssos-menjadi-ketua-partai-dari-hanya-2-kursi-hingga-merebut-pimpinan-dprd-2-periode-kini-naik-jadi-wakil-ketua-dpw-pan/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PT Pegadaian Edukasi Mahasiswa Universitas Deztron Indonesia tentang Pengelolaan Keuangan dan Investasi</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:52:01 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PT Pegadaian Edukasi Mahasiswa Universitas Deztron Indonesia tentang Pengelolaan Keuangan dan Investasi]]></title>
            <description><![CDATA[PT Pegadaian Edukasi Mahasiswa Universitas Deztron Indonesia tentang Pengelolaan Keuangan dan Investasi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - PT Pegadaian menggelar seminar keuangan bertajuk &quot;Mengelola Keuangan dari Kebiasaan Kecil Menjadi Peluang Investasi&quot; di Universitas Deztron Indonesia.</p><p>Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), agar lebih memahami pengelolaan keuangan dan investasi sejak dini.<br>Seminar yang diikuti sekitar 250 peserta dari kalangan mahasiswa dan civitas akademika tersebut berlangsung interaktif.</p><p>Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengatur keuangan pribadi, membangun kebiasaan menabung, serta mengenal berbagai instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda.</p><p>Dari pihak Universitas Deztron Indonesia, kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik, Mutu, Pemeringkatan dan Akreditasi, Nurcahaya Nainggolan, S.ST., M.K.M., Ph.D., bersama para dekan dan jajaran pimpinan universitas lainnya.</p><p>Sementara itu, PT Pegadaian diwakili Manager Bisnis CP Gaharu Medan yang mendukung upaya peningkatan edukasi finansial bagi kalangan mahasiswa.</p><p>Dalam pemaparannya, narasumber seminar Irma Pratiwi selaku MB2B Senior Area Medan 1 menjelaskan pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia muda. Menurutnya, pengelolaan pemasukan dan pengeluaran yang baik dapat menjadi dasar dalam menyusun perencanaan keuangan jangka panjang.</p><p>Ia juga memperkenalkan layanan Tabungan Emas by Tring Pegadaian sebagai salah satu alternatif investasi yang dapat diakses dengan mudah dan nominal yang relatif terjangkau.</p><p>Menurut Irma, kebiasaan menabung secara konsisten dapat membantu generasi muda mempersiapkan kebutuhan finansial di masa mendatang sekaligus mengenal investasi secara bertahap.</p><p>Melalui kegiatan tersebut, PT Pegadaian berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan, mampu mengelola keuangan secara bijak, serta mengambil keputusan investasi berdasarkan pertimbangan yang matang.</p><p>Seminar ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan pengelolaan keuangan yang dihadapi mahasiswa di tengah perkembangan era digital.<br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_5839_PT-Pegadaian-Edukasi-Mahasiswa-Universitas-Deztron-Indonesia-tentang-Pengelolaan-Keuangan-dan-Investasi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/pt-pegadaian-edukasi-mahasiswa-universitas-deztron-indonesia-tentang-pengelolaan-keuangan-dan-investasi/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sukses Pimpin PAN Tapsel, H Borkat S.Sos Dipromosikan Jadi Wakil Ketua DPD Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 17:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sukses Pimpin PAN Tapsel, H Borkat S.Sos Dipromosikan Jadi Wakil Ketua DPD Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Dinilai sukses selama memimpin DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tapanuli Selatan, H Borkat SSos MM pun dipromosikan atau naik kelas menjadi Wakil Ketua DPW PAN Sumatera Utara.&quotTerima kasih pak Ketua Umum Zulkifli Hasa]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Dinilai sukses selama memimpin DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tapanuli Selatan, H Borkat SSos MM pun dipromosikan atau naik kelas menjadi Wakil Ketua DPW <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PAN/" target="_blank">PAN</a> Sumatera Utara.<br><br>"Terima kasih pak Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Ketua DPW Syah Afandin (Bang Ondim) yang telah memberikan kepercayaan kepada saya menjadi wakil ketua DPW <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PAN/" target="_blank">PAN</a> Sumatera Utara," kata Borkat di sela acara pelantikan DPW dan DPD <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PAN/" target="_blank">PAN</a> se-Sumut di IKM Hall, Minggu (14/6/2022).<br><br>Sesuai dengan statusnya saat ini, yang telah resmi menjadi wakil ketua DPW sekaligus Ketua Badan Penguatan Dapil Sumut VII meliputi lima kabupaten/ kota (Tapsel, Paluta, Palas, Madina, dan Padangsidimpuan), Borkat SSos yang akrab disapa Bang Boss menyatakan kesiapannya berbuat yang terbaik, jika dipercaya menjadi calon anggota legislatif untuk provinsi (DPRD Sumut) daerah pemilihan Sumut VII.<br><br>Borkat juga mendukung sekaligus bertekad untuk ikut berperan optimal menyukseskan pencapaian target yang dicanangkan Ketua DPW Syah Afandin, yaitu raihan 12 kursi di DPRD Sumatera Utara atau menduduki salah satu kursi pimpinan dewan.<br><br>"Target yang dicanangkan bang Ondim ini cukup rasional. Apalagi setelah menyaksikan penyelenggaraan pelantikan DPW dan DPD <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PAN/" target="_blank">PAN</a> se-Sumut kemarin yang berlangsung spektakuler. Kita yakin <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PAN/" target="_blank">PAN</a> Sumut akan terus semakin solid," kata Borkat.<br><br>Seperti diketahui, pada awalnya <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PAN/" target="_blank">PAN</a> di DPRD Tapsel meraih 2 kursi. Kemudian saat ketua DPD diamanahkan kepada Borkat pada 2014 naik menjadi 3 kursi. <br><br>Selanjutnya pada 2019 meningkat menjadi 5 kursi dan meraih kursi pimpinan dewan.<br>Periode ketiga jabatan Borkat sebagai ketua DPDpada Pileg 2024, alhamdulillah mampu mempertahankan 5 kursi dan posisi sebagai pimpinan DPRD Tapanuli Selatan. <br><br>"Selain itu, raihan suara juga mengalami peningkatan dari 15 ribu menjadi 17 ribu," ungkap Borkat.<br><br>Sedangkan kiprah Borkat sendiri di Partai Amanat Nasional sudah dimulai sejak partai reformasi tersebut dideklarasikan. Mantan aktivis HMI ini sudah ikut terlibat sejak pembentukan komite-komite (cikal bakal PAN) di Tapanuli Selatan.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_6063_Sukses-Pimpin-PAN-Tapsel--H-Borkat-S-Sos-Dipromosikan-Jadi-Wakil-Ketua-DPD-Sumut.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/sukses-pimpin-pan-tapsel-h-borkat-ssos-dipromosikan-jadi-wakil-ketua-dpd-sumut/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">&#039;Door To Door&#039; Menyapa Warga, Kelurahan Sidakkal Tekankan Kepatuhan PBB</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 17:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[&#039;Door To Door&#039; Menyapa Warga, Kelurahan Sidakkal Tekankan Kepatuhan PBB]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Sebagai upaya penguatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak (PBB) untuk meningkatkan Angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Padangsidimpuan. Pemerintah Kelurahan Sidakkal, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara door to door dalam ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Sebagai upaya penguatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak (PBB) untuk meningkatkan Angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Padangsidimpuan. Pemerintah Kelurahan Sidakkal, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan "door to door" dalam mengutip kewajiban pajak masyarakat, Senin (15/6/2026).<br><br>Pemerintah Kelurahan Sidakkal melakukan strategi "door to door" dalam rangka memaksimalkan PAD khususnya di Kelurahan Sidakkal, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.<br><br>Lurah Kelurahan Sidakkal melalui Kasi Pendapatan M Syukur Harahap menjelaskan, menyebutkan masyarakat dapat membayar pajak langsung ke bank. <br><br>Namun, Pemerintah Kelurahan Sidakkal juga mempermudah urusan pembayaran pajak melalui strategi door to door untuk menekan angka pendapatan asli daerah.<br><br>"Door to door salah satu strategi dalam mempermudah masyarakat membayarkan kewajiban pajak, tetapi warga juga bisa membayarkan langsung pajaknya ke bank," ungkapnya.<br><br>Dia menegaskan, Pemerintah Kelurahan Sidakkal sangat mendukung pengumpulan pajak masyarakat. Sebab, kata dia, pajak adalah sumber utama pendapatan suatu daerah.<br><br>"Salah satu sumber pendapatan daerah adalah pajak. Program ini bisa dijadikan sebagai edukasi serta membangun kesadaran dan kepedulian wajib pajak di tengah masyarakat," jelasnya.<br><br>Program door to door ini bakal dioptimalisasikan demi kesejahteraan masyarakat.<br><br>"Pajak masyarakat akan kembali ke masyarakat juga, melalui pembangunan maupun perbaikan fasilitas umum hingga mewujudkan program kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat," ucapnya<br><br>Program ini akan dimaksimalkan hingga akhir bulan Juni 2026 mendatang. <br><br>"Secara bergantian akan dilakukan door to door ke setiap lingkungan di Kelurahan Sidakkal, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan," jelas Syukur.<br><br>Berikut jadwal door to door ke rumah warga di seluruh lingkungan di Kelurahan Sidakkal:<br><br>1. Tgl 15 Juni 2026 link 2;<br>2. Tgl 16 Juni 2026 link 1;<br>3. Tgl 18 Juni 2026 link 4;<br>4. Tgl 24 Juni 2026 link 3;<br>5. Tgl 27 Juni 2026 link 5;<br>6. Tgl 28 Juni 2026 link 6.<br><br>"Kita berharap dengan jemput bola semoga pendapatan dari sektor pajak di Kelurahan Sidangkal dapat meningkat dari tahun-tahun yang lalu," katanya.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_6618_--039-Door-To-Door--039--Menyapa-Warga--Kelurahan-Sidakkal-Tekankan-Kepatuhan-PBB.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/039door-to-door039-menyapa-warga-kelurahan-sidakkal-tekankan-kepatuhan-pbb/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRD Medan Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Perencanaan, Proyek BRT Jangan Jadi Beban APBD</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 07:20:40 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRD Medan Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Perencanaan, Proyek BRT Jangan Jadi Beban APBD]]></title>
            <description><![CDATA[DPRD Medan Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Perencanaan, Proyek BRT Jangan Jadi Beban APBD]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Medan, Datuk Iskandar Muda, mengingatkan agar proyek Proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang (Medan, Binjai, Deli Serdang) yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) tersebut tidak menimbulkan beban baru bagi keuangan daerah maupun masyarakat.</p><p>Datuk menegaskan, pihaknya berharap pembangunan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/BRT/" target="_blank">BRT</a> tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan, baik dalam proses pembangunan maupun operasional ke depan. Menurutnya, pemerintah harus memastikan seluruh skema pembiayaan berjalan transparan dan tidak mengganggu program pembangunan daerah lainnya yang juga menjadi kebutuhan masyarakat.</p><p>Selain itu, Datuk mengaku DPRD Kota Medan tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan maupun penganggaran proyek tersebut. Padahal, sebagai lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan dan penganggaran, DPRD seharusnya mendapat informasi dan ruang untuk memberikan masukan sejak awal.</p><p>&quot;Kami berharap proyek PSN ini tidak membebani <a href="https://www.analisamedan.com/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Kota Medan. Yang menjadi pertanyaan, dalam proses perencanaan dan penganggaran <a href="https://www.analisamedan.com/tag/DPRD-Medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> tidak pernah dilibatkan. Kami tidak pernah diundang dalam proses perencanaan atas kebijakan ini. Tahu-tahu proyek sudah masuk dan langsung dieksekusi. Ke depan tentu koordinasi dan komunikasi dengan DPRD harus lebih baikpungkasnya kepada wartawan di Medan, Rabu, (10/06/2026).</p><p>Meski demikian, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan bahwa pada prinsipnya pihaknya mendukung pembangunan transportasi massal modern sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas mobilitas masyarakat dan penataan kota.</p><p>&quot;Pada prinsipnya kami mendukung pembangunan transportasi massal di Kota Medan. <a href="https://www.analisamedan.com/tag/BRT/" target="_blank">BRT</a> bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi sekaligus memperbaiki tata kelola transportasi perkotaan,&quot; katanya.</p><p>Namun, menurutnya, terdapat sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah selama proses pembangunan berlangsung. Salah satunya adalah penebangan pohon dalam jumlah besar di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur proyek BRT.</p><p>Datuk menilai, meskipun pemerintah telah berkomitmen melakukan penanaman kembali dengan jumlah tiga kali lipat dari pohon yang ditebang, proses pemulihan lingkungan tersebut tidak dapat dilakukan secara instan.</p><p>&quot;Pohon yang sudah puluhan tahun tumbuh dan memberikan keteduhan tidak bisa digantikan begitu saja. Menanam pohon baru memang penting, tetapi untuk mengembalikan fungsi ekologis dan menciptakan pohon-pohon besar seperti sebelumnya membutuhkan waktu bertahun-tahun. Ini tentu akan mengubah wajah Kota Medan dalam beberapa tahun ke depan,&quot; katanya.</p><p>Selain persoalan lingkungan, dampak yang dirasakan masyarakat saat ini adalah meningkatnya kemacetan di sejumlah titik proyek akibat aktivitas pembangunan yang masih berlangsung. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi dengan rekayasa lalu lintas yang lebih efektif agar tidak semakin membebani mobilitas warga.</p><p>&quot;Efek yang dirasakan langsung masyarakat saat ini adalah kemacetan di lokasi pengerjaan proyek. Pemerintah harus memastikan manajemen lalu lintas berjalan baik sehingga aktivitas masyarakat tidak terlalu terganggu,&quot; tambahnya.</p><p>Datuk juga menyoroti potensi dampak ekonomi yang akan dirasakan oleh pelaku usaha transportasi konvensional, khususnya pengemudi angkutan kota (angkot), yang selama ini menggantungkan penghasilan dari layanan transportasi umum di Kota Medan.</p><p>Menurutnya, modernisasi sistem transportasi memang diperlukan, tetapi harus dibarengi dengan kebijakan transisi yang adil dan berpihak kepada masyarakat yang terdampak.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_6127_DPRD-Medan-Mengaku-Tak-Pernah-Dilibatkan-dalam-Perencanaan--Proyek-BRT-Jangan-Jadi-Beban-APBD.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/dprd-medan-mengaku-tak-pernah-dilibatkan-dalam-perencanaan-proyek-brt-jangan-jadi-beban-apbd/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua DPRD Medan Harap Waisak Momentum Perkuat Toleransi</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 06:10:20 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua DPRD Medan Harap Waisak Momentum Perkuat Toleransi]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua DPRD Medan Harap Waisak Momentum Perkuat Toleransi ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Ketua-DPRD/" target="_blank">Ketua DPRD</a> Kota Medan Wong Chun Sen mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan Hari Raya <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Waisak/" target="_blank">Waisak</a> 2570 BE/2026 sebagai momentum memperkuat nilai kedamaian, toleransi, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.</p><p>Hal itu disampaikan Wong Chun Sen saat menghadiri perayaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Waisak/" target="_blank">Waisak</a> 2570 BE/2026 yang digelar di Lapangan Benteng Medan, Sabtu malam (13/6/2026). Perayaan yang berlangsung penuh khidmat tersebut mengusung tema &quot;Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan&quot;.</p><p>Menurut Wong Chun Sen, nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Waisak/" target="_blank">Waisak</a> memiliki pesan universal yang dapat diterapkan oleh seluruh masyarakat, tidak hanya umat Buddha, tetapi juga seluruh elemen bangsa.</p><p>"<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Waisak/" target="_blank">Waisak</a> mengajarkan kita tentang pentingnya kedamaian, kasih sayang, kebijaksanaan, dan bagaimana manusia dapat hidup berdampingan dengan saling menghargai," ujar Wong Chun Sen.</p><p>Dia menilai Kota Medan merupakan contoh nyata kota yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya. Karena itu, keharmonisan yang selama ini terbangun harus terus dirawat bersama.</p><p>"Keberagaman adalah kekuatan Kota Medan. Perbedaan bukan menjadi pemisah, tetapi menjadi bagian yang memperkaya kehidupan kita bersama," katanya.</p><p>Wong Chun Sen juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga suasana kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan perayaan keagamaan dengan nyaman.</p><p>Menurutnya, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap warga mendapatkan ruang yang sama dalam menjalankan keyakinannya.</p><p>"Semangat toleransi harus terus kita jaga. Kota Medan harus tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat," ungkapnya.</p><p>Dalam kesempatan itu, Wong Chun Sen juga menyampaikan harapan agar perayaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Waisak/" target="_blank">Waisak</a> menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, menebarkan kebaikan, dan membangun hubungan yang lebih harmonis di tengah kehidupan yang semakin dinamis.</p><p>Puncak perayaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Waisak/" target="_blank">Waisak</a> 2570 BE/2026 ditandai dengan penyalaan lilin dan pelita perdamaian sebagai simbol harapan akan terciptanya kehidupan yang penuh kedamaian, toleransi, dan saling menghormati.</p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda Kota Medan, para bhikkhu Sangha, tokoh lintas agama, serta masyarakat.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_3809_Ketua-DPRD-Medan-Harap-Waisak-Momentum-Perkuat-Toleransi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/ketua-dprd-medan-harap-waisak-momentum-perkuat-toleransi/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rupiah Melemah, Gus Irawan Tawarkan KUR Bunga Nol Persen Untuk Petani Tapsel Pasca Bencana</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 22:26:49 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rupiah Melemah, Gus Irawan Tawarkan KUR Bunga Nol Persen Untuk Petani Tapsel Pasca Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu sosialisasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bunga nol persen sekaligus memaparkan berbagai solusi pemulihan sektor pertanian pasca bencana banjir dan longsor yang melanda ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu sosialisasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bunga nol persen sekaligus memaparkan berbagai solusi pemulihan sektor pertanian pasca bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Tapsel pada November 2025 lalu, berlangsung di aula Kantor Camat Sipirok, Rabu (10/6/2026)  <br><br>Sosialisasi pertanian tersebut dihadiri Plt Kepala Dinas Pertanian Tapsel M. Taufik Batubara, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok Ade Irma Hakim Nasution, Camat Sipirok Sahruddin Prawira, Ketua HKTI Tapsel Hamdan Nasution, Ketua KTNA Tapsel Juang Pakpahan para Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Sipirok, mantan Camat Sipirok Amir Syam Rangkuti, tokoh masyarakat, serta ratusan petani dari berbagai desa. <br><br>Dalam sambutannya, Gus Irawan mengajak masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana melalui berbagai program pemulihan ekonomi yang telah diperjuangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.  <br><br>Ia menjelaskan, bencana yang terjadi pada 25 November 2025 tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian.  <br><br>&quot; Kita bersyukur pemerintah pusat memberikan perhatian besar kepada Tapsel sebagai daerah terdampak bencana. Salah satunya melalui program KUR, dengan bunga nol persen yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memulihkan usaha pertanian, peternakan maupun usaha produktif lainnya, &quot; ujar Gus Irawan.  <br><br>Menurutnya, program KUR bunga nol persen tersebut merupakan hasil usulan Pemkab Tapsel kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana yang akan berjalan selama tiga tahun ke depan.  <br><br>Bupati menegaskan, pemulihan ekonomi masyarakat tidak harus terpaku pada pola usaha lama. Untuk lahan pertanian yang mengalami kerusakan berat akibat banjir dan tertimbun pasir maupun batu, masyarakat didorong mengembangkan usaha alternatif yang lebih memungkinkan.  <br><br>&quot; Kalau sawah belum bisa ditanami seperti biasa karena tertimbun material banjir, masyarakat masih bisa memanfaatkan program ini untuk menanam jagung, beternak ayam petelur, mengembangkan perikanan maupun usaha produktif lainnya. Yang penting ekonomi keluarga tetap bergerak, &quot; katanya.  <br><br>Selain itu, Gus Irawan mengungkapkan bahwa Pemkab Tapsel saat ini tengah membangun pola pertanian terintegrasi dengan sektor peternakan.  <br><br>Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan pakan ternak guna memastikan tersedianya pasar bagi hasil produksi jagung petani.  <br><br>Menurutnya, kebutuhan jagung sebagai bahan baku pakan ternak di Sumatera Utara masih sangat tinggi, sementara pasokan masih banyak didatangkan dari luar Pulau Sumatera.  <br><br>&quot; Kita tidak ingin petani bingung soal pemasaran. Sebelum ditanam, pasar dan pembelinya harus sudah jelas. Karena itu kita siapkan ekosistemnya, mulai dari pembiayaan, produksi hingga pemasaran, &quot; jelasnya.  <br><br>Tak hanya jagung, Bupati juga menyoroti potensi komoditas unggulan daerah seperti salak yang akan menjadi salah satu fokus pengembangan sektor pertanian pada tahun 2027 melalui dukungan teknologi serta pengembangan bibit unggul.  <br><br>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Tapsel M. Taufik Batubara mengatakan berbagai program intervensi pemerintah telah mulai berjalan di Kecamatan Sipirok, termasuk program optimasi lahan yang diperjuangkan langsung oleh Bupati Gus Irawan ke Kementerian Pertanian.  <br><br>Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu mengembalikan produktivitas lahan yang terdampak bencana sekaligus membuka peluang pengembangan komoditas alternatif yang memiliki prospek ekonomi lebih baik.  <br><br>&quot; Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang yang ada, termasuk pengembangan jagung yang saat ini memiliki prospek pasar yang sangat baik, &quot; ujarnya.<br><br>Dukungan juga datang dari sektor Perbankan, Ade Irma Hakim Nasution, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok, menegaskan komitmen Bank Sumut dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat melalui berbagai produk pembiayaan, termasuk KUR Jagung dan KUR Umum dengan bunga nol persen bagi masyarakat terdampak bencana.  <br><br>&quot; Kami siap menjadi mitra masyarakat dalam membangun kembali usaha dan meningkatkan kesejahteraan. Bank Sumut hadir untuk mendukung percepatan Tapsel Pulih dan Tapsel Bangkit, &quot; katanya.  <br><br>Sedangkan Camat Sipirok Sahruddin Perwira menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta jajaran yang tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menawarkan solusi konkret bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian.  <br><br>" Melalui sosialisasi ini masyarakat diharapkan semakin memahami berbagai program pemerintah yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi, meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan Tapsel yang bangkit lebih cepat serta pulih lebih kuat pasca bencana, " tuturnya.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_9652_Rupiah-Melemah--Gus-Irawan-Tawarkan-KUR-Bunga-Nol-Persen-Untuk-Petani-Tapsel-Pasca-Bencana.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/rupiah-melemah-gus-irawan-tawarkan-kur-bunga-nol-persen-untuk-petani-tapsel-pasca-bencana/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">47 Kafilah Padangsidimpuan Menuju MTQ Ke-40 Sumut di Kota Medan. Tergetkan Prestasi Terbaik</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 16:34:21 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[47 Kafilah Padangsidimpuan Menuju MTQ Ke-40 Sumut di Kota Medan. Tergetkan Prestasi Terbaik]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Pemerintah Kota Padangsidimpuan melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Kota Padangsidimpuan untuk mengikuti MTQ ke40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Padan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Pemerintah Kota Padangsidimpuan melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an (MTQ) Kota Padangsidimpuan untuk mengikuti MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Minggu (14/06/2026).<br> <br>Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang akan mewakili Kota Padangsidimpuan pada ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.<br> <br>&quot;Saya berharap para peserta dapat tampil dengan penuh percaya diri, menjaga kesehatan, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas. Tunjukkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama masa pembinaan dan jadikan ajang ini sebagai sarana untuk mengharumkan nama Kota Padangsidimpuan di tingkat Provinsi Sumatera Utara,&quot; ujar Sekda.<br> <br>MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara akan berlangsung di Medan pada 15–25 Juni 2026. Kafilah Kota Padangsidimpuan berjumlah 47 peserta yang terdiri dari 24 putra dan 23 putri, serta didampingi tujuh orang official. Para peserta akan mengikuti berbagai cabang perlombaan, di antaranya tilawah, tartil, qira&#039;at, hifzhil Qur&#039;an, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur&#039;an, dan tafsir Al-Qur&#039;an.<br> <br>Sekda berharap seluruh kafilah dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan. Ia juga mengajak masyarakat Kota Padangsidimpuan untuk memberikan doa dan dukungan agar para peserta diberikan kemudahan, kesehatan, serta mampu mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_1471_47-Kafilah-Padangsidimpuan-Menuju-MTQ-Ke-40-Sumut-di-Kota-Medan--Tergetkan-Prestasi-Terbaik.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/47-kafilah-padangsidimpuan-menuju-mtq-ke40-sumut-di-kota-medan-tergetkan-prestasi-terbaik/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolrestabes Medan: Keamanan Harus Dibarengi Rasa Aman bagi Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 13 Jun 2026 22:15:22 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolrestabes Medan: Keamanan Harus Dibarengi Rasa Aman bagi Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolrestabes Medan Keamanan Harus Dibarengi Rasa Aman bagi Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a>-</b>Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan ketenangan dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan program<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Curhat-Warga/" target="_blank"> Curhat Warga</a> dan Bakti Sosial di Polsek Medan Tuntungan, Sabtu (13/6/2026).</p><p>Kedatangan Kapolrestabes Medan bersama rombongan disambut hangat dengan tarian tradisional Karo yang dipimpin Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Adil Ginting.</p><p>Turut hadir Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, Danramil 07/MT, para Pejabat Utama Polrestabes Medan, Camat Medan Tuntungan Berani Perangin-angin, Kepala KUA Thamrin Harahap, para lurah se-Kecamatan Medan Tuntungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan warga.</p><p>Dalam arahannya, Kombes Pol Jean Calvijn mengapresiasi kinerja<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polsek-Medan-Tuntungan/" target="_blank"> Polsek Medan Tuntungan</a> dan Satlantas Polrestabes Medan yang berhasil mengurai kemacetan berkepanjangan di kawasan Gereja GBI Rumah Persembahan.</p><p>Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi contoh nyata sinergi antar fungsi kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama pada saat aktivitas masyarakat meningkat di hari libur.</p><p>Selain itu, Kapolrestabes Medan juga memaparkan capaian kinerja selama 200 hari masa kepemimpinannya.</p><p>Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, angka kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor berhasil ditekan hingga 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p><p>Penurunan tersebut setara dengan pencegahan terhadap 497 kasus kejahatan jalanan yang berpotensi merugikan masyarakat.</p><p>Meski demikian, Jean Calvijn menegaskan bahwa keberhasilan menekan angka kriminalitas harus diikuti dengan meningkatnya rasa aman di tengah masyarakat.</p><p>&quot;Memberi keamanan tetapi tidak memberikan rasa aman kepada masyarakat adalah hal yang percuma,&quot; tegasnya.</p><p>Melalui program Curhat Warga, pihaknya ingin mendengar secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, serta masukan masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.</p><p>Kapolrestabes juga menekankan pentingnya sinergitas tiga pilar antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.</p><p>Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, ia mengingatkan seluruh personel Polri agar menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.</p><p>Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama masyarakat Kecamatan Medan Tuntungan yang menyampaikan berbagai masukan terkait keamanan, ketertiban, serta pelayanan kepolisian di wilayah tersebut.<br></p><p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/06/_7796_Kapolrestabes-Medan--Keamanan-Harus-Dibarengi-Rasa-Aman-bagi-Masyarakat.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/kapolrestabes-medan-keamanan-harus-dibarengi-rasa-aman-bagi-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>