<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        



        <title>Analisa Medan</title>
        
        <link>https://www.analisamedan.com/</link>
        <description>Analisa Medan - Berita terkini dari kota medan, sumatera utara dan sekitarnya, termasuk aceh.</description>
        <lastBuildDate>Sun, 02 Aug 2026 04:52:28 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satresnarkoba Bongkar Dugaan Transaksi Sabu Berkedok Warnet</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 21:15:55 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satresnarkoba Bongkar Dugaan Transaksi Sabu Berkedok Warnet]]></title>
            <description><![CDATA[Satresnarkoba Bongkar Dugaan Transaksi Sabu Berkedok Warnet]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polrestabes-Medan/" target="_blank"> Polrestabes Medan</a> mengungkap dugaan penyalahgunaan sebuah warung internet (warnet) sebagai lokasi transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Sari B, Kecamatan Medan Selayang.</p><p>Dalam pengungkapan tersebut, dua pria diamankan beserta barang bukti narkotika.</p><p>Pengungkapan kasus bermula saat petugas melakukan penyelidikan di sekitar lokasi pada Kamis (23/7/2026) dini hari. Dari hasil operasi, petugas mengamankan seorang pria berinisial DA (29), warga Jalan Sei Kambing, Kecamatan Medan Sunggal, di depan warnet.</p><p>Dari tangan DA, polisi menyita satu paket sabu dengan berat bruto sekitar 0,16 gram. Saat diinterogasi, DA mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang yang berada di dalam warnet.</p><p>Berbekal keterangan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan seorang pria berinisial DD (46), warga Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Selayang, yang diduga berperan sebagai pemasok.</p><p>Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan tersangka diduga memanfaatkan warnet sebagai lokasi transaksi untuk menghindari kecurigaan.</p><p>"Terduga pelaku menggunakan warnet sebagai tempat transaksi dan diduga menyimpan sabu di dalam sebuah botol berwarna hitam sebagai upaya menyamarkan barang tersebut," ujar Rafli, Sabtu (1/8/2026).</p><p>Dari tangan DD, petugas menyita sabu seberat bruto sekitar 0,41 gram, sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan hasil penjualan, serta sebuah botol hitam yang diduga digunakan untuk menyimpan narkotika.</p><p>Polisi menyebut kedua terduga beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polrestabes-Medan/" target="_blank"> Polrestabes Medan</a> untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p><p>Menurut Rafli, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap pihak yang diduga memasok narkotika kepada para terduga.</p><p>"Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya. Pemasok narkotika kepada para terduga masih dalam penyelidikan dan pengejaran," katanya.</p><p>Polrestabes Medan mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya bersama memberantas peredaran narkoba.</p><p><br></p><p> </p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_248_Satresnarkoba-Bongkar-Dugaan-Transaksi-Sabu-Berkedok-Warnet.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/satresnarkoba-bongkar-dugaan-transaksi-sabu-berkedok-warnet/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Delapan Wajah Menuju Tambakeras : Membaca Peta Kekuatan Calon Ketua Umum PBNU</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 18:26:32 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Delapan Wajah Menuju Tambakeras : Membaca Peta Kekuatan Calon Ketua Umum PBNU]]></title>
            <description><![CDATA[Delapan Wajah Menuju Tambakeras  Membaca Peta Kekuatan Calon Ketua Umum PBNU]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Hitungan hari menuju <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> ke-35 <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> kian mendekat. Perhelatan lima tahunan yang akan menentukan arah kepemimpinan organisasi Islam terbesar di Tanah Air itu dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026, bertempat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur- pesantren tua yang telah melahirkan banyak ulama besar dalam sejarah NU.</p><p>Selain memilih Rais Aam Syuriyah, forum tertinggi ini juga akan menetapkan siapa yang berhak memegang tongkat estafet Ketua Umum Pengurus Besar <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> (PBNU) untuk periode 2026-2031.</p><p>Yang membedakan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> kali ini dari sejumlah muktamar sebelumnya adalah dinamikanya yang jauh lebih terbuka. Jika biasanya nama-nama calon justru mengerucut mendekati hari pelaksanaan, kali ini bursa pencalonan tampak terus melebar.</p><p>Ketua Panitia Pelaksana Muktamar, Saifullah Yusuf, bahkan menyebut fenomena ini sebagai pertanda positif bagi kaderisasi organisasi, sebab kian banyak kader yang merasa layak dan siap berkhidmat memimpin.</p><p>Dari sekian nama yang mengemuka di ruang publik, delapan tokoh paling sering disebut warga nahdliyin: Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), KH Zulfa Mustofa (Kiai Zulfa), Abdussalam Shohib (Gus Salam), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), dan Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar. Delapan sosok ini membawa modal, jaringan, dan narasi kepemimpinan yang berbeda-beda. Berikut peta kekuatan masing-masing.</p><p><b>Gus Yahya: Bekal Petahana di Tengah Ujian Evaluasi</b></p><p>Sebagai Ketua Umum PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> inkumben periode 2021-2026, Gus Yahya jelas memiliki modal paling konkret: kendali penuh atas struktur organisasi selama satu periode penuh. Ia terpilih dalam <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> ke-34 di Lampung dengan perolehan 337 dari 548 suara sah, dan telah menyatakan sikap untuk kembali maju guna menuntaskan sejumlah agenda strategis yang telah dirintisnya, terutama transformasi digital tata kelola organisasi yang diklaim telah menjangkau ratusan Majelis Wakil Cabang di seluruh Indonesia.</p><p>Putra KH Muhammad Cholil Bisri ini juga dikenal luas di kancah diplomasi internasional, khususnya dalam dialog lintas agama dan isu perdamaian global. Rekam jejaknya sebagai mantan Katib Aam PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> sebelum naik ke kursi Ketua Umum menempatkannya pada jalur karier yang lazim ditempuh para pemimpin <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> sebelumnya. Meski demikian, status petahana tak lepas dari konsekuensi: lima tahun kepemimpinannya menjadi bahan evaluasi sebagian kalangan nahdliyin, terutama menyangkut sejumlah dinamika internal yang mengemuka ke ruang publik belakangan ini.</p><p><b>Kiai Zulfa: Kader Sejati yang Tumbuh dari Bawah<br></b>Berbeda dari sejumlah kandidat lain yang baru mengemuka belakangan, KH Zulfa Mustofa mengusung narasi kaderisasi internal yang matang. Wakil Ketua Umum PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> ini telah berproses di kepengurusan pusat sejak 2010, mulai dari Ketua Lembaga Bahtsul Masail, Katib Syuriyah, hingga kini menduduki kursi Wakil Ketua Umum. Ia menegaskan kesiapannya maju apabila mendapat amanah dari pengurus wilayah dan cabang, sembari menekankan bahwa pemimpin <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> idealnya memiliki dua kemampuan sekaligus: mendalami ilmu agama dan memahami kebutuhan riil masyarakat.</p><p>Kiai Zulfa dikenal sebagai ulama yang produktif menulis, khususnya dalam bidang fikih dan ushul fikih- sebuah modal keilmuan yang cukup jarang dimiliki kandidat lain secara setara. Ia juga merupakan keturunan ulama besar Syekh Nawawi al-Bantani sekaligus keponakan Wakil Presiden ke-13 KH Ma&#039;ruf Amin, jalinan nasab dan kekerabatan yang turut memperkuat legitimasinya di mata sebagian nahdliyin. Dukungan terhadapnya mulai tumbuh dari sejumlah pengurus wilayah dan cabang yang menghendaki kepemimpinan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> berikutnya diisi kader yang benar-benar besar dari rahim organisasi. <hr /></p><p><b>Gus Salam: Mengemban Dawuh Sesepuh Ploso</b><br>Pengasuh Pondok Pesantren Mamba&#039;ul Ma&#039;arif Denanyar, Jombang, Abdussalam Shohib melangkah ke gelanggang bukan atas inisiatif pribadi, melainkan menjalankan dawuh sesepuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, KH Nurul Huda Djazuli. Sang kiai sepuh dikabarkan gundah menyaksikan konflik terbuka di kalangan pengurus PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> yang dinilai mencederai marwah organisasi, dan memberi dua amanah khusus kepada Gus Salam bila kelak terpilih: merajut rekonsiliasi internal dan membenahi tata kelola organisasi secara menyeluruh.</p><p>Gus Salam bukan sosok baru di lingkungan NU. Ia pernah menjabat Katib PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> pada era Said Aqil Siroj dan Wakil Ketua PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Jawa Timur. Sebagai ikhtiar konsolidasi, ia telah bersilaturahim kepada sejumlah kiai sepuh dari Lirboyo, Ploso, hingga Sidogiri, termasuk mantan Ketua Umum PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> KH Said Aqil Siroj dan Wakil Presiden ke-13 KH Ma&#039;ruf Amin. Modal utamanya terletak pada legitimasi jaringan kiai sepuh, kelompok yang secara tradisi memiliki pengaruh besar dalam menggerakkan suara di tingkat wilayah dan cabang.</p><p><b>Gus Ipul: Penata Panggung yang Memilih Bertahan di Belakang Layar</b></p><p>Sekretaris Jenderal PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Muktamar, Saifullah Yusuf, secara konsisten menegaskan tidak berminat maju sebagai calon Ketua Umum, dengan alasan masih banyak tokoh lain yang dinilainya lebih pantas mengemban amanah tersebut. Meski demikian, posisinya sebagai penyelenggara sekaligus juru bicara resmi seputar dinamika bursa pencalonan membuat Gus Ipul tetap menjadi figur sentral yang kerap dimintai keterangan publik ihwal peta kekuatan menjelang Muktamar, termasuk soal jaminannya bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak akan ikut campur dalam proses pemilihan.</p><p>Sempat pula mengemuka skenario andaikan di kalangan nahdliyin, seandainya Rais Aam KH Miftachul Akhyar diberi kewenangan menunjuk langsung Ketua Umum sebagai hasil musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), tanpa melalui pemungutan suara PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> dan PCNU.</p><p>Dalam skenario tersebut, nama Gus Ipul disebut-sebut berpeluang kembali mengemuka, mengingat kedekatannya yang panjang dengan lingkar kepengurusan PBNU. Namun perlu digarisbawahi, hingga kini AD/ART <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> tetap menempatkan pemilihan Ketua Umum melalui mekanisme musyawarah mufakat atau pemungutan suara dengan satu hak suara bagi tiap pengurus wilayah dan cabang, sehingga skenario penunjukan langsung tersebut masih sebatas wacana tanpa dasar mekanisme resmi.</p><p><b>Gus Yusuf Khudori: Konsolidasi Akar Rumput yang Intensif<br></b>Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, Yusuf Chudlori telah menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi. Langkah ini diambil setelah ia mundur dari kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa demi memusatkan perhatian pada NU, sebuah keputusan yang diakuinya lahir dari amanah para masyayikh agar dirinya lebih fokus membantu organisasi. Gus Yusuf mengklaim telah menyambangi sekitar 200 Pengurus Cabang <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> dalam kurun enam bulan terakhir, sebuah strategi konsolidasi akar rumput yang terbilang cukup masif dibandingkan sejumlah kandidat lain.</p><p>Kedekatannya dengan basis pesantren di Jawa Tengah serta pengalamannya di dunia politik praktis menjadi modal tersendiri baginya. Namun ia harus bersaing dengan sejumlah tokoh yang memiliki jaringan struktural lebih mapan di tubuh PBNU, mengingat Gus Yusuf relatif baru memasuki lingkaran inti kepengurusan pusat. <hr /></p><p><b>Gus Kikin: Mengusung Mandat dari Basis Nahdliyin Terbesar</b><br>Berbeda dari kandidat lain yang maju atas inisiatif pribadi, nama Abdul Hakim Mahfudz justru mencuat melalui mandat kolektif dari PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Jawa Timur bersama seluruh Pengurus Cabang <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> se-Jawa Timur. Cucu pendiri NU, KH Hasyim Asy&#039;ari, ini kini menjabat Ketua PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Jawa Timur sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang- pesantren yang menjadi tempat kelahiran <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> itu sendiri. Ia dikenal aktif menyerukan semangat kembali kepada Qanun Asasi, fondasi dasar organisasi yang dirumuskan sang kakek.</p><p>Modal politik terbesar Gus Kikin terletak pada dukungan solid dari Jawa Timur, provinsi dengan basis warga nahdliyin dan jumlah Pengurus Cabang <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> terbanyak di Indonesia faktor yang dalam sistem pemilihan berbasis suara wilayah dan cabang tidak bisa dipandang sebelah mata. PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Jawa Timur menegaskan pencalonan Gus Kikin bukan didorong ambisi pribadi, melainkan penilaian atas kematangan pengalaman organisasi serta karakter kepemimpinannya yang dikenal teduh.</p><p><b>Gus Rozin: Membawa Trah Kiai Sahal dan Narasi Perubahan<br></b>Nama Abdul Ghaffar Rozin mengejutkan publik <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> ketika menyatakan kesiapannya berkontestasi di hadapan para Ketua Pengurus Cabang <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> se-Jawa Tengah di Salatiga, medio Juli lalu. Putra mendiang Rais Aam PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> periode 1999-2014, KH MA Sahal Mahfudh, itu mengaku telah melalui perenungan panjang bersama sejumlah sahabat dan pengurus <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> dari berbagai daerah sebelum mantap melangkah.</p><p>Saat ini menjabat Ketua Tanfidziyah PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Jawa Tengah, Gus Rozin membawa gagasan besar bertajuk "<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Berdaulat, Bermartabat, dan Bermanfaat" yang menyoroti sejumlah persoalan internal organisasi, mulai dari kasus yang menyeret nama pesantren hingga polemik konsesi tambang. Rekam jejak organisasinya cukup panjang, dari pengurus PP IPNU, Departemen Hubungan Luar Negeri GP Ansor, Ketua Rabithah Ma&#039;ahid Islamiyah (RMI) PBNU, hingga kini Katib Syuriyah PBNU.</p><p>Bekal akademiknya juga mumpuni, magister dari Monash University, Australia, dan doktor dari UIN Walisongo Semarang. Selain modal akademik dan organisasi, faktor genealogis sebagai putra salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> modern turut menjadi kekuatan tersendiri baginya.</p><p><b>Prof Nasaruddin: Kartu Truf Sang Menteri Agama</b></p><p>Menteri Agama Nasaruddin Umar menjadi salah satu nama yang paling sering disebut Sekretaris Jenderal PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> dalam berbagai kesempatan. Modal historisnya cukup kuat: ia pernah menjabat Katib Aam PBNU, posisi yang selama ini dianggap sebagai jalur khas menuju kursi Ketua Umum. Setidaknya tiga Ketua Umum PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> dalam empat dekade terakhi mulai dari KH Abdurrahman Wahid, KH Said Aqil Siroj, hingga Gus Yahya sama-sama pernah menempati posisi Katib Aam sebelum naik ke puncak kepemimpinan.</p><p>Meski demikian, posisinya sebagai menteri aktif kabinet memunculkan persoalan tersendiri, mengingat aturan larangan rangkap jabatan bagi pengurus NU. Sejauh ini, keputusan apakah Nasaruddin harus mundur dari jabatan menteri lebih dulu jika ingin maju masih diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme musyawarah para muktamirin.</p><p><b>Peta yang Masih Terus Bergerak</b><br>Hingga akhir Juli 2026, para pengamat <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> menilai peta dukungan wilayah dan cabang masih sangat cair, dan berpotensi terus bergeser hingga hari pemungutan suara di Tambakberas. Gus Yahya unggul dari sisi jaringan struktural nasional dan pengalaman memimpin. Kiai Zulfa menawarkan figur kader internal yang tumbuh dari proses panjang di PBNU. Gus Rozin membawa narasi perubahan berbalut modal genealogis.</p><p>Gus Kikin mengandalkan kekuatan konsolidasi dari basis nahdliyin terbesar di Jawa Timur. Gus Salam dan Gus Yusuf sama-sama mengandalkan jaringan kiai sepuh serta konsolidasi akar rumput, meski dengan pendekatan yang berbeda. Prof Nasaruddin Umar menyimpan modal historis jalur Katib Aam, sedangkan Gus Ipul, meski menolak ikut bertarung, tetap memegang peran kunci sebagai pengatur jalannya seluruh tahapan Muktamar.</p><p>Terlepas dari siapa yang kelak diberi amanah, forum di Tambakberas nanti bukan sekadar ajang pergantian pucuk pimpinan. Ia adalah ujian nyata bagi soliditas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> di tengah dinamika internal yang belakangan kerap mengemuka ke ruang publik.</p><p>Tradisi musyawarah, ukhuwah, dan ketaatan kepada para masyayikh yang selama ini menjadi ruh organisasi diharapkan tetap menjadi kompas utama dalam menentukan arah kepemimpinan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> lima tahun ke depan.<b>*Penulis adalah Katib PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_3307_Delapan-Wajah-Menuju-Tambakeras---Membaca-Peta-Kekuatan-Calon-Ketua-Umum-PBNU.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/kolom/delapan-wajah-menuju-tambakeras-membaca-peta-kekuatan-calon-ketua-umum-pbnu/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank BNI Kembali Berulah, Dana Nasabah Hilang dari Rekening Saat Nasabah Sedang Beribadah.</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:36:07 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank BNI Kembali Berulah, Dana Nasabah Hilang dari Rekening Saat Nasabah Sedang Beribadah.]]></title>
            <description><![CDATA[Selain di BNI Deli Tua, sebelumnya, Dana milik sekitar 1.900 jemaat Katholik senilai Rp28 miliar raib akibat ulah mantan Kepala Kantor Kas BNI Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Bank Plat Merah, Bank Nasional Indonesia (BNI) disinyalir kembali berulah dan akhirnya digugat di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam atas hilangnya saldo dari rekening nasabah di Bank BNI Deli Tua. <br><br>Korban/Penggugat, Fricles A Sianturi yang merupakan nasabah Bank BNI Deli Tua sejak tahun 2025 telah membuka rekening di Bank BNI Deli Tua dengan nomor rekening 1934504964, dan lewat kuasa hukumnya, Franzul M Sianturi S.E, S.H dan Abiden Simamora S.H dari Kantor Hukum F R A &amp; PARTNERS telah melayangkan gugatan di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. <br><br>"Benar, kami sudah melayangkan gugatan, setelah sebelumnya kami sudah lakukan upaya somasi sebanyak dua kali dan sampai gugatan kami daftarkan, tidak ada penjelasan atas hilangnya saldo dari rekening klien kami," ujar Franzul kepada wartawan, Sabtu, 01 Agustus 2026.<br><br>Franzul menjelaskan, bahwa pada pada hari Kamis, tanggal 07 Mei 2026 sekitar pukul 21.00 wib (sembilan malam) saat kliennya sedang menjalankan ibadah mingguan (partangiangan) dan sedang teduh mengikuti ibadah, kliennya menerima sebuah pesan transaksi yang sangat mencurigakan yang notifikasinya masuk lewat email. <br><br>Dalam pesan itu, adanya penyaluran dana dari atas nama rekening milik kliennya di Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp. 84. 500.000 (delapan puluh empat juta lima ratus ribu rupiah) dan penyaluran dana tanpa diketahui kliennya dikarenakan handphone yang biasanya digunakan untuk transaksi di BNI tidak diaktifikannya artinya dalam posisi off sebab sedang mengikuti ibadah dan satu handphone yang tidak ada transaksi perbankan diaktifkannya. <br><br>Peristiwa malam itu membuat kliennya sangat terkejut meski tetap berusaha dengan tenang mengikuti jalannya ibadah hingga pukul 22.00 malam hari, dan selanjutnya besok harinya Jumat 08 Mei 2026, klienya segera membuat laporan ke pihak BNI  melalui call center dan bertemu dengan pihak BNI Deli Tua untuk melaporkan serta merincikan transaksi uang yang disedot oleh oknum penipu atau pembobol uang dari nomor rekening 1934504964.  <br><br>"Pembobolan yang dialami oleh klien kami di BNI Deli Tua terjadi sebanyak dua kali dan sudah dilaporkan ke pihak BNI dengan rincian sebagai berikut hari, pada Kamis tanggal 07 Mei 2026, Pukul 21.17:05 Wib No. Referensi, 20260506120026025113, Rek Tujuan, 001901192067507, A.N Oktafian Firmansah, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Jumlah Rp. 78.000.000. Dan, selanjutnya di hari yang sama pukul 21.21:38 Wib, No. Referensi 20260507211952284248, Rek Tujuan  001901192067507, A.N Oktafian Firmansah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jumlah Rp. 6.500.000 sehingga total uang klien kami yang hilang dari rekeningnya sebesar Rp Rp. 84. 500.000 (delapan puluh empat juta lima ratus ribu rupiah)," katanya.<br><br>Selanjutnya, ibadah yang seharusnya khusuk diikuti oleh kliennya menjadi ibadah yang membuatnya terpukul, shock emosi dan panik, sebab transaksi yang sangat besar tiba2 tersedot dari rekeningnya ke seorang oknum penipu atas nama Oktafian Firmansyah dari rekening (BNI) tanpa diketahuinya.<br><br>"Kami sangat menyesalkan, kenapa BNI sangat gampang dibobol, padahal sepengetahuan kami dalam menggunakan transaksi di BNI Direct, transaksi seharusnya melakukan tiga kali tahap proses, supaya transaksi penyaluran dana berhasil, sementara kejadian ini satu kali saja pun tidak ada permintaan baik berupa sms otp, konfirmasi email, atau yang lainnya untuk meminta adanya transaksi tersebut. Perlindungan dana nasabah di BNI jelas tidak berjalan baik dan tidak didukung oleh enkripsi data berlapis, otentikasi transaksi ganda (seperti token) pada BNI Direct dan sangat gampang dibobol, sehingga ini alasan kami mengajukan gugatan," tegas Franzul.<br><br>Bahwa akibat dari kejadian yang dialami oleh kliennya telah menimbulkan kerugian materiil maupun imateriil, karena data-data pribadi sudah bocor dan trauma atas ulah pembobolan rekening, sehingga perbuatan yang mencurigai adanya dugaan &quot;oknum orang dalam&quot; yang bermain untuk membobol rekeningnya, dikarenakan sejumlah data detail kerahasiaan milik pribadi  sebagai nasabah telah bocor dan bisa mengetahui detail-detail kerahasiaan itu, seperti KTP, nama gadis ibu kandung dan nomor pin nasabah, sehingga dengan merujuk Undang-Undang Perbankan pada Pasal 37B ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 1998, secara tegas dinyatakan bahwa setiap bank wajib menjamin dana masyarakat yang disimpan pada bank yang bersangkutan serta menjamin kerahasian data nasabah. <br><br>"Kerugian materil dan imateriil yang dialami oleh klien kami tersebut, yaitu sebesar Rp. 84. 500.000 (delapan puluh empat juta lima ratus ribu rupiah) ditambah dengan Rp. 500.000.000.- (lima ratus juta rupiah) dengan penghitungan peristiwa pembobolan pada 07 Mei 2026, yang telah menghabiskan waktu dan tenaga pikiran yang tidak tergantikan dan dugaan pembiaran dan kelalaian BNI membuat klien kami mengalami kerugian," tambahnya. <br><br>Selain di BNI Deli Tua, sebelumnya, Dana milik sekitar 1.900 jemaat Katholik senilai Rp28 miliar raib akibat ulah mantan Kepala Kantor Kas BNI Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah.<br><br>Lalu di Parigi, Sulawesi Tengah dimana ada saldo tabungan seorang nasabah bernama Hermawati di Kantor Cabang Parigi berkurang secara misterius sebesar Rp3,3 miliar dari total saldo Rp4,5 miliar.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/08/_7003_Bank-BNI-Kembali-Berulah--Dana-Nasabah-Hilang-dari-Rekening-Saat-Nasabah-Sedang-Beribadah-.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/nasional/bank-bni-kembali-berulah-dana-nasabah-hilang-dari-rekening-saat-nasabah-sedang-beribadah/</link>
            <author><![CDATA[frans]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ini Alasan KH Bahauddin Mundur dari Rois PWNU Sumut, Posisi Diisi KH Abdul Hamid Ritonga</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 21:25:17 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ini Alasan KH Bahauddin Mundur dari Rois PWNU Sumut, Posisi Diisi KH Abdul Hamid Ritonga]]></title>
            <description><![CDATA[Kronologi Pengunduran KH Bahauddin dari Rois PWNU Sumut, Posisi Diisi KH Abdul Hamid Ritonga]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b>- Pengurus Wilayah <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> (PWNU) Sumatera Utara menetapkan KH Abdul Hamid Ritonga sebagai Rois PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara untuk masa jabatan antarwaktu periode 2022-2027. Ia menggantikan KH Bahauddin, Lc, yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut.</p><p>Penetapan itu diputuskan lewat Rapat Pleno di Kantor PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara, Jalan Sei Batanghari, Medan, Sabtu, 25 Juli 2026. Rapat tersebut menjadi tindak lanjut dari hasil Rapat Syuriyah PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara pada 23 Januari 2026, yang membahas surat pengunduran diri KH Bahauddin.</p><p>Pengunduran diri itu disampaikan secara resmi melalui surat pernyataan bermeterai. Selain surat, KH Bahauddin turut melampirkan rekaman suara berisi penjelasan langsung soal keputusannya. Rekaman itu kemudian diputar di hadapan seluruh peserta rapat pleno.</p><p>&quot;Berhubung karena peraturan di <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> menurut anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, bahwa Rais Syuriyah itu tidak dibenarkan menjadi pengurus di dua tempat,&quot; kata Bahauddin dalam rekaman tersebut.</p><p>Keputusan itu bermula dari terpilihnya Bahauddin sebagai Rais Syuriyah Pengurus Cabang <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> (PCNU) Kabupaten Mandailing Natal dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VI <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Mandailing Natal, Oktober 2025. Ia lantas dihadapkan pada pilihan mempertahankan posisinya di kepengurusan wilayah atau beralih ke kepengurusan cabang. <hr /></p><p>&quot;Karena itulah saya terpilih di Madina di waktu konferensi yang baru lalu menjadi Rais Syuriyah. Di situ ada pertimbangan langsung ketua PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> menanyakan saya mana saya pilih PW atau PC. Maka saya memilih PC karena saya bertempat di Madina,&quot; ujarnya.</p><p>Ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU, Peraturan Perkumpulan (Perkum) NU, dan Peraturan PB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> memang melarang pengurus merangkap jabatan pada berbagai tingkatan kepengurusan. Atas dasar itu, Bahauddin memutuskan melepas jabatannya di PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara dan fokus mengurus PC<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Mandailing Natal.</p><p>&quot;Saya memilih PC karena saya bertempat di Madina, lebih dekat, lebih cepat kalau ada urusan-urusan. Karena itulah kawan-kawan semua, dengan jelasnya surat pengunduran saya sudah saya berikan sama ketua PW, untuk administrasi. Dan mulai dari tanggal itu saya menjadi Rais Syuriyah di Madina, tidak lagi di PW,&quot; tegasnya.</p><p>Menurut penjelasannya dalam rekaman itu, pengunduran diri Bahauddin dari kursi Rois PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara berlaku efektif sejak 6 Oktober 2025.</p><p>Rapat pleno yang digelar akhir pekan lalu itu dipimpin oleh KH Abdul Hamid Ritonga bersama H. Marahalim Harahap. Rapat turut dihadiri unsur Syuriyah dan Tanfidziyah PWNU, para ketua badan otonom, serta ketua lembaga di lingkungan PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara.</p><p>Forum rapat pleno akhirnya menerima hasil Rapat Syuriyah PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara tertanggal 23 Januari 2026 dan menetapkan KH Abdul Hamid Ritonga sebagai Rois PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara untuk melanjutkan sisa masa khidmat periode 2022-2027.<b> (sug)</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_5341_Ini-Alasan-KH-Bahauddin-Mundur-dari-Rois-PWNU-Sumut--Posisi-Diisi-KH-Abdul-Hamid-Ritonga.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/ini-alasan-kh-bahauddin-mundur-dari-rois-pwnu-sumut-posisi-diisi-kh-abdul-hamid-ritonga/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gudang Sabu 5 Kg Dibongkar di Medan Polonia, EG Alias Gondrong Ditangkap</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 18:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gudang Sabu 5 Kg Dibongkar di Medan Polonia, EG Alias Gondrong Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[Gudang Sabu 5 Kg Dibongkar di Medan Polonia, EG Alias Gondrong Ditangkap]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan dan<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polsek-Medan-Baru/" target="_blank"> Polsek Medan Baru</a> mengungkap dugaan tempat penyimpanan narkotika jenis sabu di Jalan Antariksa, Gang Makruf Ujung, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.</p><p>Dalam pengungkapan yang berlangsung pada 9 Juli 2026 tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial EG (45), alias Gondrong. Dari lokasi, polisi menyita lima bungkus sabu dengan berat total sekitar 5 kilogram.</p><p>Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan selama sekitar satu pekan.</p><p>"Dalam kasus ini ada satu pelaku yang kami ringkus, yakni EG (45) atau yang biasa dipanggil Gondrong. Pelaku ini diduga bagian dari jaringan narkoba Cina-Malaysia-Indonesia," kata Rafli, Jumat (31/7/2026).</p><p>Menurut Rafli, pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan Satresnarkoba Polrestabes Medan dan<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Polsek-Medan-Baru/" target="_blank"> Polsek Medan Baru</a> yang dilakukan setelah petugas menindaklanjuti informasi dari masyarakat.</p><p>Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas kemudian mendatangi sebuah rumah di kawasan Jalan Antariksa, Gang Makruf Ujung. Di lokasi tersebut, polisi menemukan lima bungkus narkotika jenis sabu yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.</p><p>Rafli menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, barang bukti sabu tersebut diduga akan diedarkan di Kota Medan dan sejumlah daerah di sekitarnya.</p><p>"Ini merupakan hasil operasi gabungan kami. Kerja keras tim di lapangan akhirnya membuahkan hasil dengan mengungkap lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan narkoba," ujarnya.</p><p>Dalam pengembangan kasus, polisi juga masih memburu seorang pria berinisial R yang diduga berperan sebagai pemasok narkotika kepada EG.</p><p>Rafli menegaskan, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap peran masing-masing pihak serta jaringan yang berkaitan dengan perkara tersebut.</p><p>"Tim masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus ini secara utuh. Kami akan terus mengejar para pelaku yang terlibat dalam peredaran narkotika," tegasnya.</p><p>Saat ini EG bersama barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap R yang disebut masuk dalam daftar pencarian petugas.</p><p><br></p><p> </p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_5102_Gudang-Sabu-5-Kg-Dibongkar-di-Medan-Polonia--EG-Alias-Gondrong-Ditangkap.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/gudang-sabu-5-kg-dibongkar-di-medan-polonia-eg-alias-gondrong-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rois PWNU Sumut Diganti, Ini Sosok Penggantinya</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 14:04:48 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rois PWNU Sumut Diganti, Ini Sosok Penggantinya]]></title>
            <description><![CDATA[Rois PWNU Sumut Diganti, Ini Sosok Penggantinya]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara menggelar rapat pleno di Kantor PWNU, Jalan Sei Batanghari, Medan, Sabtu, 25 Juli 2026. Hasilnya, ada kabar penting soal pergantian pucuk pimpinan di tubuh PWNU Sumut.</p><p>Rapat ini digelar untuk membahas dan menindaklanjuti surat pengunduran diri <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Rois/" target="_blank">Rois</a> PWNU Sumatera Utara, KH Bahauddin, yang sebelumnya sudah disampaikan secara resmi.</p><p>Pengunduran diri Kiai Bahauddin ini merujuk pada Rapat Syuriyah PWNU pada 23 Januari 2026. Rapat itu didasarkan pada surat pernyataan bermeterai dan rekaman suara yang berisi pernyataan langsung Kiai Bahauddin soal keputusannya mundur dari kursi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Rois/" target="_blank">Rois</a> PWNU Sumatera Utara.</p><p>Lantas, apa alasan di balik pengunduran diri ini?</p><p>Rupanya, Kiai Bahauddin baru saja mendapat amanah baru. Dalam Konferensi Cabang VI Nahdlatul Ulama Kabupaten Mandailing Natal pada Oktober 2025, ia terpilih sebagai <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Rois/" target="_blank">Rois</a> Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mandailing Natal.</p><p>Masalahnya, aturan organisasi tak membolehkan rangkap jabatan. Sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Perkumpulan, dan Peraturan Nahdlatul Ulama, pengurus dilarang merangkap posisi di struktur kepengurusan NU pada semua tingkatan.</p><p>Karena itu, Kiai Bahauddin akhirnya memilih fokus mengemban amanah sebagai <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Rois/" target="_blank">Rois</a> Syuriyah PCNU Kabupaten Mandailing Natal, dan melepas jabatannya di PWNU Sumatera Utara.</p><p>Rapat pleno ini dihadiri unsur syuriyah dan tanfidziyah PWNU, ketua badan otonom, hingga ketua lembaga di lingkungan PWNU Sumatera Utara. Suasana rapat pun tampak ramai oleh kehadiran para pengurus dan simpatisan.</p><p>Dipimpin oleh KH Abdul Hamid Ritonga dan H Marahalim Harahap, rapat pleno ini akhirnya menetapkan satu keputusan penting: KH Abdul Hamid Ritonga resmi didapuk sebagai <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Rois/" target="_blank">Rois</a> PWNU Sumatera Utara periode antarwaktu 2022-2027, menggantikan posisi yang ditinggalkan Kiai Bahauddin.<b> (sug)</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_5286_Rois-PWNU-Sumut-Diganti--Ini-Sosok-Penggantinya.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/rois-pwnu-sumut-diganti-ini-sosok-penggantinya/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PT Pelindo Multi Terminal Catat, Arus Curah Kering Semester I 2026 Meningkat</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 21:37:24 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PT Pelindo Multi Terminal Catat, Arus Curah Kering Semester I 2026 Meningkat]]></title>
            <description><![CDATA[Arus Curah Kering Semester I 2026 Meningkat]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PT-Pelindo-Multi-Terminal/" target="_blank">PT Pelindo Multi Terminal</a> Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatat peningkatan arus bongkar muat komoditas curah kering di Branch Belawan selama Semester I Tahun 2026. Hingga akhir Juni 2026, total <a href="https://www.analisamedan.com/tag/arus-curah-kering/" target="_blank">arus curah kering</a> yang dilayani mencapai 2,95 juta ton, meningkat sekitar 7,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,74 juta ton.</p><p>Sepanjang Semester I 2026, Pelabuhan Belawan melayani berbagai komoditas unggulan untuk curah kering, di antaranya komoditas food and feed, soybean meal, semen, hingga batubara. Kinerja tersebut turut didukung produktivitas pelayanan curah kering yang mencapai 3.517 ton/ship/day, melalui optimalisasi proses operasional, pemanfaatan fasilitas pelabuhan, serta koordinasi yang berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan.</p><p>Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan, Khoiruddin Lubis, mengatakan bahwa peningkatan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/arus-curah-kering/" target="_blank">arus curah kering</a> menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan operasional. "Kami akan terus melakukan berbagai upaya pengembangan layanan melalui optimalisasi operasional, peningkatan produktivitas, penguatan koordinasi dengan pengguna jasa, serta penerapan aspek keselamatan kerja agar pelayanan yang diberikan semakin efektif, aman, dan andal," ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, perusahaan akan terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan layanan dan kinerja secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan produktivitas operasional, penguatan kompetensi sumber daya manusia, maupun penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan. <b>(rel/ferdy)</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_3878_PT-Pelindo-Multi-Terminal-Catat--Arus-Curah-Kering-Semester-I-2026-Meningkat.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/ekonomi/pt-pelindo-multi-terminal-catat-arus-curah-kering-semester-i-2026-meningkat/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Praktis dan Ramah Lingkungan, 69 Ribu Pelanggan KAI di Stasiun Medan Manfaatkan Face Recognition Selama Semester I 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 21:32:47 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Praktis dan Ramah Lingkungan, 69 Ribu Pelanggan KAI di Stasiun Medan Manfaatkan Face Recognition Selama Semester I 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Praktis dan Ramah Lingkungan, 69 Ribu Pelanggan KAI di Stasiun Medan Manfaatkan Face Recognition Selama Semester I 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - PT <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kereta-Api-Indonesia/" target="_blank">Kereta Api Indonesia</a> (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 69.309 pelanggan telah memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan sepanjang Semester I tahun 2026.</p><p>Angka tersebut berkontribusi sebesar 18 persen dari total 388.396 penumpang KA Jarak Jauh yakni KA Sribilah (Utama maupun Fakultatif) dan KA Putri Deli yang berangkat melalui Stasiun Medan pada periode Januari hingga Juni 2026.</p><p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa penerapan teknologi pengenalan wajah ini dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan serta kepraktisan proses pemeriksaan tiket pelanggan sebelum keberangkatan.</p><p>"Fasilitas Face Recognition Boarding Gate di wilayah Divre I Sumatera Utara saat ini baru tersedia di Stasiun Medan. Layanan ini diperuntukkan bagi para pelanggan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> jarak jauh, seperti KA Putri Deli serta KA Sribilah Utama dan Fakultatif," ujar Anwar.</p><p>Anwar mengungkapkan, proses pindaian dengan fasilitas ini sangat mudah dan efisien. Pelanggan cukup berdiri di depan mesin pemindai, mengarahkan wajah ke kamera, dan menunggu beberapa detik hingga sistem mencocokkan data. Gerbang boarding akan terbuka secara otomatis begitu data terverifikasi.</p><p>"Selain mempercepat proses pelaksanaan boarding, pelanggan tidak perlu lagi mencetak tiket fisik maupun mengeluarkan kartu identitas diri seperti pada boarding manual. Hal ini secara langsung meminimalkan risiko kartu identitas tertinggal atau terjatuh akibat lupa memasukkannya kembali ke dalam dompet atau tas," tambah Anwar. <hr /></p><p>Untuk menikmati kemudahan fasilitas ini, masyarakat dapat melakukan registrasi awal secara praktis melalui aplikasi Access by KAI. Pelanggan cukup membuka aplikasi, memilih menu Akun, lalu mengklik Registrasi Face Recognition, dilanjutkan dengan mengisikan data diri sesuai KTP seperti NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir, serta mengambil foto selfie sesuai petunjuk di layar ponsel.</p><p>Namun, bagi pelanggan yang mengalami kendala teknis atau kesulitan saat melakukan pendaftaran secara mandiri, tidak perlu khawatir. Petugas KAI yang bersiaga di Stasiun Medan siap memberikan bantuan dan pendampingan pendaftaran secara langsung di tempat.</p><p>Penerapan teknologi Face Recognition ini tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional dan kenyamanan pelanggan, tetapi juga menjadi bagian dari pilar keberlanjutan lingkungan perusahaan.</p><p>"Melalui penggunaan fitur ini, para pelanggan secara langsung turut mendukung program keberlanjutan (sustainability). Dengan tidak perlu mencetak tiket kertas, masyarakat ikut berpartisipasi menekan tingkat penebangan pohon demi mewujudkan bumi yang lebih hijau," jelasnya.</p><p>Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan data pribadi mereka, karena KAI telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang menjamin seluruh data pelanggan terkelola dengan aman dan terlindungi.</p><p>"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna setia KA Putri Deli dan KA Sribilah, untuk dapat memanfaatkan kemudahan pendaftaran Face Recognition ini sejak jauh hari. Satu kali registrasi berlaku untuk seterusnya, sehingga perjalanan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/kereta-api/" target="_blank">kereta api</a> masyarakat ke depan akan jauh lebih cepat, aman, praktis, dan ramah lingkungan," tutup Anwar.<b> (imar)</b></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_7297_Praktis-dan-Ramah-Lingkungan--69-Ribu-Pelanggan-KAI-di-Stasiun-Medan-Manfaatkan-Face-Recognition-Selama-Semester-I-2026.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/praktis-dan-ramah-lingkungan-69-ribu-pelanggan-kai-di-stasiun-medan-manfaatkan-face-recognition-selama-semester-i-2026/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Walikota dan Korwil BGN Tinjau Dapur MBG: Pastikan Proses Dan Distribusi Higienis</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 19:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Walikota dan Korwil BGN Tinjau Dapur MBG: Pastikan Proses Dan Distribusi Higienis]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Walikota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes bersama Kowil BGN Dian Erlangga Putra Simanjuntak, SKM melakukan pemeriksaan langsung pelaksanaan Program MBG dengan  meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Walikota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes bersama Kowil BGN Dian Erlangga Putra Simanjuntak, SKM melakukan pemeriksaan langsung pelaksanaan Program MBG dengan  meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palopat Pijorkoling di Desa Simangittir, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kamis (30/7/2026).<br><br>Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses penyediaan hingga distribusi makanan kepada peserta didik berjalan sesuai standar gizi, keamanan pangan, serta prosedur operasional yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).<br><br>Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan H. Rusydi Nasution, S.TP., MM. Turut hadir Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Padangsidimpuan Dian Erlangga Putra Simanjuntak, SKM, Camat Padangsidimpuan Tenggara, para kepala desa, kepala sekolah, serta jajaran terkait.<br><br>Di dapur SPPG, Wali Kota melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses produksi makanan. Mulai dari kebersihan lingkungan kerja, sanitasi dapur, kualitas bahan baku, kelengkapan fasilitas, hingga tahapan pengolahan dan pengemasan makanan<br><br>Ia memastikan seluruh proses produksi telah memenuhi standar gizi, keamanan pangan, serta dilaksanakan sesuai standar operasional Badan Gizi Nasional.<br><br>Menurut Letnan Dalimunthe, Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. Karena itu, kualitas makanan yang diterima peserta didik harus menjadi prioritas utama.<br><br>"Saya tidak ingin ada sedikit pun kompromi terhadap kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak kita. Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi besar untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Seluruh proses harus dijalankan secara profesional, higienis, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ada kelalaian yang merugikan masa depan anak-anak kita," tegasnya.<br><br><br><b>Korwil BGN Kota Padangsidimpuan</b><br><br>Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Padangaidimpuan Dian Erlangga Putra kepada media mengungkapkan bahwa pihaknya juga rutin meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memantau kesiapan infrastruktur, memastikan standar gizi, serta menegakkan SOP program Makan Bergizi (MBG).<br><br>"Kita juga rutin melakukan pengawasan SOP guna Memastikan aktivitas memasak dan kebersihan sesuai petunjuk teknis. Selain itu juga menjaga dan mengevaluasi mutu untuk menjaga kualitas dan standardisasi gizi makanan yang disajikan hingga distribusinya" Tegasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_3617_Walikota-dan-Korwil-BGN-Tinjau-Dapur-MBG--Pastikan-Proses-Dan-Distribusi-Higienis.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/walikota-dan-korwil-bgn-tinjau-dapur-mbg-pastikan-proses-dan-distribusi-higienis/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Driver Ojol Kecewa Respons Polsek Medan Tembung, Puluhan Rekan Datangi Polrestabes Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 19:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Driver Ojol Kecewa Respons Polsek Medan Tembung, Puluhan Rekan Datangi Polrestabes Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Driver Ojol Kecewa Respons Polsek Medan Tembung]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam sejumlah komunitas dan solidaritas ojol mendatangi Mapolrestabes Medan, Rabu (29/7/2026) malam.</p><p>Kedatangan mereka untuk meminta penanganan kasus dugaan pencurian sepeda motor yang menimpa seorang driver ojol di kawasan Tembung, Kabupaten Deli Serdang.</p><p>Korban diketahui bernama Bagus Prayoga (32), warga Kecamatan Medan Denai. Ia mengaku kehilangan sepeda motor Honda Vario BK 3795 AHV setelah didatangi sejumlah pria saat hendak menjemput penumpang di Jalan Prima Gang Melati IV, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.</p><p>Menurut keterangan Bagus, saat berada di lokasi, dua pria mendatanginya dan menanyakan tujuan kedatangannya. Setelah korban menjelaskan hendak menjemput penumpang, kedua pria tersebut diduga mendorong hingga terjatuh dan memukulnya.</p><p>"Awalnya dua orang pelaku yang mendatangi saya. Tidak lama kemudian kawan-kawan mereka sekitar 10 orang datang membawa kayu dan batu. Saya kemudian menghindar dan meninggalkan sepeda motor dalam keadaan stang terkunci," ujar Bagus saat ditemui di depan Mapolrestabes Medan, Rabu malam.</p><p>Bagus mengaku melihat sepeda motornya kemudian dibawa oleh sejumlah orang dengan cara diangkat bersama-sama. Ia juga menyebut saat kejadian kondisi sekitar sedang ramai, namun warga memilih tidak ikut campur karena khawatir terjadi keributan.</p><p>"Saya mendengar warga takut membantu karena khawatir rumah mereka dilempari," katanya.</p><p>Atas kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Ia kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Tembung untuk meminta penanganan atas dugaan pencurian tersebut.</p><p>Bagus bersama rekan-rekan sesama driver ojol selanjutnya mendatangi Polsek Medan Tembung. Mereka meminta agar petugas segera menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan terduga pelaku dan sepeda motor miliknya.</p><p>Menurut Bagus, dalam pertemuan tersebut dirinya mendapat penjelasan bahwa penanganan di lokasi membutuhkan kekuatan personel yang memadai. Namun, keterangan tersebut disampaikan korban berdasarkan apa yang ia dengar saat berada di Polsek Medan Tembung.</p><p>Karena merasa belum memperoleh penanganan seperti yang diharapkan, puluhan driver ojol kemudian melanjutkan kedatangan mereka ke Mapolrestabes Medan. Mereka meminta jajaran Polrestabes Medan membantu penanganan laporan tersebut dan menindaklanjuti dugaan keberadaan terduga pelaku di sekitar lokasi kejadian.</p><p>Menanggapi hal itu, Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H meminta para driver ojol bersabar dan memastikan laporan korban tetap diproses sesuai prosedur hukum.</p><p>Ia menjelaskan bahwa proses penanganan perkara dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kecukupan alat bukti.</p><p>"Kami berharap rekan-rekan sekalian bersabar. Proses laporan korban dilakukan secara bertahap. Kalau pelaku sudah diamankan, silakan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut," ujarnya di hadapan para driver ojol.</p><p>Kasat Intelkam juga menyampaikan bahwa personel JCS telah diarahkan untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Pihaknya juga disebut telah berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung Iptu Parulian Sitanggang untuk mendampingi pengecekan bersama beberapa driver ojol.</p><p>Para driver ojol kemudian menyatakan siap membantu memberikan informasi mengenai lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan terduga pelaku, sembari menunggu proses penanganan oleh kepolisian.</p><p><br></p><p> </p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_18_Driver-Ojol-Kecewa-Respons-Polsek-Medan-Tembung--Puluhan-Rekan-Datangi-Polrestabes-Medan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/driver-ojol-kecewa-respons-polsek-medan-tembung-puluhan-rekan-datangi-polrestabes-medan/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">5 Proyek Fisik PUTR di Sidimpuan Mulai Tender Terbuka. Mari Bersaing Sehat</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 13:34:57 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[5 Proyek Fisik PUTR di Sidimpuan Mulai Tender Terbuka. Mari Bersaing Sehat]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com 5 Paket proyek Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kota Padangsidimpuan sudah mulai menayangkan paket kerjaan fisik termasuk untuk pembangunan antisipsi banjir dan irigasi diberbagai titik setelah berbulanbulan tak muncul.Hal te]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -5 Paket proyek Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kota Padangsidimpuan sudah mulai menayangkan paket kerjaan fisik termasuk untuk pembangunan antisipsi banjir dan irigasi diberbagai titik setelah berbulan-bulan tak muncul.<br><br>Hal tersebut terlihat tayang pada Kamis (30/07/2026) di laman inaproc.id Kota Padangsidimpuan.<br><br><b>Lima proyek fisik tersebut </b><br><br>1. Pembangunan Jalan Akses Menuju Huntap senilai Rp793.600.000,00<br><br>2. Rehabilitasi Jalan Perumahan Sabungan Indah senilai Rp694.400.000,00<br><br>3. Pembangunan Bendungan dan Jaringan Irigasi Desa Manegen Rp1.195.000.000,00<br><br>4. Rehabilitasi Bendungan dan Jaringan Irigasi DI Goti Kec. Padangsidimpuan Tenggara senilai Rp496.000.000,00<br><br>5. Rehabilitasi Bendungan dan Jaringan Irigasi di Desa Sabungan Julu senilai Rp898.750.000,00<br><br>Kadis PUTR Padangsidimpuan Khairul Amri saat dikonfirmasi terkait pekerjaan fisik ini belum memberikan keterangan.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_4781_5-Proyek-Fisik-PUTR-di-Sidimpuan-Mulai-Tender-Terbuka--Mari-Bersaing-Sehat.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/5-proyek-fisik-putr-di-sidimpuan-mulai-tender-terbuka-mari-bersaing-sehat/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sidimpuan Darurat Pergaulan Bebas! 39 Remaja Diamankan Dari Dalam Kos-Kosan</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 11:48:38 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sidimpuan Darurat Pergaulan Bebas! 39 Remaja Diamankan Dari Dalam Kos-Kosan]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Sebanyak 39 orang diamankan dari sejumlah rumah kos di Kompleks DPR Blok A, Lingkungan V, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kamis (30/07/2026) dini hari.Puluhan orang tersebut terdiri a]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Sebanyak 39 orang diamankan dari sejumlah rumah kos di Kompleks DPR Blok A, Lingkungan V, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kamis (30/07/2026) dini hari.<br><br>Puluhan orang tersebut terdiri atas 23 perempuan dan 16 laki-laki. Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Padangsidimpuan untuk menjalani pendataan, pemeriksaan identitas, serta pendalaman lebih lanjut. <br><br>Kepala Lingkungan V Muhammad Soad nasution kepada media mengatakan, kegiatan tersebut merupakan aksi spontan masyarakat sekitar.<br><br>&quot;Aksi ini merupakan spontanitas masyarakat sekitar karena warga sudah jenuh dengan kondisi yang terjadi selama ini. Banyak orang keluar-masuk hingga larut malam, kendaraan berknalpot bising, dan orang dari luar lingkungan yang tidak diketahui identitasnya,&quot; kata Muhammad Soad.<br><br>Saat pemeriksaan dilakukan di salah satu kamar kos, ditemukan empat orang yang terdiri atas dua laki-laki dan dua perempuan.<br><br>Di dalam kamar tersebut juga ditemukan klip dan sebuah alat berbahan kaca yang diduga berkaitan dengan sisa penggunaan narkotika jenis sabu.<br><br>Kasat Samapta Polres Padangsidimpuan AKP Irwan, S.H., M.H., melalui Pamapta II IPDA Bona Parlindungan Manullang, personel gabungan kemudian membawa 39 orang yang ditemukan di sejumlah rumah kos tersebut ke Mapolres Padangsidimpuan.<br><br>&quot;Sebanyak 39 orang dibawa ke Polres Padangsidimpuan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut, sekaligus mengantisipasi terjadinya tindakan main hakim sendiri,&quot; ujar IPDA Bona Parlindungan Manullang.<br><br>Hingga berita ini diterbitkan, 39 orang tersebut masih berstatus menjalani pendataan dan pemeriksaan di Polres Padangsidimpuan.<br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_5357_Sidimpuan-Darurat-Pergaulan-Bebas--39-Remaja-Diamankan-Dari-Dalam-Kos-Kosan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/sidimpuan-darurat-pergaulan-bebas-39-remaja-diamankan-dari-dalam-koskosan/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Tetapkan Anggota DPRD Kota Medan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 19:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Tetapkan Anggota DPRD Kota Medan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan Tetapkan Anggota DPRD Kota Medan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan menetapkan seorang anggota DPRD Kota Medan berinisial AT sebagai tersangka dalam perkara dugaan pengeroyokan atau penganiayaan secara bersama-sama.</p><p>Kasus tersebut berawal dari laporan polisi yang dibuat oleh Robin terkait peristiwa yang terjadi di Jalan Tapanuli, Kecamatan Medan Barat, pada Jumat (5/6/2026). Berdasarkan laporan tersebut, perselisihan diduga dipicu saat kendaraan yang dikendarai pelapor melintasi polisi tidur di depan rumah terlapor hingga menimbulkan suara.</p><p>Menurut keterangan pelapor, perselisihan kemudian berlanjut dan berujung pada dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan AT bersama anggota keluarganya. Pelapor mengaku mengalami luka memar pada bagian wajah dan lengan akibat kejadian tersebut.</p><p>Laporan tersebut selanjutnya ditangani penyidik Satreskrim Polrestabes Medan. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan alat bukti, penyidik meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan.</p><p>Dalam perkembangan penyidikan, polisi menetapkan AT sebagai tersangka. Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis membenarkan penetapan status hukum tersebut.</p><p>"Yang bersangkutan sudah tersangka," kata Adrian saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).</p><p>Adrian juga menyampaikan bahwa AT telah menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Namun, ia belum memberikan keterangan mengenai apakah yang bersangkutan telah ditahan.</p><p>Menurut Adrian, penyidik akan menyampaikan secara resmi perkembangan penanganan perkara tersebut, termasuk hasil pemeriksaan dan langkah hukum selanjutnya, melalui konferensi pers. "Detailnya akan kami sampaikan, mohon bersabar," ujarnya.</p><p> </p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_7277_Polrestabes-Medan-Tetapkan-Anggota-DPRD-Kota-Medan-sebagai-Tersangka-Kasus-Dugaan-Pengeroyokan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/polrestabes-medan-tetapkan-anggota-dprd-kota-medan-sebagai-tersangka-kasus-dugaan-pengeroyokan/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Barak Narkoba di Klambir V, Satu Pengedar Ditangkap</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 19:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Barak Narkoba di Klambir V, Satu Pengedar Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Barak Narkoba di Klambir V]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan membongkar sekaligus memusnahkan sebuah barak yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kawasan Klambir V, Kota Medan, Selasa (28/7/2026).</p><p>Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.</p><p>Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan penggerebekan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dan melakukan penyelidikan terkait aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika di kawasan bantaran sungai Klambir V.</p><p>Menurut Rafli, lokasi yang berada di balik semak belukar dengan akses jalan yang cukup sulit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas saat melakukan penindakan. Kondisi tersebut juga dimanfaatkan sejumlah orang yang diduga berada di lokasi untuk melarikan diri dengan cara melompat ke sungai.</p><p>"Beberapa orang berhasil melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial FS yang diduga sebagai pengedar narkotika," ujar Rafli kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).</p><p>Dari lokasi, petugas menyita barang bukti berupa satu paket yang diduga berisi sabu, sejumlah alat hisap, ratusan plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk pengemasan, serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.</p><p>Usai melakukan penyisiran dan pengamanan barang bukti, petugas membongkar serta memusnahkan bangunan barak yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi maupun penyalahgunaan narkotika.</p><p>Rafli menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah lokasi itu kembali dimanfaatkan sebagai tempat aktivitas peredaran narkotika.</p><p>"Barak tersebut kami musnahkan agar tidak lagi digunakan untuk aktivitas serupa," katanya.</p><p>Dalam proses penggerebekan, petugas juga sempat menghadapi penolakan dari sejumlah warga yang meminta agar pria yang diamankan dilepaskan. Meski demikian, aparat tetap menjalankan proses penegakan hukum.</p><p>Polisi menyatakan penanganan situasi dilakukan secara persuasif dan humanis guna menghindari terjadinya benturan dengan masyarakat.</p><p>"Kami mengedepankan pendekatan yang humanis. Namun, penegakan hukum tetap kami laksanakan dan tidak ada toleransi terhadap upaya menghalangi petugas yang menjalankan tugas sesuai ketentuan," tegas Rafli.</p><p>Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Satresnarkoba Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polisi juga menyatakan masih memburu pihak-pihak lain yang diduga melarikan diri saat penggerebekan berlangsung. <br><br></p><p> </p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_9887_Satresnarkoba-Polrestabes-Medan-Bongkar-Barak-Narkoba-di-Klambir-V--Satu-Pengedar-Ditangkap.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/satresnarkoba-polrestabes-medan-bongkar-barak-narkoba-di-klambir-v-satu-pengedar-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Taman Kota Kini Punya Akses Internet Gratis Buat Nongkrong</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 18:33:47 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Taman Kota Kini Punya Akses Internet Gratis Buat Nongkrong]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Sebentar lagi, nongkrong di Taman Kota bukan cuma soal menikmati udara sore atau berkumpul bersama teman dan keluarga. Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika sedang menyiapkan internet gratis yang b]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Sebentar lagi, nongkrong di Taman Kota bukan cuma soal menikmati udara sore atau berkumpul bersama teman dan keluarga. Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika sedang menyiapkan internet gratis yang bisa dinikmati masyarakat di ruang publik ini.<br>   <br>Program ini diawali dengan kolaborasi Kominfo bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk memanfaatkan aset di kawasan Taman Kota sebagai lokasi pembangunan jaringan internet. Setelah semuanya siap, proses instalasi pun mulai dilakukan agar akses internet dapat menjangkau area yang dibutuhkan.<br>   <br>Kabar baiknya lagi, mulai pekan ini jaringan tersebut sudah memasuki tahap uji coba. Tim teknis akan memastikan koneksi berjalan lancar, stabil, dan nyaman digunakan sebelum resmi dibuka untuk masyarakat.<br>   <br>Kalau semua berjalan sesuai rencana, layanan internet gratis ini akan segera diluncurkan dan menjadi salah satu fasilitas baru yang bisa dinikmati siapa saja. Mulai dari pelajar yang ingin belajar, mahasiswa yang mengerjakan tugas, pekerja yang butuh koneksi cepat, hingga masyarakat yang sekadar ingin tetap terhubung dengan keluarga dan sahabat.<br>       <br>Namun, Taman Kota tidak hanya akan menjadi tempat menikmati internet gratis. Pemerintah Kota juga ingin menghadirkan kawasan ini sebagai ruang yang hidup bagi para pelaku UMKM. Karena itu, Kominfo berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk membantu para pelaku usaha memiliki legalitas usaha sehingga dapat berjualan dengan lebih tertib dan berkembang.<br>   <br>Ke depan, para pelaku UMKM juga akan didorong untuk semakin akrab dengan dunia digital. Mulai dari pemanfaatan teknologi dalam berjualan, hingga memahami berbagai kewajiban administrasi yang mendukung usaha mereka agar semakin maju.<br>      <br>Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas internet gratis ini dengan bijak. Gunakan untuk belajar, bekerja, mencari informasi, mengembangkan usaha, atau hal-hal positif lainnya. Di saat yang sama, mari bersama-sama menjaga fasilitas yang telah disediakan agar tetap nyaman dan bisa dinikmati oleh semua orang.<br>         <br>Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padangsidimpuan, Jhonny Parulian Situmeang, SH, MM  berharap internet gratis di Taman Kota dapat menjadi ruang bertemu, berbagi ide, belajar, dan berkreasi. Karena ruang publik yang baik bukan hanya menyediakan tempat untuk berkumpul, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama.<br>   <br>Jadi, siap-siap ya. Sebentar lagi, Taman Kota bukan hanya jadi tempat favorit untuk bersantai, tetapi juga menjadi ruang digital baru bagi warga Padangsidimpuan.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_5419_Taman-Kota-Kini-Punya-Akses-Internet-Gratis-Buat-Nongkrong.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/taman-kota-kini-punya-akses-internet-gratis-buat-nongkrong/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PDI Perjuangan Padangsidimpuan: Peringati 30 Tahun Kudatuli Momentum Perkuat Nilai-Nilai Demokrasi</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:06:43 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PDI Perjuangan Padangsidimpuan: Peringati 30 Tahun Kudatuli Momentum Perkuat Nilai-Nilai Demokrasi]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan menggelar peringatan 30 tahun Peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli atau Kudatuli di Kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan Kenanga, Kota Padangsidimpuan, Senin, 27 Juli 2]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan menggelar peringatan 30 tahun Peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli atau Kudatuli di Kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan Kenanga, Kota Padangsidimpuan, Senin, 27 Juli 2026.<br><br>Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC dan Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan se-Kota Padangsidimpuan, organisasi sayap partai, organisasi kemahasiswaan, akademisi, serta perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi.<br><br>Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu Tina. Selanjutnya, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan, Muhammad Fajar Dalimunthe, S.H., M.H., memimpin pembacaan teks Pancasila. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan menyanyikan Mars dan Hymne PDI Perjuangan serta pembacaan Dedication of Life oleh Afaf Boru Bulan Namora.<br><br>Para peserta kemudian menyaksikan video perjalanan sejarah perjuangan PDI Perjuangan. Pemutaran video tersebut menjadi pengantar untuk mengenang kembali Peristiwa Kudatuli pada 27 Juli 1996, yang menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia.<br><br>Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan, Taty Ariyani Tambunan, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa Kudatuli bukan sekadar peristiwa politik masa lalu, tetapi merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan demokrasi di Indonesia.<br><br>Menurut Taty, semangat keberanian, pengorbanan, dan keteguhan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat harus terus diwariskan kepada generasi muda.<br><br>&quot;Demokrasi yang kita rasakan hari ini merupakan hasil perjuangan panjang. Karena itu, semangat perjuangan para pendahulu harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi muda melalui cara-cara yang konstitusional dan bermartabat,&quot; ujarnya.<br><br>Ia juga mengajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk menjadikan peringatan Kudatuli sebagai momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, serta memperjuangkan kepentingan rakyat melalui kerja nyata.<br><br>Kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang menghadirkan Taty Ariyani Tambunan, S.H., dan akademisi Dr. Khoirudin Nasution, M.SP., sebagai narasumber. Dalam diskusi tersebut, para narasumber membahas makna sejarah Kudatuli, perkembangan demokrasi Indonesia, pentingnya menjaga konstitusi, serta peran generasi muda dalam kehidupan politik yang sehat.<br><br>Para peserta juga menyaksikan video dokumenter Peristiwa Kudatuli yang menggambarkan perjuangan para kader dan tokoh demokrasi dalam menghadapi tekanan politik pada masa itu. Tayangan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman sejarah kepada kader dan mahasiswa tentang proses panjang perjuangan demokrasi di Indonesia.<br><br>Rangkaian acara turut diisi dengan doa yang dipimpin Sandra Lumban Tobing, pembacaan puisi oleh Jelly Jelita, serta penampilan stand-up comedy oleh Hendri Pulungan. Berbagai penampilan tersebut memberikan suasana reflektif sekaligus menghadirkan nuansa segar dalam kegiatan.<br><br>Memasuki malam refleksi, panitia menggelar prosesi penyalaan lilin. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pejuang demokrasi sekaligus harapan agar semangat perjuangan tetap menyala di hati kader dan masyarakat.<br><br>Peringatan Kudatuli kemudian ditutup dengan orasi politik yang disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan, Ketua Persatuan Alumni GMNI, Ketua KAMMI, Ketua IMM, dan Ketua GMNI.<br><br>Dalam orasinya, para pembicara mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga demokrasi, memperkuat persatuan, menghormati perbedaan, serta meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan bangsa.<br><br>Kegiatan tersebut turut dihadiri organisasi sayap PDI Perjuangan, yakni Relawan Perjuangan Demokrasi, Banteng Muda Indonesia, Taruna Merah Putih, dan Badan Saksi Pemilu Nasional.<br><br>Hadir pula Presiden Mahasiswa Universitas Aufa Royhan, Presiden Mahasiswa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, serta mahasiswa Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.<br><br>Melalui peringatan 30 tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan berharap nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, persatuan, serta komitmen terhadap demokrasi dan kepentingan rakyat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_510_PDI-Perjuangan-Padangsidimpuan--Peringati-30-Tahun-Kudatuli-Momentum-Perkuat-Nilai-Nilai-Demokrasi.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/pdi-perjuangan-padangsidimpuan-peringati-30-tahun-kudatuli-momentum-perkuat-nilainilai-demokrasi/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN,Perjuangkan 20 persen Hak Masyarakat</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 20:13:27 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN,Perjuangkan 20 persen Hak Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[ Panitia Khusus (Pansus) Plasma DPRD Kabupaten Batubara terus mengintensifkan pembahasan terkait pelaksanaan kewajiban penyediaan kebun plasma sebesar 20 persen oleh perusahaan perkebunan pemegang Hak Guna Usaha (HGU).]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Panitia Khusus (Pansus) Plasma DPRD Kabupaten Batubara terus mengintensifkan pembahasan terkait pelaksanaan kewajiban penyediaan kebun plasma sebesar 20 persen oleh perusahaan perkebunan pemegang Hak Guna Usaha (HGU). <br><br>Sebagai bentuk tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP), Pansus bersama sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Jakarta pada Rabu (29/7/2026).<br><br>Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat landasan hukum sekaligus memperoleh penjelasan langsung dari pemerintah pusat mengenai implementasi berbagai regulasi yang mengatur kewajiban pembangunan kebun plasma bagi masyarakat sekitar perkebunan.<br><br>Dalam agenda tersebut, rombongan akan melakukan konsultasi ke tiga lembaga, yakni Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Penataan Ruang, serta Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).[br[<br><br>Selain unsur Pansus Plasma DPRD Kabupaten Batubara, kunjungan ini juga melibatkan organisasi masyarakat dan unsur pers yang selama ini aktif mengawal persoalan pembahasan plasma di Kabupaten Batubara.<br><br>Perwakilan Zhuriat Kedatukan Limapuluh yang turut berangkat terdiri dari Izhar Fauzi, Loly Sastra dan Zamal Setiawan,  Sementara dari Pengurus Besar <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Gemkara/" target="_blank">Gemkara</a> Batubara diwakili Ketua Umum Khairul Muslim, sedangkan PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Batubara diwakili Kamaruddin Simangunsong.<br><br>Kunjungan bersama tersebut merupakan kelanjutan dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sebelumnya digelar Pansus Plasma DPRD Kabupaten Batubara bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan, PD IWO Batubara, Zhuriat Kedatukan Limapuluh, serta PB <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Gemkara/" target="_blank">Gemkara</a> Batubara.<br><br>Dalam RDP itu, Pansus telah menginventarisasi berbagai dokumen terkait 13 perusahaan perkebunan pemegang HGU yang beroperasi di Kabupaten Batubara. Pendataan meliputi luas HGU, masa berlaku HGU, izin usaha perkebunan, hingga pelaksanaan kewajiban pembangunan kebun plasma.<hr /><br><br>Ketua Pansus Plasma DPRD Kabupaten Batubara, Ismar Khomri menegaskan bahwa konsultasi ke pemerintah pusat diperlukan agar rekomendasi yang akan disusun Pansus memiliki dasar hukum yang kuat dan selaras dengan regulasi nasional.<br><br>Melalui kunjungan tersebut, Pansus diharapkan memperoleh kepastian mengenai mekanisme pelaksanaan kewajiban plasma 20 persen, termasuk langkah-langkah yang dapat ditempuh pemerintah daerah apabila ditemukan perusahaan pemegang HGU yang belum memenuhi kewajibannya, kata Ismar kepada media,Selasa (28/7/2026)<br><br>Hasil konsultasi di Jakarta nantinya akan menjadi bahan bagi Pansus Plasma DPRD Kabupaten Batubara dalam menyusun rekomendasi akhir, baik berupa usulan kebijakan maupun langkah strategis yang dapat menjamin terpenuhinya hak masyarakat atas kebun plasma sebagaimana diamanatkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan.<br><br>Ketua Umum PB <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Gemkara/" target="_blank">Gemkara</a> Batubara Khairul Muslim sangat mengapresiasi pembentukan Pansus Plasma DPRD Batubara.<br>Pansus Plasma sebagai bukti komitmen kuat legislatif terhadap penegakan peraturan perundang-undangan dan pemenuhan hak-hak rakyat atas kewajiban 20 persen plasma dari HGU  perkebunan yang selama ini belum terimplementasi khusus di Kabupaten Batubara .<hr /><br><br>Ini momentum yang tepat.Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Satgas PKH telah mengeksekusi lahan perkebunan sawit yang selama ini dikelola secara menyimpang dan melawan hukum. Kenapa hak-hak rakyat 20 persen plasma tidak dieksekusi," kata Khairul Muslim tokoh pemekaran Kabupaten Batubara itu.<br><br>Pelibatan berbagai elemen dan  tokoh sentral masyarakat Batubara dalam pembahasan 20 persen plasma sangat tepat. Ini bukti kearifan dan political will  DPRD Batubara sehingga perjuangan merebut hak-hak rakyat atas usaha perkebunan melalui legalitas HGU dapat direalisasikan secara konkrit. Terlebih ada HGU perkebunan di Kabupaten Batubara yang belum diperpanjang oleh pemerintah pusat  sampai saat ini. "Ini momentum", tegasnya <br><br>Menurut putra kelahiran Simpang Dolok Kec.Datuk Lima Puluh ini, pengkajian terhadap beberapa regulasi memang harus dilakukan secara mendalam dan komprehensif mengingat aturan yang ada berkaitan dengan  beberapa instansi maka perlu  koordinasi sehingga implementasinya tidak terkendala operasionalisasi di lapangan]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_9979_Pansus-Plasma-DPRD-Batubara-Temui-Kementan-dan-ATR-BPN-Perjuangkan-20-persen-Hak-Masyarakat.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/pansus-plasma-dprd-batubara-temui-kementan-dan-atrbpnperjuangkan-20-persen-hak-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[gustan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadis Pendidikan Tapsel: Beasiswa Martabe Sangat Membantu Siswa dan Keluarga</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 17:37:12 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadis Pendidikan Tapsel: Beasiswa Martabe Sangat Membantu Siswa dan Keluarga]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) mengapresiasi komitmen PT Agincourt Resources (PTAR) dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pe]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) mengapresiasi komitmen PT Agincourt Resources (PTAR) dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan. <br><br>Apresiasi tersebut disampaikan Bupati <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> H. Gus Irawan Pasaribu melalui Kepala <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Dinas-Pendidikan/" target="_blank">Dinas Pendidikan</a> <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> Efrida Yanthi Pakpahan, usai acara penganugerahan Beasiswa Tambang Emas Martabe (Martabe Prestasi) Tahun Ajaran (TA) 2026 - 2027, yang berlangsung di Sopo Daganak, Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (24/7/2026). <br><br>Menurutnya, Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PTAR telah memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, di samping berbagai sektor pembangunan lainnya.<br><br>"Atas nama Bapak Bupati <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> H. Gus Irawan Pasaribu, kami mengapresiasi PTAR yang terus melaksanakan CSR melalui Program PPM. Program ini sangat luar biasa membantu sektor pendidikan, selain sektor-sektor lainnya, " ujar Efrida. <br><br>Ia menjelaskan, sebelumnya PTAR juga telah menyerahkan bantuan berupa smartboard kepada sejumlah sekolah di wilayah lingkar tambang, masing-masing sebanyak empat unit per sekolah sebagai upaya mendukung proses belajar mengajar berbasis teknologi. <br><br>Dari perspektif dunia pendidikan, lanjut Efrida, masih banyak masyarakat <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> yang memiliki keterbatasan ekonomi sehingga kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Padahal, tidak sedikit pelajar di daerah itu yang memiliki kemampuan akademik dan potensi untuk berprestasi. <br><br>"Harapan kami, anak-anak <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> tidak kehilangan kesempatan menggapai cita-cita hanya karena faktor ekonomi. Mereka memiliki kemampuan, sehingga harus tetap bisa melanjutkan pendidikan, " katanya.<br><br>Menurutnya, Program Beasiswa Martabe yang digagas PTAR telah menjadi solusi bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_6046_Kadis-Pendidikan-Tapsel--Beasiswa-Martabe-Sangat-Membantu-Siswa-dan-Keluarga.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/kadis-pendidikan-tapsel-beasiswa-martabe-sangat-membantu-siswa-dan-keluarga/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Sahabat Anak, Kapolsek Hutaimbaru Berbaur Bersama Siswa SLB Sidimpuan</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:43:42 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Sahabat Anak, Kapolsek Hutaimbaru Berbaur Bersama Siswa SLB Sidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Dalam rangka mendukung Program Polisi Sahabat Anak sesuai arahan Kapolres Padangsidimpuan, Kapolsek Hutaimbaru Iptu Ahmad Edi bersama Ps.Kanit Provos Idrus Sihite serta personel Polsek sambangi SLB Hutaimbaru, Selasa (28/07/2028).Ke]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Dalam rangka mendukung Program Polisi Sahabat Anak sesuai arahan Kapolres Padangsidimpuan, Kapolsek Hutaimbaru Iptu Ahmad Edi bersama Ps.Kanit Provos Idrus Sihite serta personel Polsek sambangi SLB Hutaimbaru, Selasa (28/07/2028).<br><br>Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak sejak dini serta membangun kepercayaan diri siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru.<br><br>Selain itu Kapolsek juga mengajak para murid untuk rajin belajar, mematuhi aturan sekolah, menghormati guru, serta menghindari segala bentuk perundungan (bullying), baik fisik maupun verbal.<br><br>"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun karakter pelajar serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terkhusus bullying" Ujar Kapolsek Ahmad Edi.<br><br>Juga anak-anak diperkenalkan dengan berbagai tugas dan peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. <br><br>"Personel Polsek Hutaimbaru memberikan penjelasan secara sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Selain itu, para siswa juga diberikan edukasi untuk membangun budaya tertib dan disiplin di masa depan" Tegasnya.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_8922_Polisi-Sahabat-Anak--Kapolsek-Hutaimbaru-Berbaur-Bersama-Siswa-SLB-Sidimpuan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/polisi-sahabat-anak-kapolsek-hutaimbaru-berbaur-bersama-siswa-slb-sidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mirip Meksiko! Geng Motor di Sidimpuan Bacok Warga Saat Makan Diangkringan</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 13:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mirip Meksiko! Geng Motor di Sidimpuan Bacok Warga Saat Makan Diangkringan]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Reza Azhari (24) Warga Padangsidimpuan dilarikan ke Rumah Sakit setelah dibacok lima orang pemuda (geng) saat sedang menikmati makanan angkringan di Jalan Merdeka, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Selasa (28/08/2026).Kronologi bermu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Reza Azhari (24) Warga Padangsidimpuan dilarikan ke Rumah Sakit setelah dibacok lima orang pemuda (geng) saat sedang menikmati makanan angkringan di Jalan Merdeka, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Selasa (28/08/2026).<br><br>Kronologi bermula saat korban Azhari warga Jalan P. Ali Basa ini singgah sebentar untuk makan pada pukul 02.20 WIB.<br><br>Dari keterangan pemilik angkringan, Mukti Harahap, warga Gang Raya, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika tiga orang pemuda melintas menggunakan sepeda motor.<br><br>Menurut Mukti, ketiga pemuda tersebut diduga telah mengonsumsi minuman beralkohol. Mereka kemudian berhenti di sekitar tempat usahanya yang berada di depan Toko Gembira Ria Elektronik.<br>Saat itu, sejumlah pekerja angkringan sedang melakukan persiapan untuk menutup tempat usaha.<br><br>"Tiga orang pemuda datang menggunakan sepeda motor. Mereka diduga telah mengonsumsi minuman beralkohol, kemudian melontarkan kata-kata kasar dan bernada intimidasi kepada salah seorang anggota kami yang sedang menutup jualan," ujar Mukti kepada wartawan saat ditemui  di mapolres Padangsidimpuan.. <br><br>Salah seorang pekerja angkringan kemudian menegur tindakan tersebut karena tidak menerima perkataan yang dilontarkan. Ketiga pemuda itu selanjutnya meninggalkan lokasi.<br><br>Setelah keadaan sempat mereda, para pekerja kembali melanjutkan aktivitas menutup tempat usaha.<br><br>Mukti mengaku tidak mengenal para pemuda tersebut dan tidak mengetahui adanya persoalan sebelumnya.<br>"Sebelumnya kami tidak mengenal mereka dan tidak pernah mempunyai masalah. Kami heran mengapa mereka tiba-tiba datang dan berkata kasar," katanya.<br><br><br><b>Kembali Datang Membawa Senjata Tajam dan Batu</b><br><br>Sekitar setengah jam setelah kejadian awal, menurut Mukti, sejumlah orang kembali mendatangi lokasi menggunakan beberapa sepeda motor.<br><br>Jumlah mereka diperkirakan sekitar lima orang. Salah seorang di antaranya diduga membawa senjata tajam, sedangkan beberapa lainnya membawa batu.<br><br>"Kurang lebih setengah jam kemudian, mereka datang kembali menggunakan beberapa sepeda motor. <br><br>Jumlahnya sekitar lima orang. Salah seorang membawa senjata tajam dan yang lainnya membawa batu," ungkap Mukti.<br><br>Melihat kedatangan kelompok tersebut, beberapa pekerja dan warga yang berada di sekitar angkringan berusaha menyelamatkan diri.<br><br>Namun, korban yang saat itu berada di sekitar lokasi tetap bertahan karena merasa tidak terlibat dalam perselisihan sebelumnya.<br><br>Dalam keributan lanjutan tersebut, korban diduga terkena sabetan senjata tajam pada bagian samping pinggang sebelah kiri.<br><br>Akibat luka bacok itu, korban langsung dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkan pertolongan medis. Luka korban kemudian mendapatkan penanganan berupa sekitar 25 jahitan.<br><br>Keterangan pemilik angkringan tersebut masih menjadi bagian dari informasi awal yang perlu dicocokkan penyidik dengan keterangan korban, saksi-saksi, pihak-pihak yang diamankan, serta barang bukti lainnya.<br><br><br><b>Kasat Reskrim: Peran Masing-Masing Masih Didalami</b><br><br>Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Hasiholan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang telah diamankan.<br><br>Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui keterlibatan dan peran masing-masing orang dalam kejadian tersebut, termasuk pihak yang diduga membawa maupun menggunakan senjata tajam.<br><br>"Sejumlah orang yang diduga terlibat telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan. Penyidik sedang mendalami peran masing-masing serta mengumpulkan alat bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut," ujar AKP Hasiholan.<br><br><br><b>Terduga Pelaku Dikejar hingga Kawasan Kompleks DPR</b><br><br>Setelah memperoleh informasi mengenai ciri-ciri serta arah pelarian pihak-pihak yang diduga terlibat, personel gabungan Polres Padangsidimpuan langsung melakukan pengejaran.<br><br>Para terduga pelaku diketahui bergerak menuju kawasan Kompleks DPR. Petugas kemudian menyisir sejumlah titik yang dicurigai menjadi tempat mereka bersembunyi atau berkumpul.<br><br>Dalam pengejaran tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa pengeroyokan dan pembacokan.<br><br>Petugas turut menemukan dan mengamankan sebilah parang yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.<br>Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.<br><br>Langkah cepat personel gabungan tersebut memperlihatkan kesigapan kepolisian dalam merespons laporan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan di sekitar lokasi.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/07/_5006_Mirip-Meksiko--Geng-Motor-di-Sidimpuan-Bacok-Warga-Saat-Makan-Diangkringan-Hingga-Terkapar.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/mirip-meksiko-geng-motor-di-sidimpuan-bacok-warga-saat-makan-diangkringan/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>