<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        



        <title>Analisa Medan</title>
        
        <link>https://www.analisamedan.com/</link>
        <description>Analisa Medan - Berita terkini dari kota medan, sumatera utara dan sekitarnya, termasuk aceh.</description>
        <lastBuildDate>Sat, 17 Oct 2026 17:26:06 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dosen UMA Lintas Prodi Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Purwodadi Sunggal Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Sat, 17 Oct 2026 12:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dosen UMA Lintas Prodi Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Purwodadi Sunggal Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Dosen Universitas Medan Area (UMA) dari berbagai program studi (Prodi) di lingkungan Kampus UMA melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Purwodadi Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Dosen Universitas Medan Area (UMA) dari berbagai  program studi (Prodi) di lingkungan  Kampus <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Desa-Purwodadi/" target="_blank">Desa Purwodadi</a> Kecamatan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Sunggal/" target="_blank">Sunggal</a> Kabupaten <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> Sumatera Utara.</p><p>Kegiatan itu dilaksanakan pada Selasa – Rabu (13-14 Oktober) 2026, dengan tema "Collaborative Governance Berbasis Pemberdayaan Ekonomi  Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanggulangan Peredaran Narkoba", juga melibatkan dua orang mahasiswa pada setiap kelompok.</p><p>Koordinator PkM <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Lintas-Prodi/" target="_blank">Lintas Prodi</a> <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> Sri Hidayani, SH., M.Hum menjelaskan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan kewajiban bagi setiap dosen untuk memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi. <br><br>Kegitan tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai implementasi <i>agreetment </i>dari MoU <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> dengan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Desa-Purwodadi/" target="_blank">Desa Purwodadi</a> Kecamatan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Sunggal/" target="_blank">Sunggal</a> Kabupaten <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> Provinsi Sumatera Utara (Sumut).</p><p>"Seluruh perangkat desa dan masyarakat antusiasn mengikuti pengabdian masyarakat. Masyarakat merasa senang memperoleh wawasan pengetahuan dan keterampilan karena bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari," ungkap Dosen Fakultas Hukum UMA.</p><p>Dijelaskannya, para dosen lintas prodi di lingkungan Kampus <a href="https://www.analisamedan.com/tag/UMA/" target="_blank">UMA</a> yang melaksanakan PkM terbagi atas 10 kelompok.</p><p>Kesepuluh kelompok itu yakni kelompok I terdiri atas Anggreni Atmei Lubis, SH., M.Hum, Sri Hidayani, SH., M.Hum, Eryanti Novita, SPsi, MPsi, Dr. Muazzul, SH, M.Hum, dengan tema "Sistem Oss Dalam Peningkatan Layanan Publik Perizinan Bagi Masyarakat Desa Porwodadi Kecamatan Sunggal".</p><p>Kelompok II terdiri atas Istiana, S.Psi, M.Pd, M.Psi, M.Si, Nini Sri Wahyuni, MPd, M.Psi, Hesti Sabrina, SE, M.Si, dengan tema " Membangun komunikasi dalam keluarga di desa Purwodadi Kecamatan Sunggal".</p><p>Kelompok III: Prof. Dr Taufik Siregar, SH, M.Hum, Dr. Dian Novriandi, ST, M.Kom, Cahaya, S.Pd, M.Pd dengan tema "Waspada Judol dan Pinjol Ilegal: Sosialisasi Hukum dan Syariah di Desa Purwodadi.</p><p>Kelompok IV: Rina Saraswaty, ST, MT, Ida Royani, SE, M.Si, Ir. Neneng Yulia Barky, MT dengan tema "Rumah Sehat bagi Masyarakat Purwodadi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Sunggal/" target="_blank">Sunggal</a> dengan Arsitektur Hijau".</p><p>Kelompok V: Prof. Dr. H. Maswandi, SH, M.Hum, Riswan Munthe, SH., MH, Dr. Fauji Wikanda, M.Pd.I dengan tema "Pencegahan Perundungan (Bullying) di Kalangan Remaja: Kajian Hukum Pidana dan Etika Islam di Desa Purwodadi".</p><p>Kelompok VI: Revi Fauzi Putra Mina, SH., MH, Aldi Subhan Lubis, SH., MH, Yuan Anisa, S.Si., M.Si, dengan tema "Penyuluhan dan Sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk Kepastian Hukum dan Pencegahan Sengketa".</p><p>Kelompok VII: Windy Sri Wahyuni, SH, MH, Dr. Suryani Hardjo, S.Psi, MA, Beby Suryani Fithri, SH., MH, dengan tema "Edukasi Hukum Lingkungan dan Pengelolaan Sampah Berbasis Peraturan Desa Menuju Desa Hijau Purwodadi".</p><p>Kelompok VIII: Dr. Rafiqi, SH., MM., M. Kn, Arif Fachrian, S.Psi, M.Psi, Marsella, SH., M. Kn dengan tema " Membangun Kesadaran Hukum Dan Ketahanan Psikologis Masyarakat Dalam Menghadapi Era<i> Artificial Intelligence</i> ".</p><p>Kelompok IX: Dr. Ir Muhammad Yamin Siregar, MM, Dr. Ridho Mubarak, SH., MH, Dr. Taufik Wal Hidayat, S.Sos, M.AP, Dr Wessy Trisna, SH, MH dengan tema " Digitalisasi Branding dan Pemasaran Berbasis Tiktok Afiliate untuk UMKM Kuliner Medan"..</p><p>Kelompok X: Dr. Muhammad Akbar Siregar, MSi , Dr. Serimin Pinem, SH., M.Kn, Dr. Evi Yunita K, S.Sos., M.IP Kurniaty , Arie Kartika, SH., MH.<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_2140_Dosen-UMA-Lintas-Prodi-Pengabdian-Kepada-Masyarakat-di-Desa-Purwodadi-Sunggal-Deli-Serdang.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/pendidikan/dosen-uma-lintas-prodi-pengabdian-kepada-masyarakat-di-desa-purwodadi-sunggal-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[taufik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PWI Sumut Buka Pendaftaran Balon Ketua 2-6 November 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 17 Oct 2026 11:36:31 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PWI Sumut Buka Pendaftaran Balon Ketua 2-6 November 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membuka pendaftaran bakal calon (Balon) Ketua PWI Sumut periode 20262031 mulai tanggal 2 hingga 6 November 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membuka pendaftaran bakal calon (Balon) Ketua <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PWI-Sumut/" target="_blank">PWI Sumut</a> periode 2026-2031 mulai tanggal 2 hingga 6 November 2026.<br><br>Hal itu diputuskan dalam rapat panitia <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Konferensi/" target="_blank">Konferensi</a> <a href="https://www.analisamedan.com/tag/PWI-Sumut/" target="_blank">PWI Sumut</a> di Sekretariat PWI Sumut, Gedung Parada Harahap, Jalan Adinegoro No. 4 Medan, Jumat (16/10/2026).<br><br>Rapat dipimpin Ketua Panitia, Rifki Warisan, didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean dan Ketua Steering Committe (SC), Taufik Wal Hidayat.<br></p><p>Rifki mengatakan, rapat sengaja digelar mengingat waktu konferensi sesuai jadwal yang telah ditetapkan hanya tinggal hitungan bulan. "Seusai jadwal, konferensi akan kita gelar tanggal 21 November 2026 di Medan. Makanya, kita harus mempersiapkan segala sesuatunya, agar konferensi berjalan dengan baik dan lancar," katanya.<br><br>Dalam rapat itu, ungkap Rifki, juga dibahas berbagai hal-hal teknis, sehingga konferensi nantinya dapat terselenggara sesuai jadwal. </p><p>"Soal daftar pemilih, kita sudah kirimkan ke PWI Pusat untuk diverifikasi. Hasil verifikasi itu akan kita umumkan secara terbuka, dan ada massa sanggah, sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT)," sebutnya.<br><br>Terkait syarat bakal calon yang akan mendaftar, sebut Rifki, bakal calon telah menjadi anggota PWI berstatus anggota biasa selama 5 tahun, pernah menjadi pengurus, baik itu pengurus kabupaten/kota maupun pengurus provinsi serta bersertifikat UKW Utama. </p><p>"Pendaftaran di Sekretariat Panitia Kantor PWI Sumut, Jalan Adinegoro No. 4 Medan pada hari dan jam kerja," katanya.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_4544_PWI-Sumut-Buka-Pendaftaran-Balon-Ketua-2-6-November-2026.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/pwi-sumut-buka-pendaftaran-balon-ketua-26-november-2026/</link>
            <author><![CDATA[taufik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perdamaian Batang Toru Harus Memastikan Tanggung Jawab Lingkungan</guid>
            <pubDate>Sat, 17 Oct 2026 11:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perdamaian Batang Toru Harus Memastikan Tanggung Jawab Lingkungan]]></title>
            <description><![CDATA[Penyelesaian sengketa perdata lingkungann antara Kementerian Lingkungann Hidup (KLH) dengan dua korporasi besar di ekosistem Batang Toru (PT Agincourt Resources PT North Sumatera Hydro Energy/NSHE) melalui jalur mediasi yang bermuara pada Akta Perdamaian ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Penyelesaian sengketa perdata lingkungann antara Kementerian Lingkungann Hidup (KLH) dengan dua korporasi besar di ekosistem Batang Toru (PT Agincourt Resources PT North Sumatera Hydro Energy/NSHE) melalui jalur mediasi yang bermuara pada Akta Perdamaian (Akta Van Dading) menuai sorotan tajam dari kalangan akademisi hukum lingkungann.</p><p>Menurut pemberitaan, KLH menuntut Ganti rugi sekitar Rp. 200 Miliar dari masing masing perusahan diluar biaya kewajiban pemulihan lingkungann. Kesepakatan tersebut menandai babak baru dalam gugatan perdata atas kerusakan eksositem Kawasan batang toru. </p><p>Penyelesaian ini membuka peluang bagi penyelesaian sengketa secara kosntruktif, namun peluang tersebut hanya bermakna apabila diikuti dengan pelaksanaan kewajiban pemulihan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/lingkungan/" target="_blank">lingkungan</a> yang jelas dan dapat diuji. Disinilah pentingnya membedakan perdamaian sebagai mekanisme penyelesaian sengketa dengan pemulihan sebagai tujuan hukum lingkungann.</p><p>Perdamaian dapat mengakhiri perselisihan hukum antara pihak tetapi tidak serta merta mengembalikan fungsi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/lingkungan/" target="_blank">lingkungan</a> yang mengalami kerusakan, seperti hutan yang terdegradasi, tata air yang terganggu dan habitat kritis Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) yang sangat terancam punah dan masyarakat tedampak sehingga memerlukan tindakan nyata, perencanaan yang tepat, serta pengawasan berkelanjutan. </p><p>Makanya perlu memastikan perdamaian tersebut benar-benar menghasilkan manfaat lingkungan. Kerugian <a href="https://www.analisamedan.com/tag/lingkungan/" target="_blank">lingkungan</a> tidak selalu dapat dipulihkan hanya melalui pembayaran ganti rugi sebab peruntukkannya bukan untuk pemulihan.<br></p><p><b>Tanggungjawab Mutlak Korporasi.</b></p><p>Merupakan salah satu instrument penting dalam penegakan hukum lingkungann yakni doktrin strict liablity atau tanggung jawab mutlak sebagaimana amanat pasal 88 UUPPLH. Tentunya doktrin ini memiliki arti penting dalam sengketa lingkungann hidup, dimana doktrin dapat meminta <a href="https://www.analisamedan.com/tag/tanggungjawab/" target="_blank">tanggungjawab</a> terhadap kepada korporasi atas kerugian yang terjadi. UUPLH juga mengatur kewajiban membayar ganti rugi dan/atau melakukan tindakan tertentu bagi penanggungjawab usaha atau kegiatan. Seperti halnya dalam gugatan KLH terhadap PT North Sumatera Hydro Energy/NSHE dan PT Agincourt Resources meminta <a href="https://www.analisamedan.com/tag/tanggungjawab/" target="_blank">tanggungjawab</a> hukum atas kerusakan ekosistem Kawasan batang toru.</p><p><b>Ganti Kerugian dan Biaya Pemulihan LH</b></p><p>Sering kali publik terkecoh oleh besarnya angka ganti rugi yang disetorkan ke kas negar, dalam konstruksi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungann Hidup (UUPPLH), ganti rugi finansial dan pemulihan lingkungann adalah dua wujud hukum yang berbeda dan tidak saling menghapuskan. Pasal 87 ayat (1) jo. Pasal 90 UUPPLH secara tegas memisahkan kewajiban membayar ganti rugi dan/atau melakukan tindakan tertentu.</p><p> Ganti rugi berfungsi mengkompensasi kerugian yang telah terjadi di masa lalu, sedangkan tindakan tertentu bertujuan untuk pemulihan lingkungan. Pemulihan dalam Pasal 54 UUPPLH menuntut tahapan konkret yang sistematis yakni penghentian sumber kerusakan, pembersihan, remediasi, rehabilitasi, hingga restorasi. Oleh karena itu, pembayaran uang ganti rugi bernilai ratusan miliar rupiah tidak secara otomatis melunasi kewajiban pemulihan ekosistem.</p><p>Catatan kritis organisasi masyarakat sipil menunjukkan bahwa dana ganti rugi lingkungann sering kali masuk ke kas umum negara tanpa transparansi apakah ganti kerugian itu untuk korban terdampak dan perlu diketahui bersama bahwa dana ganti rugi bukan peruntukkannya untuk pemulihan lingkungann. </p><p>Berbeda dengan biaya pemulihan dimana peruntukkannya memang untuk pemulihan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/lingkungan/" target="_blank">lingkungan</a> yang rusak/tercemar. Dalam kesepatakan perdamaian tersebut untuk melakukan pemulihan apakah Perusahaan melakukannya dengan cara sendiri maka korporasi wajib menempatkan dana penjaminan pemulihan khusus sebagai syarat keberlanjutan izin dan pelaksanaan kesepakatan damai dan adanya uang paksa (Dwangsom) sesuai Pasal 87 ayat (3) UUPPLH, penetapan uang paksa harian wajib diberlakukan untuk setiap keterlambatan pelaksanaan tahap pemulihan agar tenggat waktu tidak berhenti sebagai angka di atas kertas.<br></p><p><b>Negara Memastikan Pemulihan Lingkungan</b><br></p><p>Perdamaian yang melibatkan pemerintah dan korproasi (PT Agincourt Resources PT North Sumatera Hydro Energy/NSHE), menempatkan negara pada tanggung jawab, pemerintah tidak cukup berperan sebagai pihak dalam penyelesaian sengketa, namun harus memastikan bahwa kewajiban yang telah disepakati dilaksanakan sesuai ketentuan hukum dan menghasilkan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/lingkungan/" target="_blank">lingkungan</a> hidup yang baik dan sehat merupakan hak setiap warga. Pengawasan menjadi unsur penting dalam proses kesepakatan tersebut, pelaporan yang hanya bersumber dari pihak pelaksana tidak cukup memberikan gambaran menyeluruh mengenai keberhasilan pemulihan. </p><p>Perlu pemeriksaan otoritas yang berwenang, penggunanan tenaga ahli yang independent serta peran masyakarat maupun organisasi non pemerintah yang konsern terhadap <a href="https://www.analisamedan.com/tag/lingkungan/" target="_blank">lingkungan</a> hidup yang turut melakukan pengawasan. Pemulihan yang dilakukan harus memiliki rencana pemulihan, lokasi pemulihan, jangka waktu pelaksanaan pemulihan, pengawasan dan pernyataan pemulihan telah dilaksanakan. </p><p>Demi kepentingan lingkungan, pelaksanaan pemulihan tersebut masyarakat terdampak/ publik harus mendapatkan informasi pemulihan tersebut, hal ini merupakan bagian penting dari akuntabilitas negara.</p><p>Agar akta perdamaian berfungsi sebagai instrumen pemulihan ada 4 hal yang harus dilakukan, yakni  1) dokumen pemulihan terbuka seperti rencana pemulihan fungsi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/lingkungan/" target="_blank">lingkungan</a> hidup (RPFHL), sepatutnya di publikasikan, akses ini dijamin pada pasal 65 ayat (2) UUPPLH dan UU keterbukan Informasi; 2). Indikator Ekologis yang terukur, RPFHL perlu bertumpu pada data dasar kondisi sebelum kerusakan dengan indikator seperti kualitas dan debit air daerah aliran sungai serta konektivitas habitat orang utan Tapanuli; 3). Tenggat dan Sanksi, pemulihan dijadwalkan dalam tahapan denga batas waktu yang mengikat, adanya mekanisme uang paksa (dwangsom) sejalan dengan Pasal 87 ayat (3) UUPPLH; 4). Pengawasan dan penetapan penyelesaian, pejabat pengawas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/lingkungan/" target="_blank">lingkungan</a> hidup, auditor independent dan unsur Masyarakat juga perlu dilibatkan dan pernyataan pemulihan telah selesai semestinya ditetapkan oleh Menteri LH berdasarkan hasil evaluasi yang objektif dan tidak dinyatakan sendiri oleh perusahaan.</p><p><b>Penutup</b></p><p>Kerusakan Ekosistem Batang Toru memutus rantai penopang kehidupan yang nilainya tak sepadan jika sekadar ditukar dengan rupiah. Proses pemulihannya menuntut pengawasan tanpa henti, dan pemerintah wajib membuktikan bahwa asas pertanggungjawaban mutlak (strict liability) yang digadang-gadang benar-benar memulihkan keadilan ekologis, bukan sekadar kompromi finansial di atas kertas.<b>(Penulis adalah Dosen dan Peneliti Fakultas Hukum Universitas Medan Area)</b></p><p><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_2071_Perdamaian-Batang-Toru-Harus-Memastikan-Tanggung-Jawab-Lingkungan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/kolom/perdamaian-batang-toru-harus-memastikan-tanggung-jawab-lingkungan/</link>
            <author><![CDATA[taufik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Markas Narkoba di Mencirim Digerebek, Bandar Diamankan</guid>
            <pubDate>Sat, 17 Oct 2026 06:35:18 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Markas Narkoba di Mencirim Digerebek, Bandar Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Markas Narkoba di Mencirim Digerebek, Bandar Diamankan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, BNNP Sumut, Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika di Desa Mencirim Kampung, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (16/10/2026) sore.<br><br>Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial FI (27) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di lokasi tersebut.<br>Penggerebekan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan terkait dugaan aktivitas jual beli narkotika di kawasan tersebut. <br><br>Tim gabungan kemudian melakukan pengintaian selama beberapa hari sebelum melakukan penindakan.<br>Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP, didampingi Wakasat Abdi Harahap SH MH, mengatakan dari tangan FI petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.<br><br>&quot;Ini merupakan operasi gabungan yang kami lakukan bersama BNNP dan Ditresnarkoba Polda Sumut. Dari tangan FI yang merupakan bandar, kami menyita beberapa paket sabu siap edar dan sejumlah uang hasil penjualan narkoba,&quot; ungkap Rafli kepada wartawan.<br><br>Petugas kemudian melakukan penggeledahan di sekitar lokasi dan kembali menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya sekitar setengah kilogram ganja, sejumlah alat hisap sabu, timbangan elektrik, satu unit airsoft gun serta dua bilah sangkur.<br><br>Menurut Rafli, keberadaan senjata tersebut menjadi perhatian petugas dalam pelaksanaan operasi di lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkotika tersebut.<br><br>&quot;Kami temukan sepucuk pistol dan sejumlah senjata. Kami menduga ini memang disiapkan untuk menghadapi petugas yang datang melakukan penggerebekan,&quot; tambahnya.<br><br>Selanjutnya, FI bersama seluruh barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.<br><br>Selain melakukan penangkapan dan penyitaan barang bukti, petugas juga membongkar serta membakar lapak-lapak yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.<br><br>Rafli menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penindakan apabila kembali ditemukan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.<br><br>&quot;Sebagai komitmen kami, kami menghancurkan seluruh lapak narkoba yang ada. Kawasan ini nantinya akan kami awasi dan penindakan serupa akan kami lakukan jika praktik jual beli narkoba kembali ditemukan. Pulihkan pengguna, putus mata rantai bandar narkoba, polisi bersama masyarakat,&quot; pungkasnya.<br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_7148_Markas-Narkoba-di-Mencirim-Digerebek--Bandar-Diamankan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/markas-narkoba-di-mencirim-digerebek-bandar-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PKB Dukung Kebijakan Walikota Tunda Karnaval Ditengah Bencana Asap Karhutla</guid>
            <pubDate>Fri, 16 Oct 2026 21:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PKB Dukung Kebijakan Walikota Tunda Karnaval Ditengah Bencana Asap Karhutla]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com DPC PKB Kota Padangsidimpuan mengapresiasi kebijakan Pemko Padangsidimpuan menunda rangkaian acara HUT Ke25 yang akan digelar besok ditengah bencana kabut asap Karhutla yang kian memburuk, Jum&amp039at (16/10/2026).Ketua DPC Partai ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -DPC PKB Kota Padangsidimpuan mengapresiasi kebijakan Pemko Padangsidimpuan menunda rangkaian acara HUT Ke-25 yang akan digelar besok ditengah bencana kabut asap Karhutla yang kian memburuk, Jum&#039;at (16/10/2026).<br><br>Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padangsidimpuan dr Ahmad Fadlan Nasution menyatakan kebijakan Walikota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe sudah tepat mengutamakan kepentingan umum untuk menjaga kesehatan warganya dibanding menggelar acara seremonial di ruang publik.<br><br>"Kami mengapresiasi kebijakan ini. Karena merupakan cerminan keberpihakan sikap kepada kepentingan umum untuk menjaga kesehatan daripada memaksakan sesuatu kegiatan daerah yang masih bisa dilaksanakan dihari berikutnya" Kata Ketua DPC PKB.<br><br>Lanjutnya, meski rangkaian kegiatan ditunda terutama karnaval yang akan menghadirkan masyarakat banyak diruang publik ditengah memburuknya bencana asap karhutla.<br><br>"Intinya penundaan peringatan HUT Pemko Padangsidimpuan ini bukan keinginan satu pihak atau seseorang akan tetapi dikarena kondisi yang mengharuskan mengambil kebijakan seperti ini. Semoga kita sama-sama menerimanya" Ujar Ahmad Fadlan.<br><br>Diakhir wawancara, Fadlan menyampaikan ucapan selamat hari jadi Kota Padangsidimpuan Yang Ke-25 kepada seluruh masyarakat.<br><br>"Selamat hari jadi ke-25 semoga Padangsidimpuan semakin dewasa, maju, bangkit dan berakhlak".<br><br><br><b>Sebelumnya<br><br>Karnaval HUT Pemko Ditunda. Walikota: Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas</b><br><br>Rangkaian Puncak Acara Perayaan HUT Permko Padangsidimpuan Ke-25 Tahun 2026 yang akan digelar Sabtu Besok terpaksa ditunda dalam waktu yang tidak ditentukan, Jum&#039;at (16/10/2026).<br><br>Keputusan tersebut diketahui setelah terbitnya video Walikota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe SKM MKes yang secara langsung menyampaikan keputusan penundaan pada akun Facebokk (FB) Padangsidimpuan Prokopim.<br><br>"Dari hasil pemeriksaan kwalitas udara di 5 titik. Setelah mempertimbangkan kondisi tersebut dalam rapat panitia pelaksana seluruh rangkaian kegiatan hari jadi Ke-25 Pemko Padangsidimpuan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi dan kelayakan kondisi kwalitas udara akibat dampak karhutla" Kata Walikota.<br><br>Hinga berita ini diturunkan, beragam komentar masyarakat mulai dari mendukung penundaan dan menolak keputusan tersebut masih menjadi pembahasan di dunia maya.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_8705_PKB-Dukung-Kebijakan-Walikota-Tunda-Karnval-Ditengah-Bencana-Asap-Karhutla.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/pkb-dukung-kebijakan-walikota-tunda-karnaval-ditengah-bencana-asap-karhutla/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Ditunda. Walikota: Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas</guid>
            <pubDate>Fri, 16 Oct 2026 19:28:34 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Ditunda. Walikota: Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Rangkaian Puncak Acara Perayaan HUT Permko Padangsidimpuan Ke25 Tahun 2026 yang akan digelar Sabtu Besok terpaksa ditunda dalam waktu yang tidak ditentukan, Jum&039at (16/10/2026).Keputusan tersebut diketahui setelah terbitnya vi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Rangkaian Puncak Acara Perayaan HUT Permko Padangsidimpuan Ke-25 Tahun 2026 yang akan digelar Sabtu Besok terpaksa ditunda dalam waktu yang tidak ditentukan, Jum&#039;at (16/10/2026).<br><br>Keputusan tersebut diketahui setelah terbitnya video Walikota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe SKM MKes yang secara langsung menyampaikan keputusan penundaan pada akun Facebokk (FB) Padangsidimpuan Prokopim.<br><br>"Dari hasil pemeriksaan kwalitas udara di 5 titik. Setelah mempertimbangkan kondisi tersebut dalam rapat panitia pelaksana seluruh rangkaian kegiatan hari jadi Ke-25 Pemko Padangsidimpuan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi dan kelayakan kondisi kwalitas udara akibat dampak karhutla" Kata Walikota.<br><br>Hinga berita ini diturunkan, beragam komentar masyarakat mulai dari mendukung penundaan dan menolak keputusan tersebut masih menjadi pembahasan di dunia maya.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_4698_Karnaval-HUT-Pemko-Padangsidimpuan-Ditunda--Walikota--Kesehatan-Masyarakat-Jadi-Prioritas.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/karnaval-hut-pemko-padangsidimpuan-ditunda-walikota-kesehatan-masyarakat-jadi-prioritas/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Ketua DPRD Medan Dukung Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh</guid>
            <pubDate>Fri, 16 Oct 2026 11:29:33 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Ketua DPRD Medan Dukung Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Ketua DPRD Medan Dukung Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Wakil-Ketua/" target="_blank">Wakil Ketua</a> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Hj. Sri Rezeki, AMd., menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sekolah-sekolah di Kota Medan, jika sudah membahayakan.</p><p>Langkah darurat ini dinilai krusial menyusul kian pekatnya kabut asap yang menyelimuti wilayah kota dalam beberapa waktu terakhir akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p><p>Meski mendukung, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan agar pihak sekolah dan pemerintah daerah melakukan persiapan yang matang sebelum PJJ resmi digulirkan. Sri Rezeki menyoroti ketimpangan fasilitas penunjang digital di setiap rumah tangga yang dinilai sangat beragam.</p><p>"Sekolah butuh persiapan yang matang karena kita harus mengingat bahwa kesiapan kuota internet maupun kepemilikan gawai (smartphone/laptop) berbeda-beda pada tiap keluarga. Jangan sampai kebijakan ini justru membebani orang tua siswa," ujar Sri Rezeki kepada media, Kamis (15/10/2026).</p><p>Sri Rezeki juga menggarisbawahi bahwa jika pemerintah daerah berencana mengambil kebijakan ekstrem untuk meniadakan pembelajaran tatap muka, harus ada pertimbangan yang sangat menyeluruh.</p><p>Hal ini penting agar capaian kurikulum dan kualitas belajar siswa tidak merosot tajam. Ia menambahkan, pelaksanaan PJJ di lapangan harus tetap mengacu pada panduan resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).</p><p>"Imbauan dari Pemko Medan sejauh ini sudah baik. Namun, opsi meliburkan anak sekolah ini harapannya hanya sementara dan bukan berketerusan. Kita berharap kerja sama intensif antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota dapat segera mengatasi sumber masalah kabut asap ini," tambahnya.</p><p>Lebih lanjut, Sri Rezeki menegaskan pentingnya koordinasi yang solid antar-instansi demi melindungi masyarakat luas. Ia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk terus bersinergi memantau situasi.</p><p>Dinas Kesehatan Kota Medan secara khusus diminta olehnya untuk mengambil peran aktif di garda terdepan guna mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.</p><p>"Dinkes harus memantau bagaimana tren kabut asap harian ini secara presisi. Langkah cepat yang bisa diambil saat ini adalah mengedukasi masyarakat secara masif tentang cara menjaga kesehatan di tengah kepungan asap, membagikan masker gratis di titik-titik publik, serta memastikan seluruh fasilitas kesehatan dan puskesmas siap siaga melayani warga," pungkas Sri Rezeki.</p><p>Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kota Medan sejauh ini telah menerbitkan Surat Edaran (SE) No.400.3.5/9753 mengenai wajib masker dan larangan aktivitas luar ruangan.</p><p>Meski DPRD mendorong kesiapan PJJ, Kepala Disdikbud Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, menyatakan bahwa pihaknya saat ini belum berencana meliburkan sekolah dan masih memantau perkembangan situasi kualitas udara lebih lanjut.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_633_Wakil-Ketua-DPRD-Medan-Dukung-Penerapan-Pembelajaran-Jarak-Jauh.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/wakil-ketua-dprd-medan-dukung-penerapan-pembelajaran-jarak-jauh/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GSN Polsek Medan Kota, Pengedar Sabu di Gang Nasional Ditangkap</guid>
            <pubDate>Fri, 16 Oct 2026 08:59:17 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GSN Polsek Medan Kota, Pengedar Sabu di Gang Nasional Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[GSN Polsek Medan Kota, Pengedar Sabu di Gang Nasional Ditangkap]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Polsek Medan Kota kembali menggelar Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di wilayah hukumnya. Kali ini, petugas menyasar kawasan Jalan Brigjen Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (16/10/2026) dini hari.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan penyamaran dan transaksi langsung dengan terduga pelaku.</p><p>Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan SH MH melalui Kanit Reskrim Iptu Poltak Tambunan SH MH membenarkan penangkapan tersebut.</p><p>&quot;Ya, pihak kita melakukan GSN di Gang Nasional dan berhasil menangkap seorang pengedar yang telah menjadi target operasi,&quot; ujar Iptu Poltak kepada wartawan, Jumat (16/10/2026) pagi.</p><p>Terduga pelaku berinisial JK alias AB (47), warga kawasan Jalan Brigjen Katamso, Gang Satria, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun.</p><p>Dari tangan terduga pelaku, petugas menyita satu paket sabu dengan kemasan senilai Rp100 ribu, satu buah celurit, satu unit telepon seluler Android serta uang tunai Rp450 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika.</p><p>Penangkapan tersebut berawal saat personel Polsek Medan Kota melakukan pengarahan sekitar pukul 03.30 WIB untuk melaksanakan kegiatan GSN di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati.</p><p>Setelah tiba di lokasi, sejumlah personel kemudian melakukan penyamaran atau undercover dengan berpura-pura melakukan transaksi narkotika dengan terduga pelaku.</p><p>Saat transaksi berlangsung, petugas langsung mengamankan JK alias AB beserta sejumlah barang bukti yang ditemukan dalam penguasaannya.</p><p>Dari pemeriksaan awal, terduga pelaku mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria yang disebut bernama panggilan Ane di kawasan Jalan Mangkubumi, Medan. Sabu tersebut kemudian diduga diedarkan kembali di sekitar Gang Nasional.</p><p>Petugas selanjutnya membawa terduga pelaku bersama barang bukti ke Mapolsek Medan Kota untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.</p><p>Polsek Medan Kota juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika di lingkungan masing-masing.<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_8674_GSN-Polsek-Medan-Kota--Pengedar-Sabu-di-Gang-Nasional-Ditangkap.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/gsn-polsek-medan-kota-pengedar-sabu-di-gang-nasional-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dilema Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Ditengah Gempuran Asap Karhutla, Ketua PKB: Utamakan Kesehatan Siswa</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 23:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dilema Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Ditengah Gempuran Asap Karhutla, Ketua PKB: Utamakan Kesehatan Siswa]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com  Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober akan dirangkai dengan kegiatan karnaval dan marchingband yang di rancanakan diikuti ribuan siswa dari satuan pendidikan, Ketua DPC sarankan dif]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober akan dirangkai dengan kegiatan karnaval dan marchingband yang di rancanakan diikuti ribuan siswa dari satuan pendidikan, Ketua DPC sarankan difasilitasi masker dan fasilitas kesehatan dalam kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Kota Padangsidimpuan, Jum&#039;at (15/10/2026).<br><br>Dimana persiapan perayaan karnaval sudah hampir rampung dipusat kota serta siswa juga sudah menggelar latihan dalam sepekan ini serta biaya untuk pakaian karnval bahkan makeup peserta sudah rampung ditengah dilema kabut asap yang masih menyelimuti Kota Padangsidimpuan dan satuan pendidikan bahkan sudah diliburkan karena asap Karhutla.<br><br>Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padangsidimpuan dr. Ahmad Fadlan Nasution memberikan masukan kepada Pemko Padangsidimpuan dan panitia sebagai pertimbangan termasuk ambang batas polusi udara.<br><br>"Kabut asap ini hampir terjadi diseluruh daerah di Sumut termasuk di Kota Padangsidimpuan sesuai rilis BMKG untuk Sidimpuan kwalitas udara status tidak sehat. Pun demikian peringatan HUT Pemko termasuk karnaval yang sudah dirancang jauh-jauh hari juga dilaksanakan dengan mengutamakan kesehatan. Jadi Pemko baiknya melihat nanti perkembangan kondisi dilapangan pada Sabtu jika memungkinkan tetap dilaksanakan dengan menggunakan masker sebagai benteng pertahanan pertama menghadapi bencana asap karhutla. Apalagi ini siswa ngak bisa main-main soal kesehatan mereka" Ucap dr Ahmad Fadlan.<br><br>Ketua PKB ini juga memberikan pertimbangan jika ditiadakan atau ditunda maka siswa dan orang tua siswa yang sudah semangat untuk ikut tampil akan kecewa.<br><br>"Jadi juga itu ngak bisa kita kesampingkan, sebab banyak siswa sudah latihan seminggu ini dibawah terik matahari dan orang tua siswa mempersiapkan segala sesuatunya demi untuk ikut berpartisipasi di HUT Pemko. Intinya sekolah dan pemko fasilitasi dan sediakan masker serta kondisi asap cuaca panas harus mengonsumsi air putih banyak, Itu jangan sepelekan" Katanya.<br>Dari konifrmasi kepada panitia, Peserta karnaval akan diikuti sebanyak 38 sekolah tingakat Sekolah Dasar (SD), 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 12 Sekolah tingkat SMA, 11 Sekolah untuk drumband, 3 sekolah untuk marching band dan 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).<br><br><br><b>Tentang Bahaya Asap Karhutla</b><br><br>Politisi yang berprofesi seorang dokter ini, Ahmad Fadlan Nasution memaparkan mencegah paparan partikel halus PM2,5 dalam asap karhutla yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga dengan riwayat asma dan penyakit paru.<br><br>Bahwa PM2,5—partikel udara yang dihasilkan dari pembakaran hutan dengan ukuran kurang dari 2,5 mikrometer—sangat berbahaya karena mampu terhirup hingga ke rongga terdalam paru-paru. Paparannya kerap memicu keluhan medis berjenjang, mulai dari iritasi mata, tenggorokan gatal, sesak napas, hingga memperburuk kondisi penyakit paru kronis.<br><br>"Garis pertahanan pertama dengan memakai masker. Itu selain harus pakai masker, juga dipastikan dalam kondisi fit untuk mengikuti karnaval dan mengkonsumsi air putih yang banyak. Itu tugas sekolah dan Pemko Padangsidimpuan. Intinya harus diperhatikan betul dan menjadi prioritas" Tegasnya.<br><br>Partikel halus dalam asap bisa masuk ke paru paru dan dapat memicu iritasi dan peradangan yang memicu gejala batuk dan sesak.<br><br>"Sebaiknya menggunakan masker N95 Karena masker kain atau masker debu biasa tidak dapat menyaring partikel halus. Jika tubuh terasa tidak sehat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah".]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_1314_Dilema-Karnaval-HUT-Pemko-Padangsidimpuan-Ditengah-Gempuran-Asap-Karhutla--Ketua-PKB--Utamakan-Kesehatan-Siswa.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/dilema-karnaval-hut-pemko-padangsidimpuan-ditengah-gempuran-asap-karhutla-ketua-pkb-utamakan-kesehatan-siswa/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Akan Diikuti Ribuan Siswa, Ketua PKB: Tetap Utamakan Kesehatan Ditengah Gempuran Asap</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 23:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Akan Diikuti Ribuan Siswa, Ketua PKB: Tetap Utamakan Kesehatan Ditengah Gempuran Asap]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober akan dirangkai dengan kegiatan karnaval dan marchingband di rancanakan di ikuti ribuan siswa dari satuan pendidikan, Ketua DPC sarankan difasili]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober akan dirangkai dengan kegiatan karnaval dan marchingband yang di rancanakan diikuti ribuan siswa dari satuan pendidikan, Ketua DPC sarankan difasilitasi masker dan fasilitas kesehatan dalam kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Kota Padangsidimpuan, Jum&#039;at (15/10/2026).<br><br>Dimana persiapan perayaan karnaval sudah hampir rampung dipusat kota serta siswa juga sudah menggelar latihan dalam sepekan ini serta biaya untuk pakaian karnval bahkan makeup peserta sudah rampung ditengah dilema kabut asap yang masih menyelimuti Kota Padangsidimpuan dan satuan pendidikan bahkan sudah diliburkan karena asap Karhutla.<br><br>Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padangsidimpuan dr. Ahmad Fadlan Nasution memberikan masukan kepada Pemko Padangsidimpuan dan panitia sebagai pertimbangan termasuk ambang batas polusi udara.<br><br>"Kabut asap ini hampir terjadi diseluruh daerah di Sumut termasuk di Kota Padangsidimpuan sesuai rilis BMKG untuk Sidimpuan kwalitas udara status tidak sehat. Pun demikian peringatan HUT Pemko  termasuk karnaval yang sudah dirancang jauh-jauh hari juga dilaksanakan dengan mengutamakan kesehatan. Jadi Pemko baiknya melihat nanti perkembangan kondisi dilapangan  pada Sabtu jika memungkinkan tetap dilaksanakan dengan menggunakan masker sebagai benteng pertahanan pertama menghadapi bencana asap karhutla. Apalagi ini siswa ngak bisa main-main soal kesehatan mereka" Ucap dr Ahmad Fadlan.<br><br>Ketua PKB ini juga memberikan pertimbangan jika ditiadakan atau ditunda maka siswa dan orang tua siswa yang sudah semangat untuk ikut tampil akan kecewa.<br><br>"Jadi juga itu ngak bisa kita kesampingkan, sebab banyak siswa sudah latihan seminggu ini dibawah terik matahari dan orang tua siswa mempersiapkan segala sesuatunya demi untuk ikut berpartisipasi di HUT Pemko. Intinya sekolah dan pemko fasilitasi dan sediakan masker serta kondisi asap cuaca panas harus mengonsumsi air putih banyak, Itu jangan sepelekan" Katanya.</p><p>Dari konifrmasi kepada panitia, Peserta karnaval akan diikuti sebanyak 38 sekolah tingakat Sekolah Dasar (SD), 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 12 Sekolah tingkat SMA, 11 Sekolah untuk drumband, 3 sekolah untuk marching band dan 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).<br></p><p><br><br><b>Tentang Bahaya Asap Karhutla</b><br><br>Politisi yang berprofesi seorang dokter ini, Ahmad Fadlan Nasution memaparkan mencegah paparan partikel halus PM2,5 dalam asap karhutla yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga dengan riwayat asma dan penyakit paru.<br><br>Bahwa PM2,5—partikel udara yang dihasilkan dari pembakaran hutan dengan ukuran kurang dari 2,5 mikrometer—sangat berbahaya karena mampu terhirup hingga ke rongga terdalam paru-paru. Paparannya kerap memicu keluhan medis berjenjang, mulai dari iritasi mata, tenggorokan gatal, sesak napas, hingga memperburuk kondisi penyakit paru kronis.<br><br>"Garis pertahanan pertama dengan memakai masker. Itu selain harus pakai masker, juga dipastikan dalam kondisi fit untuk mengikuti karnaval dan mengkonsumsi air putih yang banyak. Itu tugas sekolah dan Pemko Padangsidimpuan. Intinya harus diperhatikan betul dan menjadi prioritas" Tegasnya.<br><br>Partikel halus dalam asap bisa masuk ke paru paru  dan dapat memicu iritasi dan  peradangan yang memicu gejala batuk dan sesak.<br><br>"Sebaiknya  menggunakan masker N95  Karena  masker kain atau masker debu biasa tidak dapat menyaring partikel halus. Jika tubuh terasa tidak sehat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah".</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_2967_Karnaval-HUT-Pemko-Padangsidimpuan-Akan-Diikuti-Ribuan-Siswa--Ketua-PKB--Tetap-Utamakan-Kesehatan-Ditengah-Gempuran-Asap.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/karnaval-hut-pemko-padangsidimpuan-akan-diikuti-ribuan-siswa-ketua-pkb-tetap-utamakan-kesehatan-ditengah-gempuran-asap/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UTND Medan Gelar Penyuluhan Antikorupsi, Donald Estefanussia Kiroh Tekankan Pentingnya Kepatuhan dan Integritas</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 20:43:37 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UTND Medan Gelar Penyuluhan Antikorupsi, Donald Estefanussia Kiroh Tekankan Pentingnya Kepatuhan dan Integritas]]></title>
            <description><![CDATA[UTND Medan Gelar Penyuluhan Antikorupsi, Donald Estefanussia Kiroh Tekankan Pentingnya Kepatuhan dan Integritas]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND) Medan melalui Fakultas Bisnis dan Humaniora menggelar<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Penyuluhan-Antikorupsi/" target="_blank"> Penyuluhan Antikorupsi</a> (PAKSI) dalam rangka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (14/10/2026).</p><p>Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 10.00 WIB tersebut mengangkat tema &quot;Peran Kepatuhan (Compliance) dan Integritas dalam Mencegah Korupsi di Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja&quot;.</p><p>Materi penyuluhan disampaikan oleh Donald Estefanussia Kiroh, Penyuluh Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekaligus Compliance Senior Officer (CSO) PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan.</p><p>Penyuluhan ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai antikorupsi, kepatuhan terhadap aturan, serta integritas sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membentuk karakter mahasiswa yang jujur, bertanggung jawab, dan berkomitmen terhadap prinsip antikorupsi.</p><p>Dalam pemaparannya, Donald Estefanussia Kiroh mengajak peserta memahami pentingnya membangun budaya antikorupsi, baik di lingkungan pendidikan maupun di dunia kerja. Kepatuhan dan integritas dinilai menjadi dua unsur penting dalam mencegah pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, serta berbagai tindakan yang bertentangan dengan prinsip tata kelola yang baik.</p><p>Kepatuhan atau compliance tidak hanya berkaitan dengan menaati peraturan yang berlaku, tetapi juga mencerminkan kesadaran untuk menjalankan tanggung jawab secara benar, transparan, dan akuntabel.</p><p>Sementara itu, integritas merupakan landasan moral yang harus dimiliki setiap individu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta berani menolak praktik yang bertentangan dengan aturan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang bersih dari korupsi.</p><p>Dalam konteks dunia pendidikan, penerapan nilai-nilai tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menghindari tindakan menyontek, menjunjung tinggi kejujuran akademik, tidak melakukan plagiarisme, serta menaati peraturan kampus. Kebiasaan positif tersebut diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas ketika memasuki dunia profesional.</p><p>Di dunia kerja, kepatuhan dan integritas juga menjadi fondasi penting untuk menciptakan tata kelola organisasi yang baik. Setiap individu diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan, menghindari konflik kepentingan, serta menolak segala bentuk penyimpangan yang berpotensi merugikan institusi maupun masyarakat.</p><p>Kegiatan ini turut dihadiri Dr. Donald Frensius Pasaribu, S.T., S.M., M.M.; Dr. Dahlia Kusuma Dewi, S.H., M.H., selaku Dekan Fakultas Bisnis dan Humaniora UTND Medan; serta Husni Amri dari Departemen Risiko PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan.</p><p>Sebanyak 77 mahasiswa mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut melalui Zoom Meeting. Partisipasi mahasiswa ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya pencegahan korupsi melalui pembentukan karakter dan penerapan prinsip tata kelola yang baik.</p><p>Melalui kegiatan PAKSI dalam rangka<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-PKKMB/" target="_blank"> PKKMB</a> ini, UTND Medan diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran antikorupsi di kalangan mahasiswa. Pendidikan antikorupsi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap terciptanya lingkungan pendidikan serta dunia kerja yang bersih dari korupsi.<br></p><p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_699_UTND-Medan-Gelar-Penyuluhan-Antikorupsi--Donald-Estefanussia-Kiroh-Tekankan-Pentingnya-Kepatuhan-dan-Integritas.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/utnd-medan-gelar-penyuluhan-antikorupsi-donald-estefanussia-kiroh-tekankan-pentingnya-kepatuhan-dan-integritas/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabut Asap Karhutla Masuk Sumut, Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 20:25:57 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabut Asap Karhutla Masuk Sumut, Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengimbau seluruh bupati dan wali kota mengantisipasi masuknya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke wilayah Sumut. Untuk melindungi kesehatan peserta didik,diminta sekolah t]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengimbau seluruh bupati dan wali kota mengantisipasi masuknya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke wilayah Sumut. Untuk melindungi kesehatan peserta didik,diminta sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB menerapkan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Pembelajaran-Jarak-Jauh/" target="_blank">Pembelajaran Jarak Jauh</a> (PJJ) mulai Jumat (16/10/2026).<br><br>Hal itu disampaikan Bobby saat peluncuran operasional 33 bus perintis gratis bagi pelajar di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).</p><p>&quot;Anak-anak tetap belajar dari rumah, bukan libur, karena kita harus melindungi anak-anak dari paparan kabut asap,&quot; ujar Bobby.<br><br>Gubsu meminta pemerintah kabupaten/kota memantau kualitas udara, mengedukasi masyarakat, serta mengimbau penggunaan masker untuk mengurangi paparan asap, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.<br><br>" Pemprov Sumut telah mencoba melakukan modifikasi cuaca untuk memicu hujan di Kabupaten Samosir dan berencana melanjutkannya ke daerah lain, juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait pemanfaatan teknologi untuk mengurangi dampak kabut asap".ujarnya<hr /></p><p><b>Luncurkan 33 Bus  Gratis untuk Pelajar<br></b><br>Di tengah upaya perlindungan pelajar tersebut, Pemprov Sumut juga meluncurkan 33 unit bus perintis gratis jenis Toyota Hiace untuk mempermudah akses transportasi menuju sekolah sekaligus mengurangi ketergantungan pelajar pada sepeda motor.<br><br>Sebanyak 33 bus tersebut dialokasikan untuk Kabupaten Asahan, Batubara, Padanglawas Utara (Paluta), Samosir, dan Nias Utara. Program ini menjangkau 12 kecamatan, 15 rute strategis, dan 49 sekolah, dengan total 1.008 pelajar penerima manfaat.<br><br>Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan menjelaskan, Asahan memperoleh enam bus untuk melayani 180 pelajar di dua kecamatan dan 16 sekolah. Batubara mendapat enam bus untuk 180 pelajar di dua kecamatan dan 12 sekolah.<br><br>"Paluta memperoleh enam bus untuk 240 pelajar di satu kecamatan dan tiga sekolah. Samosir mendapat enam bus untuk 192 pelajar di dua kecamatan dan 10 sekolah. Sementara itu, Nias Utara memperoleh sembilan bus untuk 216 pelajar di lima kecamatan dan sembilan sekolah." Ungkap Yuda<hr /><br><br>Menurut Yuda, layanan tersebut dirancang untuk membuka akses pendidikan di wilayah pedesaan, kepulauan, dan daerah dengan keterbatasan transportasi umum. Seluruh armada menempuh perjalanan hingga 2.128 kilometer setiap hari. Evaluasi rute dan validasi data akan dilakukan secara berkala, sedangkan operasional bus dapat dipantau melalui aplikasi Perintis Sumut.<br><br>"Program ini direncanakan diperluas secara bertahap hingga menjangkau 18 kabupaten di Sumut pada 2029."tuturnya<br><br>Sementara Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengapresiasi bantuan enam unit bus untuk wilayahnya. Angkutan gratis tersebut membantu siswa yang tinggal jauh dari sekolah, dengan jarak tempuh sekitar 25–29 kilometer. Sebagian pelajar sebelumnya masih mengandalkan sepeda motor untuk perjalanan sekolah.<br><br>"Kita berharap layanan bus pelajar, yang didukung pembangunan infrastruktur jalan, dapat meningkatkan mutu pendidikan dan mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk pengangkutan hasil pertanian."kata Taufik<br><br>Peluncuran tersebut turut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah Pemprov Sumut dan Pemkab Asahan, Forkopimda, kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua siswa.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_9352_Kabut-Asap-Karhutla-Masuk-Sumut--Bobby-Nasution-Imbau-Pembelajaran-Jarak-Jauh.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/kabut-asap-karhutla-masuk-sumut-bobby-nasution-imbau-pembelajaran-jarak-jauh/</link>
            <author><![CDATA[gustan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sekolah di Padangsidimpuan Diliburkan Karena Kabut Asap Memburuk. Terapkan PJJ</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 19:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sekolah di Padangsidimpuan Diliburkan Karena Kabut Asap Memburuk. Terapkan PJJ]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Dinas Pendidikan mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada satuan pendidikan di Kota Padangsidimpuan untuk melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada hari Jum&amp039at dan Sabtu dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan peserta]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Dinas Pendidikan mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada satuan pendidikan di Kota Padangsidimpuan untuk melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada hari Jum&#039;at dan Sabtu dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, Kamis (15/10/2026).<br><br>Dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 400.3/4133.TU/2026 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Akibat Kabut Asap di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, otomatis ditepakan pada seluruh satuan   pendidikan   TK/PAUD,   SD,   dan   SMP   se-Kota   Padangsidimpuan.<br><br>Kadis Pendidikan Padangsidimpuan Ahmad Hariri Hasibuan mengungkapkan keputusan tersebut hasil musyawarah karena kondisi asap yang kian memburuk.<br><br>"Benar, Sekolah pada satuan pendidikan TK/Paud. SD dan SMP menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk Jum&#039;at dan Sabtu dan dapat diperpanjang atau dihentikan sesuai dengan perkembangan kondisi kualitas udara, hasil pemantauan kesehatan, serta kebijakan Pemerintah Kota Padangsidimpuan" Kata Kadis Pendidikan.<br><br><b>Berikut Point Surat Edaran Dinas Pendidikan:</b><br><br>1. Satuan   pendidikan   TK/PAUD,   SD,   dan   SMP   se-Kota   Padangsidimpuan   untuk sementara   waktu   melaksanakan   Pembelajaran   Jarak   Jauh   (PJJ)  denganmengalihkan   proses   pembelajaran   dari   pembelajaran   tatap   muka   menjadi pembelajaran dari rumah.<br><br>2. Kepala   satuan   pendidikan   agar   memastikan   terselenggaranya   PJJ   dengan mengutamakan   metode   daring,   dengan   memanfaatkan   berbagai   sarana   danplat form pembelajaran yang tersedia dan sesuai dengan kondisi satuan pendidikan,antara   lain   WhatsApp   Group,   Google   Classroom,   platform   pembelajaran,   video pembelajaran, dan media digital lainnya.<br><br>3. Pelaksanaan PJJ hendaknya disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, kondisi sarana prasarana, serta kemampuan dan akses internet peserta didik dan orangtua/wali.<br><br>4. Kepala satuan pendidikan wajib mempersiapkan sistem pelaksanaan PJJ dengan baik, paling sedikit meliputi:<br>a. Penyusunan jadwal dan mekanisme pembelajaran;<br>b. pembagian tugas dan tanggung jawab pendidik;<br>c. penyediaan bahan dan materi pembelajaran;<br>d. mekanisme pemberian tugas dan penilaian;<br>e. mekanisme komunikasi antara guru, peserta didik, dan orang tua/wali; dan<br>f. mekanisme pemantauan kehadiran, aktivitas, dan perkembangan belajar pesertadidik.<br><br>5. Peralihan dari pembelajaran tatap muka ke PJJ bukan merupakan hari libur sekolah. Pendidik   tetap melaksanakan tugas pembelajaran dan memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik sesuai jadwal dan ketentuan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.<br><br>6. Kepala satuan pendidikan bertanggung jawab melakukan pengawasan dan<br>pemantauan secara aktif terhadap pelaksanaan PJJ.<br><br>7. Pengawas Sekolah agar melaksanakan pemantauan, pembinaan, dan pengawasan<br>terhadap pelaksanaan PJJ pada satuan pendidikan binaannya. Memastikan satuan<br>pendidikan melaksanakan PJJ secara efektif, memberikan pendampingan apabila<br>terdapat kendala, serta menyampaikan hasil pemantauan dan permasalahan yang<br>memerlukan tindak lanjut kepada Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan.<br><br>8. Kepala satuan pendidikan dan guru agar membangun komunikasi dan kerja sama<br>dengan orang tua/wali peserta didik untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran dari<br>rumah, termasuk membantu memastikan peserta didik mengikuti pembelajaran sesuai<br>jadwal dan menyelesaikan tugas yang diberikan.<br><br>9. Dalam pelaksanaan PJJ, pendidik agar memperhatikan kondisi peserta didik dan tidak<br>memberikan beban tugas yang berlebihan. Pembelajaran hendaknya dilaksanakan<br>secara efektif, fleksibel, menyenangkan, dan berorientasi pada pencapaian<br>tujuan pembelajaran.<br><br>10. Satuan pendidikan agar tetap memantau kondisi kesehatan peserta didik, pendidik,<br>dan tenaga kependidikan serta mengimbau warga satuan pendidikan untuk<br>mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.<br><br>11. Apabila terdapat warga satuan pendidikan yang mengalami gangguan kesehatan<br>akibat paparan asap, agar segera mendapatkan penanganan melalui fasilitas<br>pelayanan kesehatan terdekat.<br><br>12. Kepala satuan pendidikan agar melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan<br>PJJ serta menyampaikan laporan secara berkala kepada Dinas Pendidikan Kota<br>Padangsidimpuan melalui mekanisme yang akan ditetapkan.<br><br>13. Pelaksanaan PJJ sebagaimana dimaksud dalam surat edaran ini berlaku mulai<br>tanggal 16 s.d 17 Oktober 2026 dan dapat diperpanjang atau dihentikan sesuai<br>dengan perkembangan kondisi kualitas udara, hasil pemantauan kesehatan, serta<br>kebijakan Pemerintah Kota Padangsidimpuan.<br><br>14. Hal-hal yang belum diatur dalam surat edaran ini akan disampaikan kemudian sesuai<br>dengan perkembangan situasi dan kondisi.<br><br>Demikian Surat Edaran ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan<br>denaan penuh tanaquna iawab. Atas keria sama dan perhatian Saudara, diucapkan terima kasih.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_7579_Sekolah-di-Padangsidimpuan-Libur-2-Hari-Karena-Kabut-Asap-Memburuk--Terapkan-PJJ.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/sekolah-di-padangsidimpuan-diliburkan-karena-kabut-asap-memburuk-terapkan-pjj/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polusi Udara Akibat Karhutla Landa Medan, Yayasan CLS Desak Penanganan Serius</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 14:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polusi Udara Akibat Karhutla Landa Medan, Yayasan CLS Desak Penanganan Serius]]></title>
            <description><![CDATA[Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera (CLS) mendesak pemerintah melakukan penanganan serius dan terpadu terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada memburuknya kualitas udara di Kota Medan. Kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan p]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -<a href="https://www.analisamedan.com/tag/Yayasan-Cakrawala-Lestari-Sumatera/" target="_blank">Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera</a> (CLS) mendesak pemerintah melakukan penanganan serius dan terpadu terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada memburuknya kualitas udara di Kota Medan. Kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan perkotaan dinilai mengancam kesehatan masyarakat dan membutuhkan langkah cepat dari pemerintah.<br><br>Ketua Yayasan CLS, Dr. Jamiluddin Marpaung, MA, mengatakan dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga telah meluas hingga kawasan perkotaan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peringatan serius terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera.<br><br>"Kami melihat polusi udara yang masuk ke Kota Medan ini adalah alarm bahaya. Ini bukan sekadar kabut biasa, melainkan persoalan lingkungan yang mengancam hak masyarakat atas udara bersih. Negara tidak boleh kalah oleh korporasi atau oknum pembakar lahan," tegas Jamiluddin saat diwawancarai di Medan, Kamis (15/10/2026).<hr /><br><br>Ia menilai, karhutla yang terus berulang perlu ditangani tidak hanya melalui pemadaman api, tetapi juga dengan memperkuat upaya pencegahan dan pengawasan. Pembukaan lahan dengan cara membakar, lemahnya pengawasan, serta kondisi cuaca kering dan angin kencang dapat memperburuk penyebaran api dan asap.<br><br>Jamiluddin juga mengingatkan bahwa anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan merupakan kelompok yang paling rentan terdampak pencemaran udara. Karena itu, ia meminta pemerintah meningkatkan pengawasan di wilayah rawan kebakaran dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara ilegal.<br><br>Menurutnya, langkah penanganan perlu dilakukan secara komprehensif melalui pemetaan titik rawan berbasis satelit, patroli pencegahan, penegakan hukum, serta pelibatan masyarakat setempat dalam upaya pengawasan lingkungan.<br><br>"Penanganan karhutla tidak boleh hanya bersifat reaktif setelah kebakaran terjadi. Harus ada langkah preventif yang berkelanjutan agar bencana serupa tidak terus berulang setiap tahun," ujarnya.<hr /><br><br>Sementara itu, Direktur Eksekutif CLS, Gustan Pasaribu, S.Sos., M.I.Kom., mendesak pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota terkait untuk segera mengambil langkah konkret dalam melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.<br><br>Ia meminta pemerintah meningkatkan pemantauan kualitas udara, menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat, serta menyiapkan layanan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan akibat paparan asap.<br><br>"Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel pencemar. Pemerintah juga harus memastikan informasi kualitas udara dapat diakses masyarakat secara cepat dan akurat," kata Gustan.<br><br>Selain penanganan darurat, Gustan menekankan pentingnya transparansi data terkait lahan yang terbakar, termasuk informasi mengenai konsesi perusahaan yang berada di kawasan terdampak. Keterbukaan informasi tersebut dinilai penting agar masyarakat dan organisasi lingkungan dapat ikut mengawasi serta mendorong pertanggungjawaban pihak-pihak yang terbukti melanggar hukum.<br><br><a href="https://www.analisamedan.com/tag/CLS/" target="_blank">CLS</a> berharap pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat memperkuat koordinasi dalam mencegah serta menangani karhutla. Upaya tersebut diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, dan memastikan hak warga atas udara bersih tetap terpenuhi.]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_2625_POLUSI-UDARA-AKIBAT-KARHUTLA-LANDA-MEDAN--YAYASAN-CLS-DESAK-PENANGANAN-SERIUS.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/nasional/polusi-udara-akibat-karhutla-landa-medan-yayasan-cls-desak-penanganan-serius/</link>
            <author><![CDATA[gustan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT Ke-25, Demokrat Padangsidimpuan Gelar Donor "Setetes Darah, Sejuta Harapan"</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 13:49:19 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT Ke-25, Demokrat Padangsidimpuan Gelar Donor "Setetes Darah, Sejuta Harapan"]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kota Padangsidimpuan menggelar aksi donor darah bertema &quotSetetes Darah, Sejuta Harapan&quot dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke25 Partai Demokrat, Kamis (1]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kota Padangsidimpuan menggelar aksi donor darah bertema &quot;Setetes Darah, Sejuta Harapan&quot; dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Kamis (15/10/2026).<br><br>Kegiatan yang berlangsung di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut diikuti masyarakat umum dan Kader Partai Demokrat Kota Padangsidimpuan menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi.<br><br>Ketua DPC Partai Demokrat Abdul Rahman Harahap yang juga ketua Komisi III DPRD Padangsidimpuan mengatakan mengatakan kegiatan donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat bahwa kegiatan donor darah merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama dan nilai-nilai kemanusiaan.<br><br>"Donor darah ini bagian dari rangkaian aksi sosial dalam rangka HUT Partai Demokrat ke - 25 tahun dan juga sebagai aksi kepedulian partai terhadap sesama," kata Abdul Rahman Harahap.<br><br>Selain itu juga, Ketua Demokrat menyampaikan terima kasih kepada Pengurus PMI dan Tenaga Medis.<br><br>&quot;Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada seluruh pengurus PMI, tenaga kesehatan, masyarakat, kader Demokrat, serta semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Semoga darah yang terkumpul dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,&quot; tuturnya.<br><br>Selain donor darah, DPC Partai Demokrat juga menggelar acara ASRI, Cerdas Cermat dan Pidato AHY.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_8962_HUT-Ke-25--Demokrat-Padangsidimpuan-Gelar-Donor--quot-Setetes-Darah--Sejuta-Harapan-quot-.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/hut-ke25-demokrat-padangsidimpuan-gelar-donor-quotsetetes-darah-sejuta-harapanquot/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Bangun Sinergi dengan Nahdlatul Ulama</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 19:30:04 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Bangun Sinergi dengan Nahdlatul Ulama]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumut Bangun Sinergi dengan Nahdlatul Ulama]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. melakukan kunjungan silaturahmi pertamanya ke ormas <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> (NU) dengan berkunjung ke Kantor PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Jalan Sei Batanghari, Medan, Rabu (14/10/2026).</p><p>Kedatangan <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kapolda-Sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> yang akrab disapa Gus Sonny tersebut disambut langsung oleh Wakil Rais PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara KH. Abdul Hamid Ritonga, Ketua PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumut KH. Marahalim Harahap, serta jajaran pengurus PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> lainnya. Rombongan mengiringi <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kapolda-Sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> menuju lantai dua untuk mengikuti agenda silaturahmi dan pertemuan bersama pengurus PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara.</p><p>Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumut KH. Marahalim Harahap yang menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas amanah yang diberikan kepada Gus Sonny sebagai Kapolda Sumatera Utara.</p><p>Menurutnya, penunjukan Gus Sonny sebagai <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kapolda-Sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> dalam waktu yang relatif singkat merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> Sumatera Utara. Ia optimistis pengalaman dan rekam jejak Gus Sonny, termasuk saat menjabat sebagai Wakapolda Sumut, menjadi modal penting dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, serta harmoni masyarakat Sumatera Utara.</p><p>"Sumatera Utara merupakan miniatur Indonesia dengan keberagaman masyarakat dari berbagai latar belakang. Dibutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga kondusivitas dan merawat kebersamaan," ujar KH. Marahalim.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kapolda-Sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> Irjen Pol. Sonny Irawan menyampaikan rasa bahagianya dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Nahdlatul-Ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> Sumatera Utara. Ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda penting setelah dirinya resmi menjalankan tugas sebagai Kapolda Sumut.</p><p>Dalam pertemuan tersebut, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kapolda-Sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> juga memaparkan tiga program prioritas Polri yang menjadi fokus utama dalam menjalankan tugas di Sumatera Utara.</p><p>Ketiga program tersebut yakni pemberantasan narkoba melalui pembentukan Germastoba (Gerakan Masyarakat Sumut Tolak Narkoba), pemberantasan kejahatan jalanan, serta penertiban lalu lintas.</p><p><a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kapolda-Sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> mengajak PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> beserta seluruh jajaran organisasi hingga tingkat ranting untuk ikut berperan membantu program-program Kepolisian. Salah satunya dengan menyampaikan pesan-pesan kesadaran masyarakat mengenai keamanan dan ketertiban melalui kegiatan keagamaan seperti Jumat Keliling dan Subuh Keliling.</p><p>"Kami berharap sinergi bersama <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> dapat terus diperkuat, karena peran ulama dan tokoh masyarakat sangat penting dalam membangun kesadaran serta menjaga ketertiban di tengah masyarakat," kata Kapolda Sumut.</p><p>Pada kesempatan itu, dilakukan pula penyerahan plakat dari Polda Sumut kepada PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara yang diterima langsung oleh Ketua PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> KH. Marahalim Harahap.</p><p>Menanggapi ajakan sinergi tersebut, KH. Marahalim menegaskan bahwa PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara beserta seluruh jajaran siap mendukung tugas Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p><p>Ia mengatakan, <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> sejak dahulu hingga saat ini selalu berjalan bersama pemerintah dalam membangun bangsa.</p><p>"Ulama dan kader <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> tidak ada yang radikal dan ngotot menghujat pemerintah. <a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> selalu mengedepankan sikap santun serta mengajak kepada amar ma&#039;ruf nahi mungkar," tegasnya.</p><p>Rangkaian silaturahmi tersebut kemudian ditutup dengan doa yang disampaikan Wakil Rais PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara KH. Abdul Hamid Ritonga. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama <a href="https://www.analisamedan.com/tag/Kapolda-Sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> bersama jajaran pengurus PW<a href="https://www.analisamedan.com/tag/NU/" target="_blank">NU</a> Sumatera Utara.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_6489_Kapolda-Sumut-Bangun-Sinergi-dengan-Nahdlatul-Ulama.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/kapolda-sumut-bangun-sinergi-dengan-nahdlatul-ulama/</link>
            <author><![CDATA[sugiatmo]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pegadaian Kanwil I Medan Dukung Edukasi Antikorupsi bagi Mahasiswa Baru UISU</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 12:19:26 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pegadaian Kanwil I Medan Dukung Edukasi Antikorupsi bagi Mahasiswa Baru UISU]]></title>
            <description><![CDATA[Pegadaian Kanwil I Medan Dukung Edukasi Antikorupsi bagi Mahasiswa Baru UISU]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan mendukung edukasi antikorupsi bagi generasi muda melalui kegiatan Penyuluhan<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Antikorupsi/" target="_blank"> Antikorupsi</a> (PAKSI) dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).</p><p>Kegiatan yang berlangsung di Aula FEB UISU, Selasa (13/10/2026), tersebut diikuti sebanyak 82 mahasiswa baru dengan menghadirkan Donald Estefanussia Kiroh, Penyuluh<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Antikorupsi/" target="_blank"> Antikorupsi</a> dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai pemateri.</p><p>Penyuluhan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada mahasiswa sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi.<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Edukasi/" target="_blank"> Edukasi</a> tersebut juga diharapkan membangun kesadaran generasi muda untuk menolak segala bentuk perilaku koruptif, baik dalam kehidupan akademik maupun di tengah masyarakat.</p><p>Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Yohanis Wulang, menyampaikan bahwa penanaman nilai integritas kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun karakter yang bertanggung jawab dan menjunjung tinggi kejujuran.</p><p>&quot;Mahasiswa merupakan generasi penerus yang akan mengambil peran penting dalam berbagai bidang kehidupan. Karena itu, integritas harus dibangun sejak dini, dimulai dari hal-hal sederhana seperti bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berani menolak segala bentuk kecurangan,&quot; ujar Yohanis.</p><p>Menurutnya, edukasi antikorupsi tidak cukup hanya melalui pemahaman teori, tetapi juga perlu diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan kampus, organisasi kemahasiswaan, maupun kehidupan sehari-hari.</p><p>Yohanis berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kesadaran mahasiswa untuk menjadikan nilai-nilai antikorupsi sebagai pedoman dalam bersikap dan mengambil keputusan.</p><p>&quot;Melalui kegiatan ini, kami berharap para mahasiswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mampu menjadi teladan dalam membangun budaya antikorupsi,&quot; tambahnya.</p><p>KPK Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Antikorupsi</p><p>Dalam penyuluhan tersebut, Donald Estefanussia Kiroh menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun kesadaran antikorupsi sejak dini. Mahasiswa diajak memahami bahwa pencegahan korupsi dapat dimulai dari pembentukan karakter dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>&quot;Pencegahan korupsi harus dimulai dari diri sendiri. Mahasiswa perlu membiasakan diri untuk bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berani menolak kecurangan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun pribadi yang berintegritas,&quot; ujar Donald.</p><p>Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang dapat ikut mendorong terciptanya lingkungan yang transparan dan bertanggung jawab.</p><p>&quot;Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mempunyai karakter yang kuat. Integritas harus tercermin dalam tindakan nyata, seperti tidak menyontek, tidak melakukan plagiarisme, serta berani menyampaikan kebenaran,&quot; tambahnya.</p><p>Perkuat Sinergi Pegadaian dan Perguruan Tinggi</p><p>Kegiatan penyuluhan antikorupsi ini turut dihadiri Pimpinan Cabang PT Pegadaian (Persero) Simpang Limun, Risa, serta perwakilan Departemen Risiko PT Pegadaian Kanwil I Medan, Husni Amri.</p><p>Dari pihak UISU, hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Supriadi, S.E., M.M., M.Si.; Wakil Dekan I, Dr. Sri Gustina Pane, S.E., M.Si.; Dr. Yusrita, S.E., M.M.; serta Ketua Panitia PKKMB Tahun 2026, Nur Augus Fahmi, S.E., M.Cs.</p><p>Turut hadir Ketua Program Studi Kewirausahaan, Tri Kartika Yudha, S.E., M.M.; Syafrizal, S.E., M.M.; Dr. Mila Naeruz, S.E., M.Si.; dan Dr. Heny Tri Astuti Kurnianingsih, S.E., M.Si.</p><p>Keterlibatan PT Pegadaian, KPK, dan pihak perguruan tinggi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi antikorupsi kepada generasi muda melalui lingkungan pendidikan.</p><p>Melalui kegiatan PAKSI dalam rangkaian PKKMB 2026, mahasiswa baru FEB<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-UISU/" target="_blank"> UISU</a> diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai integritas dalam proses pembelajaran, aktivitas organisasi, dan kehidupan bermasyarakat.</p><p>Pegadaian Kanwil I Medan berharap edukasi semacam ini dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang jujur, bertanggung jawab, dan berkomitmen mendukung terwujudnya budaya antikorupsi. <br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_4684_Pegadaian-Kanwil-I-Medan-Dukung-Edukasi-Antikorupsi-bagi-Mahasiswa-Baru-UISU.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-medan/pegadaian-kanwil-i-medan-dukung-edukasi-antikorupsi-bagi-mahasiswa-baru-uisu/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabut Asap Selimuti Padangsidimpuan, Disdik Terbitkan SE Pembatasan Kegiatan Luar Ruangan</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 11:37:17 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabut Asap Selimuti Padangsidimpuan, Disdik Terbitkan SE Pembatasan Kegiatan Luar Ruangan]]></title>
            <description><![CDATA[analisamedan.com Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padangsidimpuan mengeluarkan surat edaran (SE) kepada seluruh satuan pendidikan terkait antisapasi dilingkungan sekolah dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa(14/10/2026).Dalam surat ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> -Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padangsidimpuan mengeluarkan surat edaran (SE) kepada seluruh satuan pendidikan terkait antisapasi dilingkungan sekolah dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa(14/10/2026).<br><br>Dalam surat edarannya bernomor : 400.3/3993.TU/2026 Tentang Kewaspadaan dan Langkah Antisipasi Dampak Kabit Asap Pada Satuan Pendidikan di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan.<br><br>Dimana seluruh sekolah diminta membatasi kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di luar ruangan, seperti olahr aga, upacara bendera, senam bersama, kegiatan ekstrakurikuler lapangan, dan aktivitas lainnya yang berpotensi meningkatkan paparan asap agar dibatasi atau disesuaikan dengan kondisi kualitas udara.<br><br>Kadis Pendidikan Kota Padangsidimpuan AR Hariri Hasibuan membenarkan kebijakan tersebut sebagai langkah antisipasi.<br><br>"Ini merupakan langkah kewaspadaan. Agar kegiatan siswa diluar rungan dibatasi serta langkah-langkah menganjurkan penggunaan masker jika kabut asap semakin memburuk" Kata Kadis Pendidikan.<br><br>Sedangkan rencana pembelajaran jarak jauh (daring) masih tahap kajian dan jika semakin memburuk juga akan diterapkan.<br><br><b>Berikut poin surat edaran dinas pendidikan.</b><br><br>Dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan akibat kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota<br>Padangsidimpuan serta berdasarkan prinsip penyelenggaraan pendidikan yang aman dan sehat, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:<br><br>1. Seluruh satuan pendidikan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang dapat memengaruhi kesehatan warga sekolah;<br><br>2. Kepala satuan pendidikan agar memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan peserta didik secara berkala serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila diperlukan;<br><br>3. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di luar ruangan, seperti olahraga, upacara bendera, senam bersama, kegiatan ekstrakurikuler lapangan, dan aktivitas lainnya yang berpotensi meningkatkan paparan asap agar dibatasi atau disesuaikan dengan kondisi kualitas udara;<br><br>4. Peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dianjurkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan;<br><br>5. Satuan pendidikan agar menyediakan akses air minum yang cukup dan mengimbau warga sekolah untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak<br>konsumsi air putih;<br><br>6. Apabila terdapat peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap, seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, pusing, atau keluhan lainnya, agar segera mendapatkan penanganan medis dan orang tua/wali peserta didik segera dihubungi;<br><br>7. Kepala satuan pendidikan agar memastikan ruang belajar memiliki sirkulasi udara yang baik serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah;<br><br>8. Dalam hal kondisi kabut asap semakin memburuk dan berdasarkan rekomendasi instansi berwenang, Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan akan menerbitkan<br>kebijakan lebih lanjut terkait penyesuaian proses pembelajaran; Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).</p><p><br>9. Setiap satuan pendidikan agar melaporkan perkembangan kondisi di sekolah masing-masing kepada Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan melalui<br>pengawas sekolah atau bidang terkait<br>Demikian Surat Edaran ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja sama Saudara, diucapkan terima kasih.<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_6070_Kabut-Asap-Selimuti-Padangsidimpuan--Disdik-Terbitkan-SE-Pembatasan-Kegiatan-Luar-Ruangan.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/berita-sumut/kabut-asap-selimuti-padangsidimpuan-disdik-terbitkan-se-pembatasan-kegiatan-luar-ruangan/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejar-kejaran di Besitang, Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 09:14:54 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejar-kejaran di Besitang, Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a></b> - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan pengiriman 24 kilogram narkotika jenis sabu yang diduga dibawa dari Aceh menuju Palembang, Sumatera Selatan.</p><p>Pengungkapan kasus tersebut diwarnai aksi kejar-kejaran di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), kawasan Besitang, Kabupaten Langkat, hingga petugas menghentikan kendaraan yang dicurigai membawa narkoba.</p><p>Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Rabu (14/10/2026), menjelaskan pengungkapan itu dilakukan pada Senin (5/10/2026) dini hari.</p><p>Penindakan bermula dari pengembangan kasus narkotika yang sebelumnya diungkap<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Satresnarkoba/" target="_blank"> Satresnarkoba</a> Polrestabes Medan.</p><p>Petugas menerima informasi mengenai dugaan pengiriman narkoba dari Lhokseumawe, Aceh, menuju<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Palembang/" target="_blank"> Palembang</a> menggunakan kendaraan jenis mobil. Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi melakukan pengintaian di wilayah perbatasan Aceh–Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Langkat.</p><p>Setelah sekitar lima jam melakukan pengintaian, petugas mendeteksi sebuah mobil Daihatsu Terios bernomor polisi BL 1780 NI yang diduga membawa narkotika. Kendaraan itu kemudian dibuntuti saat melaju memasuki wilayah Sumatera Utara.</p><p>Menurut Rafli, pengemudi mobil tersebut justru menambah kecepatan ketika petugas melakukan pembuntutan. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga kendaraan petugas menabrak mobil yang dikendarai terduga pelaku untuk menghentikan laju kendaraan tersebut.</p><p>&quot;Ketika pembuntutan dilakukan, mobil yang kami identifikasi membawa narkoba semakin kencang lajunya. Kami pun melakukan pengejaran hingga harus menabrak mobil pelaku untuk menghentikan pelariannya,&quot; ujar Rafli.</p><p>Dari dalam kendaraan itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial AM (31), warga Aceh Utara. Rafli mengatakan, pria tersebut sempat enggan turun dari mobil sehingga petugas harus mengeluarkannya secara paksa. Saat itu, terduga pelaku juga disebut sempat membantah membawa narkotika.</p><p>Polisi selanjutnya melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti sabu yang disembunyikan di sejumlah bagian kendaraan. Lokasi penyimpanan tersebut antara lain lantai bagian belakang mobil, jok yang telah dimodifikasi, serta bagian dashboard.</p><p>&quot;Pelaku sudah mengonsep sedemikian rupa. Kami menyita 24 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat mencapai 24.000 gram atau 24 kilogram yang disimpan di berbagai tempat tersembunyi,&quot; kata Rafli.</p><p>Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AM diduga pernah membawa narkotika dari Aceh menuju Batam dengan modus serupa. Polisi kini mendalami dugaan keterlibatan terduga pelaku dalam pengiriman narkotika sebelumnya.</p><p>Rafli menyebutkan, AM diduga tergiur imbalan sebesar Rp15 juta untuk setiap kilogram sabu yang berhasil dikirimkan. Dengan jumlah barang bukti mencapai 24 kilogram, total upah yang dijanjikan apabila seluruh barang sampai ke tujuan disebut mencapai Rp360 juta.</p><p>&quot;Pelaku sebelumnya pernah membawa narkoba ke Batam. Upah Rp360 juta yang dijanjikan kepadanya membuat pelaku tergiur,&quot; ungkapnya.</p><p>Dalam pengembangan kasus ini,<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Satresnarkoba/" target="_blank"> Satresnarkoba</a> Polrestabes Medan masih memburu pihak yang diduga menjadi pemasok sekaligus pengendali pengiriman narkotika tersebut.</p><p>Menurut Rafli, polisi telah mengantongi identitas pihak yang diduga mengendalikan AM dan saat ini melakukan pengejaran.</p><p>Ia menegaskan, kepolisian akan terus mengembangkan perkara tersebut untuk memutus rantai peredaran narkotika, termasuk mengungkap pihak-pihak yang diduga berada di balik pengiriman sabu lintas provinsi itu.</p><p>&quot;Untuk bandar maupun pengendali, sejauh apa pun Anda melangkah, hukum akan tetap mengejar Anda. Pulihkan pengguna narkoba, putus mata rantai bandar narkoba. Polisi bersama masyarakat,&quot; pungkas Rafli.<br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_9981_Kejar-kejaran-di-Besitang--Polrestabes-Medan-Gagalkan-Pengiriman-24-Kg-Sabu-ke-Palembang.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/kejarkejaran-di-besitang-polrestabes-medan-gagalkan-pengiriman-24-kg-sabu-ke-palembang/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Enam Barak Narkoba di Sunggal Dibakar, Polisi Amankan Pengguna Sabu</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 19:15:01 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Enam Barak Narkoba di Sunggal Dibakar, Polisi Amankan Pengguna Sabu]]></title>
            <description><![CDATA[Enam Barak Narkoba di Sunggal Dibakar, Polisi Amankan Pengguna Sabu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.analisamedan.com">analisamedan.com</a>-</b>Tim gabungan yang terdiri dari<a href="https://www.analisamedan.com/tag/-Satresnarkoba/" target="_blank"> Satresnarkoba</a> Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara, BNNP Sumut, dan Satpol PP menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba di bantaran rel kereta api Medan–Binjai, Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Senin (12/10/2026) sore.</p><p>Dalam operasi tersebut, petugas menemukan enam barak yang diduga digunakan untuk aktivitas narkoba. Seluruh barak kemudian dihancurkan dan dibakar guna mencegah lokasi itu kembali dimanfaatkan untuk kegiatan serupa.</p><p>Penggerebekan dilakukan setelah petugas kembali menemukan indikasi aktivitas transaksi narkoba di kawasan tersebut. Lokasi itu sebelumnya juga telah menjadi sasaran penggerebekan pada bulan lalu.</p><p>Dalam operasi kali ini, petugas mengamankan seorang pria berinisial IR (36), warga Kecamatan Medan Timur. Berdasarkan keterangan polisi, IR diduga merupakan pengguna narkoba dan telah menjalani tes urine di lokasi.</p><p>Selain mengamankan IR, petugas menemukan dua paket sabu yang disebut siap pakai, sejumlah alat isap, serta barang bukti lainnya.</p><p>Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan sejumlah orang yang berada di lokasi melarikan diri saat mengetahui kedatangan petugas.</p><p>Menurut Rafli, lokasi tersebut dilengkapi pos pemantauan yang terhubung dengan barak-barak, sehingga orang-orang di dalamnya dapat mengetahui kedatangan petugas lebih awal.</p><p>&quot;Lokasi ini dilengkapi dengan pos-pos pantau yang terhubung dengan barak narkoba, sehingga saat petugas datang, para pelaku dapat dengan cepat kabur,&quot; ujar Rafli.</p><p>Ia menjelaskan, enam barak yang ditemukan di bantaran rel tersebut dihancurkan dan dibakar. Petugas juga menyatakan akan terus melakukan pengawasan agar lokasi itu tidak kembali digunakan untuk aktivitas serupa.</p><p>&quot;Enam barak narkoba yang kami temukan kami bumi hanguskan. Kami akan mengawasi tempat ini ke depannya,&quot; kata Rafli.</p><p>Rafli menegaskan, Polrestabes Medan bersama unsur terkait akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN), khususnya di kawasan yang dinilai rawan.</p><p>Ia menyebut upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pemberantasan peredaran narkoba, tetapi juga pemulihan pengguna serta pemutusan mata rantai peredaran narkotika.</p><p>&quot;Kami menargetkan daerah rawan narkoba menjadi daerah zero narkoba. Pulihkan pengguna, putus mata rantai bandar narkoba, polisi bersama masyarakat,&quot; pungkasnya.<br><br><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.analisamedan.com/uploads/2026/10/_1046_Enam-Barak-Narkoba-di-Sunggal-Dibakar--Polisi-Amankan-Pengguna-Sabu.png" type="image/jpeg" length="0"/>
            <link>https://www.analisamedan.com/hukum-kriminal/enam-barak-narkoba-di-sunggal-dibakar-polisi-amankan-pengguna-sabu/</link>
            <author><![CDATA[bardan]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>