Dosen FEB UMSU Adakan PKM Skill Sulam and Entreprenuership di Tengah Pandemik Covid-19

  • Whatsapp
Ketua TIM PKM UMSU, Zulia Hanum,SE,M.Si saata memberi pengarahan PKM

analisamedan.com- Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Skill Sulam and Entreprenuership Aktifitas Keterampilan Tangan di Tengah Pandemik Covid-19 untuk Meningkatkan Pendapatan Pemuda Karang Taruna di Kabupaten Deli Serdang”.
Demikian disampaikan Ketua tim, Zulia Hanum,SE,M.Si dengan anggota Jasman Saripuddin Hasibuan,SE,M.Si dan Anggota Hafsah,SE,M.Si kepada wartawan, baru-baru ini.
Dia menjelaskan, pemuda yang kreatif merupakan aset berharga bangsa. Untuk itu, pemuda Indonesia haruslah menjadi pemuda yang kreatif dan inovatif. Pemuda merupakan penerus suatu bangsa. Jika pemudanya bagus, maka bangsanya akan bagus. Tetapi jika pemudanya buruk, maka bangsanya pun akan buruk. Selain kreatif, pemuda juga harus memiliki skill agar dapat diandalkan.Adapun masalah yang terlihat saat ini adalah kurangnya semangat Pemuda Karang Taruna di Kabupaten Deli Serdang dalam melakukan kegiatan mengasah keterampilan,.
Menurutnya, dengan adanya keterampilan yang dimiliki Pemuda Karang Taruna Deli Serdang sehingga dapat meningkatakan pendapatan para pemuda. Pendapatan  atau  income  dari  seseorang adalah  hasil penjualannya  sehingga mampu mengurangi angka pengangguran yang ada khususnya Desa Tanjung Morawa dan Desa Ramunia.
“Dari setiap masalah-masalah yang telah dipaparkan di atas ada solusi yang dapat diberikan yaitu Skill Sulam and Entreprenuership aktifitas keterampilan tangan sulam untuk menumbuhkan jiwa entreprenuership Pemuda Karang Taruna Deli Serdang, jika hasil sulamannya bagus, sulaman tersebut bisa dipasarkan sehingga bisa menghasilkan pendapatan bagi kelompok pemuda karang taruna. Hal ini dapat menumbuhkan jiwa entreprenuership bagi para pemuda karang taruna,” katanya.
Zulia Hanum menambahakn, tujuan yang akan dicapai memberikan informasi, motivasi dan inovasi, serta mengembangkan jiwa enterpreneur melalui skill sulam guna meningkatkan pendapatan  khususnya para pemuda yang ada di desa tanjung morawa dan desa ramunia.  Adapun metode kagiatan yang akan dilakukan dengan mengadakan pelatihan bagi pemuda setempat, serta menayangkan video tutorial untuk mempermudah proses pembuatan kerajian sulam, monitoring terhadap proses yang dilalui dalam pembuatan hasil sulam, melakukan proses penjualan hasil sulam guna meningkatkan pendapatan para pemuda tersebut.
“Diharapkan para pemuda karang taruna dapat memiliki pendapatan dari keterampilan sulam yang mereka miliki. Kegiatan sulam ini dipraktekkan secara berulang-ulang agar dapat dievaluasi sehingga dapat diperoleh hasil sulam yang bagus. Pemasaran produk sulam melalui media sosial, door to door, dan promosi dengan harga terjangkau membuat bisnis ini laku dibeli oleh masyarakat.Bisnis ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan karena bisa dijadikan pendapatan oleh pemuda Karang Taruna di Deli Serdang sehingga para pemuda tidak khawatir dengan pencarian kerja,” katanya. (muhammad arifin)

Baca Juga:

Aktivitas PKM Dosen FEB UMSU di Deli Serdang

Pos terkait