<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        



        <title>Analisa Medan</title>
        
        <link>https://www.analisamedan.com/</link>
        <description>Analisa Medan - Berita terkini dari kota medan, sumatera utara dan sekitarnya, termasuk aceh.</description>
        <lastBuildDate>Sat, 26 Sep 2026 01:28:54 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pegadaian Resmikan The Gade Preneur Space Aceh, Dorong UMKM Naik Kelas</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:34:14 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pegadaian Resmikan The Gade Preneur Space Aceh, Dorong UMKM Naik Kelas]]></title>
            <description><![CDATA[Pegadaian Resmikan The Gade Preneur Space Aceh, Dorong UMKM Naik Kelas]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - PT Pegadaian (Persero) resmi membuka The Gade Preneur Space Aceh sebagai ruang inovasi, kolaborasi, pelatihan, dan inkubasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh.</p><p>Peresmian The Gade Preneur Space Aceh berlangsung pada Kamis, 24 September 2026 di Jalan Sudirman No. 51, Desa Geuceu Iniem, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.</p><p>Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan program GadePreneur, yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM, memperluas akses pasar, meningkatkan literasi keuangan, serta membangun ekosistem usaha yang saling terhubung.</p><p>Tiga Fungsi Utama The Gade Preneur Space</p><p>Berdasarkan paparan Pegadaian, The Gade Preneur Space memiliki tiga fungsi utama dalam mendukung pengembangan UMKM.</p><p>Pertama, sebagai ruang pamer produk atau commercialization hub yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan sekaligus membantu memasarkan produk-produk lokal. Ruang ini menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan eksposur produk UMKM kepada masyarakat dan calon konsumen.</p><p>Kedua, sebagai pusat pelatihan dan mentoring atau capability center. Fasilitas tersebut menjadi wadah inkubasi terstruktur yang mencakup berbagai aspek pengembangan usaha, mulai dari rebranding produk, pengelolaan usaha, pembukuan, hingga penyusunan strategi untuk memperluas pasar.</p><p>Ketiga, sebagai ruang kolaborasi atau event space yang mempertemukan Pegadaian dengan pengusaha lokal, masyarakat, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan bisnis, membuka peluang kemitraan, serta mendorong pertukaran gagasan.</p><p>Kehadiran The Gade Preneur Space Aceh juga memiliki nilai strategis dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan inklusi finansial. Pembinaan UMKM diarahkan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui pengembangan produk-produk unggulan Aceh sekaligus memperluas akses pelaku usaha terhadap layanan dan pengetahuan keuangan.</p><p>Selain itu, sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis lokal yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.</p><p>The Gade Preneur Space Aceh Jadi yang Keenam</p><p>The Gade Preneur Space Aceh merupakan The Gade Preneur Space ke-6 yang dihadirkan Pegadaian. Kehadirannya menambah ruang pembinaan bagi pelaku UMKM sekaligus menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi dan kewirausahaan.</p><p>Peresmian tersebut turut melibatkan unsur pemerintah daerah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, serta mitra dalam ekosistem pemberdayaan UMKM.</p><p>Sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga yang tercantum dalam agenda kegiatan antara lain Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Ir. Jalaluddin, ST., MT.; Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Hertha Bastiawan; Asisten Direktur Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh Firman Octo Armando; Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd.; serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh T. Adi Darma, ST.</p><p>Dari unsur perguruan tinggi turut hadir Direktur UMKM Center Universitas Syiah Kuala Dr. Iskandarsyah Madjid, S.E., M.M., serta perangkat Desa Gampong Geuceu Iniem, Kota Banda Aceh.</p><p>Eka Pebriansyah: Perkuat Kolaborasi untuk UMKM</p><p>Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero), Eka Pebriansyah, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya keberadaan ruang pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM.</p><p>The Gade Preneur Space tidak hanya diarahkan sebagai tempat untuk memamerkan produk, tetapi juga sebagai ruang untuk mendapatkan pelatihan, pendampingan, membangun jejaring, dan mengembangkan usaha.</p><p>Eka juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Pegadaian, pemerintah daerah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, komunitas, dan pelaku usaha. Sinergi berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem UMKM, baik dari sisi peningkatan kapasitas maupun akses terhadap pasar dan pembiayaan.</p><p>Muhammad Candra Utama<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Dorong/" target="_blank"> Dorong</a> Pengembangan Usaha Mikro Berkelanjutan</p><p>Sementara itu, SEVP Micro Business Empowerment PT BRI (Persero) Tbk., Muhammad Candra Utama, turut menyampaikan pentingnya sinergi dalam mendorong pengembangan usaha mikro.</p><p>Menurut pokok penyampaiannya, pengembangan UMKM membutuhkan dukungan yang berkelanjutan dan tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan. Pelaku usaha juga membutuhkan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan bisnis, literasi keuangan, pemasaran, serta akses terhadap jaringan dan ekosistem usaha.</p><p>Kolaborasi antar-lembaga dinilai dapat memperluas ruang pendampingan bagi pelaku UMKM sehingga mereka memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan kapasitas dan memperluas jaringan usaha.</p><p>Sinergi Pegadaian, BRI dan PNM</p><p>Penguatan ekosistem UMKM melalui The Gade Preneur Space Aceh juga melibatkan unsur BRI dan PNM.</p><p>Dari BRI, tercantum SEVP Micro Business Empowerment PT BRI (Persero) Tbk. Muhammad Candra Utama, Ultra Mikro Group Head PT BRI (Persero) Tbk. Roma Jaka Permata Simanjuntak, Regional Micro Business Head PT BRI (Persero) Tbk. Medan Himawan Dwi Laksono, serta Kepala Kantor Fungsional PT BRI (Persero) Tbk. Aceh Ali Akbar.</p><p>Sementara dari PNM, hadir Executive Vice President Pemberdayaan dan Hubungan Kelembagaan PT PNM (Persero) Razaq Manan Ahmad dan Pemimpin Cabang PT PNM (Persero) Banda Aceh Agung Utomo.</p><p>Dari Pegadaian, tercantum Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero) Eka Pebriansyah, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan Yohanis Wulang, serta Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Banda Aceh Sahputra Adriansyah, bersama jajaran manajemen PT Pegadaian (Persero).</p><p>Jadi Ruang Bertemu bagi Pelaku UMKM Aceh</p><p>Dengan hadirnya The Gade Preneur Space Aceh, Pegadaian membuka ruang yang dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai unsur pendukung usaha.</p><p>Fasilitas tersebut diharapkan menjadi tempat bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pembinaan, memperkenalkan produk, membangun jejaring, mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas, serta membuka peluang kolaborasi.</p><p>Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, The Gade Preneur Space Aceh diharapkan tidak hanya menjadi ruang fisik bagi pelaku UMKM, tetapi juga menjadi titik temu bagi inovasi, pembinaan, pemasaran, dan pengembangan jejaring usaha.</p><p>Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam memperkuat ekosistem UMKM di Aceh melalui sinergi antara dunia usaha, pemerintah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat.<br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_2426_Pegadaian-Resmikan-The-Gade-Preneur-Space-Aceh--Dorong-UMKM-Naik-Kelas.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/ekonomi/pegadaian-resmikan-the-gade-preneur-space-aceh-dorong-umkm-naik-kelas/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Sergap Dugaan Pengedar Ganja di Yos Sudarso, 11 Paket Disita</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:20:27 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Sergap Dugaan Pengedar Ganja di Yos Sudarso, 11 Paket Disita]]></title>
            <description><![CDATA[Polisi Sergap Dugaan Pengedar Ganja di Yos Sudarso, 11 Paket Disita]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Peredaran narkotika jenis ganja di kawasan Jalan Kolonel Yos Sudarso, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat, kembali diungkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. Seorang pria berinisial ZD (39) diamankan petugas dalam pengungkapan tersebut.</p><p>Penindakan terhadap ZD bermula dari informasi masyarakat yang diterima polisi terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti personel Tim 6 Subnit I Unit II<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Satresnarkoba/" target="_blank"> Satresnarkoba</a> Polrestabes Medan.</p><p>Setelah melakukan penyelidikan, petugas bergerak ke lokasi yang dicurigai. ZD kemudian diamankan pada Selasa (22/9/2026) siang. Dari penindakan itu, polisi menyita 11 paket ganja serta sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika.</p><p>Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan ZD berdasarkan pemeriksaan awal diduga telah mengedarkan ganja selama sekitar satu bulan di sekitar tempat tinggalnya.</p><p>&quot;Dari tangan pelaku kami menyita 11 paket ganja dan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan narkoba,&quot; kata Rafli, Jumat (25/9/2026).</p><p>Rafli menyebut, kepada penyidik ZD mengaku melakukan aktivitas tersebut dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, polisi masih mendalami keterangan tersebut, termasuk asal barang yang diduga diperoleh dari pihak lain.</p><p>Penyidik kini memburu pihak yang diduga menjadi pemasok ganja kepada ZD. Berdasarkan pemeriksaan sementara, transaksi antara ZD dan pemasok disebut dilakukan tanpa pertemuan secara langsung.</p><p>&quot;Pelaku dan pemasok ini tidak pernah bertemu. Jadi setiap transaksi, narkoba diletakkan di suatu tempat dan kemudian diambil,&quot; ujar Rafli.</p><p>Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pemasok serta kemungkinan jaringan lain yang berkaitan dengan perkara tersebut. Sementara ZD harus menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>Polrestabes Medan menegaskan penindakan terhadap dugaan peredaran narkotika akan terus dilakukan di wilayah hukumnya. &quot;Kami tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi pengedar maupun bandar di wilayah hukum Polrestabes Medan. Kami pastikan akan kami tindak,&quot; pungkas Rafli.<br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_5400_Polisi-Sergap-Dugaan-Pengedar-Ganja-di-Yos-Sudarso--11-Paket-Disita.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/polisi-sergap-dugaan-pengedar-ganja-di-yos-sudarso-11-paket-disita/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Tapsel Ikuti Simulasi Penanganan Karhutla</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:21:04 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Tapsel Ikuti Simulasi Penanganan Karhutla]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Ratusan masyarakat dari perwakilan 22 Desa di Kabupaten Tapanuli Selatan antusias mengikuti pelatihan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digelar PT Agincourt Resources (PTAR) di Sopo Daganak Batangtoru, Tapanuli Se]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Ratusan masyarakat dari perwakilan 22 Desa di Kabupaten Tapanuli Selatan antusias mengikuti pelatihan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digelar PT Agincourt Resources (PTAR) di Sopo Daganak Batangtoru, Tapanuli Selatan, Kamis (24/9/2026).<br><br>Kegiatan refreshment Early Warning System (EWS) dan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat tersebut bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan dan Manggala Agni Daops Sumatra III/Labuhanbatu.<br><br>Kegiatan yang diikuti 220 peserta dari 3 Kecamatan di Tapanuli Selatan ini dilaksanakan pada 23-24 September 2026. <br><br>Di hari pertama, kegiatan tersebut berfokus pada penguatan Early Warning System (EWS) banjir melalui refreshment konsep dasar kebencanaan, evaluasi sistem EWS sebelum banjir November 2025, pengenalan indikator peringatan dini, alur informasi, komunikasi risiko, serta simulasi EWS dan evakuasi.<br><br>Kemudian di hari kedua, kegiatan berfokus pada kesiapsiagaan berbasis masyarakat dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui pemetaan risiko dan jalur evakuasi, penyusunan rencana kontinjensi desa, pembagian peran saat bencana, praktik aktivasi EWS, sosialisasi kebijakan penanganan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/karhutla/" target="_blank">karhutla</a> serta simulasi lapangan dan evaluasi.<br><br>Ketika diwawancara, Yogi Ramadan warga Desa PK Batangtoru mengatakan, pelatihan penanganan kebakaran hutan dan lahan maupun penguatan Early Warning System banjir tersebut sangat bermanfaat dan mendapat wawasan.<br><br>"Kami merasa pelatihan dan pengenalan mitigasi bencana ini sangat bermanfaat. Dengan mengikuti acara ini, saya mulai tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi suatu bencana. Selain mendengarkan para narasumber, kami juga diajarkan praktek langsung untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan," ucap Yogi.<br><br>Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sumatra III/Labuhanbatu Asima Rohana Simbolon S.Hut, M.I.L mengaku, peserta dari perwakilan desa di Tapanuli Selatan sangat aktif selama mengikuti pelatihan. Selama forum berlangsung, kata dia, masyarakat harus mengetahui peraturan dan kebijakan terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan.<br><br>"Partisipasi peserta cukup aktif selama di forum maupun saat praktek, kita juga menekankan kepada peserta untuk fokus dalam mengikuti pelatihan ini. Jadi, kita menyampaikan peraturan, kebijakan dan sebab akibat jika melakukan pembakaran lahan," jelasnya.<br><br>Selain itu, perusahaan Tambang Emas Batangtoru juga ditekankan untuk melindungi areal konsesinya. <br><br>"Tentunya perusahan harus menjaga areal konsesinya. Bukan saja kepada masyarakat, perusahaan juga punya kewajiban untuk membentuk MPA atau Masyarakat Peduli Api. Ini ada peraturannya, dan MPA adalah tindaklanjut dari pelatihan hari ini," ucap Asima Simbolon.<br><br>Sementara itu, Christine Pepah, Senior Manager Community PTAR mengatakan, kegiatan pelatihan bertujuan untuk membekali masyarakat dalam memitigasi bencana. <br><br>"Kita bermitra dengan ahlinya untuk membekali masyarakat, apalagi ini mendekati musim hujan dan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/karhutla/" target="_blank">karhutla</a> juga. Jadi, melalui kegiatan ini masyarakat lebih siap menghadapi kebencanaan," jelasnya.<br><br>Harapannya, kata dia, melalui pelatihan tersebut para peserta dapat mengatasi dan lebih siap dalam menghadapi bencana.<br><br>"Jadi, melalui kegiatan ini masyarakat lebih siap dalam menghadapi bencana. Setidaknya masyarakat tahu titik evakuasi jika terjadi bencana, dan mengetahui sistim peringatan dini di desa yang cocoknya seperti apa. Dan mengenali tanda-tanda alam dan persiapan bencana juga lebih paham," ucapnya.<br><br>Diakhir kegiatan, masyarakat mengikuti simulai kebakaran lahan di sekitar areal Sopo Daganak Batangtoru. Peserta juga turun langsung memadamkan api di lahan yang sudah dipandu langsung oleh tim Manggala Agni dan BPBD Tapanuli Selatan.<br><br>Dua unit mobil pemadam kebakaran juga disiapkan untuk membantu proses pemadaman karhutla.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_7049_Warga-Tapsel-Ikuti-Simulasi-Penanganan-Karhutla.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/warga-tapsel-ikuti-simulasi-penanganan-karhutla/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Monev MUI Pusat Apresiasi Kinerja MUI Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 10:16:50 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Monev MUI Pusat Apresiasi Kinerja MUI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Monev MUI Pusat Apresiasi Kinerja MUI Sumut ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) MUI Pusat memberikan apresiasi atas capaian kinerja yang dilaksanakan jajaran MUI Sumatera Utara meski tidak mendapatkan dukungan anggaran pembinaan dari pemerintah.<br>"<a href="https://www.analisamedan.com/tag/MUI-Sumut/" target="_blank">MUI Sumut</a> memang luar biasa karena kegiatan tetap terlaksana meski tidak didukung dana pemerintah," kata Ketua Bidang Seni Budaya MUI Pusat, Buya Drs. H. Pasni Rusli di Aula MUi Sumut, Rabu (23/9/2026).</p><p>Dia menyampaikan itu usai menggelar <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Monev/" target="_blank">Monev</a> juga berharap jajaran <a href="https://www.analisamedan.com/tag/MUI-Sumut/" target="_blank">MUI Sumut</a> dapat terus memperkuat kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga seluruh program kerja yang merupakan tugas pokok dan fungsi MUI dapat terlaksana dengan baik juga maksimal.</p><p>"Dukungan pengurus yang kuat ditambah Wantim yang terus menerus memberikan atensi serta stakeholder lainnya yang aktif memberikan dukungan menjadi tenaga besar agar program kerja dapat terlaksana maksimal," kata Pasni.<br>Kemudian Pasni juga meminta kepada <a href="https://www.analisamedan.com/tag/MUI-Sumut/" target="_blank">MUI Sumut</a> untuk memperkuat pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi sebagai bagian integral penguatan dakwah kepada umat.</p><p>Sementara Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak, MA, memaparkan kinerja dilaksanakan meski tanpa biaya, tapi dapat berjalan dengan sukses. Pembiayaan sepenuhnya oleh para dermawan (aqniya).</p><p>Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat yang hadir terdiri dari Prof. Dr. H. Faisal Nasar Bin Madi, MA., selaku Ketua Bidang Pendidikan MUI Pusat; , selaku Ketua MUI Bidang Seni Budaya; serta Miftah Huda, S.Pd.I., M.E.Sy., sebagai Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat.</p><p>Kegiatan tersebut dihadiri jajaran MUI Pusat, pimpinan bidang dan komisi MUI Sumatera Utara, serta sejumlah unsur pimpinan lembaga dan organisasi di Sumatera Utara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian penguatan kerja sama kelembagaan, termasuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). <hr /></p><p>Dr. H. Maratua Simanjuntak, MA, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan MUI Pusat. Ia menyebut kegiatan tersebut penting untuk melihat perkembangan program sekaligus memperkuat koordinasi antara MUI Pusat dan MUI Sumatera Utara.</p><p>Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Salman Alfarisi, LC, MA Kepala Kanwil Agama Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, Ketua Baznas  Sumatera Utara, Prof. Dr. Mohd Hatta, Ketua FKUB Sumatera Utara, Drs. Hatta Siregar, SH, M.Si, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, M.A.P serta lainnya.</p><p>Buya Maratua menyampaikan bahwa MUI Sumatera Utara pada tahun sebelumnya berhasil memperoleh peringkat ketiga tingkat nasional dalam penilaian yang dilakukan MUI Pusat. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan kinerja kelembagaan yang terus dikembangkan.</p><p>Maratua juga menyampaikan bahwa berbagai kegiatan MUI Sumatera Utara selama ini mendapat dukungan dari para aghniya dan muhsinin di Sumatera Utara. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program keumatan yang dilaksanakan MUI Sumut.</p><p>Maratua turut menyoroti keberadaan Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) MUI Sumatera Utara sebagai salah satu program pendidikan yang menjadi bagian dari kegiatan MUI Sumut. PTKU diarahkan sebagai wadah kaderisasi ulama yang memiliki kapasitas keilmuan dan kemampuan untuk berkontribusi di tengah masyarakat. <hr /></p><p>Selain penguatan internal, MUI Sumatera Utara juga terus membangun jejaring kelembagaan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Sepanjang 2026, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/MUI-Sumut/" target="_blank">MUI Sumut</a> telah melakukan sejumlah Memorandum of Understanding (MoU) dengan lembaga dan institusi lain sebagai bagian dari upaya memperluas sinergi dalam pelaksanaan program keumatan.</p><p>Monitoring dan evaluasi MUI Pusat tersebut diharapkan menjadi ruang untuk melihat capaian program, mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperkuat, serta menyusun langkah pengembangan kelembagaan MUI Sumatera Utara ke depan.<br>Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, M.AP., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) MUI Pusat harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat, serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan amanah dan ketentuan organisasi.</p><p>Atas nama Dewan Pertimbangan MUI Sumut, Prof. Agussani menyambut kedatangan Tim <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Monev/" target="_blank">Monev</a> MUI Pusat. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi tidak semata-mata berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat capaian, melakukan introspeksi, dan memperbaiki berbagai hal yang masih perlu diperkuat.</p><p>Prof. Agussani menegaskan bahwa MUI merupakan rumah besar para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim yang memiliki tanggung jawab strategis dalam membimbing umat, memberikan pencerahan keagamaan, serta ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.</p><p>Karena itu, ia mendorong MUI untuk terus membangun organisasi yang kuat, profesional, responsif, dan dekat dengan kebutuhan umat.</p><p>Dalam konteks Sumatera Utara, Prof. Agussani juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara MUI Pusat, MUI Provinsi, MUI Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan Islam, pesantren, perguruan tinggi, lembaga keuangan syariah, dan dunia usaha.</p><p>Khusus dalam bidang pemberdayaan ekonomi umat, ia berharap <a href="https://www.analisamedan.com/tag/MUI-Sumut/" target="_blank">MUI Sumut</a> terus mengembangkan program yang mampu mendorong perubahan kondisi ekonomi masyarakat, antara lain dari mustahik menjadi muzakki, dari konsumen menjadi produsen, serta dari pelaku usaha kecil menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.</p><p>Terkait pelaksanaan Monev, Prof. Agussani berharap kegiatan tersebut menghasilkan evaluasi yang objektif terhadap pelaksanaan program dan tata kelola MUI Sumut, sekaligus memberikan rekomendasi konkret untuk peningkatan kinerja organisasi.</p><p>Ia juga berharap <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Monev/" target="_blank">Monev</a> dapat memperkuat koordinasi antara MUI Pusat dan MUI Sumut, menyamakan persepsi terhadap program strategis MUI, memperkuat kaderisasi dan regenerasi ulama serta pengurus, serta mendorong lahirnya program yang lebih menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. <b>(suhayri)</b><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_3177_Tim-Monev-MUI-Pusat-Apresiasi-Kinerja-MUI-Sumut.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/tim-monev-mui-pusat-apresiasi-kinerja-mui-sumut/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Sejoli dan Seorang Pemuda Diciduk, 295 Pod Getar Diamankan Polisi</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 13:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Sejoli dan Seorang Pemuda Diciduk, 295 Pod Getar Diamankan Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Dua Sejoli dan Seorang Pemuda Diciduk, 295 Pod Getar Diamankan Polisi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika jenis pod getar di Kota Medan. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang dan menyita sebanyak 295 unit pod getar yang diduga berkaitan dengan jaringan Malaysia.</p><p>Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Rabu (16/9/2026). Tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial SAB (21), warga Kabupaten Gayo Lues, Aceh, serta MAR (25) dan PAS (27). Polisi menyebut MAR dan PAS merupakan pasangan kekasih.</p><p>Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP mengatakan, pengungkapan berawal dari penangkapan SAB di sebuah apartemen di Jalan Listrik, Medan.<br>Dari tangan SAB, petugas menyita lima unit pod getar, terdiri dari empat unit merek Yakuza dan satu unit merek Batman.</p><p>Menurut polisi, SAB diduga menyamarkan barang tersebut dengan menyelipkannya ke dalam kotak sabun saat melakukan transaksi.</p><p>Dari penangkapan SAB, petugas kemudian melakukan pengembangan hingga mengarah kepada MAR dan PAS yang diamankan di sebuah rumah kos di Jalan Kasuari, Medan.</p><p>"Saat MAR dan PAS kami tangkap, keduanya sempat berkilah. Namun berkat kejelian tim, kami berhasil menemukan barang bukti narkoba tambahan yang disimpan di dalam body jam dinding," ujar Rafli, Rabu (23/9/2026).</p><p>Petugas menemukan lima unit pod getar yang disimpan di dalam sebuah jam dinding yang diletakkan di atas lemari.</p><p>Pengembangan kemudian dilanjutkan ke sebuah rumah milik keluarga MAR di kawasan Setia Budi, Medan, yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan barang.</p><p>Dari dalam sebuah lemari di kamar tidur, petugas kembali menemukan 285 unit pod getar. Dengan demikian, total barang bukti yang diamankan dari ketiga orang tersebut mencapai 295 unit.</p><p>Rafli menyebut, ketiga orang tersebut diduga baru menjalankan aktivitas peredaran pod getar tersebut sekitar dua bulan. Polisi menduga aktivitas itu bermula dari penggunaan, kemudian berlanjut pada penjualan dalam jumlah kecil hingga dalam jumlah lebih besar.</p><p>Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga mendalami dugaan keterlibatan jaringan dari Malaysia. MAR disebut berkomunikasi dengan seseorang yang berada di Malaysia melalui sebuah aplikasi.</p><p>"Ketiga pelaku merupakan jaringan narkoba Malaysia-Indonesia. MAR yang merupakan bos dari kedua pelaku, termasuk kekasihnya, berhubungan langsung dengan pengendali di Malaysia melalui aplikasi khusus. Pengendalinya ini yang kini sedang kami kejar," kata Rafli.</p><p>Rafli menegaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.<br>Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan muda, agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.</p><p>"Narkoba bukan gaya hidup, jangan biarkan rasa penasaranmu menjadi penyesalan di kemudian hari. Jaga masa depanmu, jaga dirimu. Jangan coba-coba narkoba, karena kami pastikan sekecil apa pun, kami akan ungkap, tangkap, dan tindak hingga ke akarnya," pungkas Rafli.</p><p><br></p><p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_1618_Dua-Sejoli-dan-Seorang-Pemuda-Diciduk--295-Pod-Getar-Diamankan-Polisi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/dua-sejoli-dan-seorang-pemuda-diciduk-295-pod-getar-diamankan-polisi/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari 12 Proyek Pemko Padangsidimpuan, 5 Gagal Tender Lagi</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 12:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari 12 Proyek Pemko Padangsidimpuan, 5 Gagal Tender Lagi]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Dari 12 paket proyek pembangunan irigasi dan jalan di Kota Padangsidimpuan yang dilelang, 5 diantaranya dengan status gagal tender setelah tender ulang, Rabu (23/09/2026).Disadur dari laman https//spse.inaproc.id/padangsidimpuankot]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Dari 12 paket proyek pembangunan irigasi dan jalan di Kota Padangsidimpuan yang dilelang, 5 diantaranya dengan status gagal <a href="https://www.analisamedan.com/tag/tender/" target="_blank">tender</a> setelah <a href="https://www.analisamedan.com/tag/tender/" target="_blank">tender</a> ulang, Rabu (23/09/2026).<br><br>Disadur dari laman https://spse.inaproc.id/padangsidimpuankota/lelang kelima paket proyek yang gagal tersebut yakni: </p><p><br>1. Pembangunan Akses Jalan Huntap Rp.793 Juta.<br>2. Rehabilitasi Bendung dan Jaringan Irigasi DI Goti Rp.496 Juta.<br>3. Pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi Desa Manegen Rp.1,2 Miliar.<br>4. Rehabilitasi Bendung dan Jaringan Irigasi Aek Sipogas Rp.997 Juta.<br>5. Rehabilitasi Jalan Sutan Parlaungan Hrp Gang Setia 2 Lingkungan II Kelurahan Sadabuan Rp.495 Juta.<br><br>Sedangkan alasan gagal <a href="https://www.analisamedan.com/tag/tender/" target="_blank">tender</a> tersebut yakni diantaranya penawar tidak menyampaikan dokumen penilaian kinerja penyedia, foto kantor lengkap dan plank merk perusahaan lengkap hingga tidak menyampaikan iuran BPJS.<br><br>Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kota Padangsidimpuan Bardan saat ditemui dikantornya membenarkan hal tersebut.<br><br>"Benar. Sesuai aturan. Dimana status gagal <a href="https://www.analisamedan.com/tag/tender/" target="_blank">tender</a> tersebut dikarena peserta tidak memenuhi persyaratan dan saat pembuktian tidak dapat membuktikan" Kata Kabag PBJ.<br><br>Secara aturan pengadaan barang/jasa pemerintah di Indonesia, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/tender/" target="_blank">tender</a> gagal bisa berubah menjadi Penunjukan Langsung (PL), namun hal ini tidak terjadi secara otomatis. <br><br>Proses ini harus memenuhi syarat dan ketentuan ketat yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_3896_Dari-12-Proyek-Pemko-Padangsidimpuan--5-Gagal-Tender-Lagi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/dari-12-proyek-pemko-padangsidimpuan-5-gagal-tender-lagi/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komisi IV DPRD Medan akan Tindaklanjuti Wacana Ongkos Gratis bagi Pelajar</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 10:07:02 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komisi IV DPRD Medan akan Tindaklanjuti Wacana Ongkos Gratis bagi Pelajar]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi IV DPRD Medan akan Tindaklanjuti Wacana Ongkos Gratis bagi Pelajar]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Ketua Komisi 4 <a href="https://www.analisamedan.com/tag/DPRD-Medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> Paul Mei Anton Simanjuntak SH menyebut akan segera mengagendakan jadwal Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama stakholder terkait subsidi pengoperasian mobil listrik dengan wacana penggratisan ongkos <a href="https://www.analisamedan.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a> naik angkutan umum di Kota Medan.</p><p>Hal itu disampaikan Paul Mei Anton Simanjuntak, Rabu (23/9/2026) menyikapi subsidi APBD Pemko Medan sebesar Rp 91 Miliar per tahun untuk operasional 72 unit bus listrik di Kota Medan.</p><p>Menurutnya, hal diatas patut disikapi karena penggunaan anggaran tidak efisien bahkan tidak tepat sasaran. Subsidi biaya operasional bus listrik dinilai mubajir dan sebaiknya dialihkan untuk subsidi angkutan kota (Angkot) dengan menggratiskan ongkos pelajar.</p><p>Dikatakan Paul Simanjuntak, Dianya setuju jika ongkos <a href="https://www.analisamedan.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a> di Medan digratiskan. Karena hal itu merupakan bagian dari bantuan untuk siswa prasejahteta.</p><p>Namun kata Paul yang juga bendahara Fraksi PDI Perjuangan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/DPRD-Medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> itu, untuk merealisasikan program ongkos gratis <a href="https://www.analisamedan.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a> di Kota Medan perlu dilakukan kajian mendalam. "Kita harapkan ada kajian yang matang sehingga tidak memberatkan beban APBD Pemko ke depan," paparnya.</p><p>Dalam rencana RDP nantinya akan diupayakan melibatkan lintas komisi, 2 dan 4 di DPRD Medan. Sedangkan OPD Pemko Medan akan melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan. Terutama BKAD Pemko Medan yang mengetahui kondisi keuangan daerah.</p><p>Selain itu tambah Paul, stakholder Organda dan Kesper juga akan diundang. Diharapkan pihak Organda dan Kesper menyampaikan kajian dengan data akurat. "Mereka harus dilibatkan menyangkut sistem angkutan kota (Angkot) dan proyek BRT kelanjutan  mobil listrik," paparnya.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_8921_Komisi-IV-DPRD-Medan-akan-Tindaklanjuti-Wacana-Ongkos-Gratis-bagi-Pelajar.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/komisi-iv-dprd-medan-akan-tindaklanjuti-wacana-ongkos-gratis-bagi-pelajar/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tersangka Penganiayaan Leonardo Tarigan Ditangkap Polisi di Pancur Batu</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 23:13:45 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tersangka Penganiayaan Leonardo Tarigan Ditangkap Polisi di Pancur Batu]]></title>
            <description><![CDATA[Tersangka Penganiayaan Leonardo Tarigan Ditangkap Polisi di Pancur Batu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Polisi mengamankan seorang pria berinisial HS, tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Leonardo Tarigan meninggal dunia di kawasan Jalan Pancur Siwah, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.</p><p>Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 23.40 WIB. Kasus itu kemudian dilaporkan pihak keluarga ke Polsek Medan Tuntungan melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/389/IX/2026/SPKT/Polsek Medan Tuntungan/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.</p><p>Pihak keluarga mengetahui Leonardo mengalami penganiayaan setelah mendapat informasi dari rekannya. Saat itu, korban disebut telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Adam Malik.</p><p>Kakak korban, Natalya Br Tarigan, kemudian mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi adiknya. Namun, setibanya di rumah sakit, Leonardo disebut telah meninggal dunia.</p><p>Keluarga kemudian menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Berdasarkan laporan polisi, luka tersebut terdapat di bagian punggung kanan, pinggang kanan, rusuk kiri, paha kiri hingga bagian pantat kanan.</p><p>Atas kejadian tersebut, keluarga korban membuat laporan ke Polsek Medan Tuntungan. Perkara tersebut ditangani sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia sebagaimana Pasal 466 ayat (3) KUHP.</p><p>Setelah melakukan penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan HS yang berada di wilayah hukum Polsek Pancur Batu.</p><p>Tim Opsnal Polsek Medan Tuntungan yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Ropii SH MH kemudian bergerak menuju Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Pancur Batu, pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.</p><p>Setelah berkoordinasi dengan personel Polsek Pancur Batu, petugas berhasil mengamankan HS. Dalam pemeriksaan awal, polisi menyebut tersangka mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap Leonardo menggunakan sebilah pisau.</p><p>Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Adil Ginting SH MH melalui Kanit Reskrim Ipda Ropii SH MH membenarkan penanganan perkara tersebut.</p><p>&quot;Benar, tersangka sudah diamankan dan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan,&quot; ujar Ipda Ropii saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026) malam.</p><p>HS selanjutnya dibawa ke Polsek Medan Tuntungan untuk menjalani proses penyidikan. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, memeriksa saksi-saksi, mencari barang bukti serta melengkapi berkas perkara.<br><br>Hingga kini, polisi belum membeberkan secara rinci motif dugaan penganiayaan tersebut. Penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan Leonardo Tarigan meninggal dunia.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_4162_Tersangka-Penganiayaan-Leonardo-Tarigan-Ditangkap-Polisi-di-Pancur-Batu.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/tersangka-penganiayaan-leonardo-tarigan-ditangkap-polisi-di-pancur-batu/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IRT Diduga Edarkan Sabu, Polisi Kejar Pemasok di Lembah Sunggal</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 15:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IRT Diduga Edarkan Sabu, Polisi Kejar Pemasok di Lembah Sunggal]]></title>
            <description><![CDATA[IRT Diduga Edarkan Sabu, Polisi Kejar Pemasok di Lembah Sunggal]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Resnarkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polrestabes-Medan/" target="_blank"> Polrestabes Medan</a> mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial EV (43), yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Tirtanadi Gang Lembah, Kecamatan Medan Sunggal.</p><p>EV, warga Jalan Pasar I Tapian Nauli, Kecamatan Medan Sunggal, diamankan personel Unit 3 Satuan Resnarkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polrestabes-Medan/" target="_blank"> Polrestabes Medan</a> pada Kamis (17/9/2026) sore.</p><p>Dalam penindakan tersebut, petugas menyita dua paket sabu dengan berat total 0,86 gram, 24 plastik pembungkus sabu, satu dompet serta sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan aktivitas transaksi narkotika.</p><p>Kasat Resnarkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polrestabes-Medan/" target="_blank"> Polrestabes Medan</a> AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan penangkapan terhadap EV berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.</p><p>"Penangkapan pelaku berkat informasi dari masyarakat. Pelaku merupakan pengedar di lokasi penangkapan," ujar Rafli, Selasa (22/9/2026).</p><p>Menurut Rafli, saat diamankan petugas, EV diduga hendak melakukan transaksi narkotika. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, lanjut Rafli, EV mengaku baru beberapa pekan terakhir terlibat dalam aktivitas tersebut. Polisi masih mendalami peran EV serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.</p><p>"Pemeriksaan awal, pelaku baru beberapa pekan terakhir mengedarkan narkoba," katanya.</p><p>Rafli menyebutkan, dari keterangan sementara, motif ekonomi diduga menjadi salah satu alasan EV terlibat dalam peredaran narkotika.</p><p>Selain mengamankan EV dan barang bukti, polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak yang diduga memasok narkotika kepada EV.</p><p>"I alias G kami identifikasi sebagai pemasok narkoba. Saat ini masih kami lakukan pengejaran," pungkas Rafli.</p><p>Polisi menyatakan pengembangan kasus masih berlangsung untuk mengungkap jaringan pemasok dan memastikan keterlibatan masing-masing pihak berdasarkan alat bukti yang diperoleh.<br><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_2654_IRT-Diduga-Edarkan-Sabu--Polisi-Kejar-Pemasok-di-Lembah-Sunggal.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/irt-diduga-edarkan-sabu-polisi-kejar-pemasok-di-lembah-sunggal/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">15 Mahasiswa UMA Magang ke Jepang, Jadi Bekal Tembus Pasar Kerja Global</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 15:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[15 Mahasiswa UMA Magang ke Jepang, Jadi Bekal Tembus Pasar Kerja Global]]></title>
            <description><![CDATA[Universitas Medan Area (UMA) kembali membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional di tingkat internasional. Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Teknik UMA akan mengikuti Program Magang Internasional Jepang atau Japan World Business (J]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Universitas-Medan-Area/" target="_blank">Universitas Medan Area</a> (UMA) kembali membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional di tingkat internasional. Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Teknik <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> akan mengikuti <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Program-Magang-Internasional-Jepang/" target="_blank">Program Magang Internasional Jepang</a> atau Japan World Business (JWB) Batch III di Yorozu Oita Co., Ltd., Jepang.<br><br>Ke-15 mahasiswa tersebut terdiri dari 7 mahasiswa Teknik Mesin dan 8 mahasiswa Teknik Industri. Mereka telah menyelesaikan tahapan administrasi dan persiapan sebelum diberangkatkan mengikuti program magang di Jepang.<br><br>Pelepasan peserta JWB Batch III berlangsung di Conference Room H. Agus Salim Siregar, Lantai 1 Gedung Biro Rektor UMA, Senin (14/9/2026).<br><br>Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni Dr. Walid Musthafa S, S.Sos., M.I.P., serta Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis dan Kemitraan Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMgt, Ph.D CIMA <hr /><br><br>Dalam kegiatan tersebut, Rektor <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> menekankan pentingnya mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang internasional sebagai bagian dari proses mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.<br><br>"Pengalaman bekerja di lingkungan internasional dinilai dapat memberikan wawasan baru kepada mahasiswa, tidak hanya berkaitan dengan kompetensi teknis, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman terhadap budaya kerja yang berbeda. Mahasiswa juga diharapkan tidak sekadar mengikuti program, tetapi mampu menyerap berbagai pengalaman selama berada di Jepang untuk menjadi bekal ketika memasuki dunia profesional." Ungkap Dadan<br><br>Dadan mengatakan , Program JWB Batch III memberikan kesempatan kepada mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Industri <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan industri Jepang.Bagi mahasiswa Teknik Mesin, program tersebut dapat menjadi ruang untuk memperluas pengalaman terkait praktik industri dan penerapan kompetensi keteknikan.<br><br>" Sementara bagi mahasiswa Teknik Industri, pengalaman di lingkungan perusahaan diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai sistem kerja, proses produksi, efisiensi, manajemen operasional, serta budaya organisasi. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi upaya mempertemukan pembelajaran akademik di kampus dengan kebutuhan nyata dunia kerja."katanya<hr /><br><br>Rangkaian kegiatan pelepasan ditandai dengan penyematan almamater kepada dua mahasiswa sebagai perwakilan peserta program. Penyematan almamater menjadi simbol kepercayaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Universitas-Medan-Area/" target="_blank">Universitas Medan Area</a> kepada mahasiswa yang akan membawa nama baik almamater selama mengikuti program di Jepang.<br><br>" Para mahasiswa diharapkan mampu menjaga etika, disiplin, tanggung jawab, dan sikap profesional selama berada di lingkungan kerja maupun masyarakat Jepang. Mereka juga diharapkan dapat menjadi representasi positif <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Universitas-Medan-Area/" target="_blank">Universitas Medan Area</a> selama mengikuti program."ujarnya<br><br>Ia menambahkan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Program-Magang-Internasional-Jepang/" target="_blank">Program Magang Internasional Jepang</a> JWB Batch III juga menjadi bagian dari upaya <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi.<br><br>Dalam surat resmi kegiatan, pelepasan mahasiswa tersebut disebut sebagai bentuk dukungan institusi terhadap pencapaian prestasi internasional mahasiswa sekaligus pemenuhan target Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas.<br><br>"Melalui program semacam ini, pengalaman belajar mahasiswa tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi diperluas melalui interaksi langsung dengan lingkungan profesional internasional."tuturnya<br><br>Sebanyak 15 mahasiswa peserta JWB Batch III diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membangun karakter profesional.<hr /><br><br>Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, disiplin, dan bertanggung jawab menjadi pengalaman penting yang dapat diperoleh mahasiswa selama mengikuti program di Jepang.<br><br>Setelah kembali ke Indonesia, pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, program studi, Fakultas Teknik, dan Universitas Medan Area.<br><br>Keberangkatan 15 mahasiswa ini sekaligus menjadi bagian dari langkah <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> dalam menyiapkan lulusan yang memiliki pengalaman internasional dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.<br><br>"Melalui <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Program-Magang-Internasional-Jepang/" target="_blank">Program Magang Internasional Jepang</a> JWB Batch III, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> terus mendorong mahasiswa memperluas pengalaman dan wawasan global, sejalan dengan visi universitas sebagai Green Digital University yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global."tandasnya.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_7303_15-Mahasiswa-UMA-Magang-ke-Jepang--Jadi-Bekal-Tembus-Pasar-Kerja-Global.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/pendidikan/15-mahasiswa-uma-magang-ke-jepang-jadi-bekal-tembus-pasar-kerja-global/</link>
            <author><![CDATA[gustan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Transformasi Kualitas SDM Dosen dan Tendik UINSU Medan</guid>
            <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:23:19 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Transformasi Kualitas SDM Dosen dan Tendik UINSU Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Transformasi Kualitas SDM Dosen dan Tendik UINSU Medan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan sedang berada pada titik penting dalam perjalanan kelembagaannya. Sejak bertransformasi dari IAIN menjadi UIN pada 2014, universitas ini tidak hanya dituntut memperluas layanan pendidikan, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab perubahan dunia akademik yang semakin kompetitif.</p><p>Periode 2023–2026 menjadi fase penting dalam proses tersebut. Di tengah perubahan regulasi, tuntutan digitalisasi, kompetisi antarperguruan tinggi, dan ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi, kualitas dosen dan tenaga kependidikan (tendik) menjadi penentu apakah transformasi kelembagaan UINSU benar-benar menghasilkan perubahan substantif.</p><p>Pertanyaan yang patut diajukan bukan lagi sekadar apakah UINSU telah berkembang, melainkan: sejauh mana pertumbuhan institusi tersebut ditopang oleh kualitas manusia yang menggerakkannya? Pertanyaan ini penting karena universitas pada akhirnya bukan gedung, sistem informasi, atau dokumen akreditasi.</p><p>Universitas adalah komunitas akademik. Mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sangat bergantung pada mutu dosen dan tenaga kependidikan yang menjalankannya.</p><p>UINSU mengelola delapan fakultas dan satu program pascasarjana dengan jumlah mahasiswa lebih dari 35.000 orang. Skala tersebut menunjukkan besarnya tanggung jawab pengelolaan SDM. Visi Smart Islamic University karenanya tidak cukup diterjemahkan sebagai digitalisasi layanan.</p><p>Ia menuntut dosen yang kuat secara keilmuan, adaptif terhadap teknologi, produktif dalam penelitian, serta mampu berkolaborasi lintas disiplin. Pada saat yang sama, tendik harus memiliki kompetensi administrasi, teknologi informasi, dan pelayanan akademik yang semakin profesional.</p><p><b>Dari Pengembangan Kompetensi Menuju Budaya Akademik</b><br>Salah satu fondasi penting transformasi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> adalah peningkatan kualifikasi akademik dosen. Program pendidikan doktor menjadi bagian strategis karena kualitas dosen tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan mengajar, tetapi juga oleh kapasitas menghasilkan pengetahuan baru.</p><p>Data Pascasarjana UINSU menunjukkan adanya aktivitas pendidikan pada jenjang magister dan doktor dalam bidang Hukum Islam dan Pendidikan Islam pada tahun akademik 2023/2024. Kebijakan izin belajar bagi dosen yang melanjutkan pendidikan S3 juga menunjukkan adanya investasi jangka panjang terhadap penguatan kapasitas akademik.</p><p>Namun, peningkatan gelar akademik tidak boleh berhenti pada perubahan nomenklatur di belakang nama. Doktor yang dibutuhkan perguruan tinggi adalah doktor yang produktif menghasilkan riset, publikasi, inovasi pembelajaran, dan kontribusi pemikiran bagi masyarakat. <hr /></p><p>Karena itu, pendidikan formal perlu berjalan beriringan dengan pengembangan kompetensi. Kegiatan refreshment dan penyamaan persepsi bagi asesor Sertifikasi Dosen pada 2023 serta workshop kurikulum dan penguatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka pada Desember 2023 menunjukkan upaya UINSU menyesuaikan kapasitas dosen dengan perubahan standar pendidikan tinggi.</p><p>Hal yang juga penting adalah perubahan orientasi pembelajaran. Monitoring Lembaga Penjaminan Mutu menunjukkan adanya upaya mengintegrasikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ke dalam proses pembelajaran. Ini merupakan langkah menuju paradigma research-integrated teaching, ketika ruang kelas tidak lagi menjadi tempat sekadar memindahkan pengetahuan, tetapi juga tempat mempertemukan teori, riset, dan persoalan nyata masyarakat.</p><p>Pada titik inilah transformasi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> memperoleh makna yang lebih luas. Yang dibangun bukan hanya kompetensi individual, melainkan budaya akademik.</p><p><b>Akreditasi Unggul dan Ujian Sesudahnya</b><br>Pencapaian penting UINSU dalam periode ini adalah diraihnya akreditasi institusional Unggul dari BAN-PT pada 19 Oktober 2024 melalui SK Nomor 1936/SK/BAN-PT/Ak/PT/X/2024 yang berlaku hingga 19 Oktober 2029. Lebih dari separuh program studi UINSU juga disebut telah mencapai status Unggul.</p><p>Capaian tersebut penting. Tetapi akreditasi semestinya dibaca bukan sebagai garis akhir, melainkan sebagai ukuran tentang seberapa jauh sebuah perguruan tinggi mampu memenuhi standar mutu tertentu.</p><p>Di balik sertifikat itu terdapat kerja panjang sivitas akademika: penataan dokumen, penguatan sistem penjaminan mutu, pengembangan program studi, serta pembenahan kualitas dosen dan tendik. Dalam konteks SDM, komposisi dan kualifikasi dosen guru besar, lektor kepala, lektor, hingga asisten ahli menjadi bagian penting dalam konstruksi mutu institusi.</p><p>Namun, justru setelah memperoleh status Unggul, pertanyaan yang lebih substantif muncul: apakah kualitas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> UINSU akan terus meningkat setelah target akreditasi tercapai?</p><p>Di sinilah tantangan sesungguhnya dimulai. Akreditasi dapat menjadi energi perubahan, tetapi juga dapat menjadi jebakan apabila berhenti sebagai pencapaian administratif. Universitas membutuhkan budaya mutu yang hidup dalam praktik sehari-hari, bukan sekadar kepatuhan menjelang asesmen.</p><p>Persoalan yang belum selesai bahwa transformasi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> UINSU tidak berlangsung tanpa persoalan. Salah satu masalah paling nyata adalah kebutuhan dosen. Dalam RDP dengan Komisi VIII DPR RI pada November 2025, Rektor UINSU menyampaikan persoalan kekurangan dosen yang membutuhkan alokasi anggaran hingga Rp3 miliar untuk merekrut dosen tidak tetap atau dosen luar biasa. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dengan 16 program studi, disebut membutuhkan alokasi sekitar Rp1,3 miliar untuk kebutuhan tersebut. <hr /></p><p>Data ini memperlihatkan paradoks transformasi. Di satu sisi, UINSU sedang meningkatkan standar mutu dan mengejar daya saing. Di sisi lain, kebutuhan dasar berupa kecukupan dosen masih menjadi persoalan.</p><p>Ketergantungan pada dosen tidak tetap memang dapat menjadi solusi jangka pendek. Namun, untuk pembangunan universitas jangka panjang, persoalannya tidak berhenti pada terpenuhinya jadwal kuliah. Institusi membutuhkan ekosistem dosen yang memiliki keterikatan akademik, kesempatan mengembangkan karier, ruang melakukan penelitian, serta kesejahteraan yang memadai.</p><p>Masalah lainnya adalah perubahan regulasi jabatan fungsional dosen. Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024 membawa perubahan pada sistem penilaian dan pengembangan karier dosen. Perubahan regulasi tentu diperlukan untuk meningkatkan standar akademik, tetapi implementasinya membutuhkan pendampingan dan sistem administrasi yang mampu mencegah beban birokrasi menggeser perhatian dosen dari pekerjaan akademik substantif.</p><p>Persoalan ini menjadi lebih kompleks bagi perguruan tinggi di luar pusat-pusat akademik utama Indonesia. Standar nasional memang harus dijaga, tetapi implementasinya juga perlu memperhitungkan keragaman kapasitas institusional, akses terhadap sumber daya, jejaring akademik, dan kondisi lokal.</p><p><b>Menjadikan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> sebagai Strategi, Bukan Sekadar Administrasi</b><br>UINSU sebenarnya memiliki modal penting untuk melanjutkan transformasi. Lembaga Penjaminan Mutu, LP2M, sistem informasi terintegrasi, program pendidikan doktor, jaringan kerja sama akademik, serta pengalaman meraih akreditasi Unggul merupakan infrastruktur yang dapat menopang pengembangan SDM.</p><p>Kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UGM, ITB, UNAIR, dan IPB juga membuka ruang bagi joint research, program akademik bersama, pertukaran dosen, dan capacity building. <hr /></p><p>Peluang ini perlu diarahkan secara lebih strategis. Kerja sama tidak seharusnya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman. Ukurannya adalah berapa banyak penelitian bersama yang lahir, publikasi yang dihasilkan, dosen yang mengalami peningkatan kompetensi, mahasiswa yang memperoleh pengalaman akademik baru, dan inovasi yang masuk ke ruang kelas.</p><p>Demikian pula dengan internasionalisasi. Kehadiran mahasiswa asing dari negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Kamboja membuka ruang bagi UINSU untuk membangun lingkungan akademik yang lebih terbuka. Tetapi internasionalisasi membutuhkan dosen yang mampu berkomunikasi dalam bahasa internasional, memahami keberagaman budaya, serta memiliki jejaring akademik lintas negara.</p><p>Rencana pengembangan Fakultas Kedokteran juga menambah dimensi baru. Program tersebut membutuhkan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> dengan kualifikasi khusus sekaligus budaya akademik dan riset yang berbeda. Dengan demikian, ekspansi institusi harus selalu berjalan beriringan dengan ekspansi kapasitas manusia.</p><p><b>Dari Smart Islamic University Menuju Universitas Pembelajar<br></b>Pada akhirnya, ukuran transformasi UINSU tidak semestinya hanya dilihat dari jumlah guru besar, publikasi, akreditasi, atau gedung baru. Ukuran yang lebih mendasar adalah apakah universitas mampu menjadi organisasi pembelajar (learning organization) yang terus memperbaiki dirinya.</p><p>Universitas yang belajar adalah universitas yang tidak takut membaca kekurangannya sendiri. Kekurangan dosen harus dibaca sebagai persoalan strategis, bukan sekadar persoalan administratif. Keterbatasan anggaran harus mendorong inovasi pembiayaan dan penguatan jejaring, bukan menjadi alasan untuk menunda pengembangan SDM. Perubahan regulasi harus dijawab dengan penguatan sistem pendampingan, bukan sekadar meneruskan informasi dari pusat ke unit kerja.</p><p>Dalam kerangka itu, tenaga kependidikan juga harus memperoleh tempat yang setara dalam agenda transformasi. Digitalisasi akademik, pelayanan mahasiswa, administrasi keuangan, pengelolaan data, hingga sistem informasi tidak akan berjalan tanpa tendik yang kompeten. Universitas modern membutuhkan dosen yang kuat secara akademik sekaligus birokrasi akademik yang profesional.</p><p>Karena itu, investasi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> harus ditempatkan sebagai investasi institusional jangka panjang. Bukan hanya pelatihan, tetapi juga sistem karier, kesejahteraan, penghargaan terhadap kinerja, mobilitas akademik, dukungan riset, dan ruang bagi inovasi.</p><p><b>Menjaga Momentum</b><br>UINSU telah memiliki modal yang tidak kecil. Akreditasi institusional Unggul, meningkatnya jumlah program studi berstatus Unggul, pengembangan pendidikan doktor, penguatan penjaminan mutu, serta jaringan kerja sama akademik menunjukkan adanya proses transformasi yang berlangsung.</p><p>Tetapi status Unggul bukanlah tujuan akhir. Ia justru meningkatkan tanggung jawab. Setelah memperoleh pengakuan, publik berhak menunggu bukti berikutnya: apakah kualitas pembelajaran meningkat, apakah penelitian semakin produktif, apakah lulusan semakin kompetitif, apakah dosen memperoleh ruang berkembang, dan apakah pelayanan akademik semakin baik? <hr /></p><p>Pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih penting daripada sekadar seberapa tinggi sebuah universitas ditempatkan dalam pemeringkatan.</p><p>Visi Smart Islamic University karena itu harus diterjemahkan ke dalam agenda yang terukur: memperkuat kecukupan dan kualitas dosen, memperluas pendidikan doktor, mempercepat kenaikan jabatan akademik, memperbesar riset kolaboratif, memperkuat kompetensi tendik, memperluas internasionalisasi, dan membangun sistem data <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> yang menjadi dasar pengambilan keputusan.</p><p>Transformasi kualitas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/SDM/" target="_blank">SDM</a> pada akhirnya bukan proyek empat tahun. Ia merupakan pekerjaan yang tidak pernah selesai. Setiap generasi dosen harus menghasilkan generasi akademisi berikutnya yang lebih kuat. Setiap pembaruan sistem harus melahirkan pelayanan yang lebih baik. Setiap capaian institusional harus menjadi pijakan untuk capaian berikutnya.</p><p>UINSU telah menunjukkan bahwa perubahan itu mungkin. Tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa perubahan tersebut tidak berhenti sebagai capaian administratif, tetapi menjadi budaya akademik yang menetap.</p><p>Sebab, pada akhirnya, kualitas sebuah universitas tidak terutama ditentukan oleh apa yang tertulis dalam visi dan misinya. Kualitas itu terlihat dari manusia yang menghidupkan visi tersebut setiap hari: dosen yang terus belajar, peneliti yang terus bertanya, tenaga kependidikan yang melayani dengan profesional, dan seluruh sivitas akademika yang menempatkan mutu sebagai kebiasaan.</p><p>Di situlah makna sesungguhnya dari Smart Islamic University: bukan sekadar universitas yang memiliki sistem pintar, melainkan universitas yang terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kualitas manusianya. <b>*) Wakil Rektor II UIN SU Medan</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_669_Transformasi-Kualitas-SDM-Dosen-dan-Tendik-UINSU-Medan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/kolom/transformasi-kualitas-sdm-dosen-dan-tendik-uinsu-medan/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bawa Sabu Dalam Tas Modifikasi, Penumpang Travel Medan-Aceh Ditangkap Polisi</guid>
            <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 19:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bawa Sabu Dalam Tas Modifikasi, Penumpang Travel Medan-Aceh Ditangkap Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Bawa Sabu Dalam Tas Modifikasi, Penumpang Travel MedanAceh Ditangkap Polisi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank">analisamedan.com</a<a></b> - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial FYM (42), warga Kabupaten Pidie, Aceh, yang diduga membawa narkotika jenis sabu saat hendak bepergian menggunakan travel rute Medan-Aceh.</p><p>Penangkapan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> terhadap<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> FYM<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dilakukan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> di<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kawasan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Jalan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> William<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Iskandar/Pancing,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tepatnya<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> sekitar<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> MMTC,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Desa<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Medan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Estate,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Kecamatan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Percut<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Sei<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Tuan,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Kabupaten<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Deli<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Serdang,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Kamis<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> (17/9/2026)<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> malam.</p><p>Dari<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penangkapan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> petugas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menyita<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> sabu<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> seberat<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> 480,56<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> gram<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dikemas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dalam<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> enam<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bungkus.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Barang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bukti<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> itu<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ditemukan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> di<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dalam<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> milik<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> FYM<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> telah<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dimodifikasi<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dengan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ruang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penyimpanan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> khusus.</p><p>Kasat<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Resnarkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Polrestabes<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Medan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> AKBP<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Rafli<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Yusuf<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Nugraha,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> SH,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> SIK,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> MIP,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Senin<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> (21/9/2026)<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> siang,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengatakan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penangkapan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berawal<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dari<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> informasi<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> masyarakat<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengenai<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dugaan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pengiriman<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkotika<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dengan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> memanfaatkan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> jasa<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> travel<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> rute<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Medan-Aceh.</p><p>Menindaklanjuti<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> informasi<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> personel<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Satresnarkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Polrestabes<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Medan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> melakukan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penyelidikan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> hingga<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengidentifikasi<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kendaraan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> travel<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ditumpangi<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> FYM.</p><p>"Pelaku<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> rencananya<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> akan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berangkat<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dari<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Medan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menuju<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Aceh<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menggunakan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> travel<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menjemput<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penumpangnya<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dari<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> rumah<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ke<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> rumah.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Dalam<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> keberangkatannya<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kembali<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ke<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> daerah<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> asalnya<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> inilah,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pelaku<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> membawa<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkoba,"<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ujar<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Rafli.</p><p>Saat<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kendaraan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> travel<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dihentikan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> FYM<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> diturunkan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> untuk<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> diperiksa,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> petugas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> melakukan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penggeledahan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> terhadap<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> barang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bawaannya.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Namun,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pada<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pemeriksaan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> awal,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> polisi<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> belum<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menemukan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkotika<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> di<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ruang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> utama<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut.</p><p>Petugas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kemudian<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mencurigai<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> adanya<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bagian<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> khusus<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pada<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berada<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> di<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bagian<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bawah.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Setelah<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> diperiksa<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> lebih<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> lanjut,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ditemukan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> enam<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bungkus<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkotika<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> jenis<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> sabu<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dengan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berat<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> keseluruhan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mencapai<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> 480,56<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> gram.</p><p>"Kami<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> temukan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> 480,56<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> gram<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> sabu<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dikemas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dalam<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> enam<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bungkus.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Pelaku<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menyimpan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ke<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ruang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penyimpanan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> khusus<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> di<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bagian<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bawah<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tas,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> biasanya<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> digunakan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> untuk<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menyimpan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pelindung<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> atau<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> jas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> hujan,"<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> jelas<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Rafli.</p><p>Kepada<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penyidik,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> FYM<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berdasarkan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pemeriksaan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> awal<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengaku<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> baru<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pertama<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kali<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> membawa<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkotika<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dari<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Medan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menuju<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Aceh.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Ia<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> diduga<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tertarik<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> membawa<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> barang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> karena<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dijanjikan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> imbalan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> sebesar<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Rp3<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> juta<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> oleh<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pihak<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> disebut<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> sebagai<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pengendali.</p><p>Meski<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> demikian,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> polisi<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> masih<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mendalami<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> keterangan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> untuk<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengetahui<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> peran<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> FYM<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> serta<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengungkap<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pihak<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> lain<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> diduga<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berkaitan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dengan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pengiriman<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkotika<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut.</p><p>"Kami<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> masih<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mendalami.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Pemeriksaan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> awal<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pelaku<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengaku<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> baru<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pertama<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kali,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> namun<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> akan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kami<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dalami.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Kami<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> juga<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> sedang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengejar<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pengendali<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> atau<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bos<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dari<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pelaku,"<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kata<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Rafli.</p><p>Rafli<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menegaskan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pengungkapan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kasus<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tidak<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berhenti<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pada<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penangkapan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> FYM.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Penyidik<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> masih<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> melakukan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pengembangan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> guna<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengungkap<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> jaringan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> serta<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pihak<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> diduga<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengendalikan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pengiriman<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkotika<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tersebut.</p><p>"Bisa<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> saja<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> narkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berpindah<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tempat,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> bisa<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> saja<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berpindah<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tangan,<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tapi<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kami<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pastikan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> hukum<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> tidak<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pernah<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> kehilangan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> arah,"<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pungkasnya.</p><p>FYM<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> saat<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ini<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> menjalani<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> proses<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pemeriksaan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penyidikan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> lebih<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> lanjut<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> di<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Satresnarkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Polrestabes<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Medan.<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> Status<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> hukum<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> dan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> sangkaan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> pasal<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> terhadap<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> FYM<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> selanjutnya<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> mengikuti<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> hasil<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> penyidikan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> serta<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> ketentuan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> peraturan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> perundang-undangan<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> yang<a href="https://www.analisamedan.com/tag//" target="_blank"></a> berlaku.<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_7659_Bawa-Sabu-Dalam-Tas-Modifikasi--Penumpang-Travel-Medan-Aceh-Ditangkap-Polisi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/bawa-sabu-dalam-tas-modifikasi-penumpang-travel-medanaceh-ditangkap-polisi/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pulang dari Kamboja, Pria Bawa 100 Pod Getar Ditangkap Polisi</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 20:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pulang dari Kamboja, Pria Bawa 100 Pod Getar Ditangkap Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Pulang dari Kamboja, Pria Bawa 100 Pod Getar Ditangkap Polisi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan mengamankan seorang pria berinisial RM (33), terkait dugaan peredaran narkotika jenis pod getar di kawasan Medan Sunggal.</p><p>RM, warga Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal, diamankan personel Unit 1<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Satresnarkoba/" target="_blank"> Satresnarkoba</a> Polrestabes Medan, Senin (14/9/2026) malam, setelah polisi menerima informasi mengenai dugaan transaksi narkoba di salah satu perumahan di kawasan Jalan Asrama Medan.</p><p>Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP, mengatakan petugas kemudian melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.</p><p>Saat akan diamankan, RM disebut sempat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun, petugas berhasil mengamankannya di sekitar gerbang perumahan.</p><p>"Pelaku ini merupakan DJ. Pelaku juga baru kembali dari<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Kamboja/" target="_blank"> Kamboja</a> dan berdasarkan keterangan awal menjadi operator judi online," ujar Rafli, Minggu (20/9/2026).</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan 100 pcs pod getar yang tersimpan di dalam sebuah plastik. Barang tersebut terdiri dari dua merek, yakni 60 pcs merek Batman dan 40 pcs merek Yakuza.</p><p>Menurut Rafli, RM mengaku baru sekitar dua bulan terakhir terlibat dalam aktivitas pengantaran pod getar dan berperan sebagai kurir.</p><p>"Pengakuan awal, pelaku baru kali ini menjadi kurir. Pelaku tergiur dengan upah yang dijanjikan," katanya.</p><p>Polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan seorang pria lainnya berinisial FS (36), warga Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, di kawasan Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Sunggal.</p><p>Rafli menyebut FS diduga turut membantu proses pengantaran barang tersebut serta berperan sebagai perantara dan pengelola uang yang disebut berasal dari hasil penjualan narkoba.</p><p>"Setelah menangkap RM, kami lakukan pengembangan dengan menangkap satu pelaku lagi," jelasnya.</p><p>Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi masih memburu dua orang lainnya yang disebut berinisial ER dan U. Keduanya, menurut polisi, diduga berperan sebagai pemasok.</p><p>"Kedua pelaku masih kami kejar. Identitasnya sudah diketahui dan kami akan melakukan pengejaran hingga tuntas," ujar Rafli.</p><p>Rafli menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang diduga berkaitan dengan peredaran barang tersebut.</p><p>Dalam pemberitaan ini, status RM dan FS tetap disebut sebagai terduga atau pihak yang diamankan, karena proses hukum masih berjalan dan belum ada putusan pengadilan yang menyatakan keduanya bersalah.<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_275_Pulang-dari-Kamboja--Pria-Bawa-100-Pod-Getar-Ditangkap-Polisi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/pulang-dari-kamboja-pria-bawa-100-pod-getar-ditangkap-polisi/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semangat Harhubnas 2026: KAI Divre I Sumut Hubungkan Masyarakat untuk Masa Depan Lebih Maju</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 06:14:04 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semangat Harhubnas 2026: KAI Divre I Sumut Hubungkan Masyarakat untuk Masa Depan Lebih Maju]]></title>
            <description><![CDATA[Semangat Harhubnas 2026 KAI Divre I Sumut Hubungkan Masyarakat untuk Masa Depan Lebih Maju]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus mengoptimalkan peran transportasi rel dalam memperkuat interkoneksi wilayah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pergerakan arus penumpang dan barang yang positif menjadi indikator nyata bergesernya peran <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> di wilayah tersebut.</p><p>&quot;Bertumbuhnya jumlah pelanggan menunjukkan transformasi peran angkutan rel di Sumatera Utara. Jika dahulu lebih dominan melayani angkutan komoditas, kini <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> menjadi moda favorit masyarakat seiring meningkatnya kepercayaan publik terhadap keandalan layanannya,&quot; ujar Anwar.</p><p>Sepanjang 2025, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/KAI-Divre-I-Sumut/" target="_blank">KAI Divre I Sumut</a> mencatat sebanyak 2,63 juta pelanggan memanfaatkan moda transportasi ini, naik 8 persen dibanding capaian 2024 sebanyak 2,43 juta orang. Trend positif tersebut berlanjut pada periode Januari hingga Agustus 2026 dengan volume penumpang menembus 1,85 juta orang, tumbuh 5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.</p><p>Di sektor logistik, angkutan barang juga mencatatkan sinyal pemulihan yang kuat. Selama delapan bulan pertama 2026, volume logistik terdistribusi mencapai 550.162 ton atau bertumbuh 16 persen dibanding periode sama 2025 sebanyak 472.609 ton.</p><p>&quot;Kinerja angkutan barang terus menguat dengan pergeseran komoditas utama dari produk perkebunan seperti CPO dan lateks menuju bahan bakar minyak (BBM) serta peti kemas,&quot; kata Anwar.</p><p>Guna menunjang keandalan operasional dan kenyamanan pengguna jasa, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/KAI-Divre-I-Sumut/" target="_blank">KAI Divre I Sumut</a> secara bertahap merenovasi 43 stasiun aktif tanpa merusak nilai sejarahnya. Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan telah selesai dipugar, sementara pembenahan di Stasiun Mambang Muda, Bamban, hingga Stasiun Medan masih terus berjalan.</p><p>&quot;Stasiun Medan memiliki nilai strategis sebagai simpul mobilitas warga sekaligus salah satu ikon kota. Pembenahan stasiun kami lakukan bertahap agar fungsi pelayanan publik semakin optimal tanpa mengabaikan aspek histori,&quot; tutur Anwar.</p><p>Ia menegaskan, momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang bertema &quot;Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju&quot; menjadi pendorong bagi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/KAI-Divre-I-Sumut/" target="_blank">KAI Divre I Sumut</a> untuk terus meningkatkan keselamatan, ketepatan waktu, dan kemudahan aksesibilitas.</p><p>&quot;Melalui konektivitas penumpang dan rantai pasok logistik yang makin solid, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen menjadikan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> sebagai tulang punggung transportasi yang aman, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian Sumatera Utara,&quot; tutup Anwar.<b> (imar)</b><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_3841_Semangat-Harhubnas-2026--KAI-Divre-I-Sumut-Hubungkan-Masyarakat-untuk-Masa-Depan-Lebih-Maju.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/semangat-harhubnas-2026-kai-divre-i-sumut-hubungkan-masyarakat-untuk-masa-depan-lebih-maju/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pegadaian Edukasi 200 Mahasiswa USU Soal Keuangan dan Risiko Pinjol Ilegal</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pegadaian Edukasi 200 Mahasiswa USU Soal Keuangan dan Risiko Pinjol Ilegal]]></title>
            <description><![CDATA[Pegadaian Edukasi 200 Mahasiswa USU Soal Keuangan dan Risiko Pinjol Ilegal]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - PT Pegadaian (Persero) memperkuat edukasi literasi keuangan bagi generasi muda melalui kuliah umum bertajuk "Pegadaian Finance for All & Bahaya Pinjol Ilegal" di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (18/9/2026).</p><p>Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pegadaian Peduli melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) tersebut diikuti sekitar 200 mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Psikologi USU.</p><p>Dalam kegiatan itu, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengenali produk dan layanan keuangan yang legal, serta memahami berbagai risiko yang dapat muncul dari penggunaan pinjaman online (pinjol) ilegal.</p><p>Hadir sebagai narasumber Deputi Bisnis Area Medan 2 Pegadaian, Heri Susianto, dan Auditor BPKP-RI Kantor Perwakilan Sumatera Utara, Manro Manrie Sipayung.</p><p>Kegiatan tersebut turut didampingi Pemimpin Cabang Pegadaian CP Padang Bulan, Gopher Manurung.</p><p>Sementara dari pihak Fakultas Psikologi USU, kegiatan disambut Dekan Fakultas Psikologi USU Prof. Dr. Vivi Gusrini Rahmadani, S.Psi., M.Sc., MA., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi Tarmidi, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog, serta Kepala Program Studi Sarjana Psikologi Fasti Rola, S.Psi., M.Psi.</p><p>Mahasiswa Diajak Bijak Mengelola Keuangan</p><p>Melalui tema yang diangkat, mahasiswa diajak memahami cara merencanakan dan mengelola keuangan secara bertanggung jawab, terutama di tengah semakin mudahnya akses terhadap berbagai layanan keuangan berbasis digital.</p><p>Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali legalitas suatu layanan keuangan sebelum menggunakannya.<br>Edukasi mengenai pinjol ilegal menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa diingatkan agar tidak terburu-buru menggunakan layanan keuangan hanya karena proses pengajuannya mudah dan cepat.</p><p>Pemahaman terhadap risiko, legalitas, serta ketentuan layanan keuangan dinilai menjadi bagian penting dalam membantu generasi muda mengambil keputusan finansial secara lebih hati-hati.</p><p>Program GENCARKAN sendiri menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, termasuk di kalangan generasi muda.</p><p>Pegadaian Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi</p><p>Melalui program Pegadaian Peduli, edukasi dan sosialisasi literasi keuangan terus dilakukan dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk lingkungan perguruan tinggi.</p><p>Kuliah umum di Fakultas Psikologi USU diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan kepada mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap layanan keuangan ilegal.</p><p>Mahasiswa juga diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan keluarga maupun masyarakat sehingga pemahaman mengenai literasi keuangan semakin luas.</p><p>Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Pegadaian dan perguruan tinggi dalam memperluas edukasi keuangan kepada generasi muda di Sumatera Utara.<br></p><p><br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_9468_Pegadaian-Edukasi-200-Mahasiswa-USU-Soal-Keuangan-dan-Risiko-Pinjol-Ilegal.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/ekonomi/pegadaian-edukasi-200-mahasiswa-usu-soal-keuangan-dan-risiko-pinjol-ilegal/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera Ucapkan Selamat Milad ke-60 MW KAHMI</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:52:28 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera Ucapkan Selamat Milad ke-60 MW KAHMI]]></title>
            <description><![CDATA[Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera (CLS) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas Milad ke60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), khususnya kepada Majelis Wilayah (MW) KAHMI. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas perjalana]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Yayasan-Cakrawala-Lestari-Sumatera/" target="_blank">Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera</a> (CLS) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas Milad ke-60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), khususnya kepada Majelis Wilayah (MW) KAHMI. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan panjang KAHMI dalam membangun silaturahmi dan memberikan kontribusi bagi umat serta bangsa Indonesia.<br><br>Ketua Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera, Dr. H. Jamiluddin Marpaung, MA, didampingi Direktur Eksekutif CLS, Gustan Pasaribu, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan bahwa usia 60 tahun merupakan momentum penting bagi KAHMI untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, umat, dan bangsa.<br><br>&quot;Memasuki usia enam dekade, kami berharap KAHMI semakin solid sebagai rumah besar para alumni HMI. Semangat persaudaraan, keislaman, keumatan, dan kebangsaan harus terus menjadi kekuatan dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan Indonesia,&quot; ujar Dr. H. Jamiluddin Marpaung, MA, Kamis (17/9/2026).<hr /><br><br>Menurutnya, KAHMI memiliki posisi strategis sebagai wadah para alumni HMI untuk terus mengembangkan gagasan, pemikiran, dan karya yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Karena itu, semangat intelektualitas dan pengabdian yang menjadi bagian dari tradisi HMI diharapkan tetap terjaga dalam setiap kiprah para alumni.<br><br>&quot;KAHMI bukan hanya tempat berhimpun dan mempererat silaturahmi, tetapi juga dapat menjadi laboratorium bangsa, tempat lahirnya gagasan dan karya yang memberikan manfaat luas. Kami berharap MW KAHMI terus mengambil peran dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik,&quot; tambahnya.<br><br>Direktur Eksekutif Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera, Gustan Pasaribu, S.Sos., M.I.Kom., turut menyampaikan harapan agar momentum Milad ke-60 KAHMI dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara alumni HMI dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, semangat kolaborasi diperlukan untuk menghadirkan program-program yang berdampak dan berkelanjutan.<hr /><br><br>&quot;Selamat Milad ke-60 KAHMI. Semoga MW KAHMI semakin maju, solid, dan terus menjadi rumah besar umat serta laboratorium bangsa Indonesia. Semoga perjalanan enam dekade ini menjadi energi baru untuk memperkuat persaudaraan, memperluas pengabdian, dan menghadirkan kemanfaatan bagi umat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,&quot; pungkas Ketua Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera, Dr. H. Jamiluddin Marpaung, MA, didampingi Direktur Eksekutif CLS, Gustan Pasaribu, S.Sos., M.I.Kom.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_2487_Yayasan-Cakrawala-Lestari-Sumatera-Ucapkan-Selamat-Milad-ke-60-MW-KAHMI.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/yayasan-cakrawala-lestari-sumatera-ucapkan-selamat-milad-ke60-mw-kahmi/</link>
            <author><![CDATA[gustan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bisnis Sabu Baru Sebulan, Pemuda 25 Tahun Berujung di Tangan Polisi</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 18:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bisnis Sabu Baru Sebulan, Pemuda 25 Tahun Berujung di Tangan Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Bisnis Sabu Baru Sebulan, Pemuda 25 Tahun Berujung di Tangan Polisi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan mengamankan seorang pemuda berusia 25 tahun berinisial AO, yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.</p><p>Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita delapan paket sabu yang diduga siap diedarkan, sejumlah uang, enam plastik klip kosong, serta satu unit telepon seluler.</p><p>Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Jumat (18/9/2026) pagi, mengatakan AO merupakan warga Jalan Sari, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.</p><p>"Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika yang dilakukan pelaku," ujar Rafli.</p><p>Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit 3<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Satresnarkoba/" target="_blank"> Satresnarkoba</a> Polrestabes Medan melakukan penyelidikan selama beberapa hari.</p><p>Petugas kemudian mengamankan AO di Jalan Sejati, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (12/9/2026) dinihari.</p><p>Menurut Rafli, saat diamankan, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.</p><p>"Kami menyita delapan paket sabu, sejumlah uang, enam plastik klip pembungkus narkoba, dan satu unit handphone dari pelaku," ungkapnya.<br></p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, kata Rafli, AO diduga baru menjalankan aktivitas tersebut sekitar satu bulan.</p><p>Kepada petugas, AO juga disebut mengaku mendapatkan pasokan narkotika dari seseorang berinisial B. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap B yang diduga berperan sebagai pemasok.</p><p>"Kami masih mengejar satu pelaku lagi yang berperan sebagai pemasok narkoba," kata Rafli.<br>Saat ini, AO beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.<br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_7188_Bisnis-Sabu-Baru-Sebulan--Pemuda-25-Tahun-Berujung-di-Tangan-Polisi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/bisnis-sabu-baru-sebulan-pemuda-25-tahun-berujung-di-tangan-polisi/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Amankan Pria 56 Tahun, 880 Gram Ganja Disita</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:14:01 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Amankan Pria 56 Tahun, 880 Gram Ganja Disita]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan Amankan Pria 56 Tahun]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengamankan seorang pria berinisial M (56), terkait dugaan peredaran narkotika jenis ganja di Jalan Bunga Cempaka, Medan, Rabu (9/9/2026) sore.</p><p>Dalam penindakan tersebut, polisi menyita barang bukti ganja dengan berat sekitar 880 gram. Selain itu, petugas turut mengamankan satu paket sabu, satu paket ganja siap pakai, dua unit telepon seluler, serta satu sepeda motor.</p><p>Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP, Kamis (17/9/2026), mengatakan penangkapan terhadap M berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika.</p><p>Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim 1 Unit 1<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Satresnarkoba/" target="_blank"> Satresnarkoba</a> Polrestabes Medan melakukan penyelidikan. Petugas kemudian mengamankan M saat mengendarai sepeda motor yang diduga hendak melakukan transaksi narkotika.</p><p>&quot;Untuk barang bukti, kami sita satu bungkus ganja yang beratnya 880 gram. Kami juga menyita barang bukti lain seperti satu paket sabu siap pakai, satu paket ganja siap pakai, dua unit handphone, dan sepeda motor yang digunakan pelaku,&quot; ujar Rafli.</p><p>Menurut keterangan yang diperoleh penyidik, M mengaku telah menjalankan aktivitas jual beli ganja selama sekitar enam bulan. Dari aktivitas tersebut, M disebut memperoleh keuntungan sekitar Rp250 ribu untuk setiap kilogram ganja yang berhasil dijual.</p><p>&quot;Pelaku ini sudah enam bulan menjalankan bisnisnya. Keuntungannya Rp250 ribu dalam setiap satu kilogram. Pelaku mengedarkan narkoba berdasarkan pesanan,&quot; kata Rafli.</p><p>Rafli menyebutkan, ganja yang diamankan dari M diduga diperoleh dari seorang perempuan berinisial MP. Polisi masih melakukan pencarian terhadap MP untuk mengungkap asal-usul barang tersebut.</p><p>&quot;Pemasoknya sudah kami ketahui dan masih dalam pengejaran. Kami akan terus mengungkap jaringan peredaran narkotika,&quot; pungkas Rafli.</p><p>Saat ini, M beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Satresnarkoba/" target="_blank"> Satresnarkoba</a> Polrestabes Medan.<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_9898_Polrestabes-Medan-Amankan-Pria-56-Tahun--880-Gram-Ganja-Disita.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/polrestabes-medan-amankan-pria-56-tahun-880-gram-ganja-disita/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Farianda Putra Sinik Beri Perlindungan 900 Anggota PWI Sumut Melalui BPJS Ketenagakerjaan</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 10:37:07 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Farianda Putra Sinik Beri Perlindungan 900 Anggota PWI Sumut Melalui BPJS Ketenagakerjaan]]></title>
            <description><![CDATA[Farianda Putra Sinik Beri Perlindungan 900 Anggota PWI Sumut Melalui BPJS Ketenagakerjaan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Di penghujung masa kepengurusan, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia  Sumatera Utara (PWI Sumut), H <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Farianda-Putra-Sinik/" target="_blank">Farianda Putra Sinik</a> memberi perlindungan kepada 900 anggotanya melalui asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan</p><p>Hal itu diwujudkan melalui kerjasama antara PWI Sumut dengan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/BPJS-Ketenagakerjaan/" target="_blank">BPJS Ketenagakerjaan</a> pada Selasa (15/09/2026) di Medan.</p><p>Kesepakatan bersama dilakukan oleh Ketua PWI Sumut H <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Farianda-Putra-Sinik/" target="_blank">Farianda Putra Sinik</a> dengan Kepala Bidang Kepesertaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/BPJS-Ketenagakerjaan/" target="_blank">BPJS Ketenagakerjaan</a> Cabang Tanjung Morawa, Budi Situmorang, disaksikan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumut Rifki Warisan, Sekretaris SR Hamonangan Panggabean, Bendahara Hartati Rangkuti, Mery Ismail dan pihak BPJS Mei Vivi Sibuea.</p><p>Kepala Bidang Kepesertaan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/BPJS-Ketenagakerjaan/" target="_blank">BPJS Ketenagakerjaan</a> Cabang Tanjung Morawa, Budi Situmorang, mengatakan, dengan didaftarkannya sebagai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, maka seluruh anggota PWI Sumut, baik anggota biasa maupun anggota muda akan mendapat perlindungan jaminan kematian tanpa batasan usia.</p><p>"Klaim yang akan diberikan BPJS nantinya sekitar Rp42 juta," kata Budi.</p><p>Kesepakatan dengan PWI, sebut Budi, sudah memasuki tahun kelima, dan  akan dilanjutkan untuk lima tahun ke depan. "Kalau awalnya tercover hanya 560 orang, sekarang ini sekira 900 orang. Dalam waktu dekat kita akan tandatangani kesepakatan kerjasamanannya," sebut Budi.</p><p>Budi lebih lanjut menjelaskan, kerjasama ini tidak terbatas santunan kematian, namun keuntungan lain yang didapat,jika kepesertaan telah terdaftar selama 3 tahun, peserta yang meninggal, selain mendapat asuransi kematian, anak yang ditinggalkan (dua anak), juga mendapat manfaat beasiswa  dengan total Rp174 juta dari tingkat SD sampai perguruan tinggi.</p><p>Sementara Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, mengaku bersyukur tercapainya kesepakatan dengan pihak BPJS. "Alhamdulillah, hari ini tercapai kesepakatan untuk perpanjangan kontrak," ujarnya.</p><p>Seluruh atau 900 anggota PWI Sumut ini, sebut Farianda, tidak hanya anggota yang sudah tercover sebelumnya, tetapi juga akan dimasukkan lagi nama-nama yang sebelumnya sempat dikeluarkan dampak adanya aturan BPJS, serta nama-nama anggota baru hasil ujian penerimaan dan kenaikkan tingkat  akhir 2025 lalu.</p><p>"Jadi, kalau saya tidak salah, jumlah keseluruhannya mencapai 900 anggota," sebut Ketua SPS Sumut itu.</p><p>Kesepakatan ini, tegas Farianda, untuk melanjutkan kontrak kerja sama yang hampir habis. "Kontrak kerja sama ini akan berakhir pada September tahun ini. Kita tidak mau ini terputus, makanya kita harus melanjutkan kontrak kerja sama ini. Ini semua dilakukan untuk mengcover seluruh anggota PWI di Sumatera Utara," tandasnya.</p><p>Langkah Farianda ini sudah dicatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) salah satu organisasi kemasyarakatan yang memberikan perlidungan kepada anggotanya secara terus menerus.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_455_Farianda-Putra-Sinik-Beri-Perlindungan-900-Anggota-PWI-Sumut-Melalui-BPJS-Ketenagakerjaan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/kolom/farianda-putra-sinik-beri-perlindungan-900-anggota-pwi-sumut-melalui-bpjs-ketenagakerjaan/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggota DPRD Sumut "DT" Ditahan Ditreskrimum Polda</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 10:23:12 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggota DPRD Sumut "DT" Ditahan Ditreskrimum Polda]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota DPRD Sumut DT Ditahan Ditreskrimum Polda]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Dua kali mangkir dari panggilan penyidik, anggota DPRD Sumatera Utara (DPRD SU) dari <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Fraksi-Golkar/" target="_blank">Fraksi Golkar</a> berinitial DT, akhirnya dijemput paksa penyidik Ditreskrimum Polda Sumut, Rabu (16/9/2026).</p><p>Kini Dhody menjalani pemeriksaan dan selanjutnya ditahan di Polda Sumut. Dhody ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan memberikan keterangan palsu ke dalam akta autentik dan/atau pemalsuan surat terkait tanah.</p><p>Kasubbid Penmas Bid Humas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> AKBP Mangasitua Pasaribu membenarkan DT sedang menjalani pemeriksaan di Subdit II/Harda-Bangtah Ditreskrimum <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> dan selanjutnya dilakukan penahanan.</p><p>&quot;Benar, DT sedang menjalani pemeriksaan di Subdit II/Harda-Bangtah Ditreskrimum Polda Sumut, setelah itu dilakukan penahanan,&quot; kata Mangasitua, Rabu (16/9).</p><p>Sementara itu, Kabid Humas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> Kombes Pol Ferry Walintukan sebelumnya mengatakan, apabila tersangka tidak memenuhi panggilan kedua tanpa alasan yang patut dan wajar, penyidik dapat menerbitkan surat perintah membawa paksa tersangka.</p><p>Penyidik Ditreskrimum <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> pertama kali memanggil DT sebagai tersangka untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.</p><p>Pemanggilan tersebut berdasarkan Surat Panggilan Tersangka Nomor S.Pgl/Tsk-1/1629/VIII/Res.1.9/Ditreskrimum.</p><p>Selanjutnya, penyidik melayangkan panggilan kedua pada Rabu (9/9/2026) agar DT hadir pada Senin (14/9/2026). Surat panggilan kedua bernomor S.Pgl/Tsk-2/1629.a/IX/Res.1.9/2026/Ditreskrimum tersebut ditandatangani Dirreskrimum <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> Kombes Pol Cornelis H Simanjuntak.</p><p>Namun DT tetap tidak memenuhi panggilan tersebut. Penyidik kemudian mengambil tindakan membawa tersangka untuk menjalani pemeriksaan.</p><p>Perkara yang menjerat DT berawal dari laporan Muhammad Gazali Iskandar ke <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> pada 11 April 2023.</p><p>Laporan tersebut tercatat dalam LP Nomor LP/B/499/IV/2023/SPKT <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> terkait dugaan memberikan keterangan palsu ke dalam akta autentik dan/atau pemalsuan surat sebagaimana dimaksud Pasal 266 subsider Pasal 263 UU No. 1 Tahun 1946 tentang KUHPidana jo Pasal 394 subsider Pasal 391 UU No. 1 Tahun 2023.</p><p>Dalam laporan disebutkan adanya dugaan pemalsuan surat tanah yang berkaitan dengan tempat tinggal warga di Kompleks Perumahan Pondok Alam.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/09/_1154_Anggota-DPRD-Sumut--quot-DT-quot--Ditahan-Ditreskrimum-Polda.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/anggota-dprd-sumut-quotdtquot-ditahan-ditreskrimum-polda/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>